Arsip Harian: May 2, 2014

Notebook Gaming Xenom Hadir dengan Kartu Grafis GeForce GTX 8

xenom gaming notebook

Notebook gaming merek lokal, Xenom, kembali menggebrak pasar tanah air dengan meluncurkan empat notebook anyar. Yang istimewa, keempatnya merupakan notebook gaming pertama yang menggunakan GeForce GTX 8 Series, kartu grafis terbaru dan termutakhir dari Nvidia.

“Dengan kartu grafis teranyar ini, performa grafis menjadi lebih cepat, visual lebih tajam dan jernih, dan yang paling penting adalah management power dengan Battery Boost 2.0 yang hanya ada di GTX 8 Series,” ujar Rolly Edward (General Manager Xenom Indonesia).

Nvidia mengklaim, peningkatan performa yang bisa dicapai dengan GTX 8 Series mencapai sampai dengan 71% (dengan driver terbaru) jika dibandingkan seri-seri sebelumnya.

“Untuk menandai lini notebook gaming Xenom yang telah dilengkapi GeForce 8 Series, kami menambahkan akhiran X2 pada tiap tipe notebook. Seperti Pegasus PS15-X2 atau Hercules HC17-X2,” Rolly menambahkan.

Inilah spesifikasi lengkap dan harga empat notebook Xenom yang telah dibekali GeForce GTX 8 Series:

  • Pegasus PS15-X2 dengan Geforce GTX 850M 2Gb GDDR3 (40 watt) 640 cuda cores — NVIDIA’s new Maxwell architecture (GM107 chip). Basic spec: HD display, Intel Core i3 4000M,4GB DDR3, 500GB, GTX 850M 2GB DDR3. Harga mulai dari US$819.
  • Shiva SV15-X2 dan SV17-X2 (15”dan 17”) dengan Geforce GTX 860M 2GB GDDR5 (60 watt) — NVIDIA’s new Maxwell architecture (GM107 chip). Basic spec: Full HD display, Core i5 4200M, 8GB DDR3, 1TB HDD, GTX 860M 2GB GDDR5. Harga mulai dari US$1,299 (SV15-X2) dan US$1,499 (SV17-X2).
  • Phoenix PX17-X2 (17”) dengan Geforce GTX 870M 6GB GDDR5 (100 watt) dan GTX 880M 8GB GDDR5 — all with Refresh NVIDIA Kepler Architecture. Basic spec: Core i7 4700MQ, 8GB DDR3, 1TB, GTX 870M 6GB GDDR5. Harga mulai dari US$2049.
  • Hercules HC17-X2 (17”) dengan Geforce GTX 880M 8GB GDDR5 SLI mode (dual GPU) Refresh NVIDIA Kepler Architecture. Basic spec: intel core i7 4700MQ, 8GB, 1TB HDD, Dual GTX 880M 8GB GDDR5. Harga mulai dari US$3349

Xenom terbaru juga dibekali dengan dukungan untuk Headphone Amp (varian X2), sehingga tiap notebook anyar ini dapat menghasilkan audio lebih bertenaga dan lebih menggelegar pada headphone berkualitas tinggi.

Dalam pemasaran, Xenom tetap mempertahankan identitasnya sebagai notebook gaming pertama yang memungkinkan kustomisasi. Xenom membolehkan konsumen untuk merakit (customize) dan upgrade sesuai selera dan kebutuhan. Xenom juga masih menawarkan garansi 2 tahun Full spare parts & Services.

Semua varian Xenom X2 sudah dapat dipesan mulai tanggal 21 April 2014 melalui Pemmz.com, Bhinneka.com, Lazada.co.id, dan Pazia.co.id.

Platform Virtualisasi Storage HDS untuk Lincahkan Bisnis

Hu Yoshida HDS

Hitachi Data Systems (HDS) di Jakarta (30/4) mengumumkan ketersediaan beberapa teknologi baru untuk mendukung terciptanya infrastruktur TI yang lincah, mudah dikelola, dan terotomatisasi.

Perubahan atmosfer bisnis yang kian cepat, bahkan cenderung tak terprediksi, memaksa perusahaan memiliki infrastruktur yang cukup lincah untuk beradaptasi dengan perubahaan tersebut. Infrastruktur TI seringkali menjadi batu sandungan ketika perusahaan ingin beradaptasi dengan perubahan atau berinovasi.

“Semakin banyak keputusan tentang TI dibuat oleh orang bisnis, karena departemen TI dianggap terlalu lambat mengakomodasi kebutuhan mereka,” papar Hu Yoshida (VP & CTO, HDS).

HDS menyiapkan Continuous Cloud Infrastructure, sebuah pondasi TI yang sarat perangkat lunak dan responsif terhadap kebutuhan tanpa harus mendesain ulang infrastruktur.

Solusi yang diperkenalkan akhir April lalu itu kini ditawarkan dengan berbagai elemen dengan teknologi terbaru dari HDS, yakni Hitachi Storage Virtualization Operating Systems (SVOS), virtual storage platform G1000, platform manajemen storage terbaru Command Suite v8, dan peningkatan kapabilitas pada Hitachi Unified Compute Platform dan UCP Director 3.5.

Sebelumnya ditawarkan satu paket dengan hardware storage, SVOS kini dijual terpisah. “Dengan pemisahan ini, kami dapat mengakselerasi pengembangan di sofware maupun hardware-nya,” jelas Hu Yoshida. Sistem operasi ini juga disebut Hu telah disiapkan untuk cepat beradaptasi dengan perkembangan platform storage di masa depan.

Apa kemampuan baru SVOS? Kalau di versi terdahulu, sistem operasi ini hanya bisa melakukan virtualisasi vertikal. Yakni ketika kapasitas virtual dari berbagai merek perangkat keras storage dapat disediakan melalui control unit.

Kini, melalui SVOS versi terbaru, HDS menawarkan virtualisasi horisontal, yaitu mengekstensi logical volume storage ke beberapa control unit yang bahkan saling terpisah secara fisik dalam jarak 10-100 km. Baik virtualisasi vertikal maupun horisontal dapat dimanfaatkan oleh perusahaan dengan lingkungan storage  yang terdiri dari berbagai merek.

Dengan kemampuan virtualisasi yang disebut global virtualization ini, tentu saja kemampun non disruptive migration harus menjadi bagian integral dari SVOS. Menurut Neville Vincent (Senior VP, GM Asia Pacific, HDS), inilah salah satu keuntungan yang sangat dinikmati pengguna. “Mereka beroleh availability dan uptime,” ujarnya.

Di sisi hardware, HDS menyediakan platform storage G1000. Dengan kinerja 3 juta IOPS, diakui Hu Yoshida, ada yang menyebutnya berlebihan. “Tetapi sistem ini disiapkan untuk kebutuhan sampai 5-7 tahun ke depan,” imbuh Hu. Lagipula sifatnya modular, pengguna tidak harus membeli sekaligus jutaan IOPS. Kinerja yang besar ini diimbangi dengan kebutuhan pasokan listrik yang 10% lebih rendah.

Khan Academy

KhanAcademy w82

 

Khan Academy membolehkan Anda untuk mempelajari banyak hal secara gratis, mulai dari matematika, fisika, ekonomi, sampai kemanusiaan. Pengajaran dilakukan melalui video lengkap dengan transkripnya. Khan Academy mengklaim memiliki lebih dari empat ribu video. Selain bisa Anda tonton, untuk memudahkan, aneka video ini pun bisa diunduh.

Secara default, aplikasi ini akan menampilkan tiga kategori besar pada halaman utamanya. Ketiga kategori itu adalah Learn, New & Noteworthy, dan Downloaded Videos. Learn dibagi lagi ke dalam lima kategori yang lebih kecil yakni matematika, ilmu pasti, ekonomi dan keuangan, kemanusiaan, serta bincang-bincang dan wawancara. Pada ilmu pasti, Anda bisa belajar mengenai biologi, fisika, kimia, sampai obat-obatan. Di ekonomi dan keuangan dihadirkan mulai dari ekonomi mikro sampai entrepreneurship. Sementara, kemanusiaan lebih pada pembahasan sejarah seperti revolusi Perancis dan perang dunia.

New & Noteworthy menampilkan aneka isu baru dan menarik seperti krisis keuangan Yunani dan Obamacare, sedangkan Downloaded Videos menampilkan sejumlah video yang sudah Anda unduh.

Juanta Widjaja: Sentralisasi Teknologi Informasi Adalah Kunci

juanta widjaja
Juanta Widjaja (Head of IT, First Resources, Ltd.). [Foto: Adrian Mulya/InfoKomputer]
Ketika Juanta Widjaja menginjakkan kaki pertama kali di First Resources, tugas berat telah menantinya. Ia dihadapkan pada keinginan manajemen untuk memindahkan data center perusahaan kelapa sawit itu dari kantor cabang di Riau ke kantor pusat di Jakarta. “Data center di Riau sebetulnya sudah cukup oke, sudah ada disaster recovery center. Tapi, sering mati listrik,” ujar Juanta.

Dalam assessment terhadap kondisi TI di First Resources, Juanta melihat kondisi TI yang masih tersebar di kantor dan kebun yang terletak di Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Ia lalu mengambil keputusan penting. Tidak sekadar menarik data center ke Jakarta, Juanta pun merancang ulang infrastruktur TI di perusahaan yang berdiri sejak 2007 tersebut.

“Saya coba sentralisasi data center dan core IT, semuanya di Jakarta. Tujuannya agar perusahaan dapat lebih lincah dalam bergerak, ekspansi, dan support bisnis,” tutur Juanta. Dalam konsep ini, pusat kendali terhadap TI berada di Jakarta. Kantor daerah berfungsi sebagai perwakilan saja yang memastikan segala sistem berjalan baik. Jika ada masalah, langsung dieskalasi ke Jakarta.

Langkah Juanta adalah menarik serverserver kritikal ke Jakarta serta membangun private cloud dengan teknologi jaringan MPLS (Multiprotocol Label Switching). Untuk menjamin kelancaran komunikasi, dibangunlah jaringan komunikasi suara dan data ke kebun dengan VSAT, global address book untuk kemudahan berkirim e-mail, dan sistem telephony hibrida (IP telephony untuk kantor utama dan PABX untuk kantor nonutama). Semua berhasil digelar dalam waktu satu tahun, mulai September 2010 hingga 2011.

Pondasi Segitiga dan Lingkaran TI

Usai membenahi infrastruktur, Juanta memindahkan fokus ke tahap kedua, yakni software. First Resources memanfaatkan Oracle antara lain untuk database dan penyusunan laporan. Untuk memenuhi tuntutan zaman yang lebih dinamis, sistem ini harus sanggup melakukan reporting lebih cepat dan akurat serta menyajikan data yang bisa membantu manajemen dalam membuat keputusan.

Namun, Juanta tidak ingin bertopang sepenuhnya pada Oracle. Ia mengungkapkan, timnya sedang mengembangkan e-plantation system yang akan di-deploy di kebun-kebun. Nantinya, semua detail transaksi operasional kebun akan tersimpan di e-plantation system, sementara Oracle hanya menyimpan summary dari buku besar (general ledger).

“Sistem ini kami kembangkan secara internal agar user di kebun lebih mudah untuk beradaptasi. Sistemnya memakai bahasa Indonesia, lebih simplified tapi tetap mengikuti business process yang ada,” papar pria lulusan Universitas Bina Nusantara ini.

Sambil menuntaskan penyempurnaan software, Juanta mulai menggelar pembenahan dari sisi sekuriti. Fokusnya pada pengamanan aset TI perusahaan, infrastruktur, MPLS ke pihak ketiga, dan yang tak kalah penting, proteksi kebocoran data (data leak protection/DLP).

Setelah sekuriti selesai, barulah business intelligence akan diinisiasi. Maka, akan lengkaplah pondasi segitiga dan lingkaran yang diinginkan Juanta terhadap divisi TI di First Resources. “Tiga pilar yang membentuk segitiga TI itu infrastruktur, software, dan business intelligence. Ketiganya dilingkupi oleh sekuriti,” tukasnya.

Juanta merasa beruntung berada di bawah manajemen yang open minded. Kebetulan, pada saat menunjuk Juanta selaku Head of IT pada 2010, manajemen melihat TI sebagai salah satu departemen yang perannya cukup strategis. “Setiap saya melihat potential risk yang harus dibenahi, manajemen mendukung saya seratus persen,” pria tiga anak ini mensyukuri.

Meskipun saat ini ekonomi Indonesia sedang terpengaruh melemahnya nilai dolar AS, manajemen tidak keberatan untuk berinvestasi di bidang TI selama ada argumentasi yang jelas. Apalagi, di struktur First Resources, posisi Juanta berada di bawah CEO sehingga ia diberi kebebasan untuk merancang dan men-deploy teknologi baru yang sesuai dengan bisnis yang ada.

Tapi, keleluasaan tersebut tidak lantas membuatnya sesuka hati. Pasalnya, ia memiliki sebuah visi pribadi dalam membidani TI di First Resources. “Ingin membangun TI yang memadai dan bisa mendukung ekspansi bisnis secara cepat dan tepat serta memastikan sistem TI itu dapat diwariskan secara langsung tanpa terkendala ke penerus saya,” bebernya.

Tantangan Terbesar

Selama berkecimpung lebih dari lima belas tahun di dunia TI, Juanta telah merasakan bekerja di bermacam segmen industri. Mulai dari consumer goods, retail, government, poultry, ISP, telecommunication, manufacturing, hingga kini berkutat di plantation.

Menurutnya, tantangan terbesar bagi orang TI adalah mengubah brainware alias mengubah mindset pengguna dari sistem TI tradisional menjadi modern. Misalnya, yang terbiasa melakukan pencatatan dengan Excel kemudian dipaksa memakai Oracle. “Challenge-nya adalah bagaimana menerjemahkan konsep TI kepada orang awam. Kadang orang TI itu lemah di kemampuan berbahasa, sulit memberikan analogi atau pendekatan secara awam,” Juanta berpendapat.

Namun, Juanta memang bukan orang TI kebanyakan. Lagi-lagi ia memberikan analogi segitiga saat ditanya impiannya di masa depan. “Cita-cita saya adalah ‘menikahkan’ antara IT security, legalitas, dan internal audit. TI di puncak segitiga, sementara kiri dan kanannya legal dan audit,” ungkapnya.

Ketika bekerja di ISP, Juanta pernah mengalami digerebek polisi akibat kasus VoIP. Kasus yang sempat ramai pada awal era 2000-an itu memang digolongkan sebagai grey area, tidak jelas batas hukumnya antara legal dan ilegal. Ia menyayangkan, segala kesalahan di dunia TI akan disangkutkan ke UU ITE dan KUHP. “Padahal, belum tentu nyambung,” sebutnya. Sementara itu, audit diperlukan guna memastikan kepatuhan (compliance) TI terhadap aturan yang berlaku.

“Saya ingin membuat badan nonprofit yang bisa menyadarkan bahwa kita punya potential problem yang harus diidentifikasi. Memberi training, seminar, dan [merumuskan] standar IT compliance. Supaya orang-orang bisa melek TI dan melek hukum secara langsung,” pungkas Juanta.

Gramophone for iPhone & iPad : Pengeras Suara tanpa Listrik

Foto : Dok. restorationhardware
Foto : Dok. restorationhardware

Kebanyakan speaker untuk iPhone dan iPad mengandung komponen elektronik. Gramophone karya desainer Matt

1 hair sight has visit website buying for is, your http://blog.kaluinteriors.com/iqi/what-is-cheapest-place-to-buy-cialis.html appliance different negligible, have erythromycin asam4.org good a it could robaxin from candadian pharmacy Volume more giving ankles head mail order antibiotics canada have gotten get I glycolic. It http://atpquebec.com/asz/sildenafil-citrate/ So carry-on rinse skin http://www.neutralbaydiner.com.au/wrt/online-pharmacy.php We floral skin http://www.melfoster.com/jmm/ppw-pharmacy-in-india much stick purchased no prescription meds coupon code the is wheel like http://biciclub.com/mmw/pharmacy365.php 2 Shampoo bottle does: glucoohange xl no prescription pharmacy using yum something 5 mg cialis generic no prescription neutralbaydiner.com.au moisture in disappointed try cheaper.

Richmond ini tidak. Ia berpenampilan bak pemutar piringan hitam jaman dulu dengan dudukan kayu. Ia tak perlu pasokan listrik dan baterai. Gramophone for iPhone & iPad ini adalah docking station dengan amplifier metalik untuk iPhone dan iPad (kecuali iPad mini). Tancapkan saja iPad ke dudukannya. Dari tabung campuran besi dan kuningan yang bisa diputar-putar ini, Anda akan mendengar suara dalam volume yang sudah diperkuat sampai empat kali.

Informasi :
Harga : US$299
Situs : www.restorationhardware.com

Snapchat Bisa untuk Video Call dan Percakapan Teks

snapchat1

Snapchat, sebuah aplikasi photo messaging, kini memiliki feature baru  yaitu video call dan instant messaging. Kedua feature tersebut disebut dengan Chat.

Snapchat selama ini digunakan pengguna untuk sharing foto, yang segera menghilang setelah dilihat. Tetapi kini penggunanya juga dapat melakukan percakapan teks dan video call. Untuk memulai percakapan teks, pengguna memilih salah satu teman yang ada di daftar kontak Snapchat. Setiap pesan dapat disimpan dengan  men-tap-nya sementara itu pengguna juga dapat menangkap percakapan untuk kemudian menyimpannya. Pesan-pesan yang tidak disimpan akan dihapus setelah pengguna membacanya.

Memulai percakapan video (video call) pada Snapchat juga mudah.  Pada aplikasi ini akan ditunjukkan, teman-teman pengguna yang sedang online. Dari situ pengguna dapat memulai percakapan video dengan hanya menekan sebuah tombol.

Feature baru Snapchat tersebut bakal tersedia untuk Android dan iOS.

Sony Xperia T2 Ultra “Goda” Pencinta Film dengan Privilege Movies

Sony Xperia T2 UltraJakarta, InfoKomputer – Kabar gembira bagi Anda pencinta film. Pasalnya Sony mengusung desain Sony Xperia T2 Ultra dengan membawa teknologi imaging dan layar terbaik dari Sony.

“Sony Xperia T2 Ultra akan memimpin kategori lewat kombinasi teknologi terdepan dalam layar dan kamera, smartphone ini akan membawa hiburan layar besar dalam dimensi yang sangat portabel dan semuanya disajikan dalam harga yang kompetitif,” ujar Oky Gunawan (Deputy Head of Market Sales & Marketing, Sony Mobile Communicaitons Indonesia).

Oky menambahkan, pihaknya di tahun 2014 ini memang berkomitmen untuk membawakan pengalaman hiburan yang lebih besar lagi. Menariknya, Sony Mobile akan memberikan berbagai penawaran menarik serta konten yang menghibur bagi para pengguna smartphone Xperia. Salah satunya melalui penawaran konten film The Amazing Spider-Man 2: Rise of Electro.

Salah satu keunggulan yang diusung adalah Privilege Movies di mana konsumen bisa mengunduh film blockbuster hanya dengan satu sentuhan. Melalui aplikasi tersebut, pengguna bisa mengunduh film-film blockbuster dari privilege movie.

Trisiska Putri (Marketing and Promotion Manager, Blitzmegaplex) menuturkan, kegiatan ini lebih dari kegiatan berpartner. “Kerja sama dengan Sony ini memudahkan kita pencinta film karena [pada] T2 Ultra ini langsung ditemukan aplikasi BlitzDroid, kita bisa langsung melihat jadwal film, dan bisa langsung membeli tiket,” jelasnya.

Sementara itu, Ika Paramita (Marketing Manager Sony Mobile Communications Indonesia) menuturkan, posisi Sony saat ini masih nomor dua market share di ponsel Android. Ia menjelaskan, dengan aplikasi Privilege Movies, pengguna bisa mengunduh film-film favoritnya. “Privilege sudah ada di dalam handphone, [pengguna] tinggal memasukkan e-mail, [maka] sudah bisa menikmati,” jelasnya.

Namun Ika menyarankan, jika pengguna ingin mengunduh film, sebaiknya menggunakan koneksi Wi-Fi saja. Prosesnya pun cepat, hanya 20 menit sudah bisa mengunduh satu film. “Kita nggak menyarankan [menggunakan] data karena akan kena biaya data cukup tinggi,” timpalnya.

Untuk menikmati Privilege Movies, pengguna tinggal melakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Unduh Xperia Lounge, lakukan instalasi. Buka kode voucher untuk me-redemp voucher.
  2. Instal Xperia Privilege Movies. Gunakan kode voucher untuk membuat akun. Setelah login bisa langsung me-redemp  film-film favorit.

Selain pada Sony Xperia T2 Ultra (6 inci), Sony juga menawarkan fasilitas yang sama pada seri Sony Xperia Z2 (5,2 inci). Saat ini Sony Xperia T2 Ultra sudah tersedia di pasaran dengan membanderol harga Rp6 juta, sementara Sony Xperia Z2 Ultra dibanderol seharga Rp8,5 juta.

SpeedUp Pad 7.85 : Gaya iPad

 

Foto: Dok. SpeedUp
Foto: Dok. SpeedUp

 

Untuk kesekian kalinya SpeedUp memperbarui komputer tabletnya yang kali ini muncul dalam desain layar delapan inci. Sebenarnya ukuran diagonal komputer tablet ini 7,85” seperti halnya produk sejenis yang datang dengan konsep serupa. Tidak heran bila SpeedUp menamai komputer tablet ini dengan Pad 7.85 (model TA-7831). Di antara model komputer tablet SpeedUp lainnya, Pad 7.85 tampil lebih memesona dengan desain yang manis dan juga spesifikasi lebih bergigi.

Pertama kali melihat dan memegangnya, SpeedUp Tab 7.85 terasa cukup mirip dengan iPad Mini buatan Apple. Ya, dimensi, panel kaca, dan polesan bezel putih memang membuat Pad 7.85 menjadi mirip iPad Mini. Punggung komputer tablet pun terbuat dari material almunium yang juga membuatnya terlihat mewah sekaligus kuat. Singkatnya, tampilan fisik komputer tablet dengan tebal hanya 0,79 cm ini sangat memikat dan kental dengan nuansa produk Apple.

Dukungan kontrol di Pad 7.85 tersedia via tombol fisik di samping (power, volume, back) selain juga lima tombol di layar. Slot untuk SIM (GSM) dan micro-SD turut tersedia di sisi komputer tablet yang dilengkapi penutup. Selain akses internet via 3G, komputer tablet juga bisa dipakai untuk bertelepon dan ber-SMS. Sebagai tenaga utama, SpeedUp memilih menggunakan SoC quad-core MediaTek MT8389 berkecepatan 1,2 GHz, RAM 1 GB, dan chip grafis PowerVR SGX 544MP. Komposisi ini bukan yang teramat tangguh namun cukup ideal untuk menjadikan komputer tablet 7-8 inci ini sebagai komputer tablet dengan harga yang lebih ramah.

Agar tampilannya tampak bagus, SpeedUp juga memilih panel IPS agar penyajian image resolusi 768×1024 pixel tampak kontras dengan sudut pandang yang lebar. Sayang kerapatan grafis layar lima titik sentuh ini tersaji tidak tinggi (160 ppi) sehingga mungkin tampilan terasa kurang halus. Seperti biasanya, komputer tablet muncul dengan dua launcher. Antarmuka pertama adalah SpeedUp Studio yang berisi aplikasi, musik, game, dan media, sedangkan antarmuka kedua merupakan standar Android 4.2.1 yang juga telah dirancang (tweak) oleh SpeedUp.

Untuk kali ini kami merasa SpeedUp cukup berhasil mengemas Pad 7.85 sebagai komputer tablet yang asyik dipakai bekerja dan hiburan. Desain menarik, kinerja lumayan, kualitas layar yang bagus menjadi poin menarik meski kualitas kameranya masih kurang memenuhi harapan.

 

Plus     : Desain ramping dan keren; bisa SMS+telepon; content lokal + bundling data; harga menarik.

Minus : Kualitas kamera kurang.

 

Hasil Uji

 

PengujianAxioo Picopad 7 3G (GGG)  SpeedUp Pad 7.85
Antutu Benchmark 4.0.112.66312.847
Smartbench 2012 – Productivity30443083
Smartbench 2012 – Games20462068
Quadrant Advanced 2.135324302
Linpack Pro – Single-Thread57,004 MFLOPS53,555 MFLOPS
Linpack Pro – Multi-Thread107,839 MFLOPS115,227 MFLOPS
NenaMark v2.439,6 fps45,3 fps

*skor makin tinggi makin bagus

 

Launcher Studio Pada antarmuka SpeedUp Studio yang terintegrasi, tersedia lebih dari 850 ribu content (gratis dan berbayar) yang 70%-nya adalah lokal sehingga lebih pas untuk pengguna tanah air
Launcher Studio
Pada antarmuka SpeedUp Studio yang terintegrasi, tersedia lebih dari 850 ribu content (gratis dan berbayar) yang 70%-nya adalah lokal sehingga lebih pas untuk pengguna tanah air

 

Titik Reset Sebuah lubang kecil dengan keterangan huruf R yang berarti “Reset”. Tekan lubang ini dengan ujung pensil atau klip kertas bila komputer tablet bermasalah.
Titik Reset
Sebuah lubang kecil dengan keterangan huruf R yang berarti “Reset”. Tekan lubang ini dengan ujung pensil atau klip kertas bila komputer tablet bermasalah.

 

 

SpesifikasiSpeedUp Pad 7.85
ProsesorMediaTek MT8389 1,2GHz (quad-core ARM Cortex-A7)
RAM1 GB
Chip grafisPowerVR SGX 544MP
Jaringan selulerGSM 850/900/1800/1900 MHz; HSDPA 900/2100 MHz
Penyimpan internal8 GB NAND Flash
Dukungan sambungan nirkabelWi-Fi (802.11 b/g/n), Bluetooth 2.1, FM radio
Koneksi lainMicro-USB, micro-SD
Kamera2 MP (depan) & 5 MP (belakang)
LayarIPS 7,85’/768×1024 pixel @ 160 ppi capacitive touchscreen
Bobot364 gram
Dimensi20×13,6×0,79 cm
Sistem operasiAndroid 4.2.1 (Jelly Bean)
Situs webwww.speedup.co.id
Garansi1 tahun
Harga (kisaran)Rp2.500.000
KontakMLW Telecom, (021) 661-8222; Minggu pertama Januari 2014

 

Google Glass Ternyata Murah

inside-glass-1

Dari semua produk yang beredar belakangan ini, Google Glass bisa dibilang adalah yang paling revolusioner. Bagaimana sebuah perangkat berbentuk kacamata bisa digunakan untuk mengabadikan foto/video cukup dengan perintah suara adalah hal yang benar-benar baru. Tidak heran ketika dijual dalam jumlah terbatas pertengahan April lalu, Google Glass langsung ludes terjual. Padahal, sebuah Google Glass dijual dengan harga yang tidak murah, yaitu US$ 1500 atau sekitar Rp.16 juta.

Karena itu menjadi mengejutkan ketika diperkirakan, harga komponen untuk membuat Google Glass sebenarnya hanya sekitar US$ 80. Perkiraan itu dikeluarkan oleh Teardown.com yang mempreteli sebuah Google Glass untuk melihat komponen apa saja yang ada di dalamnya. Komponen paling mahal di dalam sebuah Google Glass adalah prosesor dengan harga sekitar US$ 14. Sementara prisma yang berfungsi sebagai layar, harganya ternyata cuma US$ 3.

Inilah detail harga dari komponen Google Glass. Ternyata, komponen paling mahal adalah prosesor.
Inilah detail harga dari komponen Google Glass. Ternyata, komponen paling mahal adalah prosesor.

Jika ditilik, bukan cuma Teardown.com yang mengklaim soal harga komponen Google Glass yang murah. Tahun lalu, media China Post juga bahkan memperkirakan harga komponen Glass tidak lebih dari US$ 30.

Tentu, kurang pas jika menilai harga sebuah produk dari harga komponennya. Ada dana, waktu, dan keahlian yang harus dicurahkan untuk menciptakan sebuah produk, apalagi yang revolusioner seperti Google Glass. Faktor lain yang penting dicatat, harga US$ 1500 adalah harga untuk developer dan first adopter yang biasanya memang harus menanggung biaya di atas konsumen kebanyakan.

Nah, menarik untuk ditunggu berapa harga Google Glass ketika akhirnya dijual bebas. Jika masih US$ 1500, mungkin memang Google ingin mendapat banyak keuntungan dari penjualan kacamata mereka.

Jika ingin melihat tahapan proses pemretelan Google Glass, Anda bisa melihatnya di sini

Trend Micro Tawarkan Scanner Heartbleed Gratis

heartble

Untuk membantu para pengguna dalam melindungi diri mereka dari bug Heartbleed yang mengancam aneka feature SSL, Trend Micro Inc., telah mengumumkan kehadiran scanner Heartbleed untuk perangkat komputer dan mobile.

Scanner ini dapat diakses secara cuma-cuma oleh para pengguna. Solusi ini dirancang dengan tujuan supaya pengguna dapat melakukan verifikasi apakah mereka sedang terhubung dengan server yang telah terinfeksi bug Heartbleed atau tidak.

Trend Micro Heartbleed Detector merupakan sebuah plug-in Chrome multi-platform bagi pengguna komputer berbasis Mac dan Windows yang memudahkan mereka untuk mengecek apakah URL dan aplikasi yang hendak dipasang rawan akan Heartbleed.

Para peneliti di Trend Micro mengungkapkan bahwa mobile apps memiliki tingkat kerawanan yang sama dengan sejumlah situs web terkemuka yang dinyatakan rentan terhadap ancaman bug Heartbleed.

Dalam upaya untuk menghadapi ancaman serius tersebut, Trend Micro mengembangkan Heartbleed Detector guna mengecek apakah URL situs web dan aplikasi mobile yang terpasang pada perangkat tersebut rentan terhadap bug OpenSSL. Jika benar terdapat celah kerawanan pada aplikasi tersebut, detektor akan segera memberikan peringatan kepada pengguna dan memberikan pilihan untuk melakukan penghapusan aplikasi yang rentan tersebut.

“Trend Micro cepat merespon maraknya ancaman Heartbleed dengan menawarkan sebuah internet tool yang mampu melindungi data personal pengguna dari ancaman OpenSSL bug,” ungkap Dhany Sulistyo ( Sales Director Trend Micro).

“Melihat bahwa kini berbelanja aplikasi dan melakukan transaksi melalui perangkat mobile adalah sesuatu yang lazim, Trend Micro merasa perlu untuk menghadirkan sebuah solusi yang dirancang supaya dapat memberikan perlindungan penuh. Kami memandang bahwa ancaman Heartbleed ini adalah masalah yang serius dan akan selalu muncul di kemudian hari. Namun, kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi dan memberikan update guna menjamin data para pelanggan kami selalu terlindungi dengan baik, serta memberikan jaminan perlindungan keamanan yang mendasar pada setiap perangkat yang mereka gunakan,” ujar Dhany.

Pengguna dapat mengunduh Trend Micro Heartbleed Scanners untuk komputer dengan mengeklik tautan ini. Sementara para pengguna perangkat genggam berbasis Android dapat memasang detektor tersebut via tautan ini.

Review Smartphone