Berita 10 Masalah di Jakarta Siap Dicarikan Solusinya di #HACKJAK

10 Masalah di Jakarta Siap Dicarikan Solusinya di #HACKJAK

hackjak

Pada akhir pekan ini, akan ada 200 pengembang yang siap membuat prototipe aplikasi yang bisa membantu menyelesaikan masalah-masalah di Jakarta. Dalam acara #HACKJAK, mereka bakal menjalankan tantangan ini selama 24 jam penuh.

#HACKJAK diselenggarakan di Hotel Harris, Jl. Dr. Sahardjo, Tebet, Jakarta pada 26 – 27 April 2014. Acara ini adalah kolaborasi antara Pemprov DKI dengan SEATTI (Southeast Asia Technology and Transparency Initiative), juga didukung oleh UKP4, Web Foundation, dan DailySocial.

Seluruh peserta #HACKJAK ditantang memecahkan sepuluh masalah di Jakarta yang terbagi ke dalam dua kategori: anggaran DKI Jakarta tahun 2014 dan trayek angkutan umum di Jakarta. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta membuka data-data tersebut (prinsip open data) kepada para peserta.

Tantangan yang terkait dengananggaran DKI Jakarta tahun 2014 adalah:

  1. Meningkatkan kepedulian dan edukasi publik tentang pemanfaatan program dan kegiatan DKI Tahun 2014,
  2. Memantau pelaksanaan (termasuk pengawasan dan pelaporan) APBD DKI 2014 melalui akun Twitter @jakartagoid dan SMS-LAPOR 1708,
  3. Menyediakan dashboard monitoring program dan atau kegiatan DKI Tahun 2014,
  4. Membantu Pemprov DKI dalam perencanaan pembangunan melalui partisipasi publik dalam bentuk User Generated Content,
  5. Early warning system untuk meningkatkan realisasi belanja APBD.

Adapun tantangan yang terkait dengan trayek angkutan umum adalah:

  1. Sebagai pusat Informasi transportasi umum di Jakarta
  2. Informasi Busway Jakarta, berupa user generated content dari penumpang busway
  3. Informasi pariwisata Jakarta,
  4. Membantu mengatasi kemacetan dengan cara saling berbagi berita/informasi mengenai kemacetan Jakarta dari-oleh-untuk masyarakat
  5. Penggunaan media sosial untuk pengawasan & pelaporan transportasi umum di DKI, baik yang disampaikan melalui akun Twitter @TMCpoldametro, @jakartagoid dan @lapor_ukp4.

Penjurian terhadap prototipe aplikasi meliputi 3 komponen yaitu: 1). terkait prinsip Open Government Partnership, 2). Inovasi dari sisi teknologi aplikasi, dan 3). dampak manfaat dan kegunaan aplikasi tersebut menurut perspektif Pemprov DKI.

Ajang #HACKJAK ini akan menghasilkan 4 (empat) pemenang umum dan ditambah 2 (dua) pemenang kategori favorit.

Shita Laksmi (Program Manager SEATTI) mengapresiasi tingginya minat calon peserta #HACKJAK. “Ini menunjukkan bahwa open data yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta adalah langkah yang baik,” ujar Shita dalam keterangan persnya.

Shita pun yakin bahwa bagaimana memanfaatkan data tersebut adalah langkah berikutnya yang sama pentingnya. “#HACKJAK adalah sarana untuk mengajak warga ikut serta, menggunakan data yang sudah terbuka tersebut menjadi makin bermanfaat bagi masyarakat banyak,” tegasnya.

Comments

comments

NO COMMENTS

Leave a Reply