Arsip Bulanan: May 2015

Awas, Serangan di Kawasan Timur Asia Bidik Aneka Server

(ilustrasi: Thinkstock)
(ilustrasi: Thinkstock)

Trend Micro belum lama ini mengabarkan bahwa lembaga-lembaga pemerintah di kawasan timur Asia sedang dibombardir oleh serangan-serangan yang menyasar server jaringan. Penyerang yang ditengarai sudah mumpuni dengan setiap topologi, tool, serta perangkat lunak target berhasil mengambil alih akses ke aneka server yang menjadi target dan menginstal malware di dalamnya. Aneka server yang telah berhasil diambil alih tersebut kemudian tidak saja dijadikan sebagai gerbang utama untuk melancarkan serangan-serangan lainnya ke seluruh penjuru jaringan, namun juga dialihfungsikan menjadi server command and controller (C&C). Diperkirakan, jenis serangan seperti ini telah dilancarkan sejak tahun 2014 lalu.

“Para penyerang berupaya untuk terus dapat menduduki jaringan tanpa mudah diusik-usik lagi dengan cara memodifikasi setiap aplikasi yang telah mereka instal di server. Beberapa file pada aplikasi tersebut—terutama yang berkaitan dengan produktivitas, keamanan, serta system utility apps—malah telah dipalsukan dan diubah supaya dapat digunakan untuk menyuntikkan file-file DLL yang berbahaya. Hebatnya lagi, aplikasi-aplikasi yang telah diubah tadi juga turut berjalan saat sistem dihidupkan atau system startup. Hal ini membuktikan bahwa aplikasi-aplikasi tersebut telah dimodifikasi dengan sedemikian rupa supaya aplikasi-aplikasi yang terinstal tersebut dipastikan juga dapat berjalan saat server mulai dioperasikan,” terang Andreas Ananto Kagawa (Country Manager, Trend Micro Indonesia). .

Menurut Trend Micro, terungkap lima aplikasi yang berhasil dimodifikasi oleh para penyerang, yakni Citrix XenApp IMA Secure Service (IMAAdvanceSrv.exe), EMC NetWorker (nsrexecd.exe), HP System Management Homepage (vcagent.exe), IBM BigFix Client (BESClient.exe), dan VMware Tools (vmtoolsd.exe).

Dari hasil pantauan yang dilakukan Trend Micro, pada awalnya para penyerang mengincar dua server. Kemudian mereka berlanjut menembus jaringan guna menyuntikkan infeksi lebih lanjut. Hal ini terus mereka lakukan secara kontinu hingga awal 2015 dan berhasil menginfeksi lebih banyak server lagi. Beberapa server yang terjangkiti di antaranya adalah aneka server pengelolaan. Hal ini menandakan bahwa mereka telah berhasil menerobos akses sangat jauh hingga ke seluruh sistem di wilayah subnet yang dikelola di bawah aneka server pengelolaan tersebut. Trend Micro sendiri belum mendeteksi apa yang hendak dilakukan oleh para penyerang tersebut atas keberhasilan mereka dalam menerobos akses ke jaringan tersebut. Namun ditengarai mereka memanfaatkan hal tersebut supaya mereka dapat terus menancapkan kaki mereka di jaringan dan terus dapat mencuri informasi-informasi di sana.

Para penyerang berhasil mengidentifikasi setiap aplikasi yang terinstal di server dan kemudian memodifikasinya untuk menjalankan kode-kode berbahaya. Tabel-tabel impor pada setiap aplikasi yang menjadi sasaran serangan dimodifikasi sedemikian rupa supaya memudahkan para penyerang menjadikannya file referensi bagi file DLL tertentu yang berbahaya (nama setiap DLL bisa bermacam-macam. Dapat disesuaikan dengan nama aplikasi yang menjadi target mereka). Jadi, saat aplikasi yang telah termodifikasi tersebut dijalankan, DLL yang bermuatan malware tersebut juga secara otomatis akan turut dijalankan pula.

Trend Micro juga menemukan adanya upaya dari para penyerang untuk menghapus jejak serangan mereka yakni dengan menghapus backdoor dan melalukan undo pada setiap perubahan yang mereka lakukan pada aplikasi, serta menghapus setiap DLL yang ditengarai berbahaya. Hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya para penyerang juga telah sadar bahwa aktivitas yang mereka lakukan telah tercium. Bisa pula diindikasikan bahwa mereka melakukan hal tersebut dalam rangka hendak menghentikan upaya pembobolan informasi lebih lanjut. Namun apapun itu, Trend Micro akan terus berupaya untuk memantau setiap gerak-gerik dan perkembangan terbaru mengenai hal ini.

Kemafhuman penyerang pada lingkungan yang menjadi target serangan mereka membuka peluang bagi para penyerang untuk menyaru dari setiap upaya pemantauan. Luasnya akses yang mereka peroleh pada kasus-kasus serangan tertentu menunjukkan betapa mereka telah berhasil mendobrak hingga jauh ke dalam jaringan dan membuat keberadaan mereka tidak mudah dideteksi.

Hal tersebut di atas menunjukkan betapa pentingnya bagi perusahaan untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap perilaku-perilaku yang tidak biasa di dalam jaringannya, terutama kewaspadaan terhadap setiap file aplikasi yang dijalankan maupun segala bentuk komunikasi yang berlangsung di dalam jaringan.

Kaspersky Lab: UKM Cenderung Abaikan Risiko Keamanan BYOD

it_risk
(ilustrasi: http://www.businesscomputingworld.co.uk)

Kaspersky Lab belum lama merilis hasil surveinya yang menyatakan bahwa bahwa banyak pemilik usaha kecil (UKM) percaya BYOD (bring-your-own-device) tidak menimbulkan ancaman  dan tidak berniat melakukan upaya pengamanan terhadap perangkat mobile. Di sisi lain, para karyawan sendiri berpikir bahwa keamanan merupakan tanggung jawab perusahaan.

Hasil survei ini menunjukkan bahwa sebanyak dua pertiga (62%) dari pemilik usaha dan karyawan banyak menggunakan perangkat mobile pribadinya untuk bekerja. Karena itu, BYOD bukan lagi merupakan sebuah tren yang berkembang, namun sudah mengarah ke pelaksanaan bisnis yang diterima secara luas. Hal ini juga memengaruhi semua jenis perusahaan, mulai dari perusahaan besar (dengan lebih dari 5 ribu karyawan) hingga ke yang kecil (kurang dari 25 karyawan).

Namun, sikap untuk melindungi keamanan informasi dalam perangkat ini sering tidak dipedulikan oleh para pemilik perangkat tersebut. Survei risiko keamanan konsumen menemukan bahwa sebanyak 92% dari responden mengatakan mereka menyimpan data korporasi yang sensitif pada smartphone dan komputer tablet yang mereka gunakan untuk bekerja dan kegiatan pribadi. Sebanyak 6 dari 10 karyawan (atau sebanyak 60%) merasa prihatin tentang ancaman pengintaian dan pencurian informasi melalui perangkat mobile, tetapi tidak secara aktif melindungi diri mereka sendiri dan mengandalkan perusahaan mereka untuk melakukannya.

Adapun sepertiga (32%) dari pengusaha dan pemilik usaha kecil melihat tidak ada bahaya yang ditimbulkan bagi bisnis mereka apabila para staf menggunakan perangkat mobile pribadi untuk bekerja. Risiko pencurian data dari perangkat mobile karyawan tidak menjadi perhatian yang sangat mendesak bagi mereka, sehingga tidak menaruh perhatian yang lebih untuk hal tersebut. Namun, perwakilan dari bisnis yang lebih besar lebih peduli tentang karyawan yang kehilangan perangkat mobile-nya: yakni sebanyak 58% merasa cemas bahwa pencurian atau kehilangan dari perangkat tersebut dapat merugikan perusahaan.

Sementara perwakilan dari usaha kecil (UKM), cenderung kurang tertarik terhadap perlindungan khusus untuk perangkat mobile, dan merasa yakni bahwa alat-alat keamanan dasar yang ditawarkan dalam bentuk solusi gratis cukup memadai. Mereka tidak melihat adanya nilai tambah ketika menghabiskan uang lebih bagi solusi yang didedikasikan untuk keamanan. Sebanyak lebih dari 80% responden tidak tertarik pada informasi tentang pengelolaan keamanan terhadap informasi di perangkat mobile.

Sikap seperti ini – baik itu pemilik perangkat dan bos mereka – membuka kerentanan serius untuk jaringan perusahaan. Kelemahan ini dapat berpotensi untuk dimanfaatkan oleh penjahat dunia maya maupun oleh pesaing yang tidak bermoral. Selalu ada kemungkinan perusahaan menderita kerugian keuangan (misalnya seperti kehilangan data klien), bahkan perasaan umum yang sering timbul adalah bahwa kehilangan perangkat mobile tidak akan menyebabkan kerusakan bagi perusahaan. Selain itu, menurut data statistik Kaspersky Lab sebanyak satu dari lima pengguna Android mengalami ancaman ponsel pada tahun 2014; dan sebanyak 53% dari serangan tersebut menyasar Bank dan SMS trojan. Perlindungan terhadap lingkungan perangkat mobile menjadi komponen penting dari keamanan.
“Sekarang ini sudah semakin langka menemukan seorang profesional bisnis yang tidak menggunakan perangkat mobile mereka sendiri untuk bekerja. Sebuah laptop atau smartphone memungkinkan Anda untuk melakukan sebagian besar tugas-tugas bisnis Anda dari jarak jauh, bahkan dari segala lokasi di manapun Anda berada. Namun, hilangnya data perusahaan yang penting di perangkat pribadi merupakan kejadian umum, dan sikap lalai terhadap keamanan perangkat mobile bisa menimbulkan risiko serius bagi bisnis perusahaan tempat Anda bekerja. Itulah sebabnya mengapa sangat penting untuk menggunakan solusi khusus yang handal dan memiliki semua persyaratan modern dan tren pasar,” kata Konstantin Voronkov (Head of Endpoint Product Management, Kaspersky Lab).

Arsada: Belum Optimal, Sistem Informasi Rumah Sakit di Indonesia

rsada
(ilustrasi: http://spectrum.ieee.org)

Pemanfaatan sistem teknologi informasi di rumah sakit untuk menunjang pelayanan medis dan teknis ternyata belum dilakukan secara optimal. Dari seluruh rumah sakit di Indonesia, baru segelintir saja yang telah memiliki sistem TI yang baik. Itu pun masih belum komprehensif sehingga sebagian proses administrasi masih harus dilakukan secara manual.

“Pembangunan sistem informasi di rumah sakit masih belum komprehensif sehingga bila dilakukan audit, hasilnya pasti bermasalah. Hal ini karena dari awal tidak dilakukan pembangunan sistem yang terintegrasi,” ujar dr. Nur Abadi, MM.Msi (Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia/Arsada) dalam siaran persnya.

Ia melanjutkan bahwa padahal, pemanfaatan sistem TI yang baik akan sangat membantu rumah sakit dalam mengelola rumah sakit, proses bisnis lebih lancar, dan yang paling utama, pelayanan kepada pasien akan bisa dilakukan secara lebih cepat, lebih baik dan lebih akurat. Dengan sistem TI yang baik, pasien yang melakukan kunjungan rutin ke poliklinik tidak perlu antri terlalu lama di bagian pendaftaran. Pasien rawat inap juga bisa mendapatkan kepastian ketersediaan kamar inap secara lebih cepat karena informasi dari bangsal rawat inap bisa dilihat langsung oleh bagian pendaftaran.

Dr. Nur Abadi lebih lanjut menjelaskan bahwa salah satu manfaat penerapan sistem TI yang baik adalah transparansi. “Dengan sistem TI yang benar, tidak akan terjadi fraud dalam hal pelayanan dan masyarakat akan diuntungkan,” ujarnya. Publik tentu masih ingat dengan kasus biaya tambal gigi bernilai fantastis yang dialami pasien di sebuah rumah sakit di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan. Padahal, jika menggunakan sistem TI yang baik, seluruh proses perawatan dan biaya akan terdata dengan baik dan slip pembayaran akan tercetak dari sistem dan bukan menggunakan tulisan tangan.

Manajemen rumah sakit juga bisa mengontrol aktivitas operasional mereka karena dokter tidak bisa seenaknya memberikan layanan atau obat yang tidak sesuai dengan formularium yang telah ditetapkan. Untuk itu, rumah sakit harus memiliki solusi yang komprehensif dan terstruktur sehingga tujuan pemanfaatan sistem TI di rumah sakit bisa tercapai.

Arsada sendiri setiap tahunnya melakukan Rapat Kerja Nasional yang bertujuan membahas berbagai isu dan masalah yang dihadapi oleh rumah sakit di bawah naungan Arsada. Salah satu hal yang menjadi pembahasan adalah penerapan TI untuk membantu kelancaran proses layanan medis dan klinis di rumah sakit.

Di tahun ini, Rakernas Arsada akan digelar pada 2 – 5 Juni 2015 di Manado dengan tema “Revolusi Mental Bidang Kesehatan … Wow Hebat”. Acara ini akan dihadiri oleh beberapa Menteri Kabinet Kerja, para direktur rumah sakit daerah, serta undangan lainnya dan Gubernur Sulawesi Utara sebagai keynote speaker.

Acara ini juga didukung oleh PT Data Global Komukatama, value-added distributor beberapa brand ternama di dunia seperti Allied Telesis, TE Connectivity, Alcatel-Lucent, CCSI, WatchGuard, Peplink, Wallix, dan penyedia solusi jaringan kelas enterprise di Indonesia dan PT Caraka Global Informasi sebagai penyedia jasa dan solusi sistem ICT.

Seagate NAS Pro 4-Bay 16 TB: Untuk Skala Menengah

seagate-1-min
Dok.Seagate

Seagate kembali menghadirkan sebuah perangkat network attached storage (NAS) untuk memenuhi kebutuhan bisnis skala kecil hingga menengah. Seagate NAS Pro hadir dalam berbagai pilihan kapasitas, mulai dari dua unit hingga enam unit hard disk. Kami berkesempatan mencoba Seagate NAS Pro dengan kapasitas empat unit hard disk.

Dari segi dimensi, daya tampung sebanyak empat hard disk membuat Seagate NAS Pro ini memiliki ukuran fisik yang cukup besar. Namun ukurannya menurut kami masih tergolong ringkas dan tidak akan memakan banyak tempat saat diletakkan di meja Anda. Desainnya tergolong elegan dengan balutan warna hitam di seluruh bagian badannya. Di bagian depan, Seagate NAS Pro ini memiliki sebuah layar kecil yang diposisikan di atas ruang hard disk.

Layar kecil sebanyak dua baris ini akan menunjukkan aktivitas NAS ini saat beroperasi, atau Anda juga bisa mengakses beberapa informasi lain dengan menggunakan dua tombol menu yang ada di sebelahnya. Anda bisa menekan tombol ini untuk berpindah-pindah menu, serta menekannya lebih lama untuk memilih atau keluar dari menu. Selain layar, terdapat pula beberapa lampu indikator hard disk yang akan berkedip-kedip saat sedang beroperasi. Lalu tersedia juga sebuah port USB 3.0. Di bagian belakangnya juga masih tersedia dua buah port USB, satu USB 2.0 dan satu lagi USB 3.0. Untuk koneksi ke jaringan, Seagate NAS Pro memiliki dua buah port LAN yang seluruhnya telah mendukung gigabit.

Untuk mengakses ruang hard disk, Anda bisa membuka laci hard disk yang ada di bagian depan. Anda tidak membutuhkan alat tambahan lagi untuk memasang hard disk. Tak ada mekanisme pengunci pada tiap ruang hard disk untuk melindungi hard disk dari akses pihak-pihak yang tak berkepentingan. Unit yang kami terima memiliki kapasitas total sebesar 16 TB, terdiri dari empat unit hard disk berkapasitas masing-masing 4 TB.

Seagate NAS Pro ini menggunakan prosesor dual core Intel Atom dengan kecepatan 1,7 GHz. Memori RAM yang dimiliki berkapasitas 2 GB DDR3 yang sudah cukup memadai untuk menangani lalu lintas data di lingkungan bisnis skala kecil hingga menengah.

Seagate NAS Pro ini mendukung banyak konfigurasi RAID. Seagate pun menawarkan konfigurasi RAID SimplyRAID dan SimplyRAID Dual. Kedua konfigurasi RAID ini memiliki konfigurasi yang mirip dengan RAID 5 dan RAID 6, namun dengan pengaturan yang sedikit berbeda. Jika Anda lebih suka konfigurasi RAID konvensional, Anda bisa memilih mulai dari JBOD, RAID0, RAID1, RAID5, RAID6, hingga RAID10 tergantung jumlah hard disk yang digunakan.

Proses konfigurasi RAID pada Seagate NAS Pro ini tergolong cepat. Setelah konfigurasi RAID, Anda bisa langsung mengatur folder sharing atau menggunakan iSCSI dengan kapasitas maksimal 8 TB per LUN. Untuk melihat kinerja baca tulis Seagate NAS Pro ini dengan hard disk yang disertakan dalam paket, Anda bisa melihatnya pada tabel.

Sebagai feature tambahan, Seagate NAS Pro ini juga memiliki App Manager. Melalui App Manager ini, Anda bisa menambahkan sejumlah aplikasi pihak ketiga untuk memberikan perlindungan atau fungsi tambahan seperti antivirus dan surveillance manager, apabila Anda ingin menggunakan NAS ini sebagai network video recorder (NVR).

Empat Buah: Seagate NAS Pro 4-bay memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung empat unit hard disk.
Empat Buah: Seagate NAS Pro 4-bay memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung empat unit hard disk.
Bagian Belakang: Terdapat dua buah port LAN gigabit serta dua buah port USB, satu USB 2.0 dan satu lagi USB 3.0.
Bagian Belakang: Terdapat dua buah port LAN gigabit serta dua buah port USB, satu USB 2.0 dan satu lagi USB 3.0.
Sederhana: Tampilan halaman utama panel kontrolnya terbilang sederhana, namun menampilkan informasi yang tergolong lengkap.
Sederhana: Tampilan halaman utama panel kontrolnya terbilang sederhana, namun menampilkan informasi yang tergolong lengkap.
Leluasa: Seagate NAS Pro memberikan keleluasaan dalam konfigurasi RAID, mulai dari SimplyRAID dari Seagate hingga konfigurasi RAID konvensional.
Leluasa: Seagate NAS Pro memberikan keleluasaan dalam konfigurasi RAID, mulai dari SimplyRAID dari Seagate hingga konfigurasi RAID konvensional.

Hasil Uji

Intel NASPTRAID 0RAID 1RAID 5
HD Video Playback91,333 MB/s84,467 MB/s93,300 MB/s
2 x HD Video Playback109,900 MB/s101,633 MB/s112,400 MB/s
4 x HD Video Playback114,133 MB/s111,500 MB/s116,400 MB/s
HD Video Record131,733 MB/s114,533 MB/s128,100 MB/s
HD Playback & Record146,033 MB/s136,700 MB/s146,700 MB/s
Content Creation2,500 MB/s3,233 MB/s2,400 MB/s
Office Productivity51,500 MB/s54,167 MB/s63,300 MB/s
File Copy to NAS153,833 MB/s121,833 MB/s114,500 MB/s
File Copy from NAS86,300 MB/s75,400 MB/s85,900 MB/s
Directory Copy to NAS32,967 MB/s114,033 MB/s98,200 MB/s
Directory Copy from NAS49,900 MB/s48,300 MB/s95,100 MB/s
Photo Album19,933 MB/s18,967 MB/s20,700 MB/s
RobocopyRAID 0RAID 1RAID 5
Copy to Disk84,955 MB/s65,075 MB/s75,722 MB/s
Copy from Disk85,759 MB/s74,727 MB/s86,486 MB/s
Crystal DiskMarkRAID 0RAID 1RAID 5
Read
Sequential93,497 MB/s96,170 MB/s97,325 MB/s
512 K85,010 MB/s95,323 MB/s92,855 MB/s
4 K15,670 MB/s16,207 MB/s15,380 MB/s
Write
Sequential95,927 MB/s85,897 MB/s81,820 MB/s
512 K68,617 MB/s58,423 MB/s44,080 MB/s
4 K3,816 MB/s2,327 MB/s2,567 MB/s
4 K QD327,262 MB/s4,683 MB/s5,749 MB/s
HDTune ProRAID 0RAID 1RAID 5
Read
Minimum65,700 MB/s60,800 MB/s46,800 MB/s
Maximum74,900 MB/s73,500 MB/s73,550 MB/s
Average72,333 MB/s72,000 MB/s69,450 MB/s
Write
Minimum2,767 MB/s3,267 MB/s46,800 MB/s
Maximum51,000 MB/s50,567 MB/s51,267 MB/s
Average41,167 MB/s37,400 MB/s39,900 MB/s

Plus: SATA 6 Gbps, kinerja cepat, USB 3.0, antarmuka menarik, ada feature cloud, tersedia berbagai aplikasi tambahan

Minus: Ukuran cukup besar

SpesifikasiSeagate NAS Pro 4-Bay 16 TB
Antarmuka hard diskSATA 6 Gb/s
Jumlah hard disk4
Ukuran hard disk3,5 inci
Port3 x USB 2.0 2 x USB 3.0 2 x LAN 1 Gbps
Mode StorageJBOD, RAID 0, RAID 1, RAID 5, RAID 6, RAID 10
Bobot5,6 kg
Garansi2 Tahun
Situs webwww.seagate.com

Setelah Aceh dan Jakarta, T-Blitz Juga Hadir di Sumatera Barat

Bukit Tinggi TBlitz-min

Setelah sukses meluncurkan Mobil Broadband T-Blitz di kota Banda Aceh dan Jakarta, PT Selular Media Infotama (SMI) selaku mitra Authorized Dealer Telkomsel kembali memperluas jaringan Mobil Broadbandnya dengan meluncurkan T-Blitz di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kehadiran T-Blitz di Kota Bukittinggi ini (Telkomsel Broadband Lifestyle Zone) bertujuan untuk memberikan pelayanan serta penjualan produk–produk Telkomsel, terutama pelayanan broadband Telkomsel secara mobile.

“Pengoperasian mobil broadband ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan untuk seluruh pengguna Telkomsel khususnya di Kota Bukittinggi. Pada wilayah Bukittinggi ini, mobil T-Blitz akan siap untuk meng-explore hingga ke 8 Kota dan Kabupaten di cluster Bukittinggi (Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, dan Kabupaten Pasaman Barat). Dengan pemilihan mobil Van, maka pelayanan Telkomsel di Bukittinggi akan semakin mudah mendekati pelanggan,”ujar GM PT SMI area Sumatera, Surya Lesmana.

“Melalui T-Blitz ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berinternet cepat dan berkualitas, dengan didukung oleh live unit terbaru yang di support oleh Selular Shop, selaku retail PT SMI. Sehingga mobil broadband T-Blitz dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat mengenai produk device dan produk Telkomsel serta informasi terkini mengenai paket-paket broadband Telkomsel,” tambahnya.

Total saat ini sudah ada 3 daerah yang telah diresmikan oleh PT SMI sebagai mitra Authorized Dealer Telkomsel untuk disambangi oleh Mobil Broadband T-Blitz. Pada awal Mei lalu, Mobil Broadband T-Blitz pertama kali sudah resmi beroperasi di Kota Banda Aceh, lalu kemudian di Jakarta dan Bukittinggi. Selanjutnya T-Blitz akan segera menyusul  hadir di Kota Pangkal Pinang serta Wonogiri.

Kehadiran Mobil Broadband T-blitz ini adalah juga menyesuaikan dengan jangkauan Telkomsel hingga ke pelosok. Kelima Kota tersebut menjadi pintu pertama untuk terbukanya pelayanan Mobil Broadband T-Blitz yang diharapkan akan hadir di kota-kota lainnya di seluruh nusantara dikemudian hari. Tentunya dengan adanya T-blitz ini semakin memudahkan pelanggan yang berada di pelosok untuk mendapatkan produk Telkomsel. Telkomsel begitu dekat begitu nyata.

T-Blitz dilengkapi dengan fasilitas penjualan produk simPATI, Karta As, Kartu Loop, Top Up hingga penjualan Device Bundling Telkomsel. Adanya smart TV dan sound system unit terbaru juga menambah kemewahan yang dihadirkan dalam layanan mobil broadband ini. Dan untuk memudahkan proses pembayaran di T-Blitz juga menyediakan mesin EDC untuk memudahkan transaksi.

Acara peluncuran T-Blitz ketiga di Bukittinggi ini diresmikan oleh Bapak Ericson Sibagariang selaku VP Telkomsel Area Sumatera di Jam Gadang, Bukittinggi. Rencananya Mobil T-Blitz ini akan beroperasi keliling Kota Bukittinggi dan tentunya akan disertai dengan program dan promo menarik yang tidak akan masyarakat dapatkan di tempat yang lain.

Waspada, Pengguna Xbox LIVE Menjadi Target Penipuan Terbaru

Scammer
(ilustrasi: http://careerminer.infomine.com)

Para ahli Kaspersky Lab memperingatkan tentang tindak penipuan baru yang menggunakan Windows Live ID sebagai umpan untuk mendapatkan informasi pribadi. Informasi ini disimpan dalam profil pengguna pada layanan seperti Xbox LIVE, Zune, Hotmail, Outlook, MSN, Messenger dan OneDrive.

Pengguna akan menerima peringatan melalui e-mail yang mengungkapkan bahwa akun Windows Live ID mereka sedang digunakan untuk mendistribusikan e-mail yang tidak diinginkan, sehingga akun mereka akan diblokir. Untuk menghentikan pemblokiran akunnya, pengguna diminta untuk mengikuti link dan memperbarui rincian mereka untuk memenuhi persyaratan keamanan baru dari layanan ini. Namun, hal ini terlihat sangat mirip dengan email phishing umumnya. Korban juga diminta untuk mengeklik link yang akan membawa mereka ke situs palsu yang meniru halaman Windows Live resmi. Namun, data yang mereka masukkan ternyata akan dikirim ke para penjahat. Yang mengherankan adalah link dari e-mail penipuan ini menuju ke situs Windows Live meskipun tidak ada upaya untuk mendapatkan login dan password korban.

Dengan mengikuti link dalam e-mail dan berhasil memverifikasi akun di situs resmi live.com, pengguna akan menerima notifikasi mencurigakan dari layanan: berupa aplikasi yang meminta izin untuk secara otomatis login ke akunnya, melihat informasi profil, daftar kontak dan mengakses daftar alamat e-mail pribadi dan pekerjaan pengguna. Para penjahat cyber ini akan mendapatkan akses untuk teknik ini melalui kelemahan keamanan dari protokol terbuka untuk otorisasi, OAuth.

Pengguna yang mengeklik “Ya” tidak memberikan identitas login dan password-nya, tetapi mereka akan memberi informasi pribadinya, alamat e-mail kontaknya serta nama panggilan dan nama asli teman-temannya. Selain itu, dengan cara ini para penjahat juga mungkin akan mendapatkan izin untuk mengakses parameter lain, seperti daftar janji dan event. Informasi penting ini paling mungkin untuk digunakan untuk tujuan penipuan, seperti mengirim spam ke kontak dalam buku alamat korban atau meluncurkan serangan spear phishing.

“Kami mengetahui tentang kelemahan keamanan dalam protokol OAuth sudah cukup lama: pada awal 2014, seorang mahasiswa dari Singapura menjelaskan cara yang memungkinkan untuk mencuri data pengguna setelah otentikasi. Namun, ini adalah pertama kalinya kami menemukan penipu yang menggunakan e-mail phishing untuk melaksanakan teknik ini dalam praktek. Seorang scammer dapat menggunakan informasi yang dicegat untuk membuat gambar rinci pengguna, termasuk informasi tentang apa yang mereka lakukan, siapa yang mereka temui dan siapa teman-teman mereka. Profil ini kemudian dapat digunakan untuk tujuan kriminal,” kata Andrey Kostin (Senior Web Content Analyst Kaspersky Lab).

Sebagai antisipasi masalah ini, Kaspersky Lab menyarankan pengembang aplikasi web jaringan sosial yang menggunakan protokol OAuth untuk menghindari penggunaan pengalihan terbuka (redirect) dari situs Anda dan membuat daftar aman dari alamat yang dapat dipercaya untuk pengalihan yang dilakukan dengan menggunakan OAuth. Pasalnya, penipu bisa saja melakukan redirect tersembunyi ke situs berbahaya dengan menemukan sebuah aplikasi yang bisa berhasil menyerang dan mengubah parameter “redirect_uri”.

Sementara rekomendasi Kaspersky Lab untuk pengguna adalah tidak mengeklik link yang diterima melalui e-mail atau pesan pribadi di situs jejaring sosial, tidak memberi hak untuk mengakses data pribadi Anda kepada aplikasi yang tidak diketahui, memastikan Anda memahami hak akses akun dari setiap aplikasi yang diterima, dan jika menemukan bahwa aplikasi sudah mendistribusikan spam atau link berbahaya atas nama Anda, Anda dapat mengirim keluhan ke pengelola situs jejaring sosial atau layanan web (nantinya aplikasi tersebut akan diblokir). Selain itu, Kaspersky Lab juga menyarankan Anda untuk selalu memperbarui database dari software antivirus dan perlindungan terpadu anti-phishing.

Karir.com: Kenyamanan Bekerja Menjadi Fokus Para Profesional di Indonesia

karir

Karir.com via siaran persnya merilis hasil surveinya yang dilakukan selama lima bulan terakhir. “[Sebanyak] 61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino Martin (CEO Karir.com).

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karier.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, di mana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karier dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisis berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karier. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karier pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern, dan dinamis, dengan aneka feature yang memudahkan para pencari karier dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi (Chief Marketing Officer Karir.com). “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya. Sementara Ratih Pulkeria (Product Manager Karir.com), mengatakan, “Karir.com yang baru, akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.” ujar Ratih.

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume. Sebanyak 33 ribu perusahaan baik lokal maupun multinasional pun telah ada dalam database-nya.

Karir.com sendiri merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,“ tutup Dino Martin.

 

SanDisk Extreme Pro 240 GB: Kinerja Gesit

Dok.Sandisk

Dok.Sandisk

SanDisk Extreme Pro merupakan SSD varian tertinggi dari SanDisk. Ya, SanDisk Extreme Pro ini merupakan SSD yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan kinerja transfer data yang cepat, serta rasa aman dengan daya tahan yang tinggi.

SSD SanDisk Extreme Pro yang kami terima memiliki kapasitas sebesar 240 GB. Ini merupakan varian berkapasitas terkecil yang tersedia untuk lini Extreme Pro. Apabila Anda membutuhkan kapasitas yang lebih besar, SanDisk Extreme Pro juga tersedia dalam pilihan kapasitas 480 GB dan 960 GB. SSD berukuran 2,5 inci ini memiliki ketebalan 9,5 mm sehingga bisa digunakan pada hampir seluruh notebook atau ultrabook yang saat ini tersedia di pasaran. Untuk penggunaan pada komputer desktop, Anda mungkin akan memerlukan bracket adaptor yang sayangnya tidak disertakan pada paketnya.

SanDisk Extreme Pro menggunakan chip buatan SanDisk sendiri dengan proses produksi sembilan belas nanometer. SSD ini menggunakan chip pengontrol Marvell 88SS9187. SSD ini menggunakan teknologi nCache Pro yang akan mengatur manajemen cache agar SanDisk Extreme Pro ini dapat menghasilkan kecepatan transfer data yang tinggi sekaligus meningkatkan daya tahannya.

SanDisk juga menghadirkan aplikasi SanDisk SSD Dashboard untuk manajemen dan perawatan SSD. Melalui aplikasi SanDisk SSD Dashboard ini, Anda bisa melakukan pembaruan (update) firmware, melihat status SSD seperti sisa kapasitas, prediksi sisa umur pakai SSD, temperatur, dan beberapa parameter lainnya.

Selain menawarkan kinerja yang tinggi dengan klaim kecepatan baca mencapai 550 MB per detik dan kecepatan tulis hingga 520 MB per detik, SanDisk Extreme Pro ini juga memiliki masa garansi yang panjang, yakni sepuluh tahun. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan jaminan rasa aman apabila sewaktu-waktu SSD ini mengalami masalah dan Anda membutuhkan klaim garansi.

Tiga Pilihan: Selain kapasitas 240 GB, SanDisk Extreme Pro juga masih tersedia dalam dua pilihan kapasitas lain.
Tiga Pilihan: Selain kapasitas 240 GB, SanDisk Extreme Pro juga masih tersedia dalam dua pilihan kapasitas lain.
Dashboard: SanDisk SSD Dashboard menampilkan beragam informasi yang terkait dengan SSD.
Dashboard: SanDisk SSD Dashboard menampilkan beragam informasi yang terkait dengan SSD.

Hasil Uji

Robocopy
Read (MB/s)346,89
Write (MB/s)563,06
CrystalDiskMarkReadWrite
Sequential (MB/s)385,83373,87
512K (MB/s)288,13364,67
4K (MB/s)30,3462,17
4K QD32 (MB/s)262,37220,37
ATTO Disk BenchmarkReadWrite
4K (MB/s)203,11179,15
512K (MB/s)393,36381,77
HDTune ProReadWrite
Minimum (MB/s)292,43280,30
Maximum (MB/s)314,57306,60
Average (MB/s)304,53289,87

Plus: Kinerja cepat, garansi panjang

Minus: Harga tinggi

SpesifikasiSanDisk Extreme Pro 240 GB
AntarmukaSATA 6 Gbps
Kapasitas240 GB
Garansi10 tahun
Situs webwww.sandisk.com
Harga (kisaran)*Rp2.833.000
KontakAstrindo Senayasa, (021) 2938-2288

Emerson Network Power Luncurkan Pendingin Hemat Energi Berkapasitas Besar

emerson

Emerson Network Power, salah satu bisnis Emerson, belum lama ini memperkenalkan Liebert CRV 300mm, sebuah solusi pendingin data center berbasis baris generasi terbaru. Perangkat ini didesain untuk data center berukuran kecil dan medium serta aplikasi jaringan tertutup. Solusi inovatif yang kini hadir di Asia ini memberikan kapasitas pendinginan maksimal namun dengan ukuran minimal.

“Pertumbuhan usaha kecil dan menengah terus meningkat dan menunjukkan peluang besar bagi industri TI. Perusahaan yang ingin menyeimbangkan pertumbuhan positif ini perlu menyediakan solusi TI inovatif yang hemat namun tetap bisa memaksimalkan produktivitas. Hal ini telah lama menjadi pertimbangan penting kami saat menawarkan produk baru kami,” jelas Chee Hoe Ling (Vice President, Products and Solutions, Emerson Network Power, Asia).

Liebert CRV hadir dengan lebar 300 mm sehingga bisa masuk dengan pas ke dalam baris rak dan memberikan pendinginan kapasitas tinggi hemat energi di dekat sumber panas server. Bentuk Liebert CRV 300mm yang kecil juga sesuai untuk penggunaan modular dan kapasitas footprint-nya dua kali lebih baik dibanding sistem pendingin udara berbasis baris standar.

Liebert CRV 300mm bisa bekerja di atas 3,3 EER dan memiliki built-in DC inverter scroll compressor yang bekerja dengan cairan pendingin (coolant) ramah lingkungan R410A dan kapasitas pendinginan bisa disesuaikan mulai dari 30 – 100 persen bergantung dari kebutuhan. Fleksibilitasnya secara signifikan mengurangi terjadinya start-stop kerja kompresor dan menjadikannya lebih stabil dan lebih andal. Modularitas juga membuat Liebert CRV 300mm mampu beradaptasi dengan beban panas yang dinamis di data center ukuran kecil dan medium.

Liebert CRV 300mm juga dilengkapi dengan pengontrol yang memudahkan akses terhadap status operasi perangkat tersebut dan ini memberikan keandalan sistem secara lebih baik melalui analisis prediktif atas komponen dan kinerja. Pengontrol ini dilindungi dengan password multilevel dan data auto-recovery ketika terjadi pemadaman listrik.

“Usaha kecil dan menengah di Indonesia harus tetap kompetitif menghadapi perubahan teknologi digital dan tantangan bisnis. Meningkatkan pendingin di dalam data center memberikan UKM peluang besar untuk memaksimalkan kinerja IT sekaligus meminimalkan konsumsi sumber daya mereka. Liebert CRV kami yang baru memberikan pendingin kelas enterprise dengan cara menggabungkan feature efisiensi tinggi, reliabilitas dan skalabilitas ke dalam sebuah solusi berukuran kompak yang sangat cocok untuk data center UKM yang ingin mengejar pertumbuhan bisnis”, ujar Susilo Hadi Sumarsono (Country Manager, Emerson Network Power, Indonesia).

Liebert CRV 300mm dibuat untuk konfigurasi lorong panas (hot-aisle) dan lorong dingin (cold-aisle) dan bisa digunakan di data center dengan lantai terungkit atau tak terungkit. Liebert CRV 300mm terintegrasi dengan teknologi Knurr CoolFlex milik Emerson sehingga bisa secara efektif menghadapi masalah local hot spot dan panas tinggi karena kepadatan pada rak.

Seagate Rilis Perangkat Personal Cloud

Seagate_Personal Cloud_2

Seagate Technology plc, salah satu penyedia solusi storage, belum lama ini memperkenalkan dua produk storage terbarunya untuk penggunaan di rumah yaitu Seagate Personal Cloud dan Seagate Personal Cloud 2-Bay.

Menurut siaran pers Seagate, Seagate Personal Cloud memberikan aksesibilitas cloud storage dengan tingkat keamanan lebih baik. Ini karena content yang mereka miliki tersimpan dengan baik di rumah. Ketika menggunakan Seagate Personal Cloud dengan aplikasi Seagate Mobile Backup dan Dashboard, Seagate Personal Cloud juga dapat berperan sebagai perangkat backup terpusat untuk PC, komputer Mac, flash disk USB, perangkat iOS, dan Android.

Seagate Personal Cloud diklaim akan menyederhanakan proses pencarian yang seringkali menyusahkan pengguna, termasuk dalam mengakses dan menikmati foto-foto, video, dan musik pada perangkat. Pengguna hanya perlu terhubung dengan wireless router dan mengunduh aplikasi gratis Seagate Media untuk bisa memanfaatkan penjelajahan file secara intuitif. Ini karena proses pencarian disertai dengan content playback secara mudah serta menyenangkan. Dengan pilihan platform kompatibel serta kemudahan dalam menggunakannya, aplikasi Seagate Media juga diklaim mendukung aplikasi-aplikasi pada perangkat media seperti TV dan perangkat Blu-ray (misalnya smart TV LG produksi tahun 2012 dan setelahnya, serta smart TV dan perangkat Blu-Ray Samsung model 2012 atau yang memiliki SmartHub),  streaming media player (antara lain Roku, Google Chromecast, dan Apple TV via Apple AirPlay), smartphone (: iPhone dan Android), serta komputer tablet (antara lain iPad, Android, Kindle, dan Windows 8/RT).

Seagate Personal Cloud juga dapat melakukan streaming langsung pada perangkat berbasis DLNA, termasuk Sony PlayStation 3 atau versi yang lebih tinggi, dan Microsoft Xbox 360 atau versi yang lebih tinggi.

Seagate menyatakan bahwa ketika berada jauh dari rumah, pengguna akan memiliki kemampuan untuk secara aman menggunakan dan berbagi content yang disimpan dalam Seagate Personal Cloud. Melalui aplikasi Seagate Media, pengguna dapat mencari dan menikmati content secara langsung dari Personal Cloud-nya sama seperti di rumah.

Bagi yang merasa nyaman menyimpan data di layanan public cloud, Seagate Personal Cloud juga dapat dikonfigurasi untuk melengkapi layanan public cloud dengan dua jenis aplikasi, backup dan sinkronisasi. Personal Cloud dapat diatur sehingga dapat secara otomatis melakukan backup terhadap provider populer termasuk: Amazon S3, Box, Baidu, DropBox, Google Drive, HiDrive dan Yandex.Disk, dengan tetap memberikan perlindungan tambahan secara offsite. Sebagai alternatif, ada juga pilihan sinkronisasi di Baidu, DropBox dan Google Drive bagi yang hanya membutuhkan salinan cadangan dari data-data terkini dalam layanan-layanan tersebut.

“Dengan banyaknya perangkat komputasi genggam yang ada, muncul kecenderungan dalam mengakses dan menggunakan content via layanan cloud,” ujar Stephen Baker (Vice President Industry Analysis The NPD Group). “Produk seperti Seagate Personal Cloud menawarkan sebuah pendekatan baru untuk cloud storage yang memungkinkan pengguna memanfaatkan kesempatan akses cloud berbiaya rendah dengan tetap mempertahankan kendali atas content termasuk kemampuan mengaksesnya di mana saja, ” ujarnya lagi.

Seagate sendiri merancang Personal Cloud dengan pengaturan aplikasi built-in yang memungkinkan pengguna melakukan instalasi aneka feature pasca-bayar. Toko app-store menyediakan banyak kesediaan aplikasi seperti WordPress, BitTorrent Sync, dan ElephantDrive. Seagate juga telah menciptakan software development kit (SDK) untuk pengaturan aplikasi yang memungkinkan developer pihak ketiga menciptakan cara baru menggunakan Personal Cloud drive.

Perangkat Personal Cloud 2-bay diperuntukkan bagi pengguna yang menginginkan lebih dari satu cadangan untuk aneka content miliknya yang paling penting guna mengantisipasi kejadian tak terduga seperti kegagalan drive. Personal Cloud 2-bay dirancang dengan dua internal drive dan dikonfigurasi untuk dapat menduplikasi secara otomatis semua content yang disimpan pada satu drive. Tujuannya agar dapat dipindahkan ke drive cadangan sebagai bagian dari proteksi ganda dan keamanan pengguna. Bagi pengguna yang tengah mencari kapasitas maksimal, produk Personal Cloud 2-bay bisa dikonfigurasi ulang menjadi sebuah storage bervolume tunggal.

Seagate Personal Cloud saat ini tersedia di Indonesia dalam kapasitas 3 TB, 4 TB, dan 5 TB dengan harga US$225, US$285, dan US$339. Sementara Seagate Personal Cloud 2-Bay akan tersedia dalam kapasitas 4 TB, 6 TB dan 8 TB seharga masing-masing US$379, US$475, dan US$589. Seagate Personal Cloud dapat diperoleh di reseller resmi Seagate dan Seagate Concept Store yang berlokasi di Mangga Dua Mall, Lantai 1 nomor 45.

Review Smartphone