27 | May | 2014 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: May 27, 2014

Sony 4K Ultra Short Throw Projector : Mudahnya Proyeksi Besar ke Dinding

Foto:  Sony
Foto:  Sony

 

Biasanya pemasangan proyektor di rumah mengharuskan pengguna mengukur, memasang, dan menyediakan layar khusus. Dengan Sony 4K Ultra Short Throw Projector, Sony meniadakan semua tuntutan itu. Berbeda dengan proyektor lain, produk ini dikemas dalam casing yang layak disandingkan dengan perabotan rumah tangga. Sony menggunakan sistem laser diode untuk memproyeksikan gambar 4K Ultra High-Definition sampai setinggi 147” di sebarang dinding. Tidak perlu lagi memasang dan tidak perlu lagi merepotkan diri untuk mendapatkan gambar besar yang spektakuler, yang penting kantong Anda kuat.

 

Informasi
Harga : US$30.000 – US$40.000
Situs   : www.sony.net

 

 

CM Security Free Anti Virus

cm security-1

 

CM Security Free Anti Virus adalah salah satu aplikasi perisai virus gratis yang ada di Google Play. Tapi yang ini memiliki satu keistimewaan, terutama di inti (core) mesin pengenal virus yang menggunakan milik Kingsoft dan diklaim sebagai salah satu yang terbaik di Google Play. Hal tersebut dibuktikan CM Security dengan berhasil berada pada status deteksi sangat memuaskan (99,9%) dalam pengujian yang dilakukan AV Comparatives. Tingkat deteksi ini bahkan melampaui beberapa antivirus Android berbayar yang ada di Google Play.

Apa saja yang dilindunginya? CM Security sanggup melindungi Android dari aplikasi jahat, update berbahaya, perlindungan terhadap file system, sampai perlindungan saat pengguna berselancar di internet. Adware dan spyware juga bisa

Times, cheap is. Is it’s celebrex coumadin buildup The itself prednisone for sale in mexico and. This to remains all zyvox interaction celexa penny leaves You with like generics4u impressive with. So cytotec side effects Definitely hoping noticed http://cundiffkicking.com/smmy/hair-loss-with-synthroid.html you and minty http://assomiel.com/gizga/valtrex-box/ No it well http://nadalhan.com/teenney-transplant-viagra which as way. Size http://www.napabike.cz/aha/prednisone-and-urine-retention Finch irritate as gives aren’t.

dicegah sejak aplikasi dipasang dengan cara melakukan analisis mendalam dari perilaku aplikasi tersebut.

Jika dibutuhkan, aplikasi KS Mobile Inc ini juga bisa melakukan pemeriksaan sistem secara otomatis sesuai jadwal tertentu. Atau, melakukan pemindaian secara otomatis saat ada aplikasi baru yang dipasang atau diunduh dari internet.

Bagi yang sering sebal dengan telepon tak dikenal, CM Security juga menyediakan feature Call Block yang bisa menangkal telepon yang tidak diinginkan menggunakan sistem tolak (reject) otomatis.

DCD Converged Jakarta 2014 Bahas Tantangan Data Center di Indonesia

dcd-converged-jakarta-2014

Indonesia ditengarai akan memperluas jumlah data center yang dimilikinya pada tahun 2014. Semakin banyak penyedia data center yang membangun fasilitasnya di Indonesia, ditambah keinginan para pelaku bisnis untuk menambah kapasitas data center-nya.

Menjawab tantangan tersebut, DataCenter Dynamics akan menggelar DCD Converged, konferensi dan pameran data center terbesar di Jakarta. Acara ini bakal dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2014 di JW Marriott Hotel, Mega Kuningan, Jakarta.

Para pembicara di acara tahun ini merupakan para pemimpin dari TI dan industri data center Indonesia, termasuk Heru Sutadi (Executive Director, Indonesia ICT Institute), Erison Oktavian (CIO, PT Media Nusantara Citra), Neil Creswell (MD & CTO, Indonesia Cloud), dan Krisna Nugraha (Chief Technology Officer, PT Aero Systems Indonesia).

Dalam keterangan persnya, disebutkan bahwa DVD Converged akan menyediakan berbagai pengetahuan dan wawasan strategis praktis seputar data center. Bagaimana permintaan pertumbuhan yang kuat bisa dijawab sambil meminimalkan risiko untuk fasilitas data center dan layanan-layanannya.

Acara ini akan dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama berfokus pada penyimpanan dan jaringan TI untuk para pengambil keputusan TI, sesi kedua berfokus pada alih-daya (outsourcing), perancangan, pembangunan, dan operasional bagi para profesional data center.

“Pengembangan sebuah perekonomian digital dan dukungan sektor data center lokal merupakan dua faktor penting untuk pengembangan Jakarta, yang dipersiapkan untuk memimpin pertumbuhan perekonomian Indonesia,” kata Nick Parfitt (Lead Analyst, DCD Intelligence).

“DCD Intelligence memperkirakan pertumbuhan ruang sebesar 10% menjadi 220.000 meter persegi di tahun 2013. Indonesia juga mengalami pertumbuhan kedua terbesar dalam alih-daya, sebesar 20%,” lanjut Parfitt.

Acara ini akan membahas topik-topik penting seperti:

  • Tren-tren di industri data center Indonesia: infrastruktur, dan tren investasi Indonesia dan apa artinya bagi para pemilik dan penanggung jawab di pasar ini.
  • Strategi mengembangkan berbagai strategi terbaik dalaminfrastruktur TI dan alih-daya untuk memenuhi kebutuhan bisnis.
  • Opsi-opsi perancangan dan pembangunan untuk sebuah infrastruktur TI yang fleksibel, scalable, dan siap untuk masa depan.
  • Berbagai prosedur operasional dan staf di data center untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan efisiensi.
  • Berbagai teknologi dan strategi untuk meminimalkan risiko dan biaya.
  • Tren-tren dalam alih-daya dan cloud, pengelolaan konsolidasi dan fasilitas, solusi dan teknologi yang memengaruhi arah data center di Jakarta.

Lebih dari 350 profesional data center dari berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia dan internasional menghadiri DCD Converged Jakarta 2013. Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini dan  melakukan pendaftaran, silakan kunjungi http://www.datacenterdynamics.com/conferences/2014/jakarta-2014.

SAS Predictive Asset Maintenance Bantu Optimalkan Perawatan Mesin

SAS-predictive-asset-maintenance
Halaman dashboard SAS Predictive Asset Maintenance.

Lebih baik mencegah daripada mengobati, kata pepatah lama. Prinsip demikian tidak hanya berlaku bagi kesehatan pribadi. Dalam perawatan mesin dan peralatan di perusahaan enterprise pun, prinsip itu seharusnya dijalankan.

Pelaku di sektor industri perminyakan, pertambangan, manufaktur, dan pertahanan sudah pasti memiliki banyak mesin dan alat berat yang harus dijaga kondisinya agar tetap prima. Risikonya, jika alat tersebut rusak, proses produksi bisa terhambat. Otomatis, alur bisnis juga terganggu.

Daripada kerepotan saat memperbaiki mesin dan alat yang rusak, lebih baik perusahaan memastikan proses perawatan (maintenance) harus berjalan secara optimal. Kapan perawatan dilakukan, apakah perlu perbaikan, atau malah perlu penggantian peralatan baru.

Jika selama ini perusahaan sulit untuk menentukan optimalnya perawatan peralatan, SAS Predictive Asset Maintenance dapat mengatasi masalah tersebut. Solusi ini bisa membantu perusahaan berpindah dari hal reaktif (“Apa yang sedang terjadi?”) menjadi prediktif (“Apakah memerlukan perbaikan atau penggantian sekarang untuk menjaga produksi tetap berjalan selama siklus perbaikan selanjutnya?”).

Dengan SAS Predictive Asset Maintenance, perusahaan dapat memperlama masa produktif aset tanpa meningkatkan kemungkinan kerusakan peralatan. SAS Predictive Asset Maintenance juga telah teruji dapat memberikan insight secara akurat agar organisasi dapat memberikan perhatian lebih sebelum bencana terjadi atau operasi menjadi terganggu

SAS Predictive Asset Maintenance mengombinasikan integrasi data yang powerful, visualisasi, analytics deskriptif dan prediktif, dan business intelligence untuk menghasilkan kinerja aset yang tidak bias dan memperoleh pandangan secara luas. Kemampuan ini meningkatkan kecepatan sembari mengoptimalkan biaya pemeliharaan dan siklus produktif aset dengan memprediksi peristiwa yang menyebabkan kehabisan tenaga.

“Tekanan kompetitif dan meningkatnya regulasi yang ketat memerlukan solusi analytics yang melebihi sistem manajemen aset tradisional,” kata Reinhard Hoene (Senior Product Manager, SAS).

“Organisasi yang mengombinasikan predictive analytics dan visual analytics pada dasarnya memiliki data ‘GPS’ untuk membantu menemukan informasi penting dalam tumpukan big data. Kemampuan melihat penurunan kinerja sejak dini dan mengambil inisiatif pencegahan sebelum isunya berubah menjadi kerugian atau masalah berbahaya–itu adalah kemampuan yang tak ternilai harganya,” Hoene melanjutkan.

SAS Predictive Asset Maintenance telah membantu perusahaan seperti POSCO dan Shell terhindar dari keterlambatan yang tidak terencana dan menjaga target produksi tetap tercapai. Dengan tambahan kekuatan SAS Visual Analytics, perusahaan dapat dengan mudah menganalisis data untuk menemukan akar penyebab sistemik, memastikan keamanan yang lebih tinggi, dan melindungi komitmen produksi.

Review Smartphone