Arsip Harian: Mar 2, 2010

Makin Seru dengan Canon PowerShot Seri A

Canon A 3100 IS
Canon kembali menghadirkan lima seri PowerShot teranyarnya. Dari kelima seri tersebut, empat di antaranya menyadang seri A.

Mereka adalah A3100, A3000, A495, dan A490. Masing-masing seri dibekali dengan feature-feature menarik, pun mampu menghasilkan performa dan kualitas yang semakin atraktif. Apalagi saat ini kegiatan memotret bukan merupakan masalah mengabadikan momen semata, namun juga sebagai salah satu hiburan untuk menceriakan suasana hati. Untuk itulah Canon menghadirkan feature-feature ciamik, demikian seperti diutarakan oleh Merry Harun (Direktur Divisi Canon PT. Datascript) melalui keterangan tertulis.

 Salah satu feature terbaru adalah Creative Scene baru Poster Effect dan Super Vivid. Dengan feature ini, pengguna akan dimudahkan untuk meningkatkan saturasi warna sehingga gambar akan terlihat lebih hidup dan ceria. Sedangkan fungsi Poster Effect mampu membuat foto lebih menyerupai poster. Sayangnya, feature ini hanya dibenamkan ke dalam seri A495, A3100 IS, dan A3000 IS.

 Belum puas sampai di situ, Canon menambahkan dua feature baru lainnya. Feature yang diyakini mampu mendongkrak performa jajaran kamera ”gres”-nya ini, yaitu Low-light mode dan Smart Flash Exposure (Smart FE). Untuk Low-light mode, tingkat ISO dinaikkan hingga 3200. Sementara feature Smart FE bertugas mengatur kerja flash dari flash output, kecepatan flash synchro, dan kecepatan ISO demi menghasilkan foto yang indah dan natural saat memotret dengan menggunakan flash.

 Masih ingin memanjakan penggunanya, Canon pun menyuguhkan setting kamera Smart Auto. Alhasil pengguna yang tidak mau pusing dengan setting kamera dapat termudahkan dalam menggunakan PowerShot seri A ini. Melalui feature ini, pengguna tidak perlu pusing-pusing memilih scene pemotretan karena kamera akan otomatis mendeteksi scene pemotretan yang tepat. Untuk seri A490 mampu mendeteksi hingga 13 kondisi sedangkan tiga seri lainnya mampu mendeteksi hingga 18 kondisi pemotretan.

 Sebagai tambahan, Canon juga membenamkan teknologi Face Detection Self-Timer di ketiga seri A kecuali PowerShot A490. Seluruh PowerShot Canon seri A ini mendukung kartu memori SDXC dengan format  terbaru berkapasitas maksimal 2 TB. Masing-masing seri pun dibandro dengan variasi harga. PowerShot A3100 IS seharga Rp 1.999.000,-, dan A3000 IS seharga Rp 1.799.000,-. Sedangkan dua seri lainnya mematok harga yang lebih rendah, yakni PowerShot A495 seharga Rp 1.299.000,- dan termurah adalah PowerShot A490 yang dilego seharga Rp 1.199.000,-. Tertarik?

Acer Aspire 5738PG Touch

Jelang dan pasca peluncuran Windows 7, produk berbasis layar sentuh membanjiri pasaran. Maklum, salah satu feature andalan Windows 7 adalah dukungan yang lebih baik terhadap layar sentuh. Namun bukan berarti latah jika Acer merilis Aspire 5738PG Touch, notebook 15,6 inci yang mendukung layar sentuh. Menurut Acer, notebook ini telah dipersiapkan jauh hari sebelum Windows 7 dirilis. Ini dibuktikan dengan keberadaan antarmuka khusus yang disebut TouchPortal, sehingga notebook ini tidak mengandalkan feature layar sentuh di Windows 7 semata.

TouchPortal sendiri adalah antarmuka yang unik. Untuk membukanya saja, Anda tinggal menarik area berbentuk sobekan kertas di desktop. Ketika itu dilakukan, terbuka antarmuka berbentuk ruang keluarga. Di sini ada berbagai menu yang dilambangkan dengan berbagai icon yang unik dan kreatif. Contohnya  media player dilambangkan dengan pajangan CD, image viewer berbentuk tempelan foto, serta Internet Explorer berbentuk pigura dengan logo IE. Jika ingin memutar lagu, Anda cukup menarik icon berbentuk CD ke layar utama dan nantinya akan terpampang koleksi lagu yang terdapat di dalam notebook. Sungguh kreatif.

Namun sejujurnya, kami tidak terlalu bersemangat mencoba notebook berlayar sentuh. Pasalnya, kami telah mencoba beberapa notebook berlayar sentuh dan sering frustasi dengan layarnya yang kurang presisi dan responsif. Namun notebook ini ternyata mampu memikat kami. Layar Aspire 5738PG Touch mampu memberikan responsifitas yang baik, apalagi karena dukungannya terhadap multi-touch. Soal presisi memang masih menjadi masalah karena kami harus menekan beberapa kali untuk memilih tombol Close. Namun mayoritas gerakan jari terdeteksi oleh layar sehingga pengalaman layar sentuh tersebut terasa menyenangkan; terbaik dari semua notebook berlayar sentuh yang pernah kami coba.

 

Terjaga Kerahasiannya

Berkat pemindai sidik jari ini, hanya Anda yang berhak yang bisa mengakses data di dalamnya.

 

Meski begitu, ada satu pertanyaan yang masih mengganjal: apa gunanya notebook berlayar sentuh? Apalagi, Aspire 5738PG bukanlah tablet PC yang layarnya bisa dilipat dan diposisikan seperti buku catatan. Ia tetap berbentuk notebook sehingga tangan harus tergantung saat menyentuh layarnya; posisi yang bagi kami terasa melelahkan. Selain itu, tuas layar kurang kokoh untuk menahan sentuhan, sehingga layar akan rebah sedikit demi sedikit ketika ditekan.

 Lengkap
Fasilitas notebook ini terbilang komplit, termasuk keberadaan port HDMI. Namun tidak ada port eSATA yang biasanya disediakan notebook sekelas.

 

Di luar kemampuan layar sentuh, Acer Aspire 5738PG sebenarnya juga notebook dengan tenaga andal. Menggunakan prosesor Intel Core 2 Duo P8700 (2,53GHz) yang dibantu memori DDR2-800MHz 4GB, performa notebook ini terlihat sangat gegas. Selain itu, notebook ini menggunakan ATI Mobility Radeon HD4570 dengan memori 512MB, yang memungkinkan notebook ini memainkan game masa kini. Hasil pengujian pun menunjukkan hal itu (lihat tabel). Daya tahan baterainya sendiri tidak terlalu lama, namun wajar untuk notebook bertenaga besar seperti Aspire 5738PG ini.

Dari sisi fasilitas, notebook ini tampil cukup komplit berkat keberadaan HDMI, pemindai sidik jari, card reader, DVD Writer 8X, gigabit ethernet, kamera, dan 4 port USB. Kalaupun ada yang kurang adalah tidak adanya port SATA Eksternal.

***

Panggil kami kolot, namun sejujurnya layar sentuh bukanlah fasilitas yang kami idam-idamkan dari sebuah notebook. Namun untungnya daya tarik Acer Aspire 5738PG tidak cuma layar sentuh; dan inilah yang cocok di kami. Dengan harga US$ 1299, notebook ini memiliki kinerja dan fasilitas yang sangat kompetitif. Jadi pandanglah Aspire 5738PG sebagai notebook 15,6 inci yang bagus. Layar sentuh lebih merupakan bonus. (Wisnu Nugroho)

Hasil Uji

Karena tidak memiliki referensi produk kelas 15,6 inci, kami bandingkan performa Acer 5738PG ini dengan Dell Vostro 1088 (14 inci). Hasilnya, Acer tampil lebih bagus karena dibekali prosesor yang lebih cepat. Namun seperti notebook yang menggunakan kartu grafis mandiri, daya tahan baterainya cuma di kisaran 1 jam.

Pengujian

Acer 5738PG Touch
(Intel C2D P8700, RAM 4GB DDR2-800, ATI HD4570, 15,6 inci, baterai 4400 mAh, Win 7 Home)

Dell Vostro 1088
(Intel C2D T6670, RAM 4GB DDR2-800, ATI HD4300, 14,1 inci, baterai 4400 mAh, Win 7 Ultimate)

Cinebench R10

5952

4512

PCMark Vantage

4572

3724

Encoding video

12 menit 34 detik

14 menit 28 detik

Encoding audio

1 menit 49 detik

2 menit 5 detik

3DMark 2006

3067

2840

Daya Tahan Baterai

 

 

Memutar HD Video

1 jam 21 menit

1 jam 23 menit

Battery Eater

1 jam 17 menit

1 jam 18 menit

Spesifikasi Acer Aspire 5738PG Touch

Prosesor

Intel Core 2 Duo P8700  (2,53GHz, 3MB L2 cache, FSB 800MHz)

Memori

4GB DDR2-800 (2 dari 2 slot)

Chipset

Intel PM45

Kartu Grafis

ATI Mobility Radeon HD4570,-512MB

Harddisk

500GB, 5400rpm, SATA-II

Optical drive

DVD Super Multi

Fasilitas

WiFi a/g/n, Bluetooth, Pemindai sidik jari, Gigabit Ethernet, USB (3x), HDMI, webcam, card reader

Layar

15,6 inci, 1366×768 pixel

Kartu suara

Realtek ALC888

Sistem Operasi

Windows 7 Home Premium

Baterai

4400 mAh

Dimensi

38,4 X 25 X (3,8 – 4,4) cm

Bobot

2,8 kg

Garansi

1 tahun

Situs Web

 www.acer.co.id

Harga kisaran*

US$ 1299

*Acer Indonesia, (021) 574-5888

Plus    : Layar sentuh yang intuitif; dilengkapi HDMI dan pemindai sidik jari; performa bagus.

Minus: Berat; tanpa eSATA

Skor Penilaian
Kinerja          : 4
Fasilitas        : 4,5
Penggunaan   : 4,25
Harga            : 3,75
Skor Total    : 4,1

Card reader Vantec All-in-1

Lengkapi PC desktop Anda dengan peranti card reader internal dari Vantec ini. Tidak seperti produk lainnya,  card reader ini selain menawarkan slot pembaca berbagai kartu memori, juga memiliki layar LCD untuk menginformasikan kondisi beberapa peranti keras dalam casing Anda.

Kemampuan membaca kartu memori hingga 57 jenis tanpa bantuan adapter jelas sangat mereka yang sering memakai kamera, camcorder, dan gadget digital lainnya. Mereka yang gemar melakukan “tune-up” PC pun bisa memonitor suhu pada 3 komponen penting: CPU, harddisk, dan kartu grafis sekaligus mengatur putaran kipas untuk mencapai pendinginan yang ideal. (Deny)

Garansi

1 tahun

Situs Web

www.vantec.com.tw

Harga kisaran*

Rp350.000                              

* Tiga Dimensi Computer, (021) 7073-6590
* Minggu pertama Desember 2009

Rainer SM150C8-2.0 SAS35 Dual-CPU Intel Xeon X5405

Seperti yang sudah kami jelaskan pada halaman uji server Rainer sebelumnya, kami juga menguji varian server Rainer yang menggunakan sepasang prosesor Intel Xeon quadcore, dengan arsitektur generasi sebelum Nehalem.

Secara garis besar, seri Rainer dengan 2 prosesor Intel Xeon 5405 quadcore ini  menggunakan casing yang sama dengan varian server Rainer dual prosesor Intel Xeon Nehalem. Sebagian besar komponen hardware sama spesifikasinya.

Komponen hardware yang berbeda terlihat saat kami menjalankan tool CPUZ 64 bit rilis terbaru. Prosesor yang digunakan adalah Intel Xeon E5405, 4 core dan 4 thread, 2 GHz, dengan namasandi Harpertown. Sementara motherboard-nya adalah Intel S5000VSA dengan chipset Intel 5000V Rev B1.

Lewat tool CPUZ pula terlihat bahwa memori yang digunakan adalah 2 keping DDR2 merk Visipro jenis FBDIMM, masing-masing berkapasitas 2 gigabyte. Kami melongok bagian dalam casing dan melihat ada 8 slot memori untuk keperluan ekspansi.

Beralih ke media simpan, varian server Rainer ini menggunakan 1 harddisk SAS (Serial Attached SCSI) merk Seagate Cheetah seri ST373455SS, kecepatan putar platter 15000 rpm, berkapasitas 73,4 gigabyte, serta cache 16 megabyte.

Meskipun unit uji yang kami gunakan hanya disertai 1 harddisk, casing server ini menyediakan sangkar (bay) harddisk SAS yang memiliki 6 selorok. Dengan demikian, terbuka kemungkinan luas bagi user untuk membangun sistem perangkaian harddisk (RAID). Apalagi, motherboard server ini menyediakan 4 port SAS yang mendukung RAID 0, 1, dan 1E. Tersedia pula 6 port SATA yang mendukung RAID 0, 1, dan 10.

Di sebelah bay harddisk, tepatnya di panel samping-kanan, menempel 2 kipas berdiameter 9 cm untuk mendinginkan suhu operasional harddisk. Tampak pula 2 heatsink prosesor yang ditempeli kipas berdiameter 7,5 cm. Power supply merk Agile berdaya total 800 Watt juga memiliki kipas berdiameter 7,5 cm. Fungsi sistem pendinginan utama dilakukan oleh 1 kipas berdiameter 12 cm pada panel belakang casing.

Jangan kecewa, bila saat menggunakan server ini Anda tidak menemukan port PS2 untuk keyboard dan mouse. Namun, sebagai penggantinya terdapat ekstra port USB sebanyak 6 buah. Server ini juga menyediakan 1 port Firewire IEE1394, jack mic dan speaker, serta 2 port Ethernet (kartu jaringan) berkecepatan 1000 Mbps (1 gigabit).

Untuk menguji kinerja varian server Rainer dengan 2 prosesor Intel Xeon 5405 ini, kami memasang sistem operasi Windows Server 2008 Enterprise Edition 64 bit. Kinerja keseluruhan komponen server sebagai satu kesatuan kami uji dengan memfungsikan varian server Rainer ini sebagai webserver. Untuk itu, kami memasang IIS sebagai mesinnya. Sementara untuk menguji kinerja komponen hardware secara individual, kami menggunakan tool SiSoft Sandra Lite rilis terbaru.

Tool uji Webserver Stress Tool kami pasang pada komputer penguji yang terhubung ke server target lewat gigabit ethernet serta kabel CAT 5E untuk mencegah bottleneck aliran paket data. Tool ini mendera server target dengan request halaman HTML dan ASP sebanyak 2000 kali per detik, selama 10 menit. Hasilnya, error penanganan halaman HTML pertamakali terjadi pada user ke-1100, sama halnya dengan error penanganan halaman ASP. Server ini masih responsif terhadap request sampai dengan user ke-1100, lantaran waktu penanganannya di bawah 1000 milidetik.

Walaupun jumlah user yang sanggup ditangani secara efektif tidak sebanyak varian server Rainer yang menggunakan 2 prosesor Intel Xeon 5500 berarsitektur Nehalem, varian server Rainer dengan 2 prosesor Intel Xeon 5405 ini memerlihatkan karakter yang mirip. Kemiripanya yaitu mampu memertahankan respon sistem setinggi mungkin sampai dengan jumlah user yang banyak.

Tabel hasilf uji Webserver Stress Tool

Optimal user/client (active user)

1100

Maximum HTML user/client (active user)

1100

Maximum ASP user/client (active user)

1100

Hasil uji kinerja komponen hardware secara individual kami tampilkan dalam bentuk tabel agar mudah disimak. Secara garis besar, kami mencatat kinerja yang cukup bagus pada elemen processor arithmetic dan cache/memory.

Grafik Uji Webserver Stress Tool 

 

 

 

 

 

 

 

Tabel hasil uji SiSoft Sandra Lite XII

Processor arithmetic

Aggregate arithmetic performance (GOPS)

62,77

Dhrystone iSSE 4.2 (GIPS)

73,43

Whetstone iSSE3 (GFLOPS)

52,12

Memory bandwidth

 

Aggregate memory performance (GB/s)

3,75

Int buffered iSSE2 memory bandwidth (GB/s)

3,73

Float buffered iSSE2 memory bandwidth (GB/s)

3,78

Cache & memory

 

Cache/memory bandwith (GB/s)

53,35

Speed factor*

121,10

Multi-core efficiency

 

Inter-core bandwidth (GB/s)

14,32

Inter-core latency*

111

Network/LAN

 

Data bandwidth (MB/s)

54,36

Data latency (ms)*

103

Physical disk

 

Drive index (MB/s)

106,44

Random access time (ms)*

5,58

Memory latency

 

Memory latency (ns)*

126

Speed factor*

83,60

*Semakin kecil nilainya, semakin bagus.

 

***

Rainer SM150C8-2.0 SAS35 dengan 2 prosesor Intel Xeon 5405 quadcore ini mampu memenuhi kebutuhan lembaga skala kecil dan menengah terhadap server responsif dengan kemampuan melayani jumlah user yang banyak. (Vincent Bayu Tapa Brata)

Spesifikasi Rainer SM150C8-2.0 SAS35

Prosesor

2x Intel Xeon 5405 (Harpertown) 4 core, 2 GHz.

Memori

2x Visipro DDR2, FBDIMM, 2 GB, PC6400.

Chipset

Intel 5000V Rev B1.

Motherboard

Intel S5000VSA.

Harddisk

1x SAS Seagate Cheetah ST373455SS, 15000 rpm, 73,4 Giga Byte.

Drive optis

Tidak ada (opsional).

Front/internal expansion bay

6x SAS harddisk

Network controller

2x gigabit Ethernet.

Port

6x USB, 1x Firewire IEE1394, audio jack (speaker & mic).

PSU

Agile 800 Watt.

Garansi

Situs web

www.terra.co.id

Kisaran harga

*Kontak: Terra, telepon (021)62303713, 62311340, 62312403.

Plus     : Sistem sirkulasi udara cukup baik; ekspansi memori cukup leluasa.

Minus : –

Skor Penilaian
Penggunaan  : 3,75
Feature            : 4
Kinerja             : 4,25
Harga               : –
Skor Total        : – 

KINGMAX Bidik Pengguna BlackBerry

Baterai BlackBerry debutan KINGMAX seri 9500
Kabar gembira bagi Anda pemilik BlackBerry. Jika saat ini baterai BlackBerry yang Anda miliki sudah mulai soak, mungkin tawaran dari KINGMAX berikut ini dapat menjadi pilihan menarik.

Ya, setelah KINGMAX mengeluarkan baterai iPhone kini giliran KINGMAX membidik pengguna BlackBerry.

Meski masih tergolong pendatang baru, namun baterai besutan KINGMAX ini tampil dengan label paket yang lebih menarik. Hal ini dilakukan dalam rangka membuat produk lebih informatif bagi para penggunanya. Dengan demikian, konsumen akan lebih mudah mengenali produknya, apakah cocok dengan perangkat mereka atau tidak. Baterai ponsel KINGMAX debutan Jepang ini dibuat dengan mengadopsi sel berkapasitas tinggi yang menjadikan kinerja baterai menjadi halus. Pengguna juga tidak perlu khawatir dengan masalah daya yang digunakan. Pasalnya baterai KINGMAX ini terkenal hemat daya.

 Sebagai pertimbangan keselamatan pula, baterai ponsel KINGMAX ini disenjatai  fasilitas anti-exposure dengan ventilasi gas, sehingga tekanan dari dalam baterai pun dapat dihindari. Sementara itu, PCM (Printed Circuit Module) dan PPTC (Plymeric Positif Temperature) berguna untuk mencegah over charge, over discharge, dan hubungan arus pendek, pun berguna dalam melindungi baterai dan ponsel.

 Saat ini tersedia tiga model baterai KINGMAX untuk BlackBerry, yaitu 8300, 9000, dan 9500. Untuk model 8300 dan 9500 sama-sama terbuat dari Lithium-ion, sedangkan model 9000 terbuat dari Li-ion polymer. Masing-masing seri mengantongi garansi selama 1 tahun (365 hari).

 Belum puas dengan konsumen iPhone dan BlackBerry, KINGMAX pun berupaya   membidik pengguna ponsel pintar lainnya, seperti HTC, Samsung, Nokia dan masih banyak lagi.

 

 

 

Review Smartphone