15 | March | 2010 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: Mar 15, 2010

Symantec Ajak Enterprise Kelola Informasi dengan NBU 7

Symantec mengajak organisasi/ perusahaan berskala enterprise untuk menggunakan NetBackup 7 (NBU 7). Ini merupakan fasilitas yang berguna untuk melindungi, menyimpan dan memulihkan informasi dengan efisien dan keandalan yang lebih tinggi.

Tentunya melalui platform tunggal yang terpadu. Dengan rilis terbaru ini, NBU 7 akan mampu menyederhanakan pengelolaan informasi serta mengurangi penyimpanan data dan trafik jaringan dengan mengintegrasikan deduplikasi di mana saja.

 

Tidak hanya itu, NBU 7 juga melindungi mesin virtual lengkap guna meningkatkan kecepatan backup dan pemulihan data dalam lingkungan virtual. Di samping itu juga menambah replikasi backup baru untuk disaster recovery yang cepat dan hemat biaya.

 

“Para administrator TI menjadikan backup dan recovery sebagai prioritas tinggi pada 2010 untuk dapat mengelola data tersimpan yang terus meningkat  dengan lebih baik dan mengurangi kompleksitas ketika mereka menambah server virtual ke dalam lingkungan TI mereka,” kata Brian Dye (vice president of product management for Enterprise Information Management, Symantec).

 

 “NetBackup 7 membantu perusahaan menjawab berbagai tantangan tersebut dengan melindungi server fisik dan virtual dengan satu solusi, mengurangi penyimpanan melalui deduplikasi dan memberikan kecepatan recovery yang sangat cepat,” imbuh Brian.

 

Dengan NBU 7, Symantec juga menghadirkan strategi deduplikasi di mana saja untuk membantu perusahaan/ organisasi mengurangi konsumsi penyimpanan dalam lingkungan fisik dan virtual. Hal tersebut didukung dengan penambahan teknologi deduplikasi ke dalam backup client dan di server media.

 

Dengan mengintegrasikan deduplikasi lebih dekat ke sumber data di peranti client, NetBackup meningkatkan kecepatan dan efisiensi backup di kantor cabang, data center dan lingkungan virtual serta mengurangi trafik jaringan hingga 90%. Deduplikasi yang terintergrasi dengan client membuat hardware dan konfigurasi tambahan khusus tidak diperlukan karena pelanggan hanya perlu melakukan upgrade ke versi terbaru untuk merealisasikan penghematan dalam penyimpanan.

 

 

Microsoft Bantu Lestarikan Terumbu Karang

Sebagai pusat segitiga terumbu karang dunia, Kabupaten Wakatobi terkenal kaya dengan keanekaragaman hayati.

Sekitar 750 jenis spesies terumbu karang (Coral Biodiversity) yang perlu dilestarikan melibatkan peran serta semua pihak.Mulai dari peneliti, pihak swasta, hingga pemerintah.

Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten Wakatobi saat ini tengah membangun International Center of Excellence untuk kegiatan penelitian keanekaragaman hayati laut. Kegiatan tersebut dilakukan melalui kerangka Public Private Partnership.

Kegiatan tersebut tentu saja membutuhkan dukungan teknologi. Di sinilah peran PT Microsoft Indonesia bemain. Kabupaten Wakatobi dalam hal ini mengadopsi teknologi kelas dunia melalui kerjasama dengan PT Microsoft Indonesia. Tujuannya tak lain adalah untuk diaplikasikan dalam kegiatan penelitian.  

“Kami mendukung program pengembangan dan penelitian keanekaragaman hayati di Wakatobi sebagai bentuk komitmen kami dalam melaksanakan kemitraan dengan pemerintah melalui kerangka Public Private Partnership,” Kata Sutanto Hartono, Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia.

“Inovasi dan pengembangan teknologi informasi untuk penelitian keanekaragaman hayati di wilayah kami sangat penting. Pemahaman masyarakat terhadap keanekaragaman tersebut mampu membantu pelestarian salah satu kekayaan alam Indonesia tersebut,” terang Ir. Hugua (Bupati Wakatobi).

Bentuk inisiatif ini juga menjadi bentuk gerakan nyata di tingkat pemerintah daerah yang mendukung kelestarian keanekaragaman hayati di Kawasan Taman Nasional Wakatobi. Microsoft sebagai pelaku di industry Teknologi Informasi global menyambut baik kerjasama ini dan memberikan dukungan sepenuhnya terahdap penelitian keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia.

 

 

 

 

Asus M60J

Ketika notebook sekelas memilih ukuran layar 15,6 inci, Asus sedikit melenceng dari pakem dengan menyediakan layar 16 inci ke notebook M60J ini.

Bukan perbedan yang signifikan, namun setidaknya memberi area pandang yang lebih luas. Sayang ukuran yang lebih besar tersebut tidak dibarengi resolusi yang lebih tinggi.

Notebook ini memang menggunakan format layar lebar 16:9, namun terbatas pada resolusi 1366×768 pixel; atau sama dengan Acer Aspire 5942G.

Kombinasi hardware di dalam notebook ini juga terasa kurang maksimal. Pasalnya, di sisi prosesor, notebook berbobot 3,3 kg ini menggunakan Intel Core i7-820QM (1,73GHz) yang berkolaborasi dengan memori DDR3-1066 berkapasitas 4GB. Dengan kombinasi tersebut, Asus M60J mengalahkan semua notebook pada pengujian berbasis prosesor (Sysmark 2007 dan encoding

video/audio).

Namun notebook ini hanya menggunakan kartu grafis nVidia GeForce GT240. Sebenarnya GT240 masih termasuk VGA kelas menengah, namun masih kalah bertenaga dibanding GTX260M maupun GForce GTX 280M yang digunakan Alienware maupun Forsa. Alhasil, pada pengujian berbasis kartu grafis (3DMark Vantage dan Stalker), performa Asus M60J tertinggal dari dua notebook tersebut.

Kombinasi ini agaknya menunjukkan kalau Asus M60J lebih menyasar segmen multimedia dibanding gamer. Kesan ini semakin kuat melihat fasilitas multimedia yang ditanamkan di notebook ini. Di atas keyboard, kita akan menemukan Touch Media yang berisi tombol untuk mengatur pemutaran file multimedia. Desainnya sendiri bagi kami terasa terlalu meriah, namun warna biru yang muncul saat panel disentuh memberikan aura tersendiri. Selain panel yang meriah, Asus juga menanamkan speaker dari pabrikan ternama, Altec Lansing. Kualitas yang dihasilkan terdengar cukup renyah, namun berhubung tidak ada subwoofer, efek bass masih terasa kurang menggigit.

Dari sisi fasilitas, Asus M60J tampil sedikit di atas rata-rata. Selain fasilitas standar seperti WiFi, Bluetooth, FireWire, dan USB, di notebook ini tersedia konektor HDMI dan eSATA. Fasilitas lain yang tidak tersedia di notebook lain adalah pemindai sidik jari, yang berada di antara tombol touchpad. Fasilitas lain yang juga unik adalah Express Gate, yaitu sistem operasi mini yang memungkinkan kita mengakses komputer dengan cepat. Ketika Anda memilih masuk Express Gate, sistem akan menyala dalam waktu sekitar 10 detik, lalu tersedia sistem operasi berisi aplikasi standar seperti browser dan instant messenger. Memang tidak banyak yang bisa dilakukan di dalam Express Gate, namun setidaknya kita bisa mengirim email atau chatting meski diburu waktu.

Penggunaan notebook ini terbilang lumayan, meski tidak semua memuaskan. Kami tidak menyukai lapisan glossy yang menyelimuti sandaran tangan sehingga sidik jari mudah tertinggal. Selain itu, suara kipas terdengar cukup kencang saat komputer bekerja dalam performa maksimal. Namun keyboard-nya terasa empuk dan enak ditekan, sementara touchpad-nya terasa responsif.

***

Karena masih merupakan sample product, kami tidak mendapatkan harga resmi untuk Asus U60J. Namun berkaca dari performa dan fasilitas yang diberikan, harga Rp. 17 jutaan masih terasa ideal untuk notebook ini. Performanya bagus dan dibekali fasilitas multimedia yang mumpuni. Jika saja kartu grafinya lebih bertenaga, notebook ini bisa menjadi pesaing serius notebook gaming seperti Alienware m51x. (Wisnu Nugroho)

Hasil Pengujian
Karena menggunakan prosesor yang lebih baik, performa Asus M60J terlihat lebih baik dibanding ketiga notebook yang kami uji kali ini. Sayangnya Asus hanya menanamkan kartu grafis kelas menengah (GeForce GT240) sehingga performa gaming-nya biasa saja.

Pengujian

Asus M60J
(Intel i7-820QM, RAM 4 GB DDR3-1333 MHz, GeForce GT240, 15,6”, baterai 4800 mAh)

Forsa Extreme FS 8880
(Intel i7-720QM, RAM 4 GB DDR3-1333 MHz, GeForce GTX280M, 15,6”, baterai 3800 mAh)

Sysmark 2007

161

146

Cinebench R10

10732

9617

PCMark Vantage

5693

5607

Encoding video

8 menit

9 menit 39 detik

Encoding audio

1 menit 31 detik

1 menit 39 detik

3DMark 2006

P2624

P5972

Stalker Clear Sky Bench. (avg)

19,57 fps

46,03 fps

Daya Tahan Baterai

 

 

Memutar HD Video

1 jam 7 menit

47 menit

Battery Eater

48 menit

47 menit

 

Spesifikasi Asus M60J

Prosesor

Intel Core i7-820QM (1,73GHz, 6MB L3 cache)

RAM

4 GB, DDR3 PC3-10666 (2 dari 4 slot)

Chipset

Intel PM55

Kartu Grafis

nVidia GeForce GT240

Harddisk

Hitachi 320GB, SATA II

Optical drive

DVD Super Multi

Fasilitas

WiFi a/g/n, Bluetooth, Ethernet, card reader (4-in-1), USB 2.0 (4x), Firewire, VGA-out, Express Card 34/54, HDMI, eSATA, Webcam, pemindai sidik jari.

Layar

16” WXGA, resolusi 1366×768 pixel

Kartu suara

Realtek ALC269

Sistem Operasi

Windows 7 Home Premium

Baterai

4800 mAh

Dimensi

39,4 X 27,7 X (4 – 4,8)cm

Bobot

3,38 kg

Garansi

2 tahun

Situs Web

www.asus.co.id

Harga kisaran*

Upon request

*Asus Indonesia, (021) 4586-5050

 

Tanpa Subwoofer
Untuk memberi pengalaman multimedia yang lebih dalam, Asus M60J menanamkan speaker dari Altec Lansing. Namun karena tidak dilengkapi subwoofer, efek bass tetap kurang terasa.

 

 

 

Demi Keamanan

Tidak banyak notebook gaming yang dilengkapi pemindai sidik jari, namun Asus M60J ternyata menyediakannya. Ketika kami coba, sensornya cukup sensitif.

 

 

 

 

Multimedia
Panel Asus Touch Media ini akan memancarkan warna biru ketika disentuh. Pengecualian pada tombol volume yang selalu menyala, sehingga agak mengganggu ketika menonton televisi saat gelap.

 

 

 
Plus   
: Performa bagus; fasiltias komplit; suara jernih.

Minus : Resolusi masih 1366×768 pixel; kipas agak berisik.

Skor Penilaian
Kinerja               : 4,25
Fasilitas            : 4,25
Penggunaan    : 4
Harga                 : –
Skor Total          : –

 

AIM AS301 Tube Delight Audio

Di pasar komputer, Anda dapat menemukan berbagai macam kartu suara. Namun sesuatu yang berbeda kali ini hadir di Lab InfoKomputer. 

Produk ini berupa sebuah sound card eksternal yang memiliki bentuk yang agak tidak lazim. Sound card eksternal bukanlah sesuatu yang baru. Umumnya perangkat ini memiliki ukuran sebesar sebuah drive optis serta memanfaatkan penggunaan port USB dalam pengoperasiannya. Namun AIM AS301 memiliki bentuk yang cukup unik sebagai sebuah sound card eksternal.

Label Tube Delight yang disandangnya bukanlah tanpa sebab. AIM mendesain AS301 mirip tabung vakum konvensional yang biasa digunakan pada sistem audio rumahan (home audio), lengkap dengan lampunya yang menyala biru ketika sedang digunakan. Menggunakan chip VT1610, AS301 hanya memiliki dua buah jack untuk keperluan input dan output. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, VT1610 telah mendukung DTS Surround Sensation Ultra PC. Sayangnya pihak AIM tidak memasukkan feature tambahan tersebut sehingga kartu suara ini murni hanya untuk stereo input/output.

***

 Selain tampilannya yang ciamik, tentu saja kami perlu menguji kemampuannya mereproduksi suara. Suara yang dihasilkan AS301 pada lagu bertempo cepat ber-genre pop/rock sekilas tidak terlalu berbeda. Namun ketika kami umpan dengan lagu dengan beat rendah dan santai, terlihat bahwa memang kualitas suaranya di atas rata-rata kartu suara terintegrasi yang mengandalkan codec Realtek. Dengan harga yang terjangkau serta desainnya yang unik, AIM AS301 terlihat cocok untuk “mejeng” bersama notebook kesayangan Anda.(Karuna – Kontributor)

Spesifikasi AIM AS301

Output

jack 1×3,5 mm

Input

jack 1×3,5 mm

Format Maksimum

48 kHz – 16 bit

Interface

USB

Feature

Garansi

1 tahun

Situs Web

Harga kisaran*

US$27

* Spectrum Utama, (021) 612-5503
* Minggu pertama Januari 2010


Plus
     : Harga terjangkau, kualitas suara cukup baik

Minus : Feature minim

Skor Penilaian                      
Kinerja            : 3,75
Fasilitas         : 3,75
Kemudahan  : 4
Harga             : 4,25
Skor Total      : 3,9

Samsung UN32B6000

Semakin populernya penggunaan teknologi LED sebagai back-lit LCD membuat banyak produsen kini berlomba-lomba menerapkannya pada produk mereka yang baru. Tidak ketinggalan Samsung. Samsung UN32B6000 ini diklaim monitor LCD TV pertama yang menggunakan teknologi LED. Dan dengan ukuran 32 inci, produk ini merupakan LCD TV LED terkecil.

Dengan digunakannya LED, fisik LCD TV pun ikut menyusut terutama pada bagian belakang layar. LCD TV ini tipis dan ramping serta cukup ringan untuk ukurannya. Dari segi penampilan, sentuhan teknologi Touch of Color menghiasi bingkai layarnya hingga terlihat cukup apik. Selain penggunaan teknologi LED, Samsung UN32B6000 juga memiliki fitur multimedia yang mampu membaca file-file multimedia seperti video, gambar dan musik dengan mencolokkan portable storage ke port USB yang tersedia. Soal input, tak perlu diragukan lagi. Bahkan tersedia hebatnya port HDMI hingga 4 buah.

***

Walaupun Samsung UN32B6000 termasuk model entry-level dari jajaran LCD TV LED Samsung, kualitasnya tidak dinomorduakan. Penggunaan teknologi LED berperan banyak dalam kualitas tampilan layar dari Samsung UN32B6000. Tingkat kepekatan warna hitam dan akurasi warnanya tergolong baik. Sayangnya masalah sudut pandang masih setia menemani, karena pada sudut tertentu pencahayaan layar akan terlihat seperti tidak merata. Di luar itu, lengkapnya feature serta penampilan fisik yang atraktif membuat LCD TV LED ini bersaing ketat di kelas LCD TV LED berukuran kecil. (Karuna – Kontributor)


Spesifikasi  Samsung UN32B6000

Ukuran layar

31,5”(16:9)

Interkoneksi

D-sub, HDMIx4, Component, RF, RJ45, Optical Out, USBx2

Resolusi

1920×1080 pixel @60Hz

Contrast Ratio 

3.000.000:1 (dinamis)

Brightness

350cd/m2

Response Time

– (Auto Motion Plus 120Hz)

Dimensi dengan penyangga (plt)

78.7×23.5×57 cm

Bobot (net)

12.7kg

Garansi

3 tahun

Situs Web

www.samsung.com

Harga kisaran*

US$1299

* Samsung Electronics Indonesia, (021) 5299-1777
* Minggu ketiga Januari 2010


Plus
     : Kualitas tampilan bagus; desain atraktif; fitur tergolong lengkap.

Minus : Masih mahal.

Skor Penilaian                      
Kinerja            : 4,1
Fasilitas         : 4
Kemudahan  : 4,25
Harga             : 3,5
Skor Total      : 4,05

Crystal Disk Info 3.3.0

Storage adalah salah satu komponen paling krusial dalam sebuah komputer. Fungsinya sebagai penyimpanan data yang akan dipakai sehari-hari. Saat ini, terdapat dua wujud storage paling umum, yaitu hard disk drive (HDD) dan solid state drive (SSD).

Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan tersendiri, dari segi kecepatan transfer data, akses I/O, kapasitas, harga, dan risiko kerusakan.

Terlepas dari apapun pilihan Anda dalam pemakaian storage, pemeliharaan tidak boleh terlupakan. Langkah awalnya adalah memahami spesifikasi dan kondisi storage. Untuk mengetahuinya, bisa menggunakan Crystal Disk Info. Ini merupakan utilitas gratis yang mampu menampilkan data-data penting storage Anda, seperti firmware, nomor seri, dukungan feature, dan tingkat rotasi. Kondisi “kesehatan” storage juga dapat diketahui, meliputi Good, Caution, Bad, dan Unknown. Teknis penentuan status berbeda, tergantung jenis storage (HDD atau SSD).

Crystal Disk Info telah mendukung S.M.A.R.T., satu sistem pengawasan yang mampu mendeteksi kemungkinan rusaknya sebuah storage. Indikator-indikatornya sangat banyak dan bisa dilihat langsung pada halaman muka. Laporan kondisi storage lalu dapat disalin ke dalam bentuk file teks jika ingin dicetak. Fungsi lain yang dimiliki antara lain pengaturan kebisingan suara dan konsumsi daya. Perlu diingat, kinerja storage sifatnya berbanding terbalik dengan kedua hal tersebut.

Satu lagi hal menarik dari utilitas ini ialah sifatnya yang open source. Kode sumbernya ditaruh di situs Sourceforge sehingga bebas diakses. Untuk kemudahan, aplikasi ini juga tersedia dalam format portabel, di samping format stand-alone yang harus diinstal di komputer. (Erry FP)

CRYSTAL DISK INFO 3.3.0

Ukuran Installer

2,32MB (portabel: 1,96MB)

Situs Download

crystalmark.info/software/CrystalDiskInfo/index-e.html

Jenis

Freeware

Pengembang

Crystal Dew World

Sistem Operasi

Windows XP/2000/Vista/Server 2003/Server 2008/7

Plus    : Mampu mendeteksi beberapa storage sekaligus, feature cukup lengkap, open source, ada format portabel

Minus : Hanya ada versi Windows

Review Smartphone