Arsip Harian: Apr 24, 2015

Axioo Windroid Satukan Windows dan Android Dalam Satu Tablet

IMG_2041
Axioo hari ini (24/4), meluncurkan perangkat tablet yang diklaim sebagai device dengan dual OS pertama di Indonesia dengan nama Axioo Windroid. Dengan feature dual OS, tablet ini dapat menemani pengguna saat bekerja dan bermain dengan sistem operasi Windows 8.1 yang telah dilengkapi Microsoft Office 365 serta sistem Android KitKat.

“Kami ingin menjadi pertama dan pioner di Indonesia yang menggunakan Dual OS. Kami tidak ingin ikut-ikutan jadi lebih baik bikin tren sendiri. Ini juga buat mengangkat nama Axioo,” kata Aam Imanullah, National Sales Head PT Tera Data Indonesia (Axioo).

Dari sisi spefisikasi, Windroid menggunakan prosesor Intel Quad Core 1,83 GHz dengan kapasitas RAM 1 GB dan memori internal 32 GB. Axioo Windroid sendiri hadir ke dalam tiga varian yaitu Windroid 7 dengan layar berukuran 7 inci berkoneksi WiFi, Windroid 7G yang memiliki koneksi 3G, dan Windroid 8G dengan layar 8 inci berkoneksi 3G. Ketiganya telah dilengkapi dengan teknologi layar IPS yang menjanjikan gambar yang lebih jelas dari berbagai angle. Akurasi warna pun diklaim sangat baik sehingga terlihat jernih dan tajam.

Axioo memberikan kemudahan dengan adanya tampilan dua ikon pada saat proses start-up sehingga pengguna dapat memilih salah satu OS yang akan digunakan. Selain itu, peralihan sistem operasi juga bisa langsung dilakukan pada saat sedang menggunakan OS Android ke Windows 8.1, namun tidak sebaliknya.

Axioo Windroid baru akan mulai dijual pertama kali secara online melalui situs Lazada pada bulan Mei ini melalui sistem pre-order. Pada periode tersebut, konsumen bisa mendapatkannya dengan harga khusus. Sedangkan nantinya harga tablet tersebut akan dilepas ke pasaran dengan kisaran harga di bawah 2 juta rupiah.

Samsung SUHD TV, TV Pintar Premium Berbasis Tizen Hadir di Indonesia

samsung-suhd_1
Samsung SUHD TV yang diperkenalkan pada ajang Consumer Electronic Show awal tahun ini di Las Vegas, akhirnya mendarat di tanah air. Menawarkan kecanggihan sebuah TV berlayar cekung ukuran besar, TV pintar kelas premium ini hadir menyasar konsumen berkantong tebal yang ingin merasakan pengalaman, kualitas, kemewahan dan kenyamanan dalam menikmati tayangan berkualitas.

“Kini kami menghadirkan Samsung SUHD TV, sebuah inovasi teknologi TV terdepan yang menghadirkan standar terbaru yang meningkatkan pengalaman menonton ke level yang lebih tinggi. Berkat teknologi Nano Crystal, Samsung SUHD TV mampu menghasilkan 1,2 kali jangkauan warna yang lebih luas, diperkuat lagi oleh 10 bit panel menghasilkan warna 64 kali lebih detail dibandingkan TV konvensional. Didukung Remastering Engine yang secara otomatis dapat menganalisis tingkat kecerahan dan meningkatkannya hingga 2.5 kali lebih cerah dibanding tv konvensional dan melakukan penyesuaian warna hingga dua kali untuk mendapatkan warna yang paling akurat,” kata Yooyoung Kim, President PT Samsung Electronics Indonesia.

Jika UHD merupakan kependekan dari Ultra High Definition, maka SUHD merupakan istilah yang diciptakan Samsung guna menggambarkan keunggulan yang dimilikinya. Huruf S tersebut memiliki makna bahwa TV ini mampu menghasilkan Spectacular colours, Striking brightness, Superb UHD detail, Stylish curved desain, dan Smart Tizen. “SUHD TV adalah TV jenis baru yang menggabungkan keunggulan semua teknologi yang ada saat ini, mulai dari teknologi UHD, Smart TV, UHD dan OLED,” kata Ubay Bayanudin, Product Marketing TV Senior Manager PT Samsung Electronics Indonesia.

Samsung membandingkan perbedaan kualitas yang dihasilkan antara UHD dengan SUHD TV.
Samsung membandingkan perbedaan kualitas yang dihasilkan antara UHD dengan SUHD TV.

Pada 2015 ini, seluruh Samsung SMART TV termasuk Samsung SUHD TV akan menggunakan sistem operasi Tizen yang diklaim ringan dan mudah dioperasikan. Tizen dikembangkan oleh Samsung guna memudahkan untuk terhubung dengan gadget lain untuk mempersiapkan era Internet of Things. Platform Tizen juga memberikan akses yang lebih intuitif dan pengalaman hiburan yang terintegrasi. Kompatibilitas Tizen dengan berbagai perangkat lain berikan kesempatan pada Samsung SUHD TV untuk terhubung dengan konten hiburan yang tidak terbatas.

Samsung menawarkan dua seri baru Samsung SUHD TV yakni seri JS9000 ukuran 55 inci dengan harga Rp 59 juta dan ukuran 65 inci dengan harga Rp 82 juta. Sedangkan seri JS9500 ukuran 78 inci dengan harga Rp 140 juta.

Konsumen yang ingin mendapatkan pengalaman menonton yang lebih kaya dan mendalam bersama Samsung SUHD TV dengan hadir di Mal Senayan City, Jakarta pada 29 April – 3 Mei 2015, serta berbagai promo seperti hadiah curved soundbar dan cash back hingga jutaan rupiah yang akan didapatkan oleh konsumen selama pameran berlangsung.

ZTE Ajak Peserta KAA Dukung Smart City

zte-icityZTE Corporation (ZTE) mendiskusikan solusi smart city secara mendalam kepada pemerintah Indonesia dan perwakilan dari 29 negara yang berpartisipasi dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) dalam acara Asian African Smart City Summit yang diselenggarakan kemarin di Bandung, Indonesia.

Liu Feng (President Director di bidang ZTE Smart City) dalam sesi key note menjelaskan lebih banyak bagaimana cara mengimplementasikan model bisnis yang maju yang dapat meningkatkan keberlangsungan smart city dalam diskusi yang bertema Model Bisnis Smart City.

Berdasarkan riset ABI, pasar teknologi smart city di tahun 2013 yaitu sekitar 8,1 miliar dolar Amerika dan diperkirakan meningkat sampai 39,5 miliar dolar pada tahun 2018. Oleh karena itu, dengan mengimplementasikan solusi smart city, pemerintah dan masyarakat dapat diuntungkan dengan kualitas hidup yang lebih baik, investasi yang lebih pintar pada pengembangan SDM, transportasi, ICT, keberlangsungan pertumbuhan ekonomi, dan pemerintahan yang partisipatif.

Tantangan selanjutnya dalam pengembangan smart city adalah bagaimana membuat proyek ini tetap berlangsung.”Tentukan kebutuhan dan kesiapan suatu kota untuk implementasi smart city yang sesuai dengan peraturan yang ada, lingkungan industrinya, dan dasar teknis dari kota tersebut. Selanjutnya, kita dapat menentukan model bisnis yang sesuai dengan peran dari 3 badan operasi, yang terdiri dari pemerintahan, perusahaan publik dan perusahaan penerbangan (pembawa),” ujar Mr. Liu Feng seraya mengajak negara partisipan dalam KAA untuk ikut bergabung dan belajar satu sama lain memecahkan tantangan smart city bersama-sama.

Sebagai perusahaan teknologi terkemuka yang menyediakan solusi untuk banyak kota di dunia, ZTE mampu mengerti peraturan makronasional, merumuskan standar, melandaskan industri untuk mendukung sebuah kota dalam menentukan model smart city yang sesuai. ZTE juga dapat memberikan konsultasi dan perencanaan untuk model smart city yang dibutuhkan oleh kota tersebut, termasuk desain kelas atas untuk kotanya.

Seluruh solusi smart city milik ZTE dikembangkan melalui riset teknologi tinggi dan telah memiliki hak kekayaan intelektual. Saat ini, ZTE bekerjasama dengan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia untuk menyelenggarakan uji coba solusi smart city di Bandung, Indonesia.

Mengapa Saya Memerlukan Harddisk NAS Seagate? (Bagian-2)

seagate2

Beberapa waktu lalu, Seagate dan InfoKomputer mengadakan lomba tentang kisah menarik seputar produk harddisk dan NAS Seagate. Berikut adalah kisah kedua dari tiga kisah yang terpilih menjadi pemenang lomba tersebut. Kisah pertama bisa Anda simak di sini.

Penulis cerita: Anung Sudrajat

Nama saya Anung Sudrajat. Saya adalah seorang teknisi junior SCADA remote terminal unit di salah satu perusahaan. Pekerjaan utama saya adalah tukang instalasi dan pemeliharaan perangkat remote terminal unit yang ada di gardu induk maupun di jaringan listrik. Selain itu, saya juga mempunyai pekerjaan lain di kantor, yaitu sebagai teknisi komputer.

Setiap ada permasalahan komputer baik PC maupun jaringan saya selalu siap sedia untuk menangani. Dulu, seringkali saya membawa boks berisi puluhan keping DVD master program untuk instalasi kemana-mana. Jadi jika ada komputer teman yang error, saya selalu siap untuk mengatasinya.

Seiring berkembangnya teknologi, jenis komputer semakin banyak. Semakin banyak pula DVD Master yang diperlukan. Untuk mempermudah penanganan gangguan komputer, saya pun mengusulkan kepada atasan agar dibelikan NAS. Jadi semua master program dapat di-sharing dan diakses di seluruh jaringan kantor.

Sejak saat itu, kemana-mana saya cukup hanya membawa DVD instalasi OS saja. Jika ingin menginstall program, cukup akses ke jaringan saja. Selain itu, dengan NAS kecepatan mengkopi file pun menjadi lebih cepat. Jauh lebih cepat daripada mengkopi file menggunakan DVD atau flashdisk.

Seiring berjalannya waktu, fungsi NAS kami bertambah. Yaitu menjadi media pengepul file-file dokumen. Mulai dari file dokumen, foto, dan video kegiatan. Semua laporan pekerjaan di-share ke NAS sehingga atasan lebih mudah dalam mengevaluasi.

Beberapa minggu kemudian, ada teman saya yang ingin menitipkan koleksi film ke NAS. Karena kapasitas masih cukup besar, saya pun memperbolehkannya. Mulai saat itu, NAS kami pun jadi lebih sering diakses. Untuk mengkopi program, dokumen, termasuk juga streaming film saat piket malam.

Belum genap setahun, NAS kami bermasalah. NAS tidak dapat di-sharing, namun komunikasi tidak bermasalah. Setelah dicek, ternyata harddisknya mati. Harddisk standar tidak sanggup untuk diakses terus-menerus. Terutama buat streaming film. Kami butuh harddisk untuk NAS yang lebih joss.

Sementara ini karena harddisk NAS jebol, kemana-mana saya membawa harddisk eksternal. Dan besar harapan saya agar dapat memenangkan hadiah berupa harddisk khusus untuk NAS (Seagate NAS HDD 2 TB) agar NAS kami bisa digunakan kembali.

Lima Kesepakatan Asia Afrika untuk Wujudkan Kota Cerdas

deklarasi_bandung_akan_kota_cerdas_150424_0
Foto: chip.co.id

Dua puluh enam walikota dari kota-kota di Asia dan Afrika sepakat untuk mewujudkan kota cerdas di dua kawasan tersebut. The Bandung Declaration on Smart Cities atau Deklarasi Bandung Kota Cerdas yang diumumkan kemarin (23/4) di Bandung menyerukan lima poin penting yang juga disepakati bersama para akademisi, komunitas, dan individu dari Asia Afrika.

The Bandung Declaration on Smart Cities ini sendiri lahir dari kegelisahan pemimpin kota-kota Asia Afrika terhadap masalah-masalah baru yang muncul sebagai akibat dari meningkatnya populasi di dua kawasan ini. Peningkatan populasi tersebut mengharuskan pemerintah kota terus meningkatkan kualitas maupun kuantitas layanan dan infrastruktur. Di sisi lain pertumbuhan populasi ini juga memicu timbulnya berbagai masalah, seperti lingkungan hidup dan kualitas hidup masyarakat.

Dalam acara Asia Africa Smart City Summit 2015 yang merupakan salah satu dari rangkaian acara Konferensi Asia Afrika ke-60 ini, para pemimpin kota di Asia Afrika bertemu untuk mendiskusikan dan mempromosikan konsep-konsep baru dari sebuah kota untuk meciptakan peradaban yang lebih baik di Asia Afrika.

Lima poin deklarasi tersebut:

  1. Berkomitmen untuk pengembangan dan pembangunan yang berkelanjutan, membangun jaringan pengetahuan mengenai Smart City Model, berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan dan teknologi,  terutama di antara pemimpin daerah, akademisi, pebisnis, industri, dan komunitas di Asia-Afrika.
  2. Untuk membuat sebuah upaya besar menuju terciptanya kota yang ramah lingkungan, pelayanan publik yang cerdas, khususnya di bidang transportasi yang berkelanjutan, sumber energi terbarukan, serta pencegahan dan mitigasi bencana alam di Asia-Afrika.
  3. Berinvetasi dalam pengembangan masyarakat yang cerdas melalui pendidikan yang lebih baik dan kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
  4. Mempromosikan pemanfaatan sistem ekonomi yang cerdas dan memberi dukungan bagi generasi muda yang cerdas untuk meningkatkan kreativitas  dan kewirausahaan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan kota yang cerdas.
  5. Melanjutkan jaringan dan kemitraan yang kolaboratif untuk mengadvokasi pembangunan Smart City, melalui pembentukan Asia Africa Smart City Forum/jaringan/aliansi yang akan meningkatkan kehidupan warga di Asia dan Afrika.

Deklarasi ini juga menegaskan bahwa tujuan dasar dari deklarasi ini adalah untuk menguatkan hubungan multilateral antara negara di Asia Afrika, khususnya dalam proses pengembangan dan adaptasi terhadap konsep kota cerdas di masa depan.

Deklarasi ini juga jadi bukti bahwa Asia dan Afrika menjunjung tinggi nilai kerja sama dan kolaborasi untuk bersama memecahkan setiap masalah demi masa depan peradaban di Asia Afrika.

Memahami Penamaan Asus Zenfone 2

zenfone 2

Jika menyimak nama yang disematkan Asus di generasi kedua smartphone-nya, Anda mungkin agak mengernyitkan dahi. Pasalnya, empat tipe Zenfone 2 hanya dibedakan dengan dua penamaan seri, yaitu ZE550ML dan ZE551ML. Seri ZE551ML pun memiliki tiga tipe berbeda di sisi RAM dan kapasitas memorinya.

Sebagai pegangan dasar, seluruh Zenfone memiliki layar 5,5 inci. Namun seri ZE550ML menggunakan prosesor Intel Z3560 (1,8GHZ) dan resolusi HD (1280×720 pixel), sementara ZE551ML prosesornya Intel ZE3580 (2,3GHz) dan resolusi Full-HD (1920×1080 pixel). Sedangkan tiga seri ZE551ML memiliki prosesor yang sama, namun berbeda RAM dan memorinya. Versi paling murah memiliki RAM 2GB serta storage 16GB, sementara dua sisanya menggunakan RAM 4GB serta storage 32 dan 64GB.

Membingungkan? Ya. Bahkan situs Blibli menyebutkan varian yang mereka jual sebagai 551ML, padahal itu adalah 550ML.

Namun Asus memiliki alasan tersendiri mengapa menggunakan skema penamaan seperti itu. Dalam wawancara eksklusif dengan InfoKomputer, Alvin Chou (Smartphone Business Unit Director, Asus Global), mengungkapkan alasannya.

“Pada Zenfone generasi pertama, kami menawarkan variasi ukuran layar,” ujar Alvin, menunjuk penamaan Zenfone 4, 5, dan 6. Namun Asus kemudian melihat kebutuhan konsumen bergeser ke ukuran layar yang lebih besar namun jangan terlalu besar. “Kaum pria biasanya menyimpan smartphone di kantong, sehingga ukuran 6 inci menjadi terlalu besar,” tambah Alvin.

Karena itulah Asus memutuskan untuk merilis Zenfone 2 dalam satu ukuran, yaitu 5,5 inci (itulah mengapa Zenfone 2 menggunakan skema penamaan 55X). Nama Zenfone 2 digunakan untuk seluruh seri karena Asus ingin terus membangun brand Zenfone. Namun agar Zenfone 2 tersebut mampu mengisi berbagai segmen pengguna, dibuatlah empat versi Zenfone 2 seperti yang kami sebut di atas.

Alvin yakin sistem penamaan ini tidak akan membingungkan. Nah, menurut Anda?

TP-LINK Archer D7: Modem ADSL dengan Koneksi Nirkabel 802.11ac

Dok.TP-Link
Dok.TP-Link

Sebelumnya, TP-LINK pernah menghadirkan Archer C7, sebuah wireless router kelas atas yang dilengkapi dengan dukungan koneksi nirkabel 802.11ac, dengan harga terjangkau. Namun, bukan cuma Archer C7, TP-LINK juga menghadirkan varian lain yang memiliki spesifikasi hampir serupa, dengan tambahan dukungan untuk koneksi ADSL, yakni Archer D7.

Dari segi tampilan, TP-LINK Archer D7 dan Archer C7 memiliki dimensi yang hampir serupa. Ukurannya tergolong cukup besar namun masih terbilang ringkas. Desain wireless modem router Archer D7 terlihat lebih sederhana dan minimalis. Wireless modem router ini memiliki tiga buah antena eksternal yang berukuran besar. Ketiga antenanya memiliki daya pancar yang cukup kuat dan mampu menjangkau semua sisi ruangan berukuran sedang. Kalau dirasa kurang, Anda juga bisa menggantinya dengan yang lebih besar karena ketiga antena ini bisa dilepas.

Serupa dengan Archer C7, Archer D7 ini juga mendukung koneksi nirkabel 802.11ac. Secara teoritis, perangkat dengan pita 2,4 GHz dan 5 GHz ini mampu menghadirkan kecepatan hingga 1.750 Mbps. Kecepatan tersebut merupakan kombinasi dari 450 Mbps pada jaringan 802.11n, serta 1.300 Mbps apabila Anda memanfaatkan jaringan 802.11ac pada frekuensi 5 GHz. Archer D7 ini juga menyediakan sebuah port RJ11 untuk koneksi ADSL.

Selain itu, masih tersedia juga empat buah port LAN yang salah satunya juga bisa digunakan untuk koneksi ke WAN. Seluruh port LAN tersebut juga telah mendukung kecepatan gigabit. Sebagai tambahan, di bagian belakang perangkat ini juga tersedia dua buah port USB 2.0 yang bisa digunakan untuk file server dan juga print server. Tersedia juga tombol pintas untuk menghidupkan dan mematikan perangkat ini, serta tombol WPS untuk koneksi yang lebih cepat tanpa perlu memasukkan password.

Koneksi ADSL: Di bagian belakang, TP-LINK Archer D7 memiliki sebuah port RJ11 untuk koneksi ADSL.
Koneksi ADSL: Di bagian belakang, TP-LINK Archer D7 memiliki sebuah port RJ11 untuk koneksi ADSL.
Multifungsi: Dua buah port USB 2.0 di bagian belakang ini bisa dimanfaatkan untuk file server serta print server.
Multifungsi: Dua buah port USB 2.0 di bagian belakang ini bisa dimanfaatkan untuk file server serta print server.

Plus: Harga cukup terjangkau, kinerja baik, penggunaan mudah, ada port USB

Minus: Masih USB 2.0.

SpesifikasiTP-LINK Archer D7
Standar802.11b, 802.11g, 802.11n, 802.11ac
Konektor3 x LAN 1 Gbps, 1 x WAN/LAN 100 Mbps, 1 x RJ11
Mode operasiWireless router
Kecepatan transfer data450 Mbps + 1300 Mbps
FeatureDHCP Server MAC Address Filter URL Filter File Server Print Server
KelengkapanPower adapter, Manual
Garansi1 tahun
Situs webwww.tp-link.com
Harga (kisaran)*Rp. 1.700.000
KontakTP-LINK Indonesia, (021) 6386-1936

 

Review Smartphone