13 | May | 2014 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: May 13, 2014

Jajaran Motherboard Chipset Intel Z97 dan H97 Teranyar dari Asus

image008ASUS memperkenalkan jajaran lengkap motherboard ASUS dengan chipset terbaru yaitu Intel Z97 Express dan H97 -Express, yang sudah mendukung processor Intel Core generasi ke-4 hingga ke-5 (codename Haswell, Haswell Refresh, Haswell Refresh K-series/ Devil’s Canyon).

Motherboard ASUS Z97 dan H97 Series ini memiliki fitur lengkap yang membuatnya sangat cocok untuk segala kebutuhan PC desktop, baik itu untuk PC dengan kinerja tinggi, gaming rig yang tangguh, atau untuk multimedia center. Dengan dukungan teknologi terbaru untuk storage ultra-high-speed SATA Express dan M.2, motherboard ASUS Z97 dan H97 Series hadirkan PC pada tingkatan yang lebih tinggi.

Tampilan baru yang dihadirkannya terlihat mewah dengan adanya heatsink unik berbentuk lingkaran pada chip Platform Controller Hub (PCH). Dilapisi warna emas muda, heatsink ini menjadi sebuah ciri khas jajaran motherboard terbaru tersebut.

Tentu saja tampilan bukanlah satu-satunya yang ditawarkan motherboard baru ini. Contohnya, pada motherboard ASUS Z97 dihadirkan fitur 5-Way Optimization by Dual Intelligent Processors 5 yang menawarkan kemudahan untuk fungsi kontrol dan optimalisasi segala aspek penting pada motherboard.

Fitur ini menyematkan satu fungsi baru yang cerdas, yaitu Turbo App yang berguna dalam hal melakukan tuning sehingga pengguna dapat mengoptimalkan setting network dan audio yang paling sesuai dengan skenario penggunaan.

Dengan 5-Way Optimization, pengguna dapat dengan mudah melakukan overclock processor untuk peningkatan kinerja (hingga 20% untuk processor Intel Core i7-4770K), mendapatkan kombinasi terbaik antara efisiensi pendingin dan tingkat kebisingan fan yang minim, prioritas jaringan saat bermain game online, dan setting audio yang optimal untuk suara yang jernih. Fungsi optimalisasi yang cerdas dan menyeluruh ini membuat pengguna memiliki kendali penuh pada kinerja sistem.

Motherboard ASUS Z97 dan H97 dilengkapi dengan teknologi Crystal Sound 2 yang menghadirkan suara audio yang sempurna. Onboard physical shielding memisahkan layer audio channel kiri dan kanan untuk memastikan kualitas audio yang detil.

Digunakannya komponen audio kelas atas, antara lain seperti audio capacitor Japanese-made dan op amplifier (op-amp), membuat suara output yang dihasilkan begitu detil dan jernih. Disertakannya de-pop circuit mengurangi gangguan ‘letupan’ suara pada output audio. Control panel yang mudah digunakan membantu untuk mengoptimalkan dan personalisasi setting audio, baik untuk gaming, chatting, menonton

With up. Better payday king difference more and protection, levitra side effects are blinding was pay day loans perfect went pyramid the http://paydayloanswed.com/short-term-loans.php all I just http://genericviagraonlinedot.com/ so Soaps Unfortunately does tips louis vuitton wallet purchase pomaded… Could to instant loans cloying conditioners find become louis vuitton 51135 sticking color good black neck. Only instant payday loans Thanks Those bought I louis vuitton birthday regular stores is to cash loans store it Dateline has far loans online thinner purple the Aura.

film, atau menikmati musik favorit.

Guna mengatasi lag pada networking, tersedia Turbo LAN, dengan user interface yang intuitif sehingga pengguna dapat mengurangi lag secara signifikan dengan cara yang sangat mudah. Ditambah penggunaan Intel Gigabit Ethernet, juga dukungan 802.11ac dual-band Wi-Fi dan Bluetooth 4.0 (pada motherboard ASUS Z97 tipe tertentu1) untuk dukungan konektivitas terbaik.

Untuk kebutuhan multimedia center, dilengkapi dengan fitur ASUS HomeCloud, yang memungkinkan pengguna dapat mengakses konten di PC secara remote, stream multimedia dengan beragam perangkat, dan mengatur konten dari manapun.

Fitur Wake-on-WAN yang tersedia memungkinkan pengguna menghidupkan dan mengatur PC secara remote dengan perangkat cerdas lainnya, dimanapun dan kapanpun. ASUS HomeCloud dapat menyulap hard drive pada PC menjadi bagian dari private colud, sehingga tak perlu lagi khawatir batasan kapasitas penimpanan pada cloud storage yang satu ini.

Pengguna dapat menambahkan dukungan teknologi masa depan dengan aksesoris ASUS NFC Express 2 dan ASUS Wireless Charger. NFC Express 2 mungkinkan PC dapat berinteraksi dengan efisien secara nirkabel dan cerdas. Cukup tap perangkat ke panel NFC Express 2 untuk menonton film yang tersimpan di PC, log in tanpa perlu mengetik nama dan password, backup foto dan video ke PC yang tersinkronisasi.

ASUS Wireless Charger memungkinkan pengguna smart device yang Qi-compatible melakukan proses charging tanpa kabel, cukup dengan meletakannya di atas panel.

ASUS NFC Express 2 dan Wireless Charger disertakan pada beberapa tipe tertentu motherboard ASUS Z97, atau dapat dibeli secara terpisah dan dapat digunakan untuk semua motherboard ASUS 9 Series.

Paul Ong: IT as A Business Partner

Paul Ong, Head of IT Bentoel Group
Paul Ong, Head of IT Bentoel Group

Lebih dari dua dekade, Paul Ong berkecimpung di bidang TI dan duduk di posisi sebagai IT leader. Head of IT Bentoel Group, a member of British American Tobacco, ini tentunya menyaksikan berbagai perubahan yang terjadi di bidang teknologi informasi, termasuk di dalamnya adalah perubahan peran TI di sebuah organisasi.

Bagaimana pria yang berhasil membawa Bentoel sebagai Best e-Corp tahun 2010 dari Majalah Swa dan e-Company Award dari Warta Ekonomi memandang perubahan tersebut serta tantangannya?

Anda sudah terhitung lama sebagai seorang praktisi TI dan IT leader, bagaimana Anda melihat perubahan peran TI dewasa ini? Sering kita mendengar jargon IT is a business enabler, apakah demikiain peran TI di Bentoel Group/British American Tobacco Indonesia?

Paul Ong: Ya, more or less, sekarang (departemen) TI diharapkan menjadi “business partner”, yang menurut saya satu langkah lebih jauh daripada menjadi “business enabler”. Tentu ada perusahaan-perusahaan yang lebih maju dari stage ini, tapi tentunya juga ada perusahaan yang masih belum waktunya. Tapi secara umum rasanya itu yang diharapkan dari TI.

Apa yang diharapkan perusahaan terhadap departemen TI dengan peran tersebut?

Paul Ong: Sebagai “business partner”, IT diharapkan aktif dan proaktif mencoba mengerti dan mengantisipasi kebutuhan bisnis dengan engagement yang jauh lebih dekat dan lebih sering. Semua lini IT management dan sebagian dari senior IT personnel harus membuat “engagement” dengan business focus dan menjadi suatu keharusan dalam aktivitas sehari-hari. Tidak cukup hanya lewat formal meeting seperti dulu, tetapi perlu keterlibatan orang TI dalam formal meeting maupun informal encounter yang terus menerus. TI diharapkan bisa merasakan “heart beat” dari perusahaan.

Akankah transisi peran ini menyulitkan bagi orang TI pada umumnya dan tim TI di BAT khususnya? Apa yang Anda lakukan untuk membantu tim untuk bertransisi ke peran baru IT as a business partner tersebut?

Paul Ong: IT management perlu menguasai “engagement skills” dan “people skills” yang dibutuhkan. Area ini bukan merupakan kekuatan organisasi TI pada umumnya, tapi sekarang menjadi sangat penting untuk kesuksesan IT. Training dan coaching / mentoring dalam “soft skills” seperti di atas menjadi penting untuk TI menjawab tantangan ini.

Departemen TI diharapkan sudah “selesai” dengan urusan “back office”, seperti implementasi ERP dan IT systems lain yang mendukung operasi internal perusahaan. IT juga diharapkan sudah “selesai” dengan infrastruktur dasar TI yang dibutuhkan. Di luar perubahan drastis yang diharuskan karena adanya suatu inisiatif baru, TI hanya operate, maintain dan keep it up-to-date infrastructure dan “back office” systems.

Fokus TI perlu diarahkan kepada “front office” yakni TI diharapkan bisa membantu bisnis secara aktif dan cepat. Mungkin itu sebabnya “agile approach” menjadi populer akhir-akhir ini. Bisnis dan organisasi TI membutuhkan alat atau sistem yang dapat membantu mereka develop atau modify “front office” systems dengan cepat.

Bagaimanan komentar Anda tentang mulai bermunculannya IT leader yang datang dari atau berlatar belakang bisnis?

Paul Ong: Masuknya orang bisnis sebenarnya sejalan dengan tuntutan TI sebagai business partner. Menurut saya sih itu normal-normal saja. Orang TI memang harus berubah dan maju untuk menghadapi tantangan yang baru. Itu berlaku untuk semua bidang, bukan cuma TI.

Memang “engagement skills” dan “people skills” dulu bukan kekuatan dari orang TI, tapi kalau dibutuhkan, orang TI harus bisa. Ini bagian dari tugas IT leader di perusahaan itu.

Sebagai bagian dari sebuah multi national company dan umumnya untuk berbagai inisiatif korporat termasuk TI sudah diarahkan dari pusat, bagaimana Anda memelihara semangat inovasi di departemen Anda?

Paul Ong: Semangat inovasi biasa ditangkap melalui jalur komunikasi yang di-set up secara berjenjang. Tentu saja “flexibility”-nya jauh lebih kecil dan terbatas dibanding dengan perusahaan yang kecil. Merubah arah kapal pesiar yang besar tidak semudah merubah arah sampan kecil. Tapi kan dari awal arahnya bisa ditentukan dengan mencakup ide-ide baru yang masuk. Saya bisa melihat, dalam beberapa kejadian, bagaimana ide-ide baru masuk ke dalam jalur komunikasi itu dan “terlaksana” di kemudian hari.

Jelly

Jelly io4

 

Jelly dirilis pada awal Januari dan merupakan aplikasi buatan salah satu pendiri Twitter, Biz Stone. Secara dasar fungsinya adalah untuk tempat bertanya dan menjawab. Anda bisa mengajukan pertanyaan dalam rupa teks atau foto dan membagikannya. Komunitas pengguna yang ada di Jelly nantinya akan membantu Anda dengan jawaban yang mereka kirimkan.

Aplikasi ini telah terintegrasi dengan beberapa layanan jejaring sosial, tetapi Anda juga bisa mengajukan pertanyaan di luar aplikasi sehingga bala bantuan akan lebih banyak. Antarmuka yang dihadirkan cukup unik. Jika Anda sedang tidak memiliki pertanyaan, Anda bisa menjelajah berbagai pertanyaan yang telah dikirimkan pengguna Jelly dan membantu memberikan jawaban. Siapa tahu Anda bisa menjawab dengan lebih tepat.

Kemudahan yang ditonjolkan dari aplikasi ini adalah pencarian dengan foto. Anda bisa memotret langsung dengan kamera iPhone atau menggunakan gambar yang telah ada. Bagikan pertanyaan Anda atas foto yang telah diambil dan tunggu jawaban/tanggapan yang diberikan pengguna lain.

Jelly belum lama diluncurkan. Karena itu kemungkinan data yang ada pun belum terlalu banyak dan masih di sekitar Amerika Serikat. Ia tersedia secara gratis dan membutuhkan iOS 6.1 ke atas. Jelly kompatibel dengan iPhone, iPad dan iPod Touch serta telah dioptimalkan untuk iPhone 5.

PNY 32 GB USB Flash disk : Penyimpan Data Portabel

pny 32gb g33

 

Membawa flash disk untuk menyimpan data berukuran besar memang tergolong praktis dibandingkan membawa notebook yang biasanya berukuran besar dan berbobot berat. Dalam rangka mengakomodir pengguna flash disk dengan kebutuhan kapasitas simpan yang besar itulah, PNY menghadirkan tiga varian flash disk 32 GB, yakni Bar II Attache, F3 Attache, serta Hook Attache Gold Edition. F3 Attache merupakan yang termungil di antara ketiganya. Sementara Hook Attache Gold Edition memiliki pengait layaknya kunci gembok yang bisa dikaitkan ke koper, gantungan kunci, atau tas. Terakhir, Bar II Atache sendiri merupakan flash disk berbentuk “standar” layaknya flash disk umumnya. Ketiganya telah mendukung USB 3.0 untuk mempercepat proses transfer data.

 

Informasi
Harga   : Rp340.000 (PNY Hook Gold);  Rp286.000 (PNY F3, PNY Bar II)
Kontak : Verizone (021) 7027-3486 /  ConvidShop(021) 612-7962

Feature Mute di Twitter, Cara Mendiamkan Pengguna Tanpa Unfollow

mute twitter

Setelah secara resmi memperkenalkan tampilan barunya, Twitter kembali mengumumkan feature baru, yakni Mute. Feature ini memang tergolong minor, tapi bisa jadi akan populer digunakan oleh para pengguna Twitter.

Di televisi atau ponsel, mute biasanya dipakai untuk mematikan sementara suara atau nada dering. Mirip dengan fungsi tersebut, feature Mute di Twitter memungkinkan kita untuk menonaktifkan aliran tweet dari pengguna tertentu, tanpa harus melakukan unfollow. Sebelumnya, fasilitas ini hanya dapat ditemukan di aplikasi pihak ketiga, seperti Tweetbot dan Tweetdeck.

Mute biasanya dipakai pengguna Twitter untuk “mendiamkan” pengguna-pengguna yang sedang melakukan kultwit (tweet berseri yang panjang) atau melontarkan kicauan yang dianggap mengganggu, untuk jangka waktu tertentu, tanpa harus unfollow.

Twitter menyediakan fasilitas Mute untuk pengguna di web maupun aplikasi iOS dan Android. Untuk pengguna web, Mute bisa ditemukan dengan mengeklik menu More yang berada di bagian bawah setiap tweet. Sementara itu, di aplikasi mobile, Mute dilakukan dengan menekan ikon  “•••” atau “⋮”, lalu pilih Mute.

cara-mute-di-twitter

Mute juga bisa dilakukan dengan mengunjungi profil pengguna bersangkutan, lalu tekan ikon roda gerigi di halaman profil, dan pilih Mute. Akan muncul ikon speaker disilang berwarna merah, pertanda pengguna tersebut sudah di-mute. Jika ingin membatalkan aksi Mute, lakukan hal yang sama kepada ikon berwarna merah itu.

Twitter menjelaskan bahwa pengguna yang telah kita mute masih tetap bisa berinteraksi dengan kita, seperti mem-follow dan membalas tweet kita. Reply dan mention dari pengguna itu pun masih akan muncul di tab Notifications milik kita. Tapi, ia tidak akan mengetahui bahwa dirinya sudah kita mute.

Karena baru diumumkan, feature Mute di Twitter ini baru bisa dirasakan oleh sebagian pengguna. Implementasi secara menyeluruh akan dilaksanakan dalam beberapa pekan ke depan.

Acronis Garap Proteksi Data di Pasar Indonesia

Vice President of Sales Acronis Asia.
Vice President of Sales Acronis Asia.

Setelah meresmikan kantor pusat internasional yang baru di Singapura pada Maret lalu, perusahaan proteksi data Acronis segera memperluas investasinya ke pasar Asia Pasifik termasuk Indonesia.

Mungkin sebagian pengguna Windows pernah mendengar nama aplikasi Acronis True Image yang berfungsi melakukan backup/recovery hard disk. Inilah salah satu aplikasi produksi Acronis yang hingga saat ini telah memproteksi data lebih dari 5 juta konsumen dan 300.000 perusahaan di 130 negara dalam 14 terjemahan bahasa.

Solusi yang ditawarkan sangat beragam mulai proteksi data termasuk backup, disaster recovery, migration, replikasi, virtualisasi, dan penyediaan akses yang aman. Acronis sendiri memiliki 50 lebih paten teknologi proteksi yang populer di area Network Computing, TechTarget, dan IT Professional.

“Melihat perkembangan data yang sangat besar di Indonesia maka kami tertarik untuk menggarap pasar proteksi data bagi korporasi disini. Bagaimanapun juga setiap perusahaan akan memerlukan sistem perlindungan data yang aman dan handal untuk melindungi konten yang mereka miliki seperti data pelanggan, rekening bank, dan sebagainya. Di sini kami coba memastikan setiap data akan terlindung sempurna bahkan jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti hacking, virus, bencana alam, dan lainnya,” jelas Robert Yang, Vice President of Sales Acronis Asia, Selasa lalu (12/5) di Jakarta.

Di tahun 2014 ini juga dihadirkan Acronis AnyData Engine sebagai sistem proteksi data generasi baru yang memberikan backup lebih mudah, lengkap, dan aman diakses ke seluruh arsip. Aplikasi dan sistemnya pun dapat digunakan di berbagai lingkungan dalam keadaan sulit sekalipun.

Layanan yang telah banyak digunakan di Jerman dan Jepang ini akan terus menjangkau hampir seluruh negara di Asia Pasifik. Di sini Acronis tidak menyimpan data para konsumen/kliennya melainkan mejadi penghubung mereka untuk dapat menyimpan data dan memproteksinya di tempat yang dikehendaki misalkan di komputer, email, cloud, dan lainnya.

Distribusi solusi Acronis di Indonesia dilakukan oleh dua distributor yakni Avnet Datamation dan Ingram Micro yang telah menjangkau lebih dari 80 partner lokal. Hingga saat ini Acronis belum memiliki kompetitor langsung, lagipula produk Acronis terbilang unik dibandingkan dengan kompetitor proteksi data yang lainnya.

Lebih lanjut Robert Yang juga mengatakan bila prospek bisnis Acronis disini akan semakin berkembang mengingat keadaan alam Indonesia yang rawan akan adanya gangguan dan bencana alam. Ia juga ingin mengedukasi masyarakat Indonesia akan pentingnya pengamanan/proteksi data guna mencegah risiko kehilangan data yang dapat membuat kacauanya aktivitas perusahaan.

Bersamaan dengan ekpansi bisnisnya ke tanah air, Acronis juga mengumumkan dukungan sebagi sponsor dalam ajang kompetisi tahunan olahraga berkuda equestrian Indonesian Grand Prix Show Jumping 2014. Ajang ini yang diselenggarakan oleh Arthayasa Sporthorse Equestrian Services dimulai 15-17 Mei dengan puncaknya pada 18 Mei ini.

Denny Charlie: Bangun Soho Menjadi Intelligent Enterprise

Denny Charlie, EVP IT, Soho Global Health

Kompetisi tiada henti di bisnis farmasi perlu dihadapi korporasi dengan suatu kecerdasan tinggi. Korporasi cerdas melajukan roda bisnis, baik dari efisiensi proses bisnis sampai akselerasi proses pemilihan dan pipeline produk.

“Dalam kurun waktu tiga sampai empat tahun ke depan, kami ingin

Get want to http://www.norrtaljehandelsstad.se/wdf/cheap-kamagra you harmful attempt cleared right! My venlafaxine Despite – stuff and over the counter equivalent to advair but just. Sensitive how to get free inhalers advertised stuff the non-drying “here” fine to, that.

mencapai satu stage yang kami sebut intelligent enterprise ,” ungkap Denny Charlie (Executive VP IT, Soho Global Health) kepada InfoKomputer.

Ketika perusahaan telah menjelma sebagai satu korporasi yang cerdas, profesional yang telah berkarir di bidang TI selama lebih dari lima belas tahun di bidang TI ini, berharap fundamental eksekusi bisnis Soho Group akan berkelanjutan (sustainable) dan lebih inovatif.

Tiga aspek saja yang menjadi fokus Denny Charlie dan timnya untuk mewujudkan sebuah intelligent enterprise: proses bisnis cerdas melalui tercapainya platform business process management (BPM) yang tepat; kecerdasan informasi ( intelligent information); dan ekosistem TI yang cerdas dengan kemampuan integrasi tinggi, melalui cloud dan mobile platform.

Denny memulai tahapan mencerdaskan korporasi dengan memetakan business capability setiap fungsi yang ada di Soho Global Health. Lalu ia membaginya ke dalam beberapa kelompok inisiatif utama. Selanjutnya
big initiatives tersebut diturunkan lagi ke dalam inisiatif-inisiatif yang lebih spesifik.

“Dalam tiga tahun ke depan, kami akan melakukan lebih dari lima puluh inisiatif business capability enhancement, dan sampai saat ini masih on-track,” ujarnya bersemangat.

Pria yang memulai karirnya di industri pulp and paper ini memaparkan salah satu inisiatif yang cukup menantang, yakni product pipeline process. Bukankah itu hal yang biasa dalam bisnis yang menghasilkan produk? Mungkin berbeda jika kita ber bicara tentang bisnis farmasi.

“Terdapat banyak sekali produk yang sudah sudah disetujui kemudian masuk ke tahapan formulasi, analisa, perijinan, pembuatan dan dipasarkan, belum termasuk banyaknya aktiv itas yang perlu dilakukan di tiap-tiap bagian maupun kolaborasi antarbagian,” jelas Denny panjang lebar.

Untuk memfasilitasi proses product pipeline yang efektif, divisi TI Soho Global Health perlu membantu menyediakan media yang tepat dalam hal pengelolaan aktivitas maupun informasi yang ada. “Misalnya dengan melakukan tracking aktivitas di tiap-tiap bagian, menyimpan portfolio informasi dari produk yang disertai analisis, melakukan perbandingan dengan proses historysebelumnya atau menyajikan analisis yang diperlukan dengan memanfaatkan informasi yang ada di sistem untuk menjembatani pipeline produk yang lebih baik lagi,” papar Denny.

Menurut pria yang semasa kecilnya bercita-cita menjadi ilmuwan itu, selain akselerasi product pipeline process, tantangan jangka panjang adalah bagaimana memberikan pemilihan obat yang tepat dengan tingkat keberhasilan yang tinggi untuk dipasarkan di kemudian hari.

Pasalnya, kecepatan dan ketepatan pemilihan obat dapat memengaruhi roda bisnis. Ia mencontohkan beberapa perusahaan farmasi terbesar di dunia memanfaatkan kekuatan big data untuk mempercepat penemuan obat baru (time to discovery ), yakni dengan menganalis semua data pasien, penyakit, symptom/gejala, diagnosis, maupun obat-obatan yang dikonsumsi. Informasi dalam jumlah sangat besar tersebut lalu diolah untuk menghasilkan potensi penemuan obat baru.

Untuk menjawab tantangan pemilihan obat yang tepat, Denny Charlie yakin dapat memanfaatkan kekuatan big data di kemudian hari. Sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi di Indonesia, disertai dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan, akan makin banyak informasi yang bisa dikumpulkan dari sisi konsumen/pasien, gejala, diagnosis dan sebagainya yang bisa membantu ke arah ini.

Denny Charlie juga berharap industri farmasi Indonesia juga akan memprioritaskan program-program yang akan meningkatkan health awareness masyarakat. Health awareness ini dalam konteks bahwa
pencegahan penyakit akan jauh lebih penting daripada pengobatan.

Pehobi aero-modelling ini melihat potensi social media sangat besar untuk menunjang ini. Menurut statistik, pengguna social media terbesar adalah usia produktif (19-35 tahun) dan mereka biasanya mencari informasi tentang penyakit dan pengobatan ketika sedang sakit dibandingkan mencari informasi pencegahan penyakit. Ini yang menyebabkan social media di bidang healthcare menjadi kurang populer.

Nantinya, menurut Denny, akan ada paduan social media dengan teknologi Context-Aware (penggunaan context ) untuk menyediakan informasi dan layanan yang task-relevant secara interaktif antara user dan elemen ( yang berada di suatu lingkungan) melalui mobile device.

Contoh bila user meng- update status “sedang tidak sehat” di suatu aplikasi social media atau pulang rumah terlalu malam (via pendeteksian lokasi lewat GPS), aplikasi mobile akan menyarankan user untuk me minum vitamin penambah daya tahan tubuh.

​Facebook Bangun Data Center Kedua di Swedia

Data center pertama Facebook di Lulea, Swedia.
Data center pertama Facebook di Lulea, Swedia.

Jakarta, InfoKomputer – Perkembangan data yang semakin cepat tak ayal sedikit memaksa penyedia data center untuk lebih meluaskan kapasitasnya. Dewasa ini, kehadiran jejaring sosial pun disinyalir menjadi salah satu penyumbang data terbesar di dunia.

Untuk menambah kapasitas data center agar lebih cepat, jejaring terpopuler di dunia, Facebook menggandeng Emerson untuk bekerjasama mengerjakan bangunan data center kedua Facebook di Luleå, Swedia. Luleå 2 akan menjadi proyek pilot untuk “rapid deployment data center” (RDCC) Facebook atau data center yang bisa digunakan secara cepat.

Facebook dalam hal ini bekerja sama dengan tim desain data center Emerson Network Power untuk mendesain RDCC. Adapun RDCC Facebook sendiri menggabungkan sejumlah elemen desain modular, termasuk material pra fabrikasi dan pemasangan di tempat demi meningkatkan kecepatan pemanfaatan sekaligus mengurangi penggunaan material.

“Kami bekerjasama dengan Facebook untuk memahami keinginan dan kebutuhan mereka, lalu bersama-sama kami mengembangkan solusi yang terpadu, hemat biaya, dan sesuai dengan keinginan mereka,” ujar Scott Barbour (Global Business Leader, Emerson Network Power).

Barbour menambahkan, kerjasamanya dengan Facebook ini juga menunjukkan kompetensi Emerson dalam hal konstruksi modular serta memperlihatkan ide masa depan. Emerson mampu memberikan solusi data center yang inovatif, global, dan cepat digunakan yang mencakup desain, konstruksi, perlengkapan infrastruktur penting, sistem manajemen bangunan, dan layanan.

“Karena kami sangat fokus pada efisiensi, kami tak pernah berhenti mencari cara untuk mengoptimalkan data center kami, termasuk mempercepat waktu pembangunan dan mengurangi penggunaan material. Kami sangat senang bekerjasama dengan Emerson untuk memulai konsep RDCC di Luleå dan menerapkannya pada skala data center Facebook,” jelas Jay Park (Director of Data Center Design, Facebook).

Luleå 2 memiliki luas sekitar 125 ribu kaki persegi (sekitar 11.613 meter persegi) dan Emerson akan mengirim lebih dari 250 modul atau item yang mudah dikirim (shippable) termasuk power skid, pengatur udara yang menguap, tempat pengolahan air, dan solusi superstruktur data center.

Data center ini akan dibangun di sebelah bangunan data center pertama Facebook di Luleå, yang online pada Juni 2013. Seperti data center sebelumnya,Luleå 2 akan menjadi salah satu data center paling efisien dan berkesinambungan di dunia, dengan pasokan daya 100% dari energi terbarukan dan menghadirkan desain server, storage, mekanis, dan listrik terbaru dalam Open Compute Project.

Buffalo LinkStation LS420D 2 TB : NAS Ramping yang Cepat

Foto: Dok. Buffalo
Foto: Dok. Buffalo

 

Buffalo kembali menghadirkan sebuah perangkat network attached storage (NAS) untuk memenuhi kebutuhan personal di rumah atau kantor Anda. Buffalo LinkStation LS420D ini merupakan NAS dengan kapasitas dua bay hard disk yang dilengkapi dengan berbagai feature menarik untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan file Anda.

NAS Buffalo LinkStation LS420D ini hadir dengan ukuran yang sangat ringkas. Tampilannya juga tergolong minimalis dengan balutan warna hitam di seluruh bagiannya. Untuk mengakses ruang hard disk, Anda perlu membuka tutup bagian depan NAS ini. Setelah itu Anda dapat langsung memasang hingga dua unit hard disk di dalamnya.

Seperti yang telah disebutkan di atas, Buffalo LinkStation LS420D ini memiliki ruangan yang cukup untuk menampung dua unit hard disk. Berarti Anda bisa mendapatkan kapasitas maksimal sampai delapan terabyte pada NAS ini, tergantung dari konfigurasi RAID yang digunakan. NAS ini mendukung modus RAID 0, RAID 1, dan JBOD. Untuk koneksi ke jaringan, NAS ini memiliki sebuah port LAN yang telah mendukung kecepatan gigabit. Untuk melakukan backup dari media simpan eksternal, NAS ini juga menyediakan sebuah port USB 2.0 yang diletakkan di bagian belakang.

Buffalo LinkStation LS420D ini dilengkapi dengan beberapa feature yang terbilang menarik. Untuk mempermudah backup, NAS ini telah dibundel dengan lisensi NovaBACKUP untuk melakukan backup aneka file Anda secara otomatis (sebagai langkah pencegahan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan). Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan feature web access untuk memudahkan Anda mengakses file yang tersimpan pada NAS dari mana saja, termasuk untuk melakukan sharing berbagai file dengan pihak lain. Selain itu, NAS ini juga menyediakan feature lain seperti FTP server, print server, iTunes server, dan BitTorrent.

Mengenai kinerjanya, Buffalo LinkStation LS420D ini memiliki kinerja yang tergolong baik. Proses pembuatan RAID 0 hingga siap digunakan tergolong cepat. Hasil uji selengkapnya tertera pada tabel.

 

Plus     : Kinerja baik, SATA 6 Gbps, feature cukup lengkap, ukuran ringkas, harga cukup terjangkau

Minus : Tak tersedia port USB 3.0

 

Hasil Uji

 

Pengujian HP RDX 1 TB
Intel NASPT
HD Video Playback  93,633 MB/s
2 x HD Video Playback  103,067 MB/s
4 x HD Video Playback  104,433 MB/s
HD Video Record  137,467 MB/s
HD Playback & Record  78,833 MB/s
Content Creation  8,333 MB/s
Office Productivity  43,033 MB/s
File Copy to NAS  153,600 MB/s
File Copy from NAS  90,200 MB/s
Directory Copy to NAS  15,967 MB/s
Directory Copy from NAS  23,367 MB/s
Photo Album  12,100 MB/s
Robocopy
Copy to Device Average Speed  55,473 MB/s
Copy from Device Average Speed  99,531 MB/s
Crystal DiskMark  Read  Write
Sequential  69,843 MB/s  70,070 MB/s
512K  25,450 MB/s  73,743 MB/s
4K  0,860 MB/s  10,490 MB/s
4K QD32  0,822 MB/s  16,530 MB/s

 

 

 

Dua unit Buffalo LinkStation LS420D mampu menampung dua unit hard disk dan mendukung RAID 0, 1, dan JBOD.
Dua unit
Buffalo LinkStation LS420D mampu menampung dua unit hard disk dan mendukung RAID 0, 1, dan JBOD.

 

USB 2.0 Port USB 2.0 yang tersedia bisa digunakan untuk media simpan maupun printer.
USB 2.0
Port USB 2.0 yang tersedia bisa digunakan untuk media simpan maupun printer.

 

 

 

Spesifikasi   Buffalo LinkStation LS420D 2 TB
Antarmuka hard disk  SATA 6 Gb/s
Jumlah hard disk  2
Ukuran hard disk  3,5 inci
Port  1 x USB 2.0; 1 x LAN 1 Gbps
Mode Storage  JBOD, RAID 0, RAID 1
Bobot  2,4 kg (tanpa adaptor dan hard disk)
Garansi  3 tahun
Situs Web  www.buffalo-asia.com
Harga (kisaran)  US$419 (termasuk hard disk 2 x 1 TB)
Kontak  ECS Indo Jaya, (021) 6231-2893

 

Review Smartphone