Arsip Harian: Mar 10, 2010

Enam Bulan, Dana Investasi Bisa Kembali

investasiInvestasi perusahaan pada teknologi virtualisasi aset storage dapat kembali dalam kurun waktu paling cepat enam bulan. Syaratnya? Pakai solusi Hitachi Data System (HDS).

Angka enam bulan diperoleh dari hasil survei lembaga riset independen TechValidate kepada para pelanggan HDS. Sebanyak 78% responden menyatakan, dalam tempo paling cepat enam bulan, investasi mereka pada teknologi virtualisasi sudah kembali. Terlebih lagi, 86% pelanggan mengungkapkan, Hitachi Universal Storage Platform V dan VM mampu mendongkrak kinerjanya sampai 25% dibandingkan sistem yang mereka gunakan sebelumnya.

Menanggapi hasil survei TechValidate, Ming Sunadi (Country Manager Hitachi Data Systems Indonesia) merasa bangga. Menurutnya, hal ini membuktikan konsistensi HDS dalam visinya. “TI harus berjalan seiring dengan bisnis. Mampu memberikan manfaat langsung berupa keunggulan kompetitif dari penghematan biaya dan peningkatan kinerja,” ujarnya.

Selain menanyakan soal jangka waktu pengembalian dana investasi, survei TechValidate juga mencakup beberapa hal lain. Hasil-hasilnya sebagai berikut:

  • 78% organisasi IT berhasil mengembalikan investasi solusi virtualisasi Hitachi dalam kurun waktu 6 sampai 12 bulan.
  • 55% organisasi TI yang menggunakan Hitachi Content Platform mencapai waktu pengembalian kurang dari 18 bulan.
  • 86% organisasi TI bisa meningkatkan kinerjanya antara 10% dan 25% lebih tinggi melalui Hitachi Universal Storage Platform V dan VM, dibandingkan sistem storage dari vendor lain di lingkungan lama mereka.
  • 35% organisasi TI meningkatkan kinerja aplikasi hingga 20% sampai 30% setelah menggunakan platform Hitachi High-performance NAS. Sementara itu, 52% organisasi TI bisa meningkatkan performa aplikasi 10% sampai 20% setelah penerapannya.
  • 31% organisasi TI bisa memangkas OPEX hingga 15% atau lebih menggunakan Hitachi High-performance NAS Platform.
  • 28% organisasi TI menurunkan waktu pengadaan storage hingga 50% atau lebih melalui Hitachi Storage Command Suite.

Teknologi dan solusi HDS yang dipantau meliputi lini Hitachi Universal Storage Platform V dan VM family, Hitachi High-performance NAS, Hitachi Data Protection Suite, Hitachi Storage Command Suite, Hitachi Adaptable Modular Storage, dan Hitachi Content Archive Platform (kini Hitachi Content Platform).

Sudah Siap dengan INAICTA 2010?

Tanpa terasa, Indonesia Information and Communication Technology (INAICTA) akan kembali digelar. Di bulan Maret ini, Tim Panitia yang terdiri dari berbagai kalangan pemangku kepentingan di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi, pemerintah, kalangan usaha, serta komunitas TIK di Indonesia meluncurkan INAICTA 2010.

Kegiatan skala nasional tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Adapun INAICTA tahun ini mengangkat tema “Membangun Kreativitas Digital Untuk Kemakmuran Bangsa.”

Di samping bertujuan mendorong kreativitas para pengembang di bidang ICT, INAICTA juga bertujuan mendorong kreativitas para pengembang di bidang ICT. Sekaligus meningkatkan pemanfaatan dan pertumbuhan TIK di semua lini industri dan menyiapkan para pelaku TIK lokal demi menghadapi kompetisi global. Pada akhirnya, karya kreatif yang berhasil diciptakan akan dapat memengaruhi denyut perekonomian secara positif, sehingga dapat berpengaruh pula pada pencapaian tujuan kemakmuran bangsa melalui industri.

Kompetisi kreatifitas yang terangkai dalam INAICTA 2010 meliputi inovasi di bidang TIK, seminar, workshop, dan eksibisi, serta Business Macthmaking Program (BMP). Sementara puncak acaranya sendiri akan ditutup dengan penganugerahan penghargaan yang dijadwalkan akan dilangsungkan pada 24 Juli 2010.

Seperti juga pada tahun-tahun sebelumnya, INAICTA 2010 kali ini terbuka bagi siapa saja. Mulai dari siswa Sekolah Dasar (SD) hingga mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia. Pesertanya sendiri akan dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok dari 20 (dua puluh) kategori penghargaan. Mereka adalah pelajar, perorangan (umum), dan institusi (organisasi berbadan hukum).

Selanjutnya, nasib para pemenang INAICTA akan dibawa untuk mewakili Indonesia dalam ajang serupa di lingkup regional dan internasional, seperti Asia Pacific ICT Award (APICTA) dan World Summit Award (WSA).

 “INAICTA adalah ajang lomba karya cipta kreatifitas dan inovasi berskala nasional, dengan menerapkan aturan dan kriteria dengan standar internasional, untuk mempersiapkan pelaku TIK di Indonesia bersaing di kompetisi internasional,” kata Taufik Hasan, Ketua Komite INAICTA 2010.

Tertarik menjadi peserta INAICTA? Anda dapat langsung mendaftar secara online di situs resmi INAICTA 2010 (www.inaicta.web.id) mulai 20 April 2010 sampai 20 Mei 2010 mendatang.

 

 

Axioo IntelliPen

Seiring munculnya beragam perangkat digital, kita mungkin sudah jarang menulis tangan. Maklum, format digital lebih luwes. Selain mudah dikoreksi, tulisan atau gambar berformat digital juga lebih mudah digandakan dibanding tulisan tangan. Namun pada beberapa kasus, kita mungkin masih butuh (atau sekadar rindu) menorehkan ide lewat tulisan tangan.

Nah, Axioo Intellipen ini boleh dibilang jembatan yang menghubungkan dunia tulis tangan dan digital. Perangkat ini berfungsi mendeteksi gerakan tangan sehingga tulisan yang Anda tulis di sebuah kertas bisa tersimpan secara digital. Jadi Anda dapat versi tulisan tangan maupun versi digitalnya.

Untuk bisa melakukan hal tersebut, ada dua komponen utama Axioo IntelliPen. Yang pertama adalah Digital Pen yang pada dasarnya adalah sebuah pena yang mengeluarkan tinta berwarna biru. Namun berbeda dengan pena biasa, Digital Pen ini memiliki sensor di mata pena yang akan memancarkan gelombang transmisi setiap kali mata pena ditekan. Gelombang transmisi ini kemudian ditangkap oleh sebuah komponen kedua, yaitu receiver berbentuk elips dengan bobot sekitar 64 gram.

 Cara kerja Intellipen seperti ini. Ketika Anda ingin menulis atau menggambar, tempatkan selembar kertas polos di atas alas karton, tripleks, atau lembaran agak keras lainnya. Setelah itu, jepit kertas dan alas tersebut dengan penjepit yang ada di receiver. Receiver ini sendiri bisa ditempatkan di sisi atas, samping, maupun bawah karton. Setelah itu, Anda tinggal menulis/menggambar di lembaran kertas tersebut dan Intellipen akan mendeteksi gerakan pena. Alhasil, apa yang Anda tulis atau gambar di kertas tersebut akan tersimpan sama persis di receiver Intellipen sebagai sebuah file digital.

Receiver itu sendiri sebenarnya memiliki memori internal dengan koneksi USB. Ketika salah satu sisi elips-nya dibuka, akan terlihat kepala USB. Jika ingin melihat hasil coretan, Anda tinggal tancapkan kepala USB tersebut ke port di PC Anda. Nanti, akan muncul software PenInk Viewer yang mendukung sistem operasi Windows, Linux, atau Mac.

Seperti tercermin dari namanya, PenkInk Viewer fungsinya cuma untuk viewing atau melihat hasil coretan. Namun apala gunanya coretan tangan jika tidak bisa diedit lagi. Karena itulah, Anda harus memasang software MyScript Notes. Software ini berfungsi mengkonversi tulisan tangan tadi menjadi teks yang bisa diedit. Hasil konversi tersebut nanti bisa diekspor ke Word atau Notepad.

Namun di sinilah kami menemui kesulitan. MyScript Notes ternyata tidak mengenal kata dalam bahasa Indonesia. Bahasa Inggis, Jepang, Spanyol, Cina, atau Korea sih ada, tapi tidak untuk bahasa Indonesia. Alhasil, semua kata yang kami tulis diintepretasikan sebagai kata dalam bahasa Inggris (yang terpaksa kami pilih). Jadi ketika kami menulis “InfoKomputer adalah majalah terkeren di Indonesia”, software ini menterjemahkannya sebagai “Into KOMP Her a data material Kirk even di Indonesia”. Seperti Anda lihat, software ini mengintepretasikan kata Indonesia menjadi kata-kata yang ada di Bahasa Inggris (into, data, material, dan even).

Menurut Terra Computer sebagai distributor Axioo Intellipen, masalah ini akan teratasi seiring waktu ketika MyScript Notes sudah terbiasa dengan kata-kata Indonesia yang kita tulis. Kami sendiri tidak memiliki cukup waktu untuk memberi “pelajaran” kepada software tersebut, namun pihak Terra sempat menunjukkan bagaimana MyScript Notes bisa menterjemahkan kata “Cabang Ambassador” dan nama-nama khas Indonesia dengan sempurna.

***

Konsep yang ditawarkan Axioo Intellipen terbilang menarik karena menawarkan jembatan antara dunia coretan tangan dan digital. Namun hasil akhir yang diberikan Intellipen pada dasarnya sama seperti kita memindai tulisan tangan dengan scanner biasa. Bedanya cuma masalah real-time atau tidaknya. Jadi Axioo Intellipen lebih cocok bagi Anda yang ingin segera memindahkan tulisan tangan itu ke format digital. (Wisnu Nugroho)


Berbasis USB

Ketika Anda buka salah satu sisi elipsnya, akan terlihat konektor USB. Axioo juga menyediakan kabel ekstensi jika bentuk elips tersebut menyulitkan saat dipasang ke komputer.

 

 

 


Posisi Ideal

Beginilah posisi receiver saat bertugas. Kita tinggal jepit di kertas dan alas yang memiliki permukaan keras. Posisi receiver ini bisa di atas, samping, maupun bawah.

 

 

 

Akurat
Jika sudah terbiasa, MyScript Notes bisa mengenali tulisan tangan berbasis Bahasa Indonesia. Namun memang butuh waktu.

 

Spesifikasi Axioo Intellipen

Koneksi

USB

Kapasitas

1GB

Bobot

Receiver: 64 gram, pena: 16 gram

Kelengkapan

CD Driver, CD MyScript Notes, buku manual

Harga*

Rp. 1,1 juta

Garansi

1 tahun

*Terra Computer, (021) 626-6780

Skor Pengujian
Kinerja
         : 4
Penggunaan  : 4
Harga           : 3,5
Skor Total    : 3,75

Kaspersky Anti Virus 6.0

Vendor asal Rusia, Kaspersky, baru-baru ini meluncurkan solusi keamanan komplet bagi pengguna kelas enterprise. Namanya Kaspersky Open Space Security (KOSS) Release 2. Paket ini berisi benteng perlindungan lengkap terhadap serangan malware dan cybercrime yang merajalela saat ini.

Dikelola melalui Kaspersky Administration Kit 8.0, KOSS R2 mampu melayani berbagai perangkat sekaligus, meliputi file server, workstation, mobile phone, mail server, sampai internet gateway. Dukungan sistem operasi juga tidak hanya kepada Windows, tetapi juga Linux dan Mac OS.

Sistem keamanan KOSS R2 ditujukan untuk pemakaian korporat sehingga dalam instalasinya, dibutuhkan banyak komputer yang terhubung dalam satu jaringan. Tentunya dalam jaringan tersebut, harus ada yang berperan sebagai server dan client. Kali ini, baru salah satu komponen dalam KOSS R2 yaitu Kaspersky Anti Virus 6.0 for Windows Workstations yang dapat kami jajal beberapa feature utamanya.

Produk asuhan Eugene Kaspersky ini menyediakan pengamanan yang cukup lengkap meskipun hanya menamakan dirinya antivirus. Tidak percaya? Lihat saja tiga jenis pengamanan virus yang disediakannya. Ada File Anti Virus, Mail Anti Virus, dan Web Anti Virus. Masing-masing didesain agar bisa bekerja sesuai fungsi yang dimaksud. Mail Anti Virus misalnya, dapat dengan baik mencegah beragam virus yang disisipkan lewat e-mail dan otomatis menghapusnya jika dianggap sangat berbahaya. Lain lagi dengan Web Anti Virus yang mampu menelusuri setiap alamat Web yang dikunjungi pengguna sekaligus memberikan informasi apabila website yang dibuka mengandung “benda” berbahaya.

***

Fasilitas standar yang aktif saat aplikasi ini terpasang menurut kami sudah cukup baik untuk melindungi PC dari beragam serangan. Itu berarti pengguna awam dan Anda yang tidak ingin berurusan dengan setelan software yang rumit pun pas menggunakan Kaspersky Anti Virus versi ini. Kekurangan yang kami temukan di Kaspersky adalah ketiadaan dukungan pengaman untuk program klien email non-Outlook. (Brama Setyadi)

 


Anti Hacker

Jika fasilitas antivirus di Kaspersky cukup lengkap, begitu pula dengan pengamanan jaringannya. Dari pengalaman menggunakan aplikasi ini, PC kami selalu mendapat laporan serangan dari PC lain. Padahal PC yang dilindungi Kaspersky ini hanya terhubung ke jaringan lokal. Ini menandakan meskipun dalam zona terpercaya, Kaspersky tetap waspada terhadap data yang dikirim ke PC yang dilindunginya. Dapat dibayangkan jika PC langsung terhubung ke internet. Mungkin laporan yang diberikan akan lebih padat.

 

 

Application Activity Analyzer
Fasilitas lain yang juga ikut memperkuat fasilitas Anti Hacker di atas adalah Application Activity Analyzer. Jika Anti Hacker bekerja di tingkat jaringan, fasilitas yang ini justru bekerja memeriksa semua aplikasi yang sedang atau akan bekerja di PC. Setiap aplikasi yang terbukti memiliki aktivitas berbahaya akan langsung dihentikan dan dimasukkan ke dalam wadah karantina milik Kaspersky. Fasilitas ini sebenarnya sangat membantu pengguna yang sering memasang aplikasi di PC-nya. Sayang beberapa aplikasi, utamanya yang terkait dengan pemprograman, sedikit bermasalah dengan fasilitas yang satu ini.

 

 


Device Control
Perlindungan yang disediakan Kaspersky tidak melulu terkait dengan perangkat lunak dan data. Buktinya, tersedia fasilitas khusus untuk mengontrol penggunaan hardware luar agar tidak membahayakan PC. Namanya Device Control. Dengan ini, Anda bisa memblokir beragam hardware tambahan yang tersambung ke PC, seperti: USB, printer, modem, harddisk eksternal, PCMCIA, peranti Bluetooth, peranti Firewire, dan masih banyak lagi. Intinya hampir semua perangkat input di PC bisa dibatasi agar tidak disusupi malware.

 

 

 

Plus: Fasilitas lengkap, feature proteksi untuk hardware, penggunaan mudah
Minus: Pengaman e-mail hanya mendukung Outlook

Skor Penilaian
Penggunaan
  : 4
Kinerja          : 3,75
Fasilitas       : 3,75
Harga           : 4
Skor Total    : 3,85

Kapersky Anti Virus 6.0
Fungsi               : Antivirus
Persyaratan       : Windows XP/Vista/7
Website             : www.kaspersky.com/release2
Harga Lisensi    : Rp. 220.000 (paket KOSS R2)

Review Smartphone