22 | April | 2015 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: Apr 22, 2015

ZTE Blade S6 Gunakan Layar Berteknologi Canggih

ZTE Blade S6 PlusZTE Corporation mengumumkan bahwa smartphone andalan mereka yang akan dirilis di Indonesia akan menggunakan teknologi layar In-cell yang merupakan teknologi layar tercanggih saat ini.

Berbeda dengan teknologi layar sentuh terdahulu yang umumnya terdiri dari 3 lapisan yaitu layar, panel sentuh dan cover glass, teknologi In-cell hanya terdiri dari 2 lapisan, yaitu lapisan cover glass dan lapisan yang menggabungkan panel sentuh dengan layar. Hal inilah yang membuat layar In-cell memiliki ketajaman dan tingkat transmittance yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan warna dan kecerahan yang lebih baik dengan rata-rata ketahanan cover glass terhadap tekanan mencapai 1400N.

“Dengan mengurangi jumlah lapisan layar, maka ukuran ponsel menjadi semakin tipis dan ringan, sehingga lebih nyaman digenggam,” ujar Jason Guo (Marketing Communicaton of PT ZTE Indonesia). Keuntungan lainnya dalam menggunakan teknologi In-cell adalah dapat mengurangi ‘kegagalan’ dalam proses pembuatan, hal ini dikarenakan penggabungan 3 lapisan untuk satu layar akan dikurangi menjadi 2 lapisan saja, sehingga dapat meningkatkan efisiensi proses pembuatan sekaligus menekan biaya.

Selain digunakan pada ponsel yang akan diluncurkan di Indonesia, ZTE juga telah memasang teknologi In-cell pada model ponsel lain, yaitu Qing Yang 3 yang telah diluncurkan secara global pada bulan Februari lalu. Diharapka, teknologi ini bisa terpasang di lebih banyak jajaran ponsel ZTE lainnya di masa mendatang.

Smart City, Solidaritas Baru Asia Afrika

20150422_113720_resized

Setelah 60 tahun penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika, Bandung kembali melahirkan solidaritas baru sesama negara di Asia Afrika, melalui konferensi Asia Africa Smart City Summit (AASCS) 2015. Pertemuan pertama tingkat pemerintahan kota yang khusus membahas Kota Cerdas atau smart city ini dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, hari ini (22/4).

“Dinamika persoalan masyarakat Asia Afrika telah bergeser dari persoalan neokolonialisme ke persoalan peradaban kehidupan urbanisme yang menyebabkan ketidaknyamanan. Asia Africa Smart City Summit 2015 hadir untuk mencerdaskan komunitas Asia Afrika,” ujar General Chairman AASCS 2015. Melalui konferensi yang digagas oleh walikota Bandung Ridwan Kamil ini, kota-kota di Asia Afrika akan berkolaborasi dan belajar satu sama lain untuk memecahkan berbagai masalah perkotaan, seperti lingkungan, energi, pemukiman dan transportasi.

Dari Bandung, perserta yang datang dari 39 negara dan 69 kota, belajar tentang konsep kota berbasis teknologi yang diintegrasikan pada layanan publik. Teknologi informasi dan komunikasi, menurut Suhono, memampukan pemerintah kota memanfaatkan big data untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan cepat untuk mengatasi masalah di perkotaan. Seperti kami beritakan sebelumnya, Bandung telah mengimplementasikan Bandung Command Center yakni pusat pengawasan kota real time.

Bukan hanya itu, Bandung juga berupaya mewujudkan open data untuk mendukung transparansi, kolaborasi dan sharing. Salah satu yang dicontohkan Ridwan Kamil adalah pemaparan dana bansos dan hibah secara online. Pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini juga merencanakan pengembangan 300 aplikasi untuk mengatasi aneka masalah yang dihadapi Bandung.

Dengan berbagai langkah maju yang dibuat kota Bandung, dan juga kota lain semisal Bogor, pemerintah propinsi Jawa Barat melalui Gubernur Ahmad Heryawan menyatakan dukungan untuk mewujudkan smart city di wilayah Jawa Barat.

Sementara itu di kota Victoria, Seychelles, harga layanan ICT terbilang mahal sehingga implementasi smart city di kota tersebut mungkin tidak akan sama seperti Bandung. Menurut Jaqueline Moustache Belle, Walikota Victoria, ia memfokuskan inisiatif kota cerdas, salah satunya pada pengembangan e-government. Rawabi, sebuah kota di kawasan perbukitan Palestina, ingin menjadikan dirinya sebuah ICT hub bagi kota-kota lain di Palestina, menurut Majed Abdul Fattah, Walikota Rawabi.

Prof. Toshio Obi, Director APEC, e-Government Reasearch Center merekomendasikan empat hal untuk mewujudkan smart city:  membangun smart digital city, big data for smart city, menggeser kewenangan dari pusat ke daerah, dan membentuk asosiasi smart city secara global.

Konten Lokal Jadi Kunci Sukses UC Browser di Indonesia

ucbrowser-overview

UC Browser baru-baru ini dikukuhkan sebagai peramban mobile nomor satu di Indonesia. Berdasarkan data StatCounter pada bulan Maret 2015, UC Browser memiliki 28,51% pangsa pasar peramban mobile di Indonesia, melewati Opera yang sebelumnya menjadi penguasa di segmen ini.

Dalam satu tahun terakhir, UC Browser menjadi salah satu dari dua peramban mobile di Indonesia yang mengalami pertumbuhan berdasarkan data StatCounter. Selain menjadi pemimpin di pangsa pasarnya, UC Browser pun terus menempati posisi nomor dua sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh melalui Google Play Indonesia. Saat ini tercatat bahwa lebih dari 85% pengguna UC Browser di Indonesia adalah pengguna Android.

Menurut Jonathan Zhong (Head of UCWeb Indonesia), kesuksesan UC Browser meraih posisi puncak didasari oleh usaha yang mendalam untuk melokalkan konten dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna smartphone di Indonesia.

Kompresi data dan akselerasi cloud adalah dua teknologi UC Browser yang sepenuhnya disesuaikan dengan pasar Indonesia. Pengguna tak hanya dapat menghemat konsumsi data dan membuat mobile browsing lebih terjangkau, tetapi juga mempercepat proses loading halaman web. Misalnya, dengan memanfaatkan dedicated server, akselerasi cloud, dan plugin khusus untuk memberikan akses lebih cepat ke Facebook. Selain itu, UC Browser bekerjasama dengan Facebook untuk menyediakan fitur notifikasi real time yang untuk pertama kalinya tersedia pada aplikasi di luar Facebook.

UC Browser pun menghadirkan beragam fitur seperti Smart Downloader, Video Player, dan Gesture Support yang ditujukan untuk memanfaatkan kecanggihan smartphone dan membuat pengalaman mobile browsing semakin mudah dan nyaman.

UC Bola, contoh konten lokal di UC Browser yang terinspirasi oleh antusiasme masyarakat Indonesia yang sangat besar terhadap sepakbola.
UC Bola, contoh konten lokal di UC Browser yang terinspirasi oleh antusiasme masyarakat Indonesia yang sangat besar terhadap sepakbola.

Tidak hanya itu, UC Browser menawarkan konten dan layanan yang diseleksi secara cermat untuk memenuhi kebutuhan pengguna lokal. Contohnya, menyediakan UC Bola, platform berisi konten sepakbola untuk memantau skor, berita terkini, statistik, foto, video, komentar, dan lain-lain. “Pembuatan fitur ini terinspirasi oleh antusiasme masyarakat Indonesia yang sangat besar terhadap sepakbola,” Zhong mengakui.

Demi memperkuat posisi UC Browser di Indonesia, Zhong menyatakan bahwa perusahaannya sedang meningkatkan merekrut banyak tenaga kerja lokal yang mampu bekerjasama dalam menghadapi pertumbuhan yang pesat.

“Pembentukan tim lokal kami menjadi agenda yang penting. Terlepas dari itu, kami pun sedang mencari lebih banyak lagi penyedia konten dan layanan lokal yang dapat bekerjasama dengan kami, sehingga kami bisa menumbuhkan ekosistem yang menguntungkan semua orang, lebih banyak pilihan bagi pengguna, dan lebih banyak mobile traffic bagi mitra kami,” pungkasnya.

Indosat Tawarkan Internet Gratis untuk Akses Facebook, Wikipedia, dan Tokopedia

Peluncuran layanan Internet Tanpa Pulsa dari Indosat yang dihadiri jajaran manajemen Indosat, brand ambassador Indosat, serta perwakilan Internet.org.
Peluncuran layanan Internet Tanpa Pulsa dari Indosat yang dihadiri jajaran manajemen Indosat, brand ambassador Indosat, serta perwakilan Internet.org.

Indosat mengumumkan partisipasi mereka ke dalam Internet.org, konsorsium global yang digagas Mark Zuckerberg (CEO Facebook) untuk memberikan akses internet gratis kepada seluruh masyarakat di dunia. Dengan demikian, pelanggan Indosat kini bisa mengunjungi 16 situs terkemuka tanpa biaya, termasuk Facebook, Wikipedia, OLX, dan Tokopedia.

Layanan ini berlaku bagi seluruh pengguna kartu IM3, Mentari, dan Matrix serta dapat dinikmati di semua coverage jaringan mulai dari 2G hingga 4G LTE.

Untuk menggunakan layanan ini, ada dua cara. Pertama, melalui internet browser di ponsel dan mengunjungi halaman www.internet.org untuk memilih satu dari 16 situs yang tersedia. Kedua, unduh aplikasi Internet.org di Google Play Store dan akses internet dari aplikasi tersebut.

Enam belas situs yang saat ini termasuk ke dalam layanan Internet.org adalah:

  1. Accuweather – Situs informasi cuaca terkini
  2. Ask.com – Situs pencarian informasi
  3. BabyCenter & MAMA – Situs tentang kesehatan Bayi & Ibu
  4. Bola.net – Situs berita olahraga (sepakbola) terkini
  5. Facebook – Situs berbagi cerita, informasi, dll
  6. Penuntun Hidup Sehat UNICEF – Temukan informasi kesehatan dan gizi
  7. Girl Effect – Situs yg memuat artikel & informasi seputar wanita remaja
  8. Jobstreet.com – Situs pencarian lowongan pekerjaan
  9. KapanLagi.com – Situs berita & hiburan
  10. Kelase – Situs pembelajaran online
  11. Merdeka.com – Situs berita & informasi
  12. Messenger (FB) – Situs berbagi pesan secara interaktif
  13. OLX – Situs jual beli online
  14. Tokopedia – Situs jual beli online
  15. Wattpad – Situs utk membaca buku & cerita
  16. Wikipedia – Situs pencarian informasi/referensi

Di Indonesia, Indosat adalah operator pertama yang menyediakan akses internet gratis dengan tergabung ke Internet.org. Langkah ini merupakan bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility) Indosat dengan slogan “Internet Tanpa Pulsa untuk Semua”.

“Dalam rangka mendukung Indonesia Broadband Plan (IBP) 2014 – 2019, beberapa target utamanya adalah membawa konektivitas nirkabel bagi semua orang di perkotaan dan 52% dari penduduk pedesaan serta membuat koneksi internet menjadi maksimal 5% dari pendapatan bulanan masyarakat Indonesia pada akhir 2019,” ujar Alexander Rusli (President Director dan CEO, Indosat) dalam keterangan persnya.

“Indosat telah mengambil langkah pertama di industri untuk mewujudkan kemajuan ini. Oleh karena itu, kami mendorong seluruh masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan penawaran fantastis dan satu-satunya ini,” lanjut Alexander.

Sedangkan pada kesempatan lain, William Tanuwijaya (CEO Tokopedia) menyatakan, “Internet.org merupakan sebuah inisiatif yang sangat baik dan sejalan dengan visi kami di Tokopedia, yaitu membentuk Indonesia yang lebih baik melalui akses internet.”

“Kami, di Tokopedia, meyakini bahwa akses informasi bukan hanya harus tersedia untuk masyarakat di kota-kota besar. Dengan inisiatif ini, mudah-mudahan lebih banyak masyarakat Indonesia yang dapat terhubung dengan internet untuk pertama kalinya, termasuk akses ke lebih dari empat juta produk dari komunitas UKM lokal yang telah bergabung dengan platform kami, yaitu Tokopedia.” sambung William.

Anabatic Adakan Pelatihan di SMKN 7 Tangerang

anabatic-smkn7tgr
Presiden Direktur Aristi Jasadata, Yulianto, menyerahkan sertifikat kepada siswa SMKN 7 Tangerang peserta Anabatic Mengajar yang telah menyelesaikan kurikulum.

Anabatic Mengajar, sebuah program pendidikan yang diprakarsai oleh PT Anabatic Technologies mengadakan pelatihan di SMKN 7 Tangerang.

Para siswa yang telah merampungkan seluruh kurikulum pelatihan pun disiapkan untuk melangkah ke tahap selanjutnya, yaitu proses seleksi untuk masuk ke dalam lingkungan kerja profesional.

Siswa yang menyelesaikan kurikulum Anabatic Mengajar serta menerima sertifikat telah memberikan bukti bahwa mereka mampu untuk berkompetisi. Dengan keahlian yang mereka miliki, tidak hanya berpeluang besar untuk berkompetisi di dalam negeri, namun juga berkompetisi di pasar kerja luar negeri.

“Anabatic telah membuka perwakilannya di India, Filipina, dan Singapura. Maka terbuka lebar kesempatan untuk dapat berkarier di kancah internasional. Indonesia memiliki banyak orang pintar dan potensi untuk bersaing di dunia kerja, ” kata Yulianto (Presiden Direktur Aristi Jasadata—anak perusahaan Anabatic).

Sejak awal tahun ini, siswa kelas XII jurusan akutansi, bersemangat untuk mengikuti program CSR dari PT Anabatic Technologies yang bertujuan untuk menemukan dan memberikan jalan bagi talenta Indonesia untuk berkarier di bidang teknologi perbankan.

Dalam program ini, keistemewaan yang didapatkan oleh para peserta adalah kesempatan untuk mempelajari materi yang tidak mereka dapatkan dalam kurikulum sekolah.

Aristi Jasadata berperan sebagai penyelenggara program Anabatic Mengajar, memadukan keahlian khusus di bidang Akuntansi dan Perbankan yang diperoleh peserta di sekolah dengan pengetahuan teknologi informasi yang belum mereka dapatkan dari kurikulum sekolah, sehingga para peserta program Anabatic Mengajar di SMKN 7 Tangerang ini mempunyai suatu kelebihan yang bisa mereka tawarkan bagi dunia kerja profesional.

“Dengan program Anabatic Mengajar, kami secara lebih dini mempersiapkan mereka dengan keahlian tambahan khusus untuk langsung siap bekerja setelah lulus, sehingga memiliki keunggulan dibandingkan yang benar-benar baru saja lulus tapi belum dibekali persiapan,” tambah Yulianto.

Dalam proses seleksi rekruitmen oleh PT Anabatic Technologies akan ditentukan siapa peserta dari program Anabatic Mengajar yang akan mendapatkan kesempatan untuk berkarier di lingkungan Anabatic. Untuk peserta yang kemudian terpilih akan didampingkan dengan karyawan senior Anabatic untuk secara langsung terjun menangani customer.

Dick Costolo: Memimpin Twitter Berbekal Ilmu Komedi

https://youtu.be/Su3N9olWXrY

Desakan agar Dick Costolo mundur dari jabatannya sebagai CEO Twitter sempat muncul dalam beberapa bulan terakhir. Salah satu komentar pedas yang memicu desakan mundur Costolo dilontarkan pembawa acara di CNBC yang cukup berpengaruh, Jim Cramer. Ia menyebut Twitter berada dalam “ABC Situation” alias “Anybody But Costolo”.

Desakan mundur Costolo itu muncul karena kinerja Twitter yang penuh gejolak setelah penawaran saham ke publik pada November 2014. Para investor di Wall Street mencemaskan lambatnya pertumbuhan Twitter. Mereka menjadi tidak sabar dengan kinerja Costolo.

Costolo membungkam kritikan dengan kinerja Twitter yang sangat mengesankan pada kuartal IV tahun 2014. Twitter berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan hingga 97 persen menjadi USD 479 juta, atau melebihi ekspektasi analis yang sebesar USD 453 juta.

Perusahaan yang berbasis di San Francisco itu mencatat laba sebesar USD 79 juta atau 12 sen per lembar saham, setelah mengecualikan kompensasi berbasis saham dan biaya-biaya lain.

Investor menyukai langkah-langkah yang diambil Costolo untuk mengembangkan Twitter, terutama rencananya untuk menumbuhkan basis pengguna dan tetap meraup pendapatan meski pengguna tidak masuk ke jasa layanan jejaring tersebut.

Setidaknya ada dua pengumuman penting yang akhirnya membuat investor kembali mencintai Costolo. Pertama, Twitter akan melakukan “sindikasi” kicauan atau tweet di beragam web dan mobile apps. Kedua, tweet itu akan dimasukkan dalam pencarian di Google.

Twitter akhirnya selamat dari kejatuhan. Peran Costolo pun tak bisa dimungkiri. Majalah Time menyebut Costolo sebagai salah satu dari “10 CEO Teknologi AS yang paling berpengaruh”. Sementara Business Insider menyebutnya sebagai “Salah satu CEO Silicon Valley yang paling mengesankan” pada tahun 2013.

Selalu Hadir

Rekam jejak Costolo di dunia teknologi memang cukup panjang. Padahal, Costolo sebelumnya merupakan seorang komedian.

Lulus dari ilmu komputer dan komunikasi di University of Michigan pada tahun 1985, Costolo tidak langsung bekerja di bidang teknologi. Ia justru pindah ke Chicago untuk menjadi seorang komedian profesional yang menampilkan komedi improvisasi. Costolo tampil di Second City yang telah melahirkan komedian top seperti Mike Myers, Stephen Colbert, hingga Tina Fey.

Kariernya sebagai komedian tidak bertahan. Costolo selanjutnya bergabung dengan Andersen Consulting selama delapan tahun, sebagai manajer senior grup produk dan teknologi.

Lepas dari Andersen, Costolo mendirikan Burning Door Networked Media, sebuah perusahaan konsultan web design dan development. Perusahaan tersebut kemudian dibeli oleh Digital Knowledge Assets pada Oktober 1996. Selanjutnya, Costolo beberapa kali mendirikan perusahaan dan dijual kepada pihak lain.

Costolo mendirikan SpyOnlt, sebuah perusahaan jasa pemantauan halaman situs, yang dijual kepada 724 Solution pada September 2000. Pada tahun 2004, Costolo menggandeng Eric Lunt, Steve Olechowski, dan Matt Shobe mendirikan FeedBurner yang kemudian dibeli Google pada tahun 2007.

Setelah menjual perusahaannya kepada Google, Costolo selanjutnya bergabung dengan raksasa mesin pencari tersebut hingga Juli 2009. Tiga bulan kemudian, Twitter mengumumkan nama Costolo sebagai Chief Operational Officer (COO). Tahun 2010, Costolo ditunjuk menjadi CEO Twitter.

dick costolo twitter
Majalah Time menyebut Costolo sebagai salah satu dari “10 CEO Teknologi AS yang paling berpengaruh”.

Karier Costolo tidak hanya berkutat di Twitter. Tahun 2011, Presiden AS Barack Obama menunjuk Costolo menjadi anggota National Security Telecommunications Advisory Committeee.

Meski sudah malang melintang di dunia teknologi, tetapi pria kelahiran 10 September 1963 itu justru merasa pengalamannya sebagai komedian-lah yang banyak memberikan inspirasi saat memimpin Twitter.

“Salah satu hal yang selalu Anda coba pastikan untuk memberikan perhatian pada komedi improvisasi adalah hadir dan mendengarkan,” ungkap Costolo dalam wawancaranya dengan kolumnis New York Times, Farhad Manjoo.

Ia mengaku satu hal yang selalu disampaikan rekan-rekannya di Second City adalah agar dia selalu “hadir”. Pesan untuk selalu “hadir” itulah yang kemudian diterapkannya di Twitter. Dalam komedi improvisasi, mengatakan “ya, dan.. ” kepada rekan sepanggung merupakan sebuah konsep yang sangat berharga untuk membantu menciptakan adegan-adegan berikutnya.

“Anda tidak pernah diperbolehkan untuk menolak ide orang di panggung, karena skenarionya bisa tidak bergerak,” jelasnya.

Namun, dengan mengatakan “ya” dilanjutkan dengan “dan”, maka ide-ide improvisasi terus berkembang ke depan.

Itulah yang diadopsinya ketika memimpin Twitter. Costolo senantiasa hadir dan mendengarkan umpan-umpan dari seluruh timnya.

Ia mengaku tidak pernah menghentikan setiap diskusi pendek di Twitter. Bagi Costolo, ide-ide harus tetap didengarkan meski awalnya terlihat sepele, karena hal itu akan menimbulkan aura positif di tempat kerja dan memotivasi timnya untuk berpikir kreatif.

Dari pemikiran yang kreatif dari tim yang dipimpin Costolo itulah Twitter terus berkembang dan berhasil menjawab semua pertanyaan investor dan publik.

WhatsApp Tembus 800 Juta Pengguna Aktif

whatsapp_2

WhatsApp semakin menunjukkan taji sebagai aplikasi chatting paling populer di dunia. Setelah bulan lalu berhasil menembus angka satu miliar unduhan di Google Play Store (aplikasi non-Google pertama yang mencapai prestasi itu), WhatsApp baru saja mengumumkan pencapaian 800 juta pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users/MAU).

Hal ini diungkapkan langsung oleh sang CEO, Jan Koum, pada halaman Facebook pribadinya. Ia mengatakan, “WhatsApp sekarang melayani 800 juta pengguna aktif tiap bulan. Sebagai pengingat kepada awak media: pengguna terdaftar dan pengguna aktif bukanlah hal yang sama.”

Koum menegaskan hal tersebut dengan menekankan bahwa jumlah pengguna terdaftar, meskipun angkanya bisa sangat besar dan mencapai miliaran, tidak otomatis berarti sama dengan jumlah pengguna aktif. Bisa saja ada pengguna terdaftar yang sudah tidak aktif menggunakan aplikasi tersebut, bahkan malah meng-uninstall-nya.

Sebagai perbandingan, Facebook Messenger saat ini memiliki 600 juta pengguna aktif bulanan, WeChat mencatat angka 500 juta, Instagram berada di angka 300 juta , sedangkan LINE dan BlackBerry Messenger “hanya” punya masing-masing 181 juta dan 90 juta pengguna aktif bulanan.

WhatsApp kini memproses 30 juta pesan setiap hari, atau sudah melebihi jumlah SMS yang dikirimkan penduduk dunia setiap hari yang jumlahnya hanya 20 juta.

Dengan pertumbuhan rata-rata 100 juta pengguna aktif baru setiap empat bulan, WhatsApp diperkirakan akan mencapai angka satu miliar pengguna aktif pada akhir tahun 2015.

Review Smartphone