Arsip Harian: Oct 14, 2015

F5 Networks dan FireEye Gabungkan Kekuatan Security di Data Center dan Aplikasi

Collaborative-Security

F5 Networks dan FireEye, Inc. mengumumkan kemitraan global untuk menghadirkan solusi keamanan lengkap yang dapat melindungi enterprise dari ancaman cyber yang semakin berkembang dalam hal jumlah maupun tingkat kecanggihan.

“Kemitraan kami dengan F5 ini bertujuan untuk memberikan jawaban atas salah satu masalah utama yang sering dihadapi enterprise di wilayah Asia Pasifik, yaitu menyelaraskan pertumbuhan TI dan sistem keamanannya untuk mampu mendukung laju bisnis,” kata Bryce Boland (Chief Technology Officer for Asia Pacific, FireEye).

Kedua perusahaan akan mengombinasikan infrastruktur pengiriman aplikasi (application delivery) dari F5 dan solusi advanced threat protection dari FireEye Network Security. Selain itu, mereka juga akan menyatukan sistem penjualan, implementasi, serta dukungan di seluruh dunia agar kemitraan ini dapat memberikan pengalaman end-to-end terbaik kepada pelanggan.

Kemitraan F5 dengan FireEye akan menawarkan:

  • Solusi keamanan komprehensif yang mengombinasikan infrastruktur pengiriman aplikasi dengan advanced content security, yang mencakup: network segmentation dan policy management, protocol conformance, DDoS mitigation, SSL inspection, advanced threat protection, intrusion prevention, threat intelligence, forensics, serta analytics.
  • Kemampuan untuk memastikan kinerja, skalabilitas, dan tingginya tingkat ketersediaan akses di ekosistem jaringan yang memiliki trafik padat, dengan menyediakan health monitoring dan kemampuan load-balancing dari platform BIG-IP. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk dapat menyesuaikan kemampuan jaringan dan memberikan perlindungan terhadap ancaman canggih yang menargetkan ekosistem aplikasi perusahaan.
  • Arsitektur keamanan terpadu yang dilengkapi advanced content security untuk meningkatkan visibilitas ke dalam aliran trafik data yang terenkripsi. Solusi lainnya adalah intelegensi keamanan yang mampu menganalisis dan mengenali pola serangan/ancaman di banyak kejadian serta peringatan.

“Tren Internet of Things, cloud, dan mobilitas menjadi salah satu mesin pendorong meningkatnya kompleksitas dan kecanggihan serangan cyber modern. Karena itu, perubahan terhadap pendekatan keamanan TI sangatlah diperlukan,” ujar Manu Bonnassie (Senior Vice President, F5 Networks).

“Bersama FireEye, kami mengombinasikan dukungan dan penyediaan solusi kepada pelanggan di seluruh dunia untuk membantu mereka menghadapi tantangan keamanan yang semakin berat di wilayah Asia Pasifik,” lanjut Bonnassie.

“Kemitraan F5 dan FireEye menghadirkan kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh tim keamanan TI perusahaan, yaitu kombinasi antara kemampuan deteksi dan penanggulangan ancaman di data center dan aplikasi. Selain itu, kemitraan ini juga membantu Chief Information Security Officer (CISO) untuk melindungi sistem perusahaan dan informasi di dalamnya dengan lebih sederhana dan teratur,” pungkas Jon Oltsik (Senior Principal Analyst, Enterprise Strategy Group).

Tokopedia Gelar Roadshow ‘Ciptakan Peluangmu’ ke 10 Kota di Indonesia

tokopedia roadshow

Masih dalam rangka kampanye “Ciptakan Peluangmu”, Tokopedia memulai rangkaian roadshow ke 10 kota besar di Indonesia pada hari Sabtu (10/10) di Plaza Bapindo, Jakarta.

Setelah Jakarta, roadshow ini bakal menyambangi kota-kota lainnya, yaitu Bandung, Surabaya, Semarang, Makassar, Medan, Malang, Solo, Yogyakarta, dan Banjarmasin.

Roadshow Tokopedia kali ini hadir dengan konsep lebih segar dan terbuka tidak hanya bagi pengguna Tokopedia, tetapi juga masyarakat umum.

“Kali ini kami membuka kesempatan bagi para mahasiswa, penjual offline, dan siapa saja yang ingin menciptakan peluang melalui bisnis online, untuk bergabung dalam acara,” jelas Siti “Puji” Fauziah (Public Relations Executive, Tokopedia).

Di dalam roadshow ini, digelar talkshow interaktif yang mengundang pembicara dari berbagai latar belakang profesi, seperti blogger, komedian, aktivis dan lain-lain. “Kami juga menghadirkan penjual-penjual sukses Tokopedia. Mereka akan berbagi ilmu, serta memotivasi peserta melalui pengalaman mereka menciptakan peluang bersama Tokopedia,” tambah Puji.

Sabtu lalu di Jakarta, talkshow Tokopedia menghadirkan William Tanuwijaya (CEO, Tokopedia), Arie Kriting (stand-up comedian), Alitt Susanto (penulis buku Shitlicious), dan Rizki Auliadi (pemilik www.tokopedia.com/evrizsouvenir).

Selain menyelenggarakan talkshow, Tokopedia juga akan bekerjasama dengan beberapa seller untuk mengadakan aksi sosial bertajuk Tokopedia BerAksi. “Kami menggandeng beberapa seller untuk berkunjung ke panti asuhan, yayasan, dan sekolah kejuruan, lalu memberikan pelatihan keterampilan,” kata Puji.

Tidak hanya memberikan pelatihan, Tokopedia juga akan menyediakan seluruh bahan dan alat produksi yang dibutuhkan.

Tokopedia Luncurkan Feature Lucky Deal bagi Pembeli dan Penjual

tokopedia lucky deal

Setelah resmi memperkenalkan kampanye bertema “Ciptakan Peluangmu” pada Agustus lalu, Tokopedia terlihat agresif dalam melakukan aktivitas promosi maupun merilis feature baru. Salah satunya adalah Lucky Deal, feature yang memberi manfaat bagi pembeli dan penjual yang beruntung.

Dirilis mulai 7 Oktober lalu, feature Lucky Deal akan memberikan keuntungan tersendiri bagi para penjual dan pembeli yang terpilih. Pembeli yang beruntung (Lucky Buyer) akan ditandai oleh Tokopedia dengan clover biru, sedangkan penjual yang beruntung (Lucky Merchant) ditandai dengan clover hijau.

“Lucky Buyer bisa mendapatkan cashback hingga 5% ditambah diskon hingga 20% setiap berbelanja dari Lucky Merchant. Bukan hanya pembeli yang diuntungkan, melainkan penjual yang terpilih menjadi Lucky Merchant pun akan lebih untung karena menjadi incaran para Lucky Buyer,” terang Melissa Siska Juminto (Vice President, Tokopedia).

Melissa kemudian menjelaskan kriteria penentuan pembeli dan penjual yang dipilih Tokopedia sebagai Lucky Buyer dan Lucky Merchant.

“Perihal Lucky Buyer, kami menilai dari seberapa aktif pembeli yang bersangkutan di Tokopedia, antara lain dari seberapa sering berbelanja, mendapat review positif dari penjual, menggunakan feature yang tersedia, dan sebagainya. Sementara itu, Lucky Merchant dilihat dari seberapa sering ia memantau tokonya, mendapat review positif dari pembeli, dan intensitas menggunakan feature yang ada di platform kami,” jelasnya.

Kesimpulannya, baik pembeli maupun penjual bisa menciptakan peluang mereka sendiri untuk memperoleh Lucky Deal dengan cara semakin aktif bertransaksi di Tokopedia.

MasterCard Tawarkan Diskon 30 Persen di Pesta Belanja Online

mastercard idea pesta belanja online

Pengguna kartu kredit MasterCard bisa bergembira sepanjang bulan Oktober ini karena mereka dapat menikmati diskon sebesar 30% untuk berbelanja online di 15 merchant pilihan.

Bekerjasama dengan Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA), untuk kedua kalinya MasterCard meluncurkan program Pesta Belanja Online selama satu bulan penuh, mulai dari tanggal 1 hingga 31 Oktober 2015.

Bertemakan Safe, Simple, dan Smart, para pengguna kartu MasterCard dapat berbelanja di 15 situs belanja online yang berpartisipasi dalam Pesta Belanja Online tahun ini, yaitu: Airpaz.com, Bobobobo.com, Bimbi.com, Bro.do, Cantik.com, ChocochipsBoutique.com, Fabelio.com, Maskool.in, HeyMonstore.com, Odioli.com, Orori.com, Paraplou.com, Pegipegi.com, PinkEmma.com, dan Tororo.com.

Para pengguna kartu kredit dari MasterCard yang berbelanja di merchant tersebut selama periode program berlangsung akan mendapat potongan harga langsung sebesar 30% dan berlaku untuk semua harga. Syarat dan ketentuan bisa berbeda untuk setiap merchant.

“Sebagai wujud nyata komitmen MasterCard untuk terus mendukung perkembangan industri e-commerce di Indonesia, untuk kedua kalinya kami dan idEA bekerja sama mengadakan program Pesta Belanja Online,” ujar Irni Palar (Country Manager, MasterCard Indonesia).

“Program ini diharapkan tidak hanya memberikan keuntungan bertransaksi online secara mudah, nyaman, dan aman, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat pembayaran online, karena saat ini masyarakat masih menyukai dan lebih memilih Cash on Delivery (COD) ketika melakukan transaksi belanja online,” tambah Irni.

Daniel Tumiwa (Ketua Umum, idEA) turut mengatakan, “Kami yakin bahwa program ini akan menuai kesuksesan seperti tahun sebelumnya. Kegiatan promosi seperti ini tentunya berdampak positif, khususnya bagi industri e-commerce, karena berpotensi meningkatkan volume transaksi dari existing customer maupun menjangkau pembeli baru lainnya.”

Berdasarkan penelitian yang dirilis awal tahun dengan judul MasterCard Online Shopping Behaviour Study, terungkap bahwa penetrasi belanja online di Indonesia sepanjang tahun 2014 meningkat secara tajam yakni sebesar 70,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 55,8%, atau dapat dikatakan meningkat hingga 20%.

Melihat perkembangan yang signifikan tersebut, MasterCard terus berinovasi dalam pengembangan teknologi keamanan pembayaran. Salah satunya ialah dengan biometrics yakni pengembangan software pengenal wajah sebagai media alternatif untuk melakukan transaksi.

Oomph dan KapanLagi Sajikan Pengalaman Baca Berita Sambil Unduh Game dan Aplikasi

aplikasi android oomph

Oomph dan KapanLagi Network (KLN) menjalin kerja sama untuk menyiarkan aneka berita dan konten dari seluruh merek media KLN, termasuk KapanLagi, Merdeka, Muvila, Fimela, dan Bola.net, pada aplikasi yang menyediakan lebih dari 10 ribu judul game, aplikasi, live wallpaper, dan konten digital lainnya bagi pengguna smartphone di Indonesia.

Oomph, dikenal sebagai aplikasi alternatif Play Store untuk mengunduh konten digital di Android, saat ini memiliki lebih dari tujuh juta pengguna aktif yang terdaftar. Pada Februari silam, mereka baru mendapatkan pendanaan dari investor Jepang, IMJ Investment Partners.

Oomph juga telah menerima metode pembayaran lewat sistem potong pulsa bagi pengguna XL Axiata dan Smartfren.

“Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan KapanLagi Network sebagai salah satu portal media terbesar di Indonesia. Selain menambahkan konten, kami berharap para pengguna juga akan menghabiskan waktu lebih banyak bereksplorasi di dalam aplikasi kami,” ujar Arthur Chua (Co-Founder dan CEO, Oomph).

Sekarang pengguna Oomph bisa mendapatkan akses ke aplikasi dan game berkualitas tinggi, dan juga mengikuti perkembangan berita terbaru tiap harinya. Dengan lebih dari 68 juta pembaca tiap bulannya, KLN berharap dapat menambah angka itu melalui kerja sama dengan Oomph.

“Hadirnya KLN menjadi partner Oomph diharapkan bisa memberi user experience baru bagi pengguna Oomph, di mana mereka bisa membaca konten terbaru sembari memilih game serta aplikasi yang hendak mereka install,” kata Billy Suryajaya (Chief Operating Officer, KLN).

Review Smartphone