06 | September | 2016 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: Sep 6, 2016

Yungki Prabowo: Mengerem Investasi, Memacu Inovasi di Bagian TI

Yungki Prabowo (Country Head of Technology, Bank ANZ Indonesia).
Yungki Prabowo (Country Head of Technology, Bank ANZ Indonesia). [Foto: Abdul Aziz/InfoKomputer]
Kondisi perekonomian nasional yang cenderung melemah adalah salah satu tantangan besar yang kini tengah dihadapi bisnis perbankan di Indonesia. Divisi teknologi informasi (TI) perbankan pun tak luput dari imbasnya.

“Di tengah kondisi perekonomian nasional yang agak sulit seperti sekarang ini, kami memang harus agak mengerem investasi, memfilter project-project yang yang akan kami garap,” ungkap Yungki Prabowo (Country Head of Technology, Bank ANZ Indonesia).

Namun masa sulit bukan berarti masa “nelangsa” bagi bagian TI. Selain ada tugas-tugas yang sifatnya business as usual, menurut Yungki, ada macam-macam kreativitas dan inovasi yang seharusnya bisa dihasilkan oleh divisi TI, terutama untuk membantu bisnis lebih efisien maupun berkontribusi pada terciptanya peluang bisnis baru.

“Kita bisa membenahi aplikasi, memperbaiki proses di infrastruktur atau memperbaiki finansial bagian TI sendiri. Yang jelas tidak boleh tinggal diam,” tegas pria yang hampir dua puluh tahun malang melintang di dunia TI perbankan itu.

Yungki mencontohkan project automation anywhere yang tengah digarap oleh timnya saat ini. “Misalnya ketika harus melakuan batch run, tool [otomatisasi] ini akan memastikan semua urutan proses yang harus dilakukan dalam batch job itu akan dijalankan oleh sistem. Atau membuat checking list untuk proses. Jadi, yang menjalankan proses batch run itu cukup melihat atau memantau apakah prosesnya berjalan atau tidak,” paparnya.

Bagaimana dengan proses yang berdampak langsung pada nasabah? “Secara tidak langsung proses [seperti batch run] tadi akan mempercepat proses di saat melayani nasabah,” tandas Yungki seraya menambahkan bahwa project ini dilakukan dengan memanfaatan sumber daya internal untuk pengembangan tool-nya.

Automation anywhere juga selaras moto teknologi di Bank ANZ Indonesia yang diterapkan untuk kebutuhan internal maupun eksternal perusahaan, yakni bahwa teknologi harus easy to use, easy to trust, easy to develop, easty to rely on, dan easy to dream. Otomatisasi karena itu akan mempermudah pengguna memanfaatkan teknologi.  

Berkontribusi di saat kondisi pasar melemah juga bisa diberikan tim TI, misalnya lewat inisiatif negosisai ulang dengan technology provider atau vendor, dan melakukan trade in. “Tujuannya tentu saja untuk drive down the expense,” jelas Yungki.  

Inovasi Tergantung Motivasi

Tugas mengurusi infrastruktur dan sistem TI yang kompleks kerap menjadi halangan untuk memacu inovasi. Padahal, inovasi dapat membantu perusahaan menghadapi kompetisi. Bagaimana Yungki Prabowo melakukan ini?

Untuk menjawabnya, ia mengembalikan semuanya kepada leaderhsip. “Apakah sebagai leader akan menjalankan tugas sebatas business as usual, yang penting server tidak down dan aplikasi tidak ada masalah?” Yungki beretorika.

Tugas-tugas harian memang tak mungkin dihindari orang TI, tetapi berinovasi juga dibutuhkan, terutama di saat kondisi pasar sedang melemah. Salah satu  tugas yang dapat dilakukan seorang pemimpin TI, menurut Yungki, adalah memotivasi timnya untuk memberikan lebih dari sekadar business as usual.

Yungki bercerita bahwa setiap tahun tim TI-nya harus memberikan daftar inisiatif yang akan mereka lakukan. “Teman-teman sebenarnya mempunyai sedikit waktu untuk memikirkan [inisiatif inovasi] itu, dan dengan sedikit dorongan bisa dijalankan, tanpa harus menggurui apalagi memarahi,” cetus pria yang sebelumnya sempat berkarier di Citibank, Bank ABN Amro, dan Bank Mandiri itu.

Memimpin dengan Contoh

Meskipun segudang kesibukan kerja menanti Yungki Prabowo di kantor Bank ANZ Indonesia, pria berpembawaan tenang ini ternyata masih menyimpan energi besar untuk melakukan hobinya. “Seminggu itu acara saya penuh, ya ngantor, ya nge-gym, ya sepedaan, main golf,” kata penyuka musik cadas yang juga andal memainkan beberapa instrumen musik itu.

Bersepeda adalah salah satu hobi yang intens dan konsisten ia lakukan. Ada pelajaran tentang motivasi dalam olahraga yang baru ia tekuni selama dua-tiga bulan terakhir itu. Pertama kali mengayuh sepeda di atas jalur Ciawi – Puncak, belum ada satu kilometer menggeber sepedanya, nafas Yungki Prabowo sudah tersengal-sengal. “Saat itu, di otak saya sudah terbayang, ini sih nggak bakalan sampai [ke Puncak],” cerita ayah dua anak ini.

yungki prabowo cio anz indonesia 2
“Orang harus mempunyai motivasi, harus memiliki pikiran untuk maju terus,” papar Yungki tentang pelajaran berharga dari bersepeda.

Namun Yungki tidak berhenti. Di tengah bayangan keputusasaan, ia justru mendapati nafasnya justru makin teratur dan kayuhannya makin kuat.

Berbekal semangat dan keyakinan, Yungki pun bisa menaklukkan rute sepanjang lebih dari sepuluh kilometer tersebut. Jalur Ciawi – Bandung juga baru-baru ini dilahapnya.

“Orang harus mempunyai motivasi, harus memiliki pikiran untuk maju terus,” papar Yungki tentang pelajaran berharga dari bersepeda.

Sebuah pelajaran yang sebenarnya telah ia terapkan sejak dulu. Motivasi dan semangat untuk maju pula yang mengantarkannya ke posisi IT leader saat ini.

“Kalau saya nggak ada motivasi untuk maju, mungkin sekarang saya hanya jadi senior sales saja,” ujarnya sambil mengenang pekerjaan pertamanya sebagai tenaga penjual (sales) mobil saat baru lulus dari jurusan Teknik Komputer, Universitas Gunadarma.

Selain motivasi, ada “resep” leadership lain yang ia bagi. “Jangan omong doang,” tandas Yungki. Dan ia merasa beruntung karena ia kebetulan bekerja di bidang yang sama dengan latar belakang pendidikan maupun pengalamannya. Ini membuat tak sulit bagi Yungki Prabowo untuk memberi contoh pada timnya.

OpenOffice Terancam Berhenti Beroperasi

openoffice
OpenOffice

Salah satu aplikasi open source alternatif untuk Microsoft Office, OpenOffice, terancam berhenti beroperasi karena semakin sedikitnya pengembang yang ingin memperbarui fitur-fitur pada office suite ini. Pemimpin proyek OpenOffice pun khawatir tidak dapat memperbaiki masalah keamanan yang sudah lama muncul.

Kekhawatiran ini terungkap dari surat elektronik yang dikirim oleh Dennis Hamilton (Wakil Presiden Apache OpenOffice) kepada dewan Apache Software Foundation (ASF) berjudul “Apa yang membuat OpenOffice pensiun?”

“Ini adalah pendapat saya. Tidak ada pengembang yang memiliki kapasitas, kapabilitas, dan kemauan untuk melengkapi mengerjakan proyek OpenOffice bersama-sama,” tulis Hamilton seperti dilansir ArsTechnica.

Hingga saat ini, belum ada keputusan yang dibuat. Tetapi, Hamilton mencatat penutupan proyek OpenOffice sangat mungkin terjadi. Pasalnya, banyak pengembang telah meninggalkan OpenOffice yang pertama kali rilis pada Januari 2011.

Update OpenOffice terbaru adalah versi 4.1.2 pada Oktober 2015. Itu adalah satu-satunya update OpenOffice pada 2015 dan hanya ada dua update pada 2014. Akibatnya, banyak pengguna OpenOffice yang mulai beralih kepada aplikasi open source saingannya, yakni LibreOffice.

Pada Juli, OpenOffice mengeluarkan peringatan tentang kerentanan keamanannya. Meskipun isu kerentanan itu tidak sampai ke publik, Hamilton menulis bahwa permasalahan dan bukti konsep telah dilaporkan kepada tim OpenOffice. Pengembang telah memperbaiki kode sumber pada Maret tahun ini.

“Dalam kasus Apache OpenOffice, kerentanan keamanan telah menjadi masalah serius,” tulis Hamilton.

Sementara itu, dewan belum memberikan solusi spesifik. Hamilton memberikan catatan bahwa mengakhiri proyek OpenOffice itu adalah salah satu solusinya. Source code akan tetap tersedia bagi siapa saja yang tertarik menggunakannya, tetapi OpenOffice tidak melakukan pembaruan.

Penutupan operasi OpenOffice akan berdampak pada komponen lainnya, yaitu diskusi publik milis dan milis untuk pengembang. OpenOffice juga akan menutup blog dan akun Twitter dan Facebook. Komite manajemen proyek akan dibubarkan, tetapi Apache akan mempertahankan alamat e-mail yang menerima permintaan untuk menggunakan merek OpenOffice.

OpenOffice telah diunduh lebih dari 29 juta kali pada tahun 2015, dengan total kumulatif lebih dari 160 juta unduhan sejak Mei 2012.

Menteri PAN-RB: Smart City Tidak Perlu Lagi Studi Banding, Langsung Studi Tiru

Pembukaan Indonesia Smart City Forum (ISCF) 2016 @Bandung.
Pembukaan Indonesia Smart City Forum (ISCF) 2016 @Bandung.

Acara Indonesia Smart City Forum (ISCF) 2016 @Bandung yang berlangsung pada Jumat – Sabtu, 2 – 3 September lalu, diharapkan akan bisa menjadi agenda tahunan yang sifatnya wajib bagi para pemimpin daerah seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur dalam pidatonya di panggung konferensi yang menghadirkan sekitar 75 kepala daerah itu.

Menurut Asman, konsep smart city sejalan dengan instruksi Presiden RI kepada dirinya yang memintanya untuk fokus pada dua hal. Fokus pertama adalah perbaikan pelayanan publik, sedangkan fokus kedua adalah penerapan efisiensi anggaran dan peningkatan kualitas aparatur sipil.

Seperti telah dibuktikan oleh Pemerintah Kota Bandung, implementasi smart city dapat membantu mewujudkan kedua hal yang menjadi fokus Menteri PAN-RB tersebut.

Event ini saya anggap setiap tahun harus ada. Kami akan wajibkan semua pemimpin daerah untuk datang. Karena ini forum belajar yang paling praktis, nggak perlu mikir, nggak perlu penelitian, nggak perlu studi banding lagi. Sekarang itu tinggal copy paste, kita studi tiru ke daerah lain,” ujar Asman.

Apalagi, Pemerintah Kota Bandung sudah menandatangani memo kesepahaman untuk berbagi aplikasi smart city kepada 22 kota dan kabupaten di Indonesia secara gratis. “Pemimpin daerah tinggal mencontoh, implementasikan, dan paksakan. Karena Indonesia itu kadang-kadang baru bisa berubah kalau dipaksa,” lanjutnya.

Asman melihat contoh Kota Bandung yang mampu menghemat anggaran sebesar Rp1 triliun dari memotong kegiatan-kegiatan yang tidak penting, sebagai hasil transparansi APBD dan rencana kerja dinas-dinas satuan kerjanya. Ia pun berencana membawa sistem e-budgeting ini ke tingkat pusat.

“Bayangkan di kementerian yang dananya bisa mencapai Rp80 triliun. Bisa dihemat Rp10 triliun saja, pemerintah daerah kan nggak jadi dipotong anggarannya,” politisi asal Partai Amanat Nasional itu berseloroh yang disambut tawa para pemimpin daerah.

Bocoran Spesifikasi Google Pixel XL alias ‘Nexus’ Marlin

Ilustrasi Google Nexus Marlin
Ilustrasi Google Nexus Marlin

Benchmark smartphone Google Pixel XL atau HTC Nexus Marlin telah bocor di internet.

Smartphone Google Pixel XL atau sebelumnya dikenal dengan nama Nexus Marlin mengusung sistem operasi Android NMR1 atau Android 7.0 Nougat. Tentu, hal ini tidak mengejutkan karena smartphone terbaru Google pasti mengusung sistem operasi Android terbaru.

Geekbench juga menggungkapkan smartphone itu mengusung prosesor Qualcomm Snapdragon 820 quad-core 1.59 GHz dan RAM 4GB. Kombinasi prosesor Snapdragon 820 dan RAM 4 GB RAM mirip dengan smartphone flagship yaitu Samsung Galaxy S7, HTC 10 and the LG G5.

Namun, para penggemar smartphone Google akan kecewa karena sudah ada prosesor yang lebih cepat yaitu Snapdragon 821. Asus Zenfone 3 Deluxe buktinya sudah mengusung prosesor Snapdragon 821.

Minggu lalu, Google melaporkan tidak akan lagi menggunakan nama Nexus untuk smartphone terbarunya. Sebagai gantinya, smartphone HTC Sailfish dan Marlin akan dijual dengan nama Pixel dan Pixel XL.

IBTimes juga melaporkan Google akan mengadakan acara akbar pada 4 Oktober untuk meluncurkan smartphone terbaru, bersamaan dengan headset Daydream View VR dan Chromecast 4K.

Headphone Bragi Dash Usung Teknologi IBM Watson

Headphone Bragi dengan Teknologi IBM
Headphone Bragi dengan Teknologi IBM

IBM dan Bragi sedang mengembangkan sebuah headphone yang dapat mengubah cara orang berinteraksi, berkomunikasi dan berkolaborasi di tempat kerja. IBM akan membenamkan teknologi kecerdasan buatan Watson ke dalam headphone pintar Bragi The Dash.

Dengan headphone itu, pengguna bisa melakukan segalanya dan berkomunikasi dengan rekan kerja dan meningkatkan produktivitasnya.

Nikolaj Hviid (CEO dan Pendiri Bragi) mengatakan Bragi sangat bersemangat untuk memanfaatkan kemampuan komputasi kognitif IBM melalui platform Watson IOT dan mendapatkan pelajaran dari IBM dalam menciptakan inovasi global untuk menyentuh kehidupan masyarakat.

“Perangkat ini akan mengubah cara kita bekerja dan memberikan dampak yang luar biasa kepada proses bisnis masa depan,” katanya seperti dilansir Digital Trends.

IBM akan mencari perangkat baru yang dapat digunakan untuk perangkat lunak mereka, mengingat perangkat pintar sudah menjadi tren. Harriet Green (Global Head of IBM Watson Internet of Things) mengatakan pengguna akan dapat berkomunikasi dengan perangkat mereka, rumah-rumah, dan tempat kerja dengan cara yang lebih alami, interaktif, dan nyaman.

“Dengan Bragi, kami bisa menciptakan sebuah perangkat audio yang kuat dan antarmuka sensorik yang cocok dengan telinga kita,” ucapnya.

Sejauh ini IBM dan Bragi fokus menggarap enam bidang yaitu keselamatan pekerja, panduan kerja, notifikasi karyawan, tim komunikasi, analisis tenaga kerja dan optimasi, dan biometrik ID.

“Kami melihat bidang ini sangat menjanjikan dalam jangka pendek dan menengah. Ada banyak kesempatan, yang kita bisa eksplorasi di masa depan, ” kata Darko Dragicevic (EVP Partners dan Solusi di Bragi).

Kepercayaan Pelanggan Jadi Kunci Transaksi Online

alfacart-ol

Alfacart.com menggunakan momentum Hari Pelanggan Nasional 2016 tanggal 4 September lalu untuk menegaskan komitmennya dalam terus menghadirkan layanan penjualan yang mengutamakan kepercayaan serta kepuasan pelanggannya.

“Kepercayaan pelanggan menjadi fokus layanan kami mengingat faktor inilah yang selama ini menjadi kendala bagi 56% konsumen di Indonesia untuk melakukan transaksi secara online. Sebagian konsumen (34%) ragu terhadap kepastian kualitas produk yang dibelinya dan 30% konsumen mengatakan tidak puas terhadap layanan-layanan yang selama ini mereka temukan,” ujar Haryo Suryo Putro (Chief Operating Officer & Chief Marketing Officer, Alfacart.com).

Layanan Online to Offline (O2O) dengan memanfaatkan jaringan Alfamart sebagai tempat pengambilan barang atau Pick Up Point adalah salah satu upaya Alfacart.com untuk memberikan jaminan dan kepastian kualitas dari barang-barang yang dibeli konsumen

Selain itu, konsumen yang masih memiliki keraguan terhadap keamanan transaksi online dengan menggunakan produk perbankan seperti Kartu Kredit atau Kartu Debit dapat melakukan pembayaran langsung di kasir-kasir Alfamart yang menjadi tempat pengambilan barang.

“Gairah masyarakat dalam berbelanja online tentunya akan berdampak positif dalam mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat perekonomian digital sebagai salah satu tumpuan utama perekonomian nasional di masa datang dan sekaligus mendukung tercapainya transaksi e-Dagang yang ditargetkan mampu mencapai USD130 Miliar di tahun 2020,” sebut Haryo.

Fasilitas di atas, menurut Haryo, juga diharapkan menjadi solusi efektif dan efisien bagi konsumen yang belum memiliki rekening tabungan atau kartu kredit. Di Indonesia, jumlah konsumen berusia 25 tahun ke atas yang tidak memiliki akun perbankan cukup tinggi, yaitu mencapai 63,7%, sementara pasar utama Alfacart.com berada di rentang usia 25 hingga 35 tahun (75%).

Selain itu, dengan fasilitas tersebut, masyarakat yang karena kendala geografis belum dapat terjangkau oleh layanan pembayaran tunai secara langsung di tempat tujuan pengiriman atau Cash-on-Delivery (COD) tetap akan dapat melakukan transaksi pembelian melalui Alfacart.com.

Luasnya jaringan Alfamart yang mendukung Alfacart.com, menjadikan pemesan dapat pergi ke toko Alfamart terdekat untuk melakukan pembayaran tunai sekaligus menikmati layanan pengambilan barang, Pick Up Point, yang ditawarkan sebagai solusi.

LG Kembangkan Robot Rumah Tangga

Ilustrasi Kantor LG
Ilustrasi Kantor LG

LG akan melakukan ekspansi bisnis dan menanamkan investasi besar-besar untuk dunia robotik, mengingat tren teknologi AI (Artificial Intelligence) yang terus berkembang.

Kemajuan teknologi AI dan komunikasi nirkabel memungkin perusahaan-perusahaan teknologi membuat mesin-mesin yang lebih canggih dan dapat terhubung dengan satu sama lain melalui internet dan melakukan tugas-tugas yang lebih rumit.

Jo Seung-jin (Head of LG Appliances Business) mengatakan LG akan mempersiapkan diri untuk masa depan dengan melakukan investasi besar-besaran di smart home, robot dan komponen kunci dan memperkuat kemampuan bisnis perabot rumah tangga.

“LG akan kembangkan produk yang dapat digunakan berdampingan dengan berbagai perabot rumah tangga seperti kulkas, mesin cuci dan AC. Kami berharap dapat membuat robot canggih yang dapat mengerjakan tugas manusia sehari-hari,” katanya seperti dikutip Reuters.

“Robot LG akan mengusung inteligensi buatan dan komunikasi tanpa kabel yang memungkinkan mesin atau produk elektronik berbicara satu sama lain melalui jaringan Internet guna melakukan pekerjaan rumah tangga yang lebih kompleks,” ujarnya.

Negara-negara maju mulai melakukan investasi di bidang robotik supaya dapat mengembangkan industri baru. Harapannya, robot itu dapat menyelesaikan berbagai masalah sosial dengan memperkenalkan mesin-mesin yang dapat bertugas untuk memasak atau menjaga bayi atau orang tua.

LG tidak menjelaskan rencana investasi mereka atau kapan mereka akan meluncurkan produk robotik. Meskipun masih dalam proses investasi, pergeseran strategi LG bisa menjadi tanda bahwa teknologi robotika semakin diminati.

Namun, LG sedang mempertimbangkan untuk menggunakan berbagai teknologi mulai dari AI sampai sistem kendaraan autonom. Akhir tahun lalu, LG telah meluncurkan Hom-Bot Turbo+, sebuah robot penyedot debu yang juga dapat bekerja sebagai penjaga rumah.

Drone GoPro Karma Siap Beraksi 19 September

GoPro Karma
GoPro Karma

Produsen kamera aksi (action cam) GoPro akan meluncurkan drone pertamanya GoPro Karma dalam event Code Conference pada 19 September 2016.

Meskipun GoPro belum mengungkapkan spesifikasi resmi GoPro Karma, spesifikasi drone pertama GoPro itu sudah bocor di internet. Rumornya, GoPro Karma akan hadir dengan varian warna hitam dan empat baling-baling serta kamera GoPro di bagian tengahnya.

Rencananya, GoPro akan merilis quad-copter itu bersamaan dengan perilisan kamera GoPro Hero 5, seperti dilansir The Verge.

Sebelumnya, Nick Woodman (CEO GoPro) telah membeberkan rencana GoPro untuk meluncurkan drone dengan empat baling-baling (quadcopter) pada tahun lalu. “Kami akan meluncurkan ‘aksesoris mutakhir GoPro’ tahun depan,” katanya saat itu.

Kehadiran GoPro Karma akan membuat pasar drone semakin menarik karena akan menjadi penantang Xiaomi Mi Drone, bahkan DJI Phantom 4.

Negara dengan Programmer Terbaik di Dunia, Bukan AS

Ilustrasi pemetaan programmer terbaik di dunia
Ilustrasi pemetaan programmer terbaik di dunia

Sebutkan negara dengan programmer terbaik di dunia?

Banyak orang mengira Amerika Serikat (AS) adalah negara dengan programmer komputer terbaik di dunia, mengingat AS adalam rumah bagi tokoh-tokoh programmer dunia seperti Bill Gates, Ken Thompson, Dennis Ritchie, dan Donald Knuth.

HackerRank mencoba menemukan jawabannya dan menantang kemampuan coding para pengembang dengan memberikan 10 ribu coding terbaru. Hasilnya, ternyata India adalah negara dengan pertumbuhan programmer tercepat di dunia dan hacker Russia bisa sangat diandalkan.

Ada ratusan ribu pengembang dari berbagai dunia yang ikut berpartisipasi, dari Pyhton ke algoritma lanjut ke sistem distribusi. Komunitas HackerRank terus tumbuh setiap hari dengan 1,5 juta pengembang. Para pengembang dinilai dan diurutkan berdasarkan akurasi dan kecepatan.

Menurut HackerRank, para pengembang Rusia dan Tiongkok memiliki talenta yang luar biasa. Programmer Tiongkok sangat mahir dalam matematika, programming, dan struktur data. Sedangkan, programmer Rusia sangat lihai dalam algoritma.

Komposisi domain yang paling besar adalah algoritma, mengingat 40 persen pengembang mengikutinya. Ujian Domain terdiri dari sorting data, dynamic programming, and searching for keywords and other logic-based tasks.

Pada ujian algoritma, para pengembang bisa memilih bahasa yang mereka sukai. Karena itu, ujian ini sangat populer. Tak hanya itu, algoritma juga sangat penting dalam wawancara coding sekaligus menjelaskan mengapa para coder harus berjibaku dengan algoritma.

Setelah algoritma, ada tantangan yang diberikan kepada para pengembang meliputi Java, Data Structures, distribusi sistem, dan keamanan.

Review Smartphone