Beranda 2015 November

Arsip Bulanan: November 2015

Printer Canon Pixma G-Series Andalkan Tangki Tinta Isi Ulang

High Volume Printing with PIXMA G-series

Setelah sekian lama ditunggu-tunggu, Canon akhirnya memperkenalkan model “printer isi ulang” yang sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan konsumen di Indonesia. Dengan label Canon Pixma Ink Efficient G-Series atau cukup Canon Pixma G-Series, seri printer ini mengandalkan biaya cetak yang lebih efisien dengan tangki tinta yang bisa diisi ulang.

Keekonomisan mencetak dengan printer G-series didukung oleh botol tinta asli Canon berukuran besar yang akan memuaskan untuk penggunaan printer di rumah maupun home-office, yakni mampu mencetak lebih dari 6.000 halaman dokumen hitam putih dan 7.000 halaman full colour.

Keunggulan lainnya dari printer G-series ini adalah dapat mencetak foto berukuran 4R secara penuh (borderless) hanya dalam waktu 60 detik serta bisa juga digunakan untuk mencetak foto ukuran A4.

CAN150125_PIXMA_G-Series_TDY_FPFC_PathPixma Ink Efficient G-series menampilkan sistem tinta hibrida Canon yang sudah diperbarui, menggabungkan pemakaian tinta pigmen hitam dan warna celup untuk mencetak foto yang memukau dengan kertas asli Canon, serta dokumen teks dengan tinta hitam yang tajam.

Untuk kemudahan isi ulang tinta, Canon merancang tangki isi ulang printer dengan bodi transparan (tembus pandang) yang terintegrasi pada badan printer. Walhasil, Pixma G-series tidak membutuhkan tempat yang terlalu besar dan memudahkan pengguna melihat volume tinta yang tersisa.

Memahami kemungkinan adanya sisa tinta tak terpakai setelah pengisian ulang, Canon merancang penutup botol tinta Pixma G-series yang dapat mencegah kebocoran tinta.

Ujung botol tinta juga dirancang untuk memastikan tinta mudah mengalir saat pengisian ulang serta mencegah tinta menciprat dan berceceran.

Printer Canon Pixma G-Series dipasarkan di Indonesia oleh PT Datascrip dan tersedia dalam tiga model, yaitu single function printer Pixma G1000 dengan harga Rp1.995.000, multifunction printer Pixma G2000 dengan harga Rp2.395.000, dan wireless multifunction Pixma G3000 dengan harga Rp3.075.000.

Sementara itu, tinta isi ulang GI-790 Black dijual dengan harga Rp125.000, sedangkan untuk warna GI-790 Cyan, Magenta, Yellow dihargai sebesar Rp120.000.

Mobile Marketplace Shopee Tawarkan Barang Koleksi Pribadi Selebriti

shopee mobile marketplace

Apakah Anda ingin memiliki barang-barang koleksi pribadi selebriti tanah air, seperti Giring “Nidji”, Raisa, Tulus, dan Eva Celia? Aplikasi mobile marketplace Shopee dapat membantu mewujudkan keinginan Anda itu.

Dalam rangka Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember 2015 nanti, Shopee akan menggelar program belanja barang koleksi pribadi dari 12 selebriti Indonesia. Selain empat nama yang sudah disebutkan di awal, masih ada nama-nama seperti Marcello Tahitoe (Ello), Ayushita, Saykoji, Teddy Aditya, Endah ‘n Rhesa, Midnight Quickie, Maliq & d’Essentials, dan Lala Karmela.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi Shopee bersama Kincir.com, media sosial yang menghubungkan musisi dan fans mereka.

“Saya akan membuka toko personal saya di Shopee dan menjual beberapa produk kesukaan saya yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Sebagai penjual di hari itu, saya juga akan langsung merespons para pembeli dan melakukan chat secara langsung dengan mereka,” ungkap Giring Ganesha (CEO dan Founder Kincir.com) yang juga dikenal sebagai vokalis band Nidji.

Sebagai informasi, Shopee adalah aplikasi mobile marketplace yang bertujuan untuk memudahkan interaksi dan transaksi antara penjual dan pembeli perorangan (C2C/customer-to-customer).

Berbeda dengan situs online marketplace yang sudah ada, Shopee memfasilitasi semua proses interaksi di aplikasi mobile-nya, bukan melalui web. Hal ini didasarkan pada kebiasaan penjual dan pembeli di negara-negara berkembang, khususnya Indonesia, yang lebih akrab dengan perangkat mobile daripada desktop.

Melalui aplikasi di Android dan iOS, pengguna Shopee bisa membuka tokonya sendiri, memotret barang yang ingin dijual, mengisi deskripsi dan harga barang, lalu mengunggahnya sehingga dapat dicari oleh para calon pembeli. Seluruh proses ini bisa diselesaikan dalam waktu 30 detik saja.

Jika ada calon pembeli yang berminat, dia bisa melakukan penawaran langsung kepada penjual dan bahkan berinteraksi lewat fitur chatting yang disediakan di dalam aplikasi. Jika harga disetujui, transaksi keuangan antara penjual dan pembeli akan diselesaikan lewat rekening perantara Shopee. Garansi Shopee menjamin pembayaran baru akan diterima penjual setelah pembeli menerima pesanan.

Selain itu, Shopee menawarkan gratis biaya pendaftaran maupun komisi penjualan sehingga seluruh pendapatan akan masuk ke kantong penjual.

Shopee rencananya akan diluncurkan secara resmi di Indonesia mulai besok, 1 Desember 2015. Sejak periode soft launching pada bulan Juni lalu, aplikasi ini telah mencapai hampir satu juta unduhan.

Sebelumnya, Shopee yang berada di bawah kelompok Garena (dikenal lewat bisnis online gaming-nya) telah hadir di Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Taiwan.

Iwan Fals Sampaikan Arti Penting Keluarga Lewat LINE

Keluarga Iwan Fals dalam kolaborasi bersama LINE Indonesia.
Keluarga Iwan Fals dalam kolaborasi bersama LINE Indonesia.

Pernah dikenal sebagai sosok musisi yang tajam melontarkan kritik sosial dan politik, Iwan Fals belakangan ini lebih sering menonjolkan sisi humanis dan emosionalnya. Termasuk dalam kolaborasi terbaru dengan LINE, ketika Iwan menyampaikan pesan mengenai arti penting keluarga dalam kehidupannya.

Pada kampanye bertajuk “Katakan, Kirimkan” ini, LINE mencoba menampilkan sisi Iwan Fals sebagai seorang ayah yang merasakan betapa cepatnya anak tumbuh dan waktu berlalu.

Dalam ceritanya, Iwan mengungkapkan bahwa faktor terpenting dalam meningkatkan kedekatan hubungan keluarga adalah adanya sarana berkomunikasi dan berekspresi yang tepat. Iwan juga menyatakan bahwa waktu terbaik untuk menyatakan kasih sayang kepada keluarga dan orang terdekat adalah saat ini.

“Saya menikmati betul proses pengerjaan proyek bersama LINE. Sebelumnya belum pernah ada yang menawari saya untuk bekerjasama dengan melibatkan keluarga. Saya antusias bisa mengangkat tema yang mungkin jarang saya bawakan. Memang waktu terbaik menyatakan kasih sayang kepada keluarga, ya setiap saat, karena mereka adalah alasan dan sumber inspirasi serta kreativitas saya dalam bermusik,” tutur pemilik nama asli Virgiawan Listanto tersebut.

Kampanye LINE bersama Iwan Fals dan keluarga mencakup penayangan iklan televisi yang terbagi menjadi dua versi. Versi pertama telah ditayangkan mulai 27 November 2015, sementara versi keduanya akan mulai tayang pada pertengahan Desember 2015 mendatang.

Selain iklan televisi, kolaborasi antara LINE dan Iwan Fals juga akan hadir dalam bentuk stiker, konser, dan video musik lagu “Damai Kami Sepanjang Hari”. Video ini sangat menarik karena selain menghadirkan aransemen ulang dalam bentuk akustik, lagu ini juga dinyanyikan bersama oleh seluruh keluarga Iwan Fals–hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Selain itu, LINE juga akan membuka Official Account Iwan Fals agar para penggemar dan pengguna LINE dapat langsung mengakses informasi terbaru mengenai kegiatan Iwan Fals.

“Keluarga adalah bagian terpenting dalam kehidupan setiap orang. Semua orang pasti sayang kepada keluarganya. Namun, nyatanya, ungkapan sayang itu jarang sekali kita ucapkan secara langsung. Padahal, seringkali, keluarga kita perlu mendengar kata-kata itu. Inilah dasar kolaborasi LINE dengan Iwan Fals kali ini,” kata Galuh Chandrakirana (Team Leader Marketing, LINE Indonesia).

“Kami percaya, value LINE datang dari kemampuan kami untuk mengantarkan pesan yang dapat menghangatkan hati si penerima. Nilai tulus dari layanan kami berawal dari setiap pesan hangat yang terkirim. Ketokohan Iwan Fals kami anggap cocok untuk merepresentasikan pesan ini,” pungkas Galuh.

Iklan LINE – Iwan Fals dan Keluarga Rambu

https://www.youtube.com/watch?v=pLbIH8MqJRY

Video Musik Iwan Fals – “Damai Kami Sepanjang Hari”

https://www.youtube.com/watch?v=6QsQhkQR0hQ

Mengapa Negara Berkembang Dianggap Seksi oleh Pebisnis Startup?

map facebook

Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan bisnis startup digital terlihat sangat melonjak. Bukan hanya di negara-negara mapan sekelas Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok, melainkan juga di negara-negara berkembang semacam India, Indonesia, Filipina, dan Thailand.

Ada beberapa alasan khusus mengapa para pebisnis startup mencurahkan perhatian mereka di pasar yang masih berkembang ini. Salah satunya karena lebih dari setengah populasi kelas menengah di dunia akan berada di Asia pada tahun 2020. Sekarang saja, persentasenya sudah mencapai lebih dari 40%.

Pertumbuhan kelas menengah menyajikan kesempatan yang memikat bagi pemilik bisnis dan investor. Akibatnya, sejumlah startup mulai berfokus pada ekspansi dan pertumbuhan di benua Asia dan juga Amerika Latin, Afrika, dan Timur Tengah, di mana pertumbuhan penduduk memperlihatkan potensi pasar belum dimanfaatkan yang cukup besar.

Hal ini yang dilakukan oleh Lamudi, situs jual beli properti yang berpusat di Jerman dan berada di bawah naungan inkubator kelas kakap, Rocket Internet.

Kian Moini (Global Co-founder dan Managing Director, Lamudi) menyatakan, “Sejak Lamudi diluncurkan pada Oktober 2013, kami telah menjadi pemimpin di sejumlah pasar, termasuk Bangladesh, Filipina, Yordania, Arab Saudi, dan Myanmar. Perkembangan dalam waktu singkat seperti ini akan lebih sulit tercapai di pasar yang telah mapan, di mana mencari properti secara online mencakup praktik yang lebih luas.”

“Dengan memperkenalkan layanan yang masih belum tersedia [di negara berkembang], startup memiliki kesempatan untuk membentuk industri, mendidik konsumen, dan memimpin perkembangan pasar,” lanjutnya.

Lima Faktor Pendukung

Selain melihat potensi besar untuk membentuk dan memimpin pasar di negara berkembang, Moini juga menyebutkan beberapa faktor pendukung yang menjadi alasan mengapa negara berkembang dianggap seksi oleh pemilik startup.

Faktor pertama adalah dukungan pemerintah. Banyak pemerintah di negara berkembang sedang meletakkan dasar-dasar untuk terciptanya lingkungan bisnis digital yang matang. Indonesia misalnya berencana menyiapkan dana US$1 miliar untuk mendukung terciptanya 1.000 wirausaha pada tahun 2020. Malaysia mengajukan dana US$100 juta untuk menciptakan industri teknologi tinggi masa depan. Di benua lain, Kenya menginvestasikan US$10 miliar pada pusat teknologi digital, The Konza Techno City, di dekat ibukota Nairobi.

Faktor kedua yaitu dividen populasi. Statistik menunjukkan bahwa 3 dari 8 orang di dunia berasal dari India atau Tiongkok; Pulau Jawa di Indonesia adalah pulau terpadat di dunia dengan sebagian besar populasi berusia muda; serta di Bangladesh, usia rata-rata adalah 24,3 tahun, sedangkan di Australia jauh lebih tua yaitu 38,3 tahun.

Sebuah populasi yang besar setara dengan lebih banyak konsumsi. Di negara berkembang, populasi besar telah memicu konsumsi yang mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi dengan level ekonomi yang bahkan tidak dapat dicapai di Eropa atau negara maju.

Faktor ketiga adalah biaya operasional yang lebih rendah. Contohnya, harga untuk sewa kantor di CBD Jakarta adalah US$37 per meter persegi. Bandingkan dengan harga sewa di West End London yang mencapai US$2.194 per meter persegi. Biaya tenaga kerja juga jauh lebih rendah. Di Filipina, rata-rata gaji seorang programmer komputer adalah US$4.927, sedangkan di San Francisco mencapai US$69.000.

Faktor keempat yakni kemungkinan untuk menjadi pemimpin. Di negara berkembang, bisnis startup memiliki kesempatan menjadi yang pertama di jenisnya. Dengan kompetisi yang lebih sedikit, pemilik bisnis dapat mencapai keuntungan dengan cepat atau menjadi pemain utama hanya dalam waktu singkat.

Faktor terakhir adalah pergeseran tren dari PC ke mobileStartup yang berfokus pada pasar negara berkembang dapat meraup keuntungan dari peningkatan pesat dalam penetrasi internet dengan pergeseran dari desktop ke perangkat dan aplikasi mobile. Otomatis, hambatan untuk akses internet menjadi lebih rendah. Startup dengan aplikasi yang mudah digunakan akan lebih mungkin untuk bertahan.

Cloudera Tawarkan Tool Optimalisasi Beban Kerja Pemrosesan Data

cloudera crosswalk1

Cloudera mengumumkan ketersediaan Cloudera Enterprise 5.5, yang mencakup Cloudera Navigator Optimizer untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi workload (beban kerja) di lingkungan organisasi bisnis.

Dalam aktivitas operasional, organisasi bisnis pasti menjalankan aneka workload pada berbagai jenis sistem. Beban kerja tersebut dapat berubah sesuai kebutuhan bisnis maupun waktu pemrosesan. Akibatnya, beban kerja atau workload tersebut pun seringkali menghadapi masalah, misalnya terganggunya proses di pipeline ETL (Extract, Transfer, & Load), waktu tunggu lama untuk memperoleh laporan business intelligence, tekanan pada sistem saat menangani ad hoc query, dan kompleksitas query yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Semua masalah tersebut dapat berujung pada terbuangnya waktu dan uang.

“Adalah umum terjadi di perusahaan, beban kerja data tidak dialokasikan secara efisien, dan (hal itu) menyebabkan penundaan yang memakan biaya, kesalahan, dan kompleksitas. Pelanggan (organisasi) membutuhkan visibilitas terhadap beban kerja dan panduan untuk memastikan hasil terbaik dengan Hadoop,” tutur Charles Zedlewski (Vice President, Products, Cloudera).

Terlebih ketika mengadopsi sistem baru berbasis Hadoop, sangat penting bagi organisasi untuk memahami workload yang akan ditangani oleh sistem tersebut agar organisasi dapat menjalankan beban kerja yang tepat di sistem yang tepat pula untuk memperoleh hasil terbaik.

Cloudera Navigator Optimizer secara langsung menganalisis workload yang ada. Setelah itu, Navigator Optimizer akan menyediakan visibilitas terhadap workload yang paling kritis, data yang paling sering diakses sistem, dan bagaimana data tersebut digunakan oleh sistem. Lalu, tool optimalisasi ini secara otomatis mengolah berbagai informasi tersebut menjadi sebuah strategi untuk mengoptimalisasi sistem.

cloudera active-data-optimization

Melalui dashboard yang intuitif, pengguna akan memperoleh panduan prioritas, ke mana pengguna harus memfokuskan upaya pengembangan/development yang paling berdampak terhadap perbaikan efisiensi beban kerja.

Melalui panduan tersebut, pengguna dapat mengidentifikasi berbagai duplikasi beban kerja yang terjadi di sistem; melihat peluang optimalisasi workload dengan menampilkan pola akses yang kompleks; dan memangkas development time dengan meningkatkan kompatibilitas query yang sudah ada. Untuk yang terakhir ini, Navigator Optimizer akan menggunakan ecosystem tool, seperti Impala dan Apache Hive.

Cloudera Navigator Optimizer didukung oleh Big Data Integration Service (BDIS) dari Xplain.io, yang diakuisisi Cloudera bulan Februari lalu. Sektor kesehatan dan finansial termasuk bidang yang telah memanfaatkan insight dan optimalisasi melalui Cloudera Navigator Optimizer.

“Cloudera Enterprise telah menjadi bagian yang semakin penting dari infrastruktur manajemen data kami di Visa, dan Cloudera Navigator Optimizer terbukti bernilai dengan membantu kami menentukan beban kerja mana yang paling cocok untuk berjalan pada Hadoop, sehingga kami dapat mengoptimalisasi efisiensi keseluruhan seluruh IT stack kami,” ujar Hemanth Thota (Architect, Data Design dan Integration, Data Platform, Visa).

Situs Travel Mister Aladin Tawarkan Promo Hotel Idaman Hanya Rp10.000

Nitha Sudewo (Director of Online Service) dan Teddy Pun (Mister Aladin CEO).

Sebuah situs pemesanan hotel baru berbasis lokal bernama www.misteraladin.com telah diluncurkan hari jumat (27/11) dengan mengusung tagline, “Teman Travel Terbaikmu”. Situs Mister Aladin ini diharapkan menjadi acuan bagi para traveler dalam mempersiapkan perjalanan liburan mereka dan menjadi situs lokal yang memberikan harga hotel terbaik di seluruh Indonesia maupun di luar negeri.

Mister Aladin, yang mengambil nama dari Dongeng 1001 Malam,  akan membuat perjalanan Anda jadi lebih mudah dan inspiratif. Aladiners (sapaan bagi para pengguna Mister Aladin) dapat dengan mudah dan cepat menemukan hotel pilihan, beragam vila di Bali, hingga inspirasi untuk melakukan perjalanan unik dan seru lainnya. Selain itu, dengan garansi harga yang bersaing, para Aladiners akan mendapatkan penawaran-penawaran yang istimewa.

Untuk merayakan kehadiran Mister Aladin di Indonesia, selama periode 1 – 5 Desember 2015, Aladiners akan dimanjakan dengan promo “Kejutan Hotel Rp10.000” di mana 1.000 pengguna berkesempatan untuk mendapatkan hotel idaman dengan harga hanya Rp10.000. Selain itu, Mister Aladin juga menawarkan diskon Rp100.000 untuk semua harga kamar hotel hingga 30 November 2015.

“Mister Aladin hadir untuk merekomendasikan hotel terbaik dengan harga yang paling kompetitif menggunakan Trust You, sistem rating hotel terbaik di pasaran saat ini. Fitur Pilih Mood Kamu yang unik memungkinkan wisatawan untuk menyesuaikan liburan atau perjalanan bisnis mereka berdasarkan berbagai kriteria, baik liburan hemat, liburan akhir pekan, dan masih banyak lagi,” kata Teddy Pun (CEO, Mister Aladin CEO).

“Industri online travel Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar. Kami telah merencanakan strategi pemasaran 360-derajat yang agresif untuk menembus pasar dan memperluas bisnis kami menjadi online travel terkemuka di Indonesia,” tambah Pun.

Seperti asisten pribadi, Mister Aladin  dapat dihubungi kapan saja melalui telepon, e-mail, WhatsApp atau live chat untuk menjawab semua kebutuhan perjalanan Aladiners. Apabila Aladiners mengalami masalah dalam perjalanan di dalam maupun di luar negeri, tidak perlu khawatir dan langsung saja hubungi travel assistant Mister Aladin untuk mendapatkan bantuan sehingga para Aladiners dapat kembali liburan dengan tenang.

Bolt! Powerphone E1: Smartphone 4G Terjangkau

boltpowerphone

Bolt! kembali menghadirkan perangkat yang mendukung layanan 4G LTE melalui seri Powerphone E1. Bolt! Powerphone E1 sendiri merupakan smartphone ZTE Blade Q Lux yang telah diubah menjadi smartphone Bolt!. Yang paling menarik adalah harganya yang dibanderol cukup terjangkau, yakni Rp999.000,- saja. Meski terbilang murah, smartphone ini tetap memiliki beberapa feature unggulan. Di antaranya dukungan jaringan 4G LTE TDD dengan frekuensi 2.300 MHz dan 4G LTE FDD 1.800 MHz.

Asyiknya lagi, selot utama SIM juga bisa digunakan untuk kartu SIM non-Bolt!. Anda masih bisa menggunakan jaringan 4G melalui layanan operator lain. Sementara, bagi pengguna yang tidak ter-cover jaringan 4G LTE masih dapat menikmati jaringan 3G/2G melalui frekuensi 2.100/1.800 dan 900 MHz dengan memanfaatkan selot SIM kedua.

Dari segi fisik, smartphone ini terbilang ringkas dan mantap saat digenggam. Dengan ukuran layar 4,5 inci, dimensi keseluruhannya terasa nyaman dioperasikan menggunakan satu tangan. Ukuran tersebut juga membuatnya mudah disimpan di saku. Karena menyasar segmen low-end, tidak mengherankan layarnya menggunakan LCD non-IPS dengan kerapatan sebesar 240 dpi saja. Hal ini membuatnya kurang nyaman saat dilihat dari kemiringan tertentu.

Dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 410 (quad core 1,2 GHz) dan RAM 1 GB, pengujian menunjukkan hasil yang tidak jelek. Kami juga menjalankan beberapa game populer seperti Asphalt 8 Airborne, Angry Birds 2, dan Mortal Kombat. Semua bisa dijalankan meski pada beberapa bagian terdapat pergerakan yang agak tersendat. Pada pengujian baterai menggunakan aplikasi PCMark for Android, daya tahan baterainya berlangsung sampai 6 jam 9 menit yang menunjukkan durasi yang cukup bagus.

Menggunakan kartu Bolt! Yang disertakan dalam paketnya, pada beberapa area kecepatannya bisa tembus sampai puluhan Mbps. Namun di tempat lain masih jauh di bawah itu. Banyak pula area yang masih belum mendapatkan sinyal 4G LTE sama sekali. Hal ini yang menjadikan kami kesulitan menilai kemampuan jaringan 4G-nya. Bolt! Powerphone E1 ini di-bundling dengan kartu Bolt! yang menawarkan layanan data dengan kuota total sampai dua puluh gigabyte.

Pesanan Bolt!  Dalam menghadirkan Powerphone E1, Bolt! menggunakan smartphone ZTE Blade Q Lux.
Pesanan Bolt!
Dalam menghadirkan Powerphone E1, Bolt! menggunakan smartphone ZTE Blade Q Lux.
Operator Lain Meski ini di-bundle debfab Bolt!, Anda tetap bisa memanfaatkan selot pertama menggunakan layanan operator lain dalam mengakses LTE.
Operator Lain
Meski ini di-bundle debfab Bolt!, Anda tetap bisa memanfaatkan selot pertama menggunakan layanan operator lain dalam mengakses LTE.

Hasil uji

PengujianBolt! Powerphone E1
Antutu Benchmark 5.621389
PCMark – Work Performance Score2963
3Dmark - Ice Storm5338
3Dmark - Ice Storm Extreme2590
3Dmark - Ice Storm Unlimited4494
GeekBench 3 - Single Core470
GeekBench 3 - Multi Core1423

PLUS: Kinerja baik untuk kelasnya, selot utama bisa menggunakan kartu non-Bolt!, bonus paket data Bolt! sampai dua puluh GB, harga ringan.

MINUS: Kualitas kamera seadanya.

SpesifikasiBolt! Powerphone E1
Chip prosesorQualcomm Snapdragon 410 (quad core, 1,2 GHz)
RAM1 GB
Chip grafisAdreno 306
Selot SIMDual micro-SIM
Kapasitas memori internal8 GB
Dukungan koneksiWi-Fi (802.11 b/g/n), Bluetooth 4.0, A-GPS, radio FM, micro-USB
KameraUtama: 5 MP, autofocus, LED flash, Depan: 5 MP
Layar4,5 inci, TFT LCD 480 x 854 pixel @240 dpi
Kapasitas bateraiLi-ion 2.200 mAh
Dimensi136 x 66 x 9,8 mm/154 gr
Jaringan selulerCAT4, 4G LTE TDD 2300 MHz/FDD 1.800 MHz, 3G 2.100 MHz, GSM 1.800 MHz/900 MHz
Sistem operasiAndroid 5.0.2 Lollipop
Situs webwww.Boltsuper4g.com/powerphone-e1
Garansi1 tahun
HargaRp999.000

 

Paket Zahir Enterprise Plus Bidik Perusahaan Menengah dan Atas

zahir-mega-pameran

PT Zahir Internasional makin serius menggarap pasar segmen menengah hingga atas. “Sejak tahun lalu, Zahir Internasional meluncurkan paket Zahir Enterprise Plus yang sangat cocok digunakan oleh perusahaan kelas menengah hingga atas dengan omzet hingga Rp 1 triliun per tahun,” kata Chief Executive Officer (CEO) PT Zahir Internasional Muhamad Ismail di Jakarta, Senin (23/11).

PT Zahir Internasional hadir sejak 19 tahun silam dengan produk Zahir Accounting versi 1.0. Kini di usianya yang 19 tahun, Zahir Internasional terus berkembang, dan sejak tahun lalu meluncurkan produk terbaru, yakni Zahir Accounting versi 6.0. “Pengembangan dari Zahir Accounting versi 6.0 adalah Zahir Enterprise Plus,” tutur Muhamad.

Muhamad mengemukakan alasan mengapa Zahir masuk ke segmen perusahaan menengah hingga besar. “Zahir melihat ada peluang di pasar perusahaan menengah ke atas, mereka butuh software yang instan. Artinya, programnya sudah jadi, implementasinya cepat, dan harganya terjangkau,” paparnya.

Jika dilihat saat ini, kata Muhamad, aplikasi yang tersedia untuk perusahaan segmen menengah ke atas adalah aplikasi yang harganya mahal, implementasinya butuh waktu sangat lama, dan tidak bisa langsung dipakai.

“Berbeda halnya dengan produk Zahir Enterprise Plus yang sudah siap, implementasinya mudah, dan bisa langsung dipakai. Selain itu, harga yang ditawarkan oleh Zahir sangat terjangkau dibanding pesaing. Zahir Enterprise Plus dijual dengan harga mulai Rp 00 juta. Sedangkan software pesaing dijual dengan harga Rp500 juta ke atas hingga miliaran rupiah,” tuturnya.

Muhamad menyebutkan, Zahir Enterprise Plus menawarkan keunggulan untuk para pelanggannya. “Hal yang perlu kami tegaskan, walaupun Zahir menyebut dirinya sebagai accounting software, namun sebenarnya Zahir memiliki fitur transaksi yang sangat lengkap, yang memungkinkan bagian penjualan, pembelian, persediaan, keuangan dan accounting terintegrasi menjadi satu laporan keuangan perusahaan,” paparnya.

Dengan kata lain, Zahir Enterprise Plus mengintegrasikan semua proses bisnis di dalam perusahaan. “Kesatuan utuh inilah yang tidak didapatkan pada software accounting lain.Fitur-fitur mereka terpisah, sehingga untuk menyatukannya pasti butuh investasi yang jauh lebih besar. Integrasi yang dihasilkan oleh Zahir Enterprise Plus juga dapat diakses secara online dan real time. Hal ini memudahkan pengusaha untuk mengintegrasikan bisnisnya yang berbeda lokasi, sekaligus memantau bisnisnya di mana pun berada dan kapanpun,” tutur Muhamad.

Produk Zahir Enterprise Plus tidak hanya menyajikan produk yang lengkap dan terintegrasi, tapi juga memberikan layanan pendukung (support) standar VIP. “Layanan VIP ini memudahkan customer Zahir Enterprise Plus mendapatkan layanan spesial dari tim support khusus Zahir. Ini jaminan dari Zahir bahwa pembeli bisa mendapatkan benefit yang mereka harapkan,” kata Muhamad.

Muhamad menambahkan, kehadiran Zahir Enterprise Plus melengkapi layanan produk Zahir Accounting yang sudah ada sebelumnya, mulai harga Rp 2 juta hingga Rp 25 juta. “Zahir makin serius dan konsisten mengembangkan software akuntansi untuk terus menjadi yang terbaik dan popular di Indonesia,” papar Muhamad Ismail.

Hingga kini Zahir Accounting telah digunakan oleh lebih dari 30.000 perusahaan berskala kecil, menengah, dan besar dengan 50.000-an pengguna (user/lisensi) di Indonesia serta mancanegara. Jumlah itu pun senantiasa bertambah. Kini Zahir telah banyak tersebar di lebih dari 30 kota di Indonesia dalam wujud kantor pusat/cabang, gerai, agen, dan reseller. Serta dukungan staf pelanggan yang memberi pelayanan terbaik. Selain itu, PT Zahir Internasional juga telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2010.

Smart Chip Tingkatkan Keamanan Pemakaian Baterai

Smart battery chip

Seorang peneliti dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura telah berhasil mengembangkan chip yang dapat mengungkap “kesehatan” baterai sehingga dapat diketahui apakah sebuah baterai aman digunakan.

Adalah Profesor Rachid Yazami yang mengembangkan chip tersebut di Energy Research Institute, NTU. Prof. Yazami adalah salah satu dari tiga orang penemu baterei lithium-ion yang sekarang banyak dipakai.

Menurut Yazami, resiko kebakaran atau ledakan akibat kegagalan baterei perlu diwaspadai. “Walaupun risiko sebuah baterai gagal dan menyebabkan kebakaran sangat rendah, tetapi dengan produksi baterai lithium-ion yang jumlahnya milyaran setiap tahun, bahkan satu peluang dalam satu juta dapat berarti ribuan kegagalan,” kata Prof. Yazami seperti pada rilis berita NTU.

Kegagalan tersebut menjadi masalah yang sangat serius bila baterai digunakan pada kendaraan, seperti mobil listrik dan juga pesawat udara. Baterai berukuran besar terdiri atas ratusan sel yang dirangkai menjadi satu untuk mendayai mobil atau pesawat terbang. “Bila terdapat kebakaran kimia yang disebabkan oleh kegagalan satu (sel) baterai, ini dapat menyebabkan kebakaran baterei di dekatnya dan mengarah ke ledakan,” jelas Prof. Yazami.

Chip yang dikembangkan Prof. Yazami menggunakan algoritma yang didasarkan pada teknologi ETM (electrochemical thermodynamics measurements). Tidak seperti chip yang sekarang dipakai pada baterei yang hanya mengukur tegangan dan temperatur, smart chip Prof Yazami dapat menganalisa kondisi kesehatan dan status charge baterai.

Chip yang dipakai sekarang hanya menginformasikan bahwa baterai overheating, ini sudah terlambat, karena keburu terjadi kebakaran. Tetapi dengan smart chip Prof. Yazami, dapat diketahui apakah baterai masih prima, atau sudah mulai terdegradasi. Sehingga dapat diketahui dengan tepat, kapan baterai harus diganti.

Selain itu, karena smart chip dapat mengukur status charge dengan tepat, maka proses charging dapat dioptimasi dan baterai dapat dipertahankan dalam kondisi terbaik selama proses fast charging.

Smart chip yang berukuran kecil ini dapat dipasang di setiap baterai, mulai dari baterai kecil untuk peranti elektronik, hingga yang besar yang digunakan pada kendaraan. “Visi saya untuk masa depan adalah bahwa setiap baterai akan memiliki chip ini, yang akan mengurangi resiko kebakaran baterai pada peranti elektronik dan kendaraan listrik sementara memperpanjang umurnya,” kata Prof Yazami.

Diharapkan teknologi tersebut akan tersedia untuk dilisensi oleh pembuat chip dan produsen baterai sebelum akhir tahun depan.

Potensi Smart City dan Tantangan Keamanan

cisco smart city1

Miliki potensi konektivitas tinggi, Indonesia siap membangun kota-kota, bahkan negara cerdas. Akan tetapi, potensi celah keamanan pada jaringan sistem kota cerdas juga harus menjadi perhatian.

Dunia saat ini tengah memasuki era yang lebih terhubung (connected) daripada sebelumnya. Konektivitas tidak lagi terbatas antarmanusia atau antarsistem, tetapi bisa meliputi seisi kota bahkan negara. Dari sana muncul istilah smart city yang mengacu pada sebuah kota maju, yang menggunakan teknologi digital atau Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas dan kinerja layanan perkotaan; untuk mengurangi biaya dan konsumsi sumber daya; dan untuk terlibat lebih aktif dan efektif dengan penduduknya.

Internet of Things (IoT), sebagai salah satu buah konektivitas, telah banyak dibahas sebagai salah satu dasar yang terciptanya smart city. Selangkah lebih maju, Cisco menerapkan konsep Internet of Everything (IoE) yang mengkoneksikan manusia, proses, dan obyek. Sebagai perbandingan, IoT mengacu pada jaringan koneksi dari obyek fisik, tanpa memasukkan elemen manusia dan proses. Interconnectivity dari IoE ini, menurut Cisco, akan memampukan otomatisasi berbagai proses yang pada akhirnya memperluas area aplikasi smart city.

Peningkatan dan perluasan konektivitas ini membawa potensi dan nilai ekonomi yang besar. Penelitian bertajuk IoE Value at Stake dari Cisco meramalkan bahwa dengan mewujudkan konektivitas baru antara masyarakat, proses, data, dan perangkat, lembaga pemerintah dapat menghemat biaya, meningkatkan produktivitas karyawan, menghasilkan pendapatan baru tanpa menaikkan pajak, dan tentu saja mendatangkan manfaat bagi masyarakat.

Cisco memperkirakan sektor publik global memiliki potensi senilai USD 4,6 triliun .Digabungkan dengan prediksi Cisco terhadap sektor swasta senilai 14,4 triliun USD, maka potensi tersebut akan mencapai nilai USD 19 triliun USD dalam periode tahun 2013 – 2022.

Memasuki era digitalisasi, potensi dan nilai ekonomi dari konektivitas dan IoE di Indonesia mulai terlihat. Berdasarkan hasil riset Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2014, pengguna internet di Indonesia bertambah 16,9 juta orang , antara tahun 2013-2014, atau dari 71,2 juta menjadi 88,1 juta pengguna. Angka tersebut mengindikasikan besarnya potensi konektivitas untuk Indonesia, dan bagaimana konektivitas dapat berfungsi sebagai pondasi pengembangan kota dan negara yang lebih cerdas.

Tantangan Keamanan Smart City

Keamanan adalah isu penting bagi jaringan sistem apapun. Dan ketika sistem tersebut mencakup seluruh kota, ancaman keamanan harus ditangani secara serius. Semakin banyak sistem terhubung, semakin kompleks pula penanganannya. Beberapa bagian dari infrastruktur smart city biasanya ditangani oleh lembaga yang berbeda-beda, tanpa adanya pengelolaan terpusat yang mampu menetapkan standar pengelolaan cyber security di seluruh organisasi tersebut.

Isu keamanan lainnya adalah aneka ragam perangkat yang terhubung ke jaringan atau sistem smart city, mulai dari pompa air hingga lampu lalu lintas. Banyak dari perangkat tersebut pada mulanya tidak dirancang untuk terhubung ke internet, sehingga tidak dibangun dengan pendekatan cyber security. Ahli tata kota harus memerhatikan akses ke sistem-sistem penting di jaringan smart city.

Keamanan data pribadi seorang penduduk tentu juga menjadi prioritas. Data pribadi ini umumnya berupa informasi pribdi yang biasanya digunakan untuk urusan administrasi, mulai dari akun media sosial, rekening bank, sampai informasi kartu kredit. Oleh karena itu, sistem keamanan dasar pada smart city harus melindungi infastruktur smart city itu sendiri, maupun data pribadi penduduk. Dan masyarakat juga perlu terlebih dahulu harus mengetahui prinsip dasar bagaimana melindungi data pribadi mereka.

Menutup Celah Keamanan Jaringan Smart City

Salah satu cara mendasar untuk mengatasi celah keamanan pada jaringan smart city adalah dengan memasang firewall, sebuah sistem keamanan jaringan yang dapat memantau dan mengendalikan lalu lintas keluar dan masuk jaringan berdasarkan kebijakan keamanan yang telah ditetapkan.

Firewall memasang penghalang di antara jaringan dalam yang aman dan terpercaya dan jaringan luar yang diasumsikan tidak aman dan tidak terpercaya, seperti internet. Namun pada kasus tertentu, beberapa sistem sangat penting sehingga lebih baik untuk sama sekali tidak terhubung pada koneksi internet luar.

Langkah keamanan lain yang penting diterapkan adalah kebijakan pengendalian akses data. Aspek manusia dalam mengamankan sebuah sistem juga termasuk penting. Dengan membangun kebijakan mengenai siapa yang dapat mengakses data, ada pembatasan akses yang ketat terhadap data sehingga akses yang tidak diinginkan pada data-data penting dapat dihindari.

“Kini kita terhubung antara satu sama lain, lebih (terhubung) dari sebelumnya, dan dengan semakin banyaknya obyek yang terhubung dengan internet, data dan analitik dari data tersebut dapat membawa layanan yang lebih baik untuk para penduduk, bisnis, manusia, saya dan anda. Satu hal yang penting pada transformasi digital ini adalah keamanan berada di tempat yang tepat untuk memastikan keamanan data, perangkat kita selamat, dan firewall yang aman. Esok hari yang aman untuk Indonesia dimulai dari sekarang,” ujar Sancoyo Setiabudi, Country Manager Cisco Indonesia.

Review Smartphone