Berita Emerson Network Power Tunjuk Paul Churchill untuk Tangani Asia

Emerson Network Power Tunjuk Paul Churchill untuk Tangani Asia

Paul_v3_resized

Emerson Network Power, salah satu bisnis Emerson dan provider infrastruktur critical untuk sistem teknologi informasi dan komunikasi, belum lama ini mengumumkan pengangkatan Paul Churchill sebagai Vice President, Southeast Asia Sales. Di jabatan barunya ini, Paul Churchill akan bertanggungjawab mengawasi inisiatif strategis untuk mendukung perusahaan-perusahaan di wilayah Asia mengoptimalkan infrastruktur mereka di tengah perkembangan teknologi saat ini.

Di posisi barunya ini, Paul akan bekerja secara langsung dengan tim Emerson di Singapura, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Filipina, dan wilayah Indochina (Thailand, Vietnam, Kamboja dan Myanmar). Ia akan memanfaatkan praktik terbaik demi membawa solusi dan layanan komprehensif dan terbaik di kelas dari Emerson kepada pelanggan di bidang data center, telekomunikasi, dan industri. Paul juga akan bekerjasama dengan kanal bisnis untuk mendorong komunitas partner di seluruh wilayah Asia.

Penunjukan Paul dilakukan seiring dengan munculnya tren-tren teknologi baru di wilayah ini. Sebagai contoh, IDC memperkirakan bahwa pengimplementasian Internet of Things (IoT) di Asia, kecuali Jepang, akan tumbuh menjadi 8,6 miliar perangkat pada tahun 2020, dengan nilai pasar per tahun mencapai US$583 miliar. Asia Tenggara diperkirakan akan menjadi pendorong kebangkitan IoT di Asia karena negara-negara seperti Singapura, Malaysia, dan Indonesia telah memulai roadmap terkait IoT dan pengintegrasian perangkat (machine-to-machine integration).

Kehadiran tren teknologi baru membawa tantangan baru bagi infrastruktur TI, telekomunikasi, dan industri. Perusahaan zaman sekarang mencari infrastruktur yang scalable, fleksibel, dan efisien, agar bisa memenuhi permintaan yang makin meningkat. Portofolio solusi dan layanan Emerson Network Power yang komprehensif benar-benar diposisikan untuk mendukung pengimplementasian IoT di wilayah Asia.

“Pertumbuhan hadir dengan berbagai tantangan. Agar proyek-proyek IoT bisa sukses, perusahaan memerlukan partner yang bisa menjembatani tujuan bisnis mereka dengan dukungan solusi TI yang tepat. Saya berharap bisa memperluas rekam jejak Emerson Network Power, yang telah terbukti dalam hal inovasi teknologi dan kecakapan operasional, ke basis pelanggan yang lebih besar dan membantu pelanggan meraih availabilitas, efisiensi, dan fleksibilitas maksimal untuk infrastruktur TI mereka,” ujar Paul.

“Pengangkatan Paul bertepatan dengan hadirnya perubahan dan pertumbuhan. Kepemimpinan, visi, dan keahliannya, ditambah dengan dedikasinya terhadap layanan pelanggan sesuai dengan apa yang kami butuhkan untuk mempercepat pelaksanaan rencana bisnis kami dan mengkapitalisasi peluang pasar mendatang,” terang Anand Sanghi (President Emerson Network Power Asia).

Paul pertama kali bergabung dengan Emerson Network Power pada 2014 sebagai Head of Service untuk pasar Australia. Pada 2007 ia dipindahkan ke Manila dan menjabat Director Service Business untuk seluruh wilayah Asia Pasifik. Di sini ia membentuk organisasi layanan regional dan memimpin pertumbuhan pesat bisnis layanan untuk wilayah Asia dan India. Pada tahun 2010, Paul diangkat sebagai Vice President of Global Project Management pada organisasi layanan global Emerson di Amerika Serikat.

Sementara itu, Gene Hayden (Vice President and General Manager of Sales and Marketing, Emerson Network Power Asia) ditunjuk menjadi Vice President of Global Strategic Account dan akan berkantor di Amerika Serikat. Dengan pengalaman selama 25 tahun di Emerson, Gene memikul tanggung jawab untuk meningkatkan bisnis Emerson Network Power dengan mengelola akun-akun kunci di seluruh dunia. Sebagai pimpinan yang sangat dihormati, baik di kalangan bisnis eksternal maupun di kalangan rekan internal, Gene telah memberikan kontribusi dalam meningkatkan seluruh bisnis Emerson di wilayah Asia Pasifik.

Comments

comments