08 | September | 2016 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: Sep 8, 2016

Cerita Danny Pomanto Membangun Makassar Jadi Smart City yang Menyentuh Hati

Walikota Makassar Danny Pomanto (tengah) berbincang bersama M. Arief Adrianto (kiri, Deputy GM Special Interest Media, Gramedia Majalah) dan Wisnu Nugroho (kanan, Editor-in-Chief, InfoKomputer) di sela-sela acara Indonesia Smart City Forum (ISCF) 2016 @Bandung.
Walikota Makassar Danny Pomanto (tengah) berbincang bersama M. Arief Adrianto (kiri, GM Publishing Special Interest Media, Gramedia Majalah) dan Wisnu Nugroho (kanan, Editor-in-Chief, InfoKomputer) di sela-sela acara Indonesia Smart City Forum (ISCF) 2016 @Bandung, Sabtu (3/9).

Geliat membangun smart city bisa dirasakan di berbagai daerah di Indonesia dalam dua tahun belakangan ini. Tidak terkecuali di Makassar, ibukota provinsi Sulawesi Selatan.

Sebagai salah satu kota tersibuk di tanah air, wajar jika Makassar hadir sebagai pionir pengembangan smart city di wilayah Indonesia Timur. Hal inilah yang diinisiasi oleh Mohammad Ramdhan Pomanto, atau akrab disapa Danny Pomanto, sejak ia terpilih menjadi Walikota Makassar pada tahun 2014 lalu.

Namun, dalam mewujudkan kota cerdas di kota Makassar, Danny Pomanto mengaku mengambil jalan yang berbeda dibandingkan pemimpin-pemimpin daerah lainnya. Apa maksudnya?

“Sejak saya terpilih menjadi walikota sampai dilantik, ada jeda waktu delapan bulan. Selama itu, saya melakukan riset. Ternyata konsep smart city masih asing bagi masyarakat. Padahal, tanpa melibatkan masyarakat, smart city akan sulit mendapatkan data akurat. Jadi, bagaimana agar smart city bisa diterima masyarakat?” papar mantan dosen jurusan Arsitektur di Universitas Hasanuddin itu.

Hasilnya, Danny memilih pendekatan bottom-up. Ia mencari masalah-masalah yang ada di masyarakat, lalu dibuatkan solusinya dalam bentuk aplikasi. Kumpulan aplikasi itu kemudian diikat dalam sebuah platform. Hal ini berbeda dibandingkan pendekatan pemimpin daerah lain yang kerap membeli platform tertentu terlebih dahulu, baru diterapkan di masyarakat.

“Bicara smart city itu artinya bicara soal teknologi hardware dan software. Tapi, bahayanya teknologi itu adalah membuat semua kota menjadi sama. Terpatron dengan satu platform. Saya tidak mau disandera teknologi,” kata Danny.

Dengan pendekatan yang ia pilih, Danny menambahkan satu unsur lagi ke dalam smart city di Makassar, yakni heartware atau teknologi yang menyentuh hati masyarakat. Istilah yang Danny majukan adalah “Sombere”, bahasa lokal yang bisa diartikan sebagai “great hospitality; great brotherhood; great spirit“.

Berbekal konsep “Sombere & Smart City” inilah, Danny berupaya mewujudkan kota cerdas di Makassar yang tampil berbeda dibandingkan kota-kota cerdas lainnya di dunia. “Sombere ini kultur… yang melibatkan warga. Smart city harus bisa menyediakan solusi cepat untuk persoalan masyarakat,” tukasnya.

Cara Cepat Menyentuh Masyarakat

Dari hasil risetnya, Danny Pomanto mengetahui bahwa masalah paling krusial di masyarakat kota Makassar adalah kesehatan. Dengan menyediakan solusi kesehatan berbasis teknologi, Danny yakin bisa lebih cepat menyentuh hati masyarakat.

Dalam waktu singkat, tidak sampai enam bulan sejak dilantik, Danny meluncurkan program Makassar Smart Card atau kartu pintar multifungsi yang wajib dimiliki seluruh warga kota. Hebatnya, smart card ini berjalan tanpa memakai APBD karena memang belum dianggarkan. Solusinya, ia mengajak salah satu bank nasional untuk bekerjasama menerbitkan kartu pintar ini.

Selain berguna sebagai kartu identitas warga, Makassar Smart Card juga membawa fungsi kartu debit dan kartu ATM, kartu pegawai negeri, serta merekam data-data pribadi warga, termasuk rekam jejak medis (medical record). Sehingga data medis setiap warga dapat diketahui secara detail, misalnya golongan darah, riwayat penyakit, dan kapan terakhir berkunjung ke dokter.

Makassar Smart Card hasil kerja sama dengan BRI.
Makassar Smart Card hasil kerja sama dengan BRI.

Langkah selanjutnya, Danny meluncurkan armada Home Care yang diklaim sebagai layanan smart healthcare. Layanan Home Care ini berbentuk mobil semacam ambulans yang dilengkapi fasilitas kesehatan komplet dan terhubung online. Walhasil, warga yang sakit bisa menelepon layanan ini 24 jam, lalu mobil dan dokter pun bisa segera datang ke rumah warga dalam 10 menit.

“Kalau butuh pemeriksaan lanjutan, kita ada alat USG dan EKG online di mobil. Hasilnya bisa dikirim langsung ke dokter spesialis dan keluar diagnosisnya, cukup lewat smartphone. Nantinya akan ada juga fasilitas alat rontgen mobile,” ujar Danny bangga.

“Itulah mengapa Makassar dipilih menjadi kota pertama tempat peluncuran 4G LTE di Indonesia, agar makin banyak nyawa yang terselamatkan [dengan fasilitas kesehatan online],” sambungnya.

Saat ini, sudah ada 48 mobil Home Care di Makassar. “Mobil ini diberi nama Dottoro’ta atau ‘Dokter Kita’ dalam bahasa Makassar supaya lebih mudah dikenal masyarakat,” kata pria yang merancang desain Masjid Terapung Amirul Mukminin di pesisir Pantai Losari, Makassar, ini.

Keberhasilan layanan kesehatan mobile di Makassar ini kemudian dibawa ke tingkat nasional oleh Kementerian Kesehatan RI lewat program Telemedika Nusantara.

Solusi Pemerintahan dan Pendidikan

Untuk membantu mengendalikan jalannya pemerintahan, Danny Pomanto telah membangun war room atau sejenis command center yang dapat menampilkan informasi-informasi penting mengenai keadaan kota.

Sedangkan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, Danny melengkapi aparat daerahnya, sampai ke tingkat RT dan RW, dengan smartphone Android. Dari perangkat itu, Ketua RT dan RW dapat melaporkan kelahiran dan kematian warga secara online, untuk kepentingan pembaruan data kependudukan dan catatan sipil (dukcapil) real-time.

Selain itu, secara rutin setiap lurah diperintahkan untuk mengetuk pintu rumah-rumah di wilayahnya dan mendengarkan aspirasi warganya. Selama dua tahun berjalan, sudah 3.000 rumah sudah dikunjungi para lurah. “Salah satu unsur dari ‘Sombere’ itu protokol menyentuh hati, supaya masyarakat merasa jadi bagian,” kata pria berusia 52 tahun itu.

Dalam waktu dekat, Danny akan mengembangkan Makassar Student Smart Card guna meningkatkan kualitas pendidikan. Untuk tahap pertama, akan diterbitkan 100 ribu kartu pintar khusus pelajar. Di dalam kartu ini, orang tua bisa menaruh uang jajan anak dalam bentuk digital.

Pasalnya, sekolah-sekolah di Makassar bakal dilengkapi dengan smart canteen, kantin yang menjual makanan dan minuman sehat serta melayani semua transaksi secara nontunai (cashless). Tujuannya agar orang tua dapat mengetahui, anaknya jajan di mana, makan apa saja, dan berapa harganya. “Ini juga bagian dari ‘Sombere’, ada kaitan emosional dengan orang tuanya,” imbuh Danny.

Solusi digital lainnya untuk bidang pendidikan yang telah diterapkan di Makassar adalah smart school dan penerapan Office 365 for Education, hasil kolaborasi dengan Microsoft. Atas kesuksesan ini, Danny sempat diundang menjadi pembicara di acara Microsoft Analyst Summit Asia 2015 di Singapura.

Fondasi Transformasi Digital: Data dan Perubahan Pola Pikir Organisasi TI

HIF2016

Memasuki era transformasi digital, divisi TI dalam perusahaan membutuhkan paradigma dan teknologi baru yang dapat memberdayakan perusahaan secara digital. Paradigma dan teknologi tersebut harus memfokuskan pada enabler utama era digital, yakni data. Namun, sebelumnya perusahaan harus memilih di antara dua pilihan.

Data adalah landasan utama dalam transformasi digital. Satu cara untuk merealisasikan manfaat dari transformasi digital adalah dengan memiliki akses yang lebih baik terhadap data yang ada; dan melakukan integrasi dan analisis data untuk menghasilkan insight yang memberdayakan transformasi digital.

Data menjadi “lensa” bersama antara bisnis dan TI untuk dapat membentuk transformasi digital yang mereka jalani, dan akan mengarahkan perusahaan pada hasil apa yang hendak dicapai.

Organisasi TI harus mengubah pola pikir mereka dari yang sebelumnya sebagai pendukung, kemudian menjadi enabler dalam transformasi digital, melalui data. Dengan strategi yang tepat, organisasi dapat membangun fondasi yang kuat untuk transformasi ini dan mempersiapkan bisnis menghadap revolusi digital.

Hal tersebut mengemuka dalam acara konferensi Hitachi Information Forum (HIF) 2016 yang diselenggarakan oleh Hitachi Data Systems (HDS) di Jakarta, Selasa (6/9). Acara yang mengangkat tema  “Digital Transformation: Transform Today. Thrive Tomorrow” itu menyajikan aneka praktik terbaik (best practice) transformasi digital yang saat ini sedang menjadi fokus dari berbagai industri di Indonesia, maupun di negara-negara lain.

“Saat ini kita menyaksikan bagaimana setiap bisnis berada dalam tekanan untuk bertransformasi, apakah tekanan itu datang dari jajaran para direksi atau dari kompetisi yang dihadirkan oleh perusahaan-perusahaan baru yang mengubah dinamika di dalam pasar,” kata Suresh Nair (Managing Director, HDS Indonesia).

“Perusahaan saat ini harus mencari cara baru untuk berkembang secara eksponensial, dan transformasi digital adalah jawabannya–karena dapat meningkatkan efisiensi dan mempercepat waktu dengan mengubah proses dan operasional bisnis yang ada, meningkatkan kesetiaan pelanggan dengan customer experience yang baru, dan membukakan potensi pendapatan baru dari bisnis model yang baru,” sambung Suresh.

Dua Pilihan di Awal Era Digital

Dalam pandangan Hubert Yoshida (VP & Global Chief Technology Officer, Hitachi Data Systems) dalam situasi revolusi digital, perusahaan dihadapkan pada dua pilihan: berubah atau menjadi tidak relevan.

“Banyak tim IT saat ini mengambil kesempatan untuk menjadi pemimpin dalam revolusi digital. Banyak organisasi menambah peran Chief Digital Officer (CDO) dalam organisasi mereka. Namun ada juga yang lambat untuk mengikuti perubahan dan akhirnya hanya menjadi penonton ketika tim TI lain yang dibangun secara paralel dalam organisasi tersebut, yang bisa bekerja secara tangkas dengan memanfaatkan teknologi digital, mengambil peranan yang lebih besar,” papar Yoshida saat berbicara di depan para profesional TI dari aneka sektor industri, seperti perbankan dan pemasaran, yang menghadiri HIF 2016.

Menurut Hu Yoshida, ada celah atau gap yang mendasar antara cara pandang bisnis dan organisasi TI tentang pentingnya transformasi digital bagi perusahaan. Tak pelak, celah itu kian sulit ditutup akibat banyaknya proses, sistem, dan kemampuan legacy yang masih digunakan oleh organisasi TI tersebut.

Pertanyaan kuncinya adalah apakah organisasi Anda siap untuk berubah hari ini untuk meraih kesuksesan di masa depan? Atau, organisasi Anda akan tertinggal di belakang?

Penyedia Layanan TI dan Cloud Paling Banyak Jadi Sasaran Serangan DDoS

simulating-ddos-attacks

Penyedia layanan TI, cloud, dan SaaS masih menjadi industri yang paling banyak jadi sasaran serangan DDoS sebanyak 45 persen. Peringkat kedua ditempati institusi keuangan sebanyak 23 persen dan peringkat ketiga milik lembaga pemerintahan sebesar 14 persen.

Data itu diperoleh dari hasil Laporan Tren DDoS Kuartal Kedua 2016 yang dirilis Verisign, berdasarkan besarnya upaya mitigasi terhadap serangan DDoS sepanjang kuartal tersebut.

Verisign melihat tren peningkatan angka serangan DDoS. Buktinya, Verisign telah melakukan mitigasi serangan 75 persen lebih banyak di kuartal kedua 2016 dibandingkan pada kuartal kedua 2015.

Serangan terbesar yang berhasil dimitigasi Verisign pada kuartal ini mencapai 250+ Gbps (sebelum dilakukan tidakan) dan menjadi 200+ Gbps (setelah ditangani dalam waktu 2 jam). Sedangkan rata-rata ukuran serangan puncak yang diobservasi Verisign mencapai 17,37 Gbps atau naik 214 persen dari tahun ke tahun.

increased attack ddos
Rata-rata ukuran serangan puncak yang diobservasi Verisign mencapai 17,37 Gbps atau naik 214 persen dari tahun ke tahun.

Tidak hanya itu, serangan yang terjadi pun kian canggih dan konsisten. Salah satunya ditandai kemunculan penggunaan aplikasi berlapis bervolume rendah atau Layer 7, serangan yang mengambil celah kemanan pada kode aplikasi dan mengeksploitasi HTTP/S Header Field di dalam paket permintaan untuk melumpuhkan aplikasi.

Serangan ini sering diiringi dengan banjir User Datagram Protocol (UDP) bervolume tinggi untuk mengalihkan perhatian korban dari komponen serangan Layer 7 sehingga dibutuhkan teknik penyaringan ganda dan lebih canggih.

Kemudian, 64 persen serangan DDoS yang berhasil dimitigasi Verisign di kuartal kedua 2016 merupakan tipe serangan ganda.

attack ddos sophisticated
64 persen serangan DDoS yang berhasil dimitigasi Verisign di kuartal kedua 2016 merupakan tipe serangan ganda.

Solusi Smart City Cloud Platform Mendukung Terciptanya Indonesia Smart Nation

President Director Lintasarta, Arya Damar
President Director Lintasarta, Arya Damar

PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) menawarkan solusi smart city terbaik yaitu Smart City Cloud Platform untuk mendukung hasil kesepakatan Indonesia Smart City Forum (ISCF) 2016 yang berlangsung pada 2 – 3 September 2016 lalu di Bandung.

Hasil kesepakatan ISCF 2016 di Bandung adalah integrasi konsep dan platform smart city sebagai fondasi Indonesia Smart Nation, kolaborasi dan sinergi pembangunan smart city antar daerah, sinergi pelayanan pendidikan, bisnis, pemerintahan, dan komunitas berbasis teknologi, serta berbagi aplikasi untuk mempercepat dan efisiensi pembangunan smart city.

Arya Damar (Prseident Director, Lintasarta) mengatakan upaya percepatan pemerataan penerapan smart city memerlukan dukungan sebuah platform smart city berbasis cloud yang memungkinkan pemerintah daerah membuat, mengembangkan, melakukan uji coba, dan mengelola aplikasi tanpa perlu berinvestasi infrastruktur seperti storage, server, operating system, dan middleware.

“Lintasarta memiliki solusi Smart City Cloud Platform dimana pengembangan aplikasi dapat dimulai secara cepat hanya dua hingga tiga hari, tidak perlu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan,” kata Arya.

Menurut Arya, solusi Smart City Cloud Platform akan mengintegrasikan seluruh aplikasi dan database yang berada di lingkungan pemerintah daerah. Aplikasi yang telah dibuat juga dapat direplikasi dan dibagikan kepada pemerintah daerah lainnya, sehingga tidak perlu membuat aplikasi baru untuk di setiap daerah.

Hal ini akan mendukung percepatan implementasi smart city di berbagai daerah di seluruh Indonesia sehingga dari berbagai smart city akan menjadi Smart Nation.

Solusi Lainnya

Lintasarta juga memiliki solusi lainnya dalam mendukung penerapan smart city, di antaranya Intelligent Command Center (ICC) dan Intelligent Video Analytics (IVA).

Intelligent Command Center (ICC) merupakan salah satu komponen terpenting bagi pemimpin daerah untuk mengetahui kinerja para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di bawahnya. Data dari ICC merupakan hasil integrasi dari berbagai aplikasi di internal SKPD serta masukan langsung dari masyarakat (melalui sosial media, call center, dan aplikasi tanggap darurat).

Sementara solusi Intelligent Video Analytics (IVA) dapat memaksimalkan infrastruktur TI daerah seperti CCTV untuk fungsi pengawasan serta penegakan hukum di lingkungan masyarakat.

CCTV akan diintegrasikan dengan komponen Intelligent Computing yang memiliki kemampuan indexing sehingga dapat mengidentifikasi berbagai karakteristik tidak hanya manusia saja tetapi juga objek seperti warna, benda padat atau cair, asap, serta suatu pergerakan.

“Data video CCTV yang dibutuhkan akan cepat didapat dan dapat segera dilakukan analisis,  contohnya daerah atau jalan yang sering terjadi pelanggaran lalu lintas atau tindak kriminal,” ujar Arya.

Sony Rilis PS4 Pro dan PS4 Slim, Janjikan Level Baru Bermain PlayStation

Sony Luncurkan PS4 Pro dan PS4 Slim 2
Sony Luncurkan PS4 Pro dan PS4 Slim 2

Sony resmi meluncurkan konsol PlayStation 4 (PS4) terbaru dalam dua varian yaitu PS4 Slim yang menawarkan desain ramping dan PS4 Pro yang menawarkan spesifikasi tercanggih.

Sony akan mulai memasarkan PS4 Slim pada 15 September 2016 dengan banderol harga US$299 atau sekitar Rp4 juta.

“Desain PS4 Slim sangat ramping dan ringan. Kemampuan GPU PS4 Pro dua kali lebih baik dari PS4 pertama,” kata Andrew House, President and Global CEO of Sony Interactive Entertainment (SIE) seperti dikutip The Verge.

PS4 Slim memiliki controller DualShock 4 terbaru dengan garis lampu yang terlihat dari depan. Sony mengklaim fisik PS4 Slim 30 persen lebih kecil dibandingkan PS4 biasa dan konsumsi daya listriknya 28 persen lebih irit. PS4 Slim menawarkan kapasitas harddisk 500 GB dan 1 TB.

Sony Luncurkan PS4 Pro dan PS4 Slim 1
Sony Luncurkan PS4 Pro dan PS4 Slim 1

Sementara itu, PS4 Pro (sebelumnya dikenal dengan sebutan Neo) mengusung prosesor yang lebih canggih dengan kapasitas hard drive sebesar 500 GB dan 1 TB serta sudah mendukung game beresolusi 4K. Konsol game itu juga mempunyai GPU terbaru dengan kinerja mencapai 4,2 teraflops dan CPU AMD “Jaguar” terbaru untuk mendukung fungsi 4K, HDR, dan Virtual Reality (VR).

Sony juga akan menghadirkan update software untuk mengaktifkan fitur HDR di seluruh konsol PS4 sekaligus menjawab tantangan Microsoft yang menghadirkan fitur HDR (High Dynamic Range) di Xbox One S.

Sony akan mulai menjual PS4 Pro pada 10 November 2016 dengan banderol US$399 atau sekitar Rp5,2 juta.

“PS4 Pro akan memberikan pengalaman PS4 ke level baru,” ucap Mark Cerny (Chief Architect Sony PS4).

Bhinneka.com dan Kredivo Hadirkan Solusi Pembelian Online dengan Cicilan Tanpa Kartu Kredit

Screenshot Landing Page Cicilan Tanpa Kartu Kredit KREDIVO di Bhinneka.Com
Screenshot Landing Page Cicilan Tanpa Kartu Kredit KREDIVO di Bhinneka.Com

Bhinneka.com bekerjasama dengan Kredivo untuk meluncurkan opsi cicilan 3 bulan dan 6 bulan secara otomatis tanpa kartu kredit.

Kredivo adalah produk dari FinAccel yang memungkinkan pembeli e-commerce di Indonesia mengajukan aplikasi pembayaran cicilan secara online dan mendapatkan persetujuan hanya dalam 24 jam.

Lily Suriani (VP Marketing Bhinneka.Com) mengatakan Bhinneka.com berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pelanggan kami dengan metode pembayaran yang mudah dan nyaman.

“Dengan metode pembayaran cicilan tanpa kartu kredit ini, pelanggan akan diberikan kemudahan dalam bertransaksi di Bhinneka.com. Produk cicilan ini dapat meningkatkan angka transaksi di Bhinneka.com secara signifikan,” katanya dalam siaran pers.

Sistem Kredivo dan Bhinneka.com terhubung dengan baik secara otomatis untuk seluruh proses, mulai dari pengajuan aplikasi, persetujuan aplikasi, hingga ke pengiriman barang sehingga meminimalisasi kesulitan pelanggan dalam berbelanja online selama ini.

Sebagai penawaran khusus kepada pelanggan Bhinneka.Com, Kredivo akan mengenakan bunga 2,5 persen tiap bulannya untuk cicilan 3 bulan dan 6 bulan, jauh lebih rendah dibandingkan bunga perusahaan multifinance lainnya.

Akshay Garg (CEO, FinAccel) mengatakan program cicilan adalah produk keuangan yang sangat digemari oleh konsumen Indonesia. Tapi, sayangnya program itu baru tersedia untuk pemilik kartu kredit dengan jumlah kisaran 5 – 6 juta pelanggan.

Kredivo memberikan akses ke program cicilan untuk semua orang dengan atau tanpa kartu kredit. “Kami menawarkan bunga yang sangat kompetitif, jauh lebih rendah dibanding perusahaan multifinance lainnya di Indonesia dan sistem pembelian dua klik, kami memberikan kenyamanan dan keamanan bertransaksi online untuk pengguna,” ucapnya.

Untuk tahap awal ini, program cicilan Kredivo hanya akan tersedia untuk pelanggan Bhinneka.com di Jabodetabek. Kredivo akan tersedia di beberapa kota lain di Indonesia dengan jangka waktu pembayaran hingga 12 bulan pada akhir tahun ini.

Apple Jual iPhone 7 dan iPhone 7 Plus di 57 Negara, Indonesia Tidak Termasuk

Tim Cook (CEO Apple) memarparkan keunggulan iphone 7 di Bill Graham Civic Auditorium, San Francisco, AS.
Tim Cook (CEO Apple) memarparkan keunggulan iphone 7 di Bill Graham Civic Auditorium, San Francisco, AS.

Apple resmi meluncurkan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus di San Fransisco, Amerika Serikat, pada Rabu waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Tak menunggu waktu lama, Apple pun langsung membuka pre-order pada Kamis (8/9) dan mulai mengirimkannya pada 16 September 2016.

Untuk tahap awal, Apple akan menjual smartphone iPhone 7 dan iPhone 7 Plus ke 29 negara terlebih dahulu. Ke-29 negara yang beruntung yaitu Australia, Austria, Belgia, Kanada, Tiongkok, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Hong Kong, Irlandia, Italia, Jepang, Luksembourg, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Puerto Rico, Singapura, Spanyol, Swedia, Swiss, Taiwan, Uni Emirat Arab, Inggris dan Amerika Serikat.

Kemudian, pada 23 September 2016, Apple baru meluncurkan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus ke Andorra, Bahrain, Bosnia & Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Estonia, Yunani, Greenland, Guernsey, Hungaria, Islandia, Isle of Man, Jersey, Kosovo, Kuwait, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Maldives, Malta, Monako, Polandia, Qatar, Rumania, Rusia, Arab Saudi, Slovakia dan Slovenia, demikian GSM Arena melaporkan.

Ironisnya, lagi-lagi Indonesia tidak ada di daftar dan belum ada operator telekomunikasi di Indonesia yang akan mem-bundling dan membawa iPhone 7 dan iPhone 7 Plus ke Indonesia.

Ilustrasi iPhone 7
Ilustrasi iPhone 7

Spesifikasi

Smartphone iPhone 7 mengusung layar 4,7 inci dan iPhone 7 Plus mempunyai layar 5,5 inci. Kedua smartphone iPhone 7 dan iPhone 7 Plus mengusung chipset A10 Fusion yang memiliki 3,3 miliar transistor dan RAM 3 GB. Keunggulannya, performa A10 Fusion 40 persen lebih kencang dari prosesor sebelumnya A9 dan dua kali lebih cepat dibanding A8 yang digunakan iPhone 6 dan 6S.

Untuk sektor kamera, iPhone 7 dan 7 Plus mengusung sensor berukuran 12 megapixel dan fitur OIS dan dual tone flash yang terdiri dari empat LED. Khusus iPhone 7 Plus, Apple menghadirkan dua lensa kamera di bagian belakang. Satu lensauntuk wide angle yang setara dengan lensa 28mm dan lensa 56mm yang mereka sebut sebagai lensa tele.

Selanjutnya, sistem operasi iOS 10 yang terbenam pada iPhone 7 mendukung format gambar RAW agar pengguna bisa mengedit jepretan tanpa menghasilkan gambar pecah dan membuat warnanya lebih kaya.

Untuk kamera depan, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus mengusung fitur FaceTime HD 7 megapixel lengkap dengan stabilisator gambar seprti kamera utamanya untuk menghasilkan foto selife terbaik.

Apple pun mengubah desain speaker di iPhone 7 dan iPhone 7 Plus dengan menempatkan stereo speaker di atas dan di bawah sehingga memberikan kualitas suara yang mumpuni. Sesuai rumor yang beredar, Apple menghilangkan port audio 3,5mm.

Dengan segenap kemampuan tersebut, Apple akan melepas ponselnya dengan harga sebagai berikut :

iPhone 7:
32 GB USD649 (Rp ,5 juta)
128 GB USD749 (Rp9,8 juta)
256 GB USD849 (Rp11 juta)

iPhone 7 Plus:
32 GB USD769 (Rp10 juta)
128 GB USD869 (Rp11,4 juta)
256 GB USD969 (Rp12,7 juta)

LG Luncurkan LG V20, Smartphone Android Nougat Pertama

LG V20.
LG V20.

LG secara resmi mengumumkan smartphone terbarunya LG V20 yang mengusung sistem operasi Android 7.0 Nougat dan menjadi smartphone pertama yang menggunakan Nougat.

Faktanya, LG V20 tidak mengusung konsep unibodi dan modular. Berbeda dengan rumor yang beredar sebelumnya, LG V20 akan mengusung konsep modular atau bongkar pasar seperti LG G5.

“LG V20 menawarkan pengguna pengalaman multimedia pada level lebh tinggi melalui keunggulan fitur audio dan video di dalamnya,” kata Juno Cho (Presiden LG Mobile Communications Company) seperti dikutip The Verge.

LG V20 mengusung layar 5,7 inci dengan resolusi QHD, prosesor Snapdragon 820, RAM 4 GB, dan memori internal 32 GB. LG menyematkan baterai 3.200 mAh dengan fitur Quick Charge 3.0 dan antarmuka khusus UX 5.0+.

LG V20 menggunakan material metal yang menawarkan kesan premium dan mewah. Bahan material metal LG V20 adalah campuran aluminum, magnesium, silikon, dan tembaga yang biasa dipakai pada pesawat dan kapal.

Seperti LG G5, LG V20 mengusung dua kamera belakang 8 megapixel untuk lensa wide angle dan 16 megapixel untuk pengambilan foto biasa serta bukaan f/1.8 dan f/2.4. Kedua kamera itu mendukung teknologi hybrid autofocus yang terdiri dari phase detection, laser detection, dan contrast detection.

Kamera LG V20 yang mengusung fitur-fitur pendukung seperti dual-LED flash, autofocus laser, dan stabilisator OIS yang antiguncangan. Sedangkan, kamera depannya memiliki kualitas 5 megapixel dan menawarkan pencahayaan lebih terang 34 persen.

Untuk audio, LG V20 menjadi smartphone pertama yang menyematkan 32-bit Hi-Fi Quad DAC (Digital-to-Analog Converter) yang menghasilkan suara jernih, termasuk memutar lagu dengan format FLAC. Selain itu, mikrofon smartphone itu bisa merekam suara berkualitas HD. LG V20 juga .

LG V20 mengusung tiga warna yaitu pink, silver, dan hitam serta baru akan tersedia di Korea Selatan pada bulan ini.

Aulia Marinto Terpilih Sebagai Ketua Umum idEA 2016 – 2018

Aulia Marinto, Ketua Umum idEA tahun 2016 - 2018.
Aulia Marinto, Ketua Umum idEA tahun 2016 – 2018.

Aulia Marinto (CEO, Blanja.com) terpilih sebagai Ketua Umum idEA (Asosiasi E-Commerce Indonesia) untuk periode tahun 2016 – 2018. Aulia menggantikan Daniel Tumiwa (CEO, OLX Indonesia) yang masa jabatannya sudah berakhir tahun ini.

Dalam pemilihan Ketua Umum idEA yang berlangsung pada hari Kamis (1/9) lalu, Aulia berhasil mengalahkan dua kandidat lainnya, yakni Ferryandi (CEO, Buahhatiku.com) dan Bima Laga (Chief Financial Officer, PriceArea.com).

Sosok Aulia yang cukup lama bertugas di Telkomsel dan kemudian dipercaya membangun Blanja.com dalam tiga tahun terakhir dianggap bisa menjadi jembatan antara pelaku e-commerce tanah air dengan industri telekomunikasi dan pemerintahan.

“Salah satu pendorong yang menjadikan saya maju dalam Pemilu idEA karena ingin adanya ekosistem yang sehat di e-commerce Indonesia, khususnya kehadiran regulasi yang mendukung ekosistem e-commerce,” terang Aulia dalam siaran persnya.

Pria kelahiran Balimbingan, Sumatera Utara, pada 48 tahun yang lalu ini menyadari industri e-commerce memiliki beberapa tantangan, seperti belum adanya tata kelola yang tepat. Tata kelola itu dalam konteks yang lebih luas adalah bagaimana industri ini e-commerce memiliki perangkat-perangkat regulasi yang mampu mendorong industri ini lebih cepat berakselerasi. “Bukan dengan adanya regulasi, malah jadi terhambat,” tukasnya.

Sebagai Ketua Umum idEA yang baru, Aulia memiliki empat pilar utama yang menjadi fokusnya saat ini. Pilar tersebut yaitu: idEA for association, idEA for government, idEA for business, dan idEA for people.

“Dengan empat pilar ini, kami (idEA) akan menjawab tantangan industri itu dan pemerintah yang ingin menjadikan idEA sebagai mitra proaktifnya untuk menelurkan regulasi-regulasi yang dibutuhkan bagi industri,” ujarnya.

idEA merupakan wadah komunikasi di antara pelaku industri e-commerce Indonesia, maupun dengan pemerintah dalam hal regulasi dan asosiasi lain yang secara langsung menjadi elemen penting dalam pengembangan ekosistem e-commerce.

idEA saat ini menaungi 255 perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce dan ekosistem pendukungnya, seperti bank, logistik, dan payment gateway.

Apple Watch Series 2 Terbuat dari Keramik dan Mampu Menyelam hingga 50 Meter

Jeff Williams, (Chief Operations Apple) mengungkapkan keunggulan Apple Watch Serie 2 yang terbuat dari keramik dan mampu menyelam hingga kedalaman 50 meter
Jeff Williams, (Chief Operations Apple) mengungkapkan keunggulan Apple Watch Series 2 yang terbuat dari keramik dan mampu menyelam hingga kedalaman 50 meter

Apple juga resmi meluncurkan smartwatch generasi keduanya yaitu Apple Watch Series 2 di Bill Graham Civic Auditorium, San Francisco, AS. Apple Watch seri 2 memiliki kemampuan waterproof resistant alias anti-air dan dapat menyelam hingga kedalaman 50 meter.

Apple mendesain speaker Apple Watch Series 2 dapat mengeluarkan air yang masuk ke celah-celah.

Bicara spesifikasi, Apple Watch Series 2 berjalan di atas sistem operasi terbaru watchOS 3 dan mengusung prosesor dual core S2 dengan kinerjanya 50 persen lebih cepat. Kinerja GPU terbaru menawarkan kinerja grafis dua kali lebih baik dari sebelumnya. Layar Apple Watch Series 2 didesain dua kali lebih terang dengan tingkat kecerahan mencapai 1.000 nits.

“Grafisnya dua kali lebih kuat dan memberikan tampilan yang lebih ramah mata. Tingkat kecerahan layarnya lebih cerah dan jelas sehingga bisa dilihat saat siang hari yang terik,” kata Jeff Williams, (Chief Operations Apple) seperti dikutip The Verge.

Trevor Edwards (Nike President) memperkenalkan Apple Watch Nike+ di Bill Graham Civic Auditorium, San Francisco, AS.
Trevor Edwards (Nike President) memperkenalkan Apple Watch Nike+ di Bill Graham Civic Auditorium, San Francisco, AS.

Dari segi desain, Apple Watch Series 2 tidak memiliki banyak perubahan dengan jam pintar generasi pertamanya. Apple Watch Series 2 memiliki fitur GPS sendiri (built-in GPS) yang secara instan terhubung ke satelit dan membuat pengguna merekam jejak ketika lari, mendaki, dan bersepeda, tanpa harus bergantung pada iPhone.

Apple Watch Series 2 menggunakan varian alumunium, stainless steel dan keramik. Hebatnya, Apple Watch Series 2 versi keramik empat kali lebih kuat ketimbang stainless steel. Apple pun telah menggandeng sejumlah band baru seperti Hermes.

Satu lagi kejutan, Apple juga menggandeng Nike untuk Apple Watch Nike+ dengan fitur khusus untuk menjadi teman para pelari. Apple Watch Series 2 dibanderol mulai USD 269 atauRp 4,8 juta dan tersedia 16 september. Sedangkan, Apple Watch Nike + dijual dengan harga yang sama pada akhir Oktober.

Review Smartphone