21 | September | 2016 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: Sep 21, 2016

Solusi Cetak Komplet untuk Perkantoran ala Newton

Ilustrasi Managed Print Services dari Newton Print Office Solutions.
Ilustrasi Managed Print Services dari Newton Office Print Solution.

Berdasarkan sebuah survei dari produsen printer ternama dunia, 47% karyawan pernah mengeluhkan waktunya habis terbuang untuk masalah printer di kantor. Printer error, kehabisan toner, paper jam, toner bocor hingga kerusakan printer adalah contoh masalah yang sering terjadi. Masalah seperti ini sekilas remeh, namun ujung-ujungnya membuat produktivitas kerja karyawan menjadi terganggu.

Hal inilah yang mendorong Newton untuk menghadirkan layanan Office Print Solution (Solusi Cetak Kantor) terkait urusan printer di dunia perkantoran. Solusinya bersifat one-stop service, merentang dari pengadaan supplies (toner), peminjaman dan pemilikan printer secara gratis, layanan  perawatan (maintenance) gratis, servis gratis, sampai backup printer.

Newton sendiri didirikan oleh Wijaya Tanius sejak 14 tahun lalu. Boleh dibilang, Newton adalah pionir di bidang One Stop Service printer ini. Ketika pertama membuat layanan ini, ide dasarnya terbilang sederhana: menghadirkan print lebih berkualitas, hemat, dan bebas repot. “Kami ingin pelanggan bisa fokus urus bisnis mereka, sementara untuk urusan printer biar Newton yang urus,” ungkap Wijaya.

Melebarkan Sayap

Setelah lebih dari empat belas tahun berdiri, Newton kini berinovasi dengan menghadirkan layanan Managed Print Services. Dibanding layanan sebelumnya, layanan managed print ini lebih premium dalam pengelolaan pencetakan dokumen perkantoran dengan berbasis teknologi.

“Pada layanan Managed Print Services, perusahaan tidak sekedar menjadi user untuk printer-printer di kantor mereka, tapi mereka bisa merencanakan dan mengevaluasi seberapa efektif  dan efisen penggunaan printer di kantor,” ujar Yohanes (Manajer Marketing & Business Development, Newton).

Wijaya Tanius (Pendiri Newton Office Print Solution).
Wijaya Tanius (Pendiri Newton Office Print Solution).

Dengan kata lain, Managed Print Services adalah layanan menyeluruh yang memudahkan perusahaan mengelola seluruh kegiatan terkait dokumen (termasuk print, scan, dan copy) di kantor mereka sehingga penggunaan printer menjadi lebih terkendali, termonitor, dan terukur.

Seperti yang ditambahkan oleh Yohanes, teknologi dalam Managed Print Services memiliki banyak fitur yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengelola printer mereka di kantor. Salah satunya adalah Print Quota, ketika perusahan bisa membatasi kuota print untuk setiap user dengan penggunaan kartu akses.

Selain itu juga ada Secure Printing, yaitu fitur yang membuat hanya pemilik dokumen yang bisa mengambil dokumen yang dicetak. Jadi ketika pemilik dokumen mengirim perintah cetak, printer tidak langsung mencetak. Proses print baru akan berjalan setelah user tersebut memasukkan password atau kartu akses ke printer. Fitur ini akan sangat berguna saat user ingin mencetak dokumen yang bersifat rahasia.

Selain dua fitur tadi, masih banyak fitur berbasis teknologi yang disediakan solusi ini. Terdapat belasan jenis laporan yang bisa perusahaan dapatkan terkait pemakaian print di perusahaan, salah satunya misalnya print report setiap departemen.

Selain mengembangkan Managed Print Services, Newton juga sedang fokus melebarkan sayapnya untuk menjangkau lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia. “Kegiatan bisnis tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” kata Yohanes.

Banyak pelanggan Newton yang memiliki banyak cabang di daerah dan meminta Newton untuk hadir di sana. “Karenanya di tahun ini kita mengembangkan program kemitraan bagi siapa saja yang ingin menghadirkan layanan ini di kota mereka,” lanjutnya.

Sejak program ini diluncurkan 6 bulan yang lalu, Newton sudah memiliki mitra di wilayah Bandung, Surabaya, Padang dan Pangkal Pinang dan Banten.

Newton juga mengundang secara terbuka bagi siapa pun yang melihat besarnya peluang bisnis ini untuk dihadirkan di kota-kota mereka. “Bagi yang berminat, bisa cek laman kami di www.newton.co.id,” terang Yohanes.

Mantan Bintang Porno Sasha Grey Tidak Suka Nonton Film VR Porno

dj-sasha-grey-radiosaturn-net
Sasha Grey. [Kredit: Radiosaturn.net]
Nama Sasha Grey pernah sangat dikenal di industri film porno Amerika Serikat. Tapi, ketika dimintai pendapat mengenai tren virtual reality (VR) di film porno, dengan tegas ia menyatakan tidak menyukainya.

“Film VR porno terlalu berlebihan, terlalu dekat dengan pandangan penontonnya. Aku pernah menonton sebuah trailer-nya satu kali dan aku rasa itu sudah cukup,” tukasnya dalam wawancara dengan CNBC di Singapura.

Menurut Grey, film VR porno mungkin menarik bagi generasi yang lebih muda. Tapi, bagi perempuan berusia 28 tahun ini, ia lebih menyukai film porno yang asli. Meski demikian, ia mengakui bahwa film porno selalu terpengaruh oleh perkembangan teknologi.

“Aku pikir orang-orang menonton film porno untuk mewujudkan fantasinya. Sedangkan [menonton] film VR porno rasanya seperti sedang menonton film porno di TV layar lebar. Aku tidak ingin film itu terlihat terlalu nyata,” ujar pemilik nama asli Marina Ann Hantzis itu.

Sasha Grey sendiri tidak asing dengan teknologi VR. Ia pernah merekam perjalanan konsernya keliling Amerika saat melakoni profesi sebagai DJ dengan kamera Samsung Gear 360 VR. “VR adalah media baru yang menyenangkan. Ini teknologi yang masih baru, maka kemungkinan [pemanfaatannya] masih tak terbatas,” tuturnya.

Selain berkomentar soal VR, Grey menjelaskan pendapatnya soal tren media sosial. “Aku harap aku tidak harus menggunakan Facebook, Instagram, dan Snapchat. Tapi, aku paham bahwa inilah alat baru untuk berkomunikasi dengan para penggemar,” kata dia.

Sasha Grey. [Kredit: Tampabay.com]
Sasha Grey. [Kredit: Tampabay.com]
Grey juga mengungkapkan kecintaannya pada video game. “Tapi, aku tidak punya banyak waktu lagi untuk bermain game. Mungkin di masa depan, aku tertarik untuk membuat karakter video game sendiri,” cetusnya.

Bikin Serial YouTube

Sepanjang kariernya sebagai bintang film porno, Sasha Grey telah bermain dalam 315 judul film dan meraih predikat Female Performer of the Year pada penghargaan AVN Awards tahun 2008.

Namun, sejak memutuskan pensiun pada tahun 2011, Grey beralih profesi menjadi DJ, musisi, model, penulis buku, dan aktris profesional.

Ia pernah bermain dalam film “Open Windows” bersama Elijah Wood dan “The Girlfriend Experience” garapan sutradara pemenang Oscar, Steven Soderbergh. Ia juga menulis novel berjudul “The Juliette Society” pada tahun 2013.

Baru-baru ini, Grey memproduksi serial YouTube berjudul “Greyscale” yang mengajak generasi muda untuk berkunjung ke museum dan galeri seni.

https://www.youtube.com/watch?v=E39is6JlWVc

HTC Kenalkan Duet Smartphone Desire 10 Pro dan Lifestyle

Ilustrasi HTC Desire 10 Pro and Lifestyle
Ilustrasi HTC Desire 10 Pro and Lifestyle

HTC baru saja meluncurkan smartphone HTC Desire 10 Pro dan Desire 10 Lifestyle yang menawarkan kesan premium dan elegan berkat bodi plastik matte.

HTC Desire 10 Pro mengusung layar IPS 5,5 inci dengan resolusi Full HD, prosesor MediaTek Helio P10 dengan GPU Mali-T860 dan dua pilihan RAM yaitu RAM 3 GB dengan memori internal 32 GB dan RAM 4 GB dengan memori internal 64 GB.

HTC Desire 10 Pro mengusung kamera utama 20 megapixel dan kamera depan 13 megapixel. Smartphone itu menggunakan baterai 3.000 mAh dan fitur kemanana sidik jari seperti dilansir thenextweb.

Sementara itu HTC Desire 10 Lifestyle mengusung layar 5,5 inci dengan resolusi 720, prosesor chip Snapdragon 400 dan dua pilihan RAM yaitu RAM 2 GB dengan memori internal 16 GB dan satu lagi RAM 3 GB dengan memori internal 32 GB.

HTC Desire 10 Lifestyle mengusung kamera berukuran 13 megapixel di bagian belakang dan 5 megapixel di bagian depan. Untuk baterainya, kapasitas baterai HTC Desire 10 Lifestyle lebih kecil yaitu 2.700 mAh.

Kedua smartphone itu mengusung HTC Sense UI yang berbasis Android Marshmallow, sistem audio HiFi Sound yang memanjakan telinga dan ada empat pilihan warna yang tersedia yaitu Black, White, Baby Blue, and Navy Blue.

HTC baru akan meluncurkan Desire 10 Lifestyle pada awal Oktober dan HTC Desire 10 Pro pada November mendatang.

Fujifilm Luncurkan GFX-50S, Kamera Medium Format 51,4 Megapixel

Fujifilm GFX 50 S
Fujifilm GFX 50 S

Akhirnya, Fujifilm meluncurkan kamera medium format pertamanya GFX-50S yang memiliki resolusi 51,4 megapixel dan berukuran 43,8 x 32,9 milimeter dalam ajang PhotoKina di Berlin, Jerman. GFX merupakan kamera mirrorless dengan desain yang ringkas dan bobotnya hanya 800 gram.

Keunggulan, kamera medium format yaitu dapat menciptakan foto kelas profesional yang tidak dapat dihasilkan kamera dengan format kecil. Biasanya, kamera medium format memiliki desain yang relatif besar dan berat serta menyasar pasar studio fotografi.

Istilah medium format mengacu pada ukuran sensor kamera yang lebih besar dibandingkan ukuran sensor kamera full frame. Sensor kamera Fujifilm GFX-50S jauh lebih besar dari sensor APS-C yang umum dipakai kamera mirrorless dan DSLR saat ini serta 70 persen lebih besar dari format 35mm.

Fujifilm GFX 50 S
Fujifilm GFX 50 S

Fujifilm GFX-50S memiliki viewfinder yang dapat dilepas dan diletakkan di bagian atas. Sebagai pelengkap Fujifilm GFX 50S, Fujifilm sudah merencanakan enam unit lensa seri G yang dirancang khusus untuk kamera berformat besar seperti dilansir The Verge.

Sayangnya, Fujifilm belum membeberkan harga Fujifilm GFX-50S. “Sekarang kami belum bisa memberitahukan harga banderol GFX 50S karena belum fix. Tapi targetnya saat dijual nanti bisa di bawah 10.000 dollar atau sekitar Rp130 juta,” kata Toshihisa Iida (General Manager Sales & Marketing, Fujifilm).

Selain Fujifilm, Hasselblad telah memperkenalkan kamera medium format yaitu seri X1D dengan harga US$ 9.000 atau sekitar Rp118 jutaan. Hasselblad seri X1D memiliki sensor 50 megapixel berukuran 44 x 33 milimeter.

Fujifilm GFX 50 S
Fujifilm GFX 50 S

Masatsugu Naito (President Director, Fujifilm Indonesia) mengatakan Fujifilm memiliki sejarah panjang dalam membuat kamera medium format dan kamera medium format memang menyasar orang-orang tertentu dan pasar segmentasinya sangat terbatas.

“Dengan GFX, Fujifilm mencoba menunjukkan ada produk yang berkualitas bagus, ukurannya sangat compact dan mudah dibawa. Berbeda dengan image medium format selama ini,” ucap Naito.

“Bayangkan, medium format kami ini bisa dengan mudah dibawa ke mana-mana, harganyapun di bawah kamera medium format seperti Leica dan Mamiya,” pungkasnya.

WD My Cloud Pro Terbaru Tawarkan NAS dengan Data Backup dan Transfer Cepat

My Cloud Pro
My Cloud Pro

Western Digital (WD) memperkenalkan My Cloud Pro Series network attached storage (NAS) yang menawarkan transfer konten cepat dan menyasar komunitas kreatif Indonesia, terutama yang bekerja di studio.

Sven Rathjen (Vice President Marketing Content Solutions, WD) mengatakan para pekerja kreatif profesional membutuhkan kehandalan, kapasitas, kecepatan, dan interoperabilitas serta mengandalkan kekuatan teknologi untuk menyimpan hasil pekerjaan mereka.

“Kami menciptakan perangkat My Cloud Pro sebagai solusi kaya fitur yang cocok untuk alur kerja mereka sehingga penyimpanan, transfer, back-up, editing dan bahkan pilihan streaming sudah tersedia,” katanya dalam siaran persnya, Rabu (21/9).

Perangkat NAS My Cloud Pro Series menawarkan penyimpanan hingga 32 TB. NAS My Cloud Pro Series dapat mengimpor konten dari kamera/card reader memori dan penyimpanan USB lainnya cukup dengan satu tombol backup.

“Anda cukup hubungkan kamera Anda dan perangkat penyimpanan USB yang kompatibel, tekan tombol, dan file terbaru dengan mudah di-backup/impor,” ujarnya.

My Cloud Pro menggunakan aplikasi mobile My Cloud terbaru dan kompatibel dengan Adobe Creative Cloud, Plex Media Server dan software My Cloud OS 3 untuk mengedit, streaming, dan berbagi konten dengan mudah.

NAS My Cloud Pro Series menawarkan drive berkapasitas tinggi dan memiliki prosesor video. Bahkan, NAS My Cloud Pro Series dapat menggarap, mengedit, menyimpan dan streaming konten ke dan dari format-format populer, termasuk video 4K.

Perangkat NAS My Cloud Pro PR2100 dibanderol di rentang harga Rp5.916.689 – Rp14.540.507, sedangkan My Cloud Pro PR4100 dibanderol Rp7.440.855 – Rp.26.700.091.

Menikmati Suasana PON XIX Jabar Melalui Aplikasi VR Telkom

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sedang mencoba virtual reality kreasi Divisi Digital Service PT Telkom di Media Center Utama, Trans Luxury Hotel, Bandung, baru-baru ini. (Sumber: Istimewa)
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sedang mencoba virtual reality kreasi Divisi Digital Service PT Telkom di Media Center Utama, Trans Luxury Hotel, Bandung, baru-baru ini. (Sumber: Istimewa)

Ingin tahu seperti apa suasana Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, 17 – 29 September 2016 ini? Yang seru dan ramai setelah akhir pekan lalu dibuka Presiden Jokowi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)? Rasanya mayoritas jawaban yang muncul: Iya, ingin nonton!

Akan tetapi, jarak dan waktu kadang menjadi batasan. Apalagi, ajang olahraga terbesar di Indonesia ini digelar tidak dalam periode liburan anak sekolah atau cuti bersama. Tenang saja, di era konvergensi sekarang, solusi sudah di ujung jari dan layar kaca ponsel Anda.

PT Telkom, melalui Divisi Digital Service (DDS), sejak 14 September lalu sudah merilis aplikasi Virtual Reality (VR) yang memperlihatkan situasi sejumlah arena pertandingan. Aplikasi tersebut bisa diunduh dari Google Play dan App Store

Dengan aplikasi ini, seperti diutarakan Arief Musta’in (Executive General Manager DDS PT Telkom), publik Indonesia bisa dengan jelas melihat hampir sebagian besar arena pertandingan PON dengan konsep foto 360’.

Tentu saja, selain aplikasi, masyarakat harus menggunakan pula kacamata pendukung VR.  Kacamata bisa satu tipikal merek seperti Samsung Gear dan atau LG 360 VR, namun direkomendasikan yang bisa lintas merek semacam VR Shinecon. Jika dua komponen tersebut sudah ada, maka suasana  di stadion seolah olah akan langsung terasa begitu perangkat VR dipakai.

Nikmati Suasana Stadion Seperti Aslinya

image3

Menu pertama akan memunculkan suasana stadion dari jarak 50 meter-an. Mau masuk ke stadion? Coba dongakkan kepala sedikit agar bisa mendekat ke arah pintu stadion. Jika sudah dekat, nanti akan muncul notifikasi seperti Pintu Tribun Utara.

Klik notifikasi tersebut, maka selanjutnya akan ada gerakan mengikuti alur yang dibuat Tim DDS Telkom. Alur ini tak ubahnya ketika kita berjalan kaki menyusuri lorong-lorong di stadion. Selangkah demi selangkah tak ubahnya masyarakat memang sudah ada di stadion.

Jadi, suasana di kanan kiri lorong, apa warna cat dinding, hingga tulisan apa yang tertera, bisa dilihat melalui aplikasi ini. Ketika alurnya selesai, misal sudah ada di kursi duduk penonton, maka kita tinggal gerakkan kepala sesuai keinginan. Lihat situasi kursi sebelah kanan, maka gerakkan kepala Anda ke bagian kanan. Hingga tengadahkan kepala Anda ke atas, maka situasi atap tribun bisa kita saksikan pula.

Selain dari tempat duduk, kita pun bisa masuk ke arena lapangan sepakbola. Jika di dunia nyata hal ini tak mudah bahkan dilarang, maka kita bisa rasakan sensasi menginjak rumput lapangan sepakbola kualitas wahid. Sensasi menjadi pesepakbola profesional bisa dirasakan, sekalipun raga kita boleh jadi masih pakai celana pendek sedang rebahan di kamar tidur.

Lalu, saat Anda mau keluar stadion,  maka aplikasi dan kacamata ini akan memberikan panduan. Artinya, proses simulasi keberangkatan/kepulangan terjadi dengan sendirinya sehingga penonton akan lebih mudah pada saat berkesempatan datang ke stadion aslinya.

Selain suasana stadion (seperti GLBA dan Si Jalak Harupat yang sudah disiapkan), ada juga contoh lain arena seperti GOR Citra Arena untuk basket di Cikutra, Kota Bandung. Konsep besarnya hampir sama, yakni kita bisa melihat seperti apa seluruh suasana di lapang basket terbaik di Jawa Barat ini. Bahkan, kita bisa lihat detil jenis kayu apa yang digunakan untuk alas lapangan tersebut.

Dua Bulan Siapkan Platform

“Kami berikan aplikasi ini gratis. Masyarakat hanya cukup mengunduh aplikasi VR dengan tulisan PON2016 Virtual Reality, lalu siapkan sendiri kacamata VR. Setelah itu, sebagian arena bisa kita nikmati dengan cuma-cuma,” ujar Arief.

Menurut Arief, Tim DDS menyiapkan platform ini sekitar dua bulan sebelum pelaksanaan PON XIX sebelum kemudian menggenapi dengan pembuatan aplikasi Android hingga muncul  di pasar aplikasi selama dua mingguan. Hingga selesainya pekan olahraga tersebut, aplikasi ini akan bersifat nonkomersial.

“Ini menjadi ujicoba pasar kami ke depannya, terutama untuk produk pemasaran yang membutuhkan konsep sejenis. Misalnya untuk melihat lokasi calon perumahan, apartemen, bahkan tak menutup kemungkinan bakal lokasi konser musik,” katanya.

Menurut Arief, produk tersebut dirilis dari DDS Bidang Big Data. Artinya, data dari pengguna aplikasi ke depannya bisa diolah sebagai senjata pemasaran bagi perusahaan. Ambil contoh dengan mengetahui data spot venue mana saja yang terbanyak dilintasi, maka bisa dirancang metode pemasaran yang lebih akurat. Demikian Arief Mustain menatap penjelasannya

Kiprah BUMN pelat merah ini terhadap PON XIX 2016 Jawa Barat bisa dibilang tanpa batas. Setelah menjadi golden sponsor, gelontoran internet diberikan ke Panitia Besar PON hingga 35 Gigabyte (GB) untuk 61 venue maupun 17 media center. Dengan aplikasi VR ini, kiprah kian terasa, karena masyarakat Indonesia dimanapun bisa rasakan atmosfer PON tanpa keluar biaya besar.

Tokopay, Layanan Cepat untuk Bikin Toko Online di Indonesia

ilustrasi-tokopay
ilustrasi-tokopay

Tren toko online sedang meningkat di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Namun, penipuan dan barang dengan kualitas kurang memuaskan masih dapat ditemukan dan dapat menurunkan kredibilitas toko-toko online Indonesia.

Berlanjut dari suksesnya aplikasi berjualan online Toko-toko.co.id, Anect Inc., memperkenalkan layanan Tokopay untuk mengatasi masalah tersebut.

Hingga saat ini, ada sebanyak lebih dari 70.000 orang yang mendaftar pada pra-registrasi servis Tokopay. Tokopay akan mengadakan tes versi beta mulai dari 28 September bagi pengguna yang telah mendaftarkan diri pada pra-registrasi Tokopay.

“Kami berusaha untuk membuat suasana belanja online yang lebih aman di Indonesia,” kata Ichiro Kimura (CEO, Anect Inc.) dalam siaran persnya, Rabu (21/9).

Ada 3 karakteristik utama dari aplikasi Tokopay yaitu

  1. Mudah dan cepat. Penjual hanya perlu mengikuti 3 langkah mudah dan transaksi dapat dimulai hanya dalam 1 menit.
  2. Metode pembayaran yang bervariasi. Pengguna dapat melayani pembayaran melalui berbagai saluran hanya dengan mendaftar di Tokopay tanpa registrasi yang rumit. Hingga saat ini, Tokopay melayani pembayaran melalui transfer dan minimarket (Alfamart, 7-eleven), kartu kredit (VISA, Master Card), dan berencana untuk menambah cara pembayaran lainnya.
  3. Keamanan. Tokopay membuat transaksi antara penjual dan pembeli lebih aman. Kedua belah pihak tidak perlu khawatir akan terjadinya masalah, kedua belah pihak juga tidak perlu memberikan informasi seperti no. rekening kepada satu sama lain.

Benarkah Menjual Aplikasi di iOS Lebih Mudah daripada Android?

Foto: wired.com
Foto: wired.com

Ada sejumlah pertimbangan bagi para pengembang yang ingin memilih sistem operasi tertentu sebelum membuat aplikasi. Salah satu yang mungkin dianggap paling penting adalah platform mana yang berpotensi menghasilkan lebih banyak uang, Android atau iOS?

Jika melihat dari data AppAnnie (perusahaan analitik aplikasi), jumlah pengunduhan aplikasi di Android melalui Google Play Store sepanjang tahun 2015 tercatat dua kali lipat dibandingkan pengunduhan aplikasi di iOS lewat App Store.

Namun, kalau dilihat dari jumlah pemasukan dari aplikasi, Apple App Store justru mencatat hasil 75% lebih tinggi dibandingkan Google Play Store. Angka ini meningkat dari keunggulan 70% yang diperoleh pada tahun 2014.

Jika Anda memiliki ide aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat, segera ikuti kompetisi Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) ke-10. Informasi lebih lanjut, kunjungi http://iwic.indosatooredoo.com

Apple sendiri melaporkan bahwa App Store mencatat penjualan aplikasi sekitar US$21 miliar pada tahun 2015. Dengan rasio pembagian penghasilan 70:30 bagi pengembang aplikasi dan Apple, artinya para pengembang aplikasi di iOS memperoleh pendapatan sekitar US$14,7 miliar. Jumlah tersebut bisa meningkat di tahun 2016 karena sejak Juni lalu, rasio bagi hasil ini diubah menjadi 85:15 bagi pengembang dan Apple.

Alasan iOS Lebih Menguntungkan bagi Pengembang

Masih terkait dengan pertanyaan “Platform mana yang berpotensi menghasilkan lebih banyak uang?”, situs magmic.com memberi kesimpulan bahwa pengembang bisa mendapatkan uang lebih banyak di iOS daripada Android.

Ada tiga alasan yang mendasari jawaban itu. Apa saja?

1. Fragmentasi yang Lebih Kecil di iOS

Seperti telah dijelaskan dalam artikel ini, jumlah pengguna Android di seluruh dunia memang lebih banyak daripada pengguna iOS. Tapi, jumlah yang besar ini juga menimbulkan tantangan tersendiri bagi para pengembang, yakni fragmentasi di Android jauh lebih besar daripada di iOS.

Apa itu fragmentasi? Fragmentasi adalah perbedaan variasi jenis perangkat, spesifikasi, dan versi sistem operasi. Ada ratusan, atau malah ribuan, perangkat Android di dunia dengan spesifikasi komponen yang berbeda-beda, mulai dari layar, CPU, GPU, memori, dan sebagainya, sampai varian OS yang tidak seragam, seperti Gingerbread, Ice Cream Sandwich, KitKat, Lollipop, sampai Marshmallow.

Beberapa logo makanan penutup yang menjadi nama-nama Android. [Ilustrasi: thebitbag.com]
Beberapa logo makanan penutup yang menjadi nama-nama Android. [Ilustrasi: thebitbag.com]
Artinya, pengembang aplikasi di Android harus merancang aplikasi yang dapat berjalan dengan baik dan optimal di beragam perangkat dan versi sistem operasi. Dengan begitu, mereka juga mesti melakukan proses uji coba yang lebih rumit dibandingkan di iOS.

Oleh karena itu, dari sisi biaya pengembangan dan uji coba aplikasi, membuat aplikasi di iOS umumnya lebih murah daripada di Android.

2. Visibilitas Lebih Tinggi di App Store

Apple App Store dikenal mampu menggolongkan jutaan aplikasi di dalamnya secara cerdas ke dalam berbagai kategori dan diurutkan berdasarkan ranking dari algoritma yang menghitung jumlah unduhan keseluruhan, jumlah unduhan baru-baru ini, dan estimasi jumlah pengguna aktif. Popularitas aplikasi juga diperhitungkan dari rating dan review pengguna.

Jika sebuah aplikasi memiliki kualitas sangat bagus dan berhasil masuk ke Top 10 di suatu kategori atau Top 200 secara keseluruhan, aplikasi itu akan memperoleh keunggulan karena bisa dilihat oleh sebagian besar pengguna App Store.

Berbeda dengan Google Play Store yang bukan satu-satunya toko aplikasi di Android. Soalnya, para pengguna bisa juga mengunduh aplikasi dari toko lainnya, contohnya Amazon App Store, 9APPS, dan Baidu App Store. Toko aplikasi non-Google ini terutama populer di negara-negara yang membatasi akses Google, seperti Tiongkok.

Akan tetapi, ketersediaan banyak toko aplikasi ini diklaim berpengaruh pada rating dan jumlah unduhan suatu aplikasi di Play Store.

3. Pengguna iOS Cenderung Lebih Royal

Harga perangkat iOS umumnya lebih mahal daripada perangkat Android sehingga secara general, para pengguna iOS adalah orang-orang yang lebih rela mengeluarkan uang daripada pengguna Android, termasuk untuk membeli aplikasi.

Selain itu, App Store cenderung lebih ketat dalam hal seleksi dan pemberian izin untuk aplikasi yang dijual di tokonya. Hal ini mempersulit aplikasi-aplikasi “bajakan” atau “plagiat” untuk terbit di iOS. Sedangkan di Play Store, tidak jarang kita menemui beberapa aplikasi, terutama game, yang jalan cerita atau gameplay-nya mirip dengan judul game lain yang lebih populer. Aplikasi “plagiat” ini berpotensi menggerus penghasilan dari game aslinya.

Jika Anda memiliki ide aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat, segera ikuti kompetisi Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) ke-10. Informasi lebih lanjut, kunjungi http://iwic.indosatooredoo.com

Biznet GIO Box Enterprise Tawarkan Efisiensi dan Keamanan untuk Korporasi

biznet-cloud
biznet-cloud

Biznet Gio Nusantara (Biznet GIO) menghadirkan layanan GIO Box Enterprise terbaru yaitu solusi media penyimpanan, berbagi, dan pengaturan data perusahaan dengan metode pengoperasian yang mudah dan aman serta berbagai fitur pengaturan data penting lainnya.

Andre Jenie (VP Sales Biznet GIO Cloud, PT Supra Primatama Nusantara/Biznet Networks) mengatakan GIO Box Enterprise menawarkan banyak keunggulan bagi perusahaan dalam hal penyimpanan, berbagi maupun pengaturan data.

“Kami mengerti saat ini banyak perusahaan yang membutuhkan tempat penyimpanan atau fasilitas untuk berbagi data, sistem pengaturan data, data aman dengan akses dan cara pengoperasian yang mudah. GIO Box Interface dapat menjadi solusi terbaik bagi perusahaan untuk memiliki media penyimpanan, sharing dan pengaturan data, dan seperti layanan kami lainnya,” katanya dalam siaran pers, Rabu (21/9).

GIO Box Enterprise menawarkan keandalan tinggi karena GIO Box Enterprise dibangun dengan teknologi GIO Cloud yang menghadirkan keandalan dengan hardware, software dan sistem redundancy terbaik.

Infrastruktur GIO Box Enterprise berlokasi di Indonesia sehingga menciptakan koneksi lebih cepat dan stabil dibandingkan dengan layanan yang ada di luar negeri. Tak hanya itu, GIO Box Enterprise memiliki jaringan yang aman dan terintegrasi dengan infrastruktur TI yang sudah ada.

Dengan GIO Box Enterprise, pengguna korporasi dapat mengakses data melalui web interface, sync client atau WebDAV yang memberikan platform untuk berbagi data antar perangkat dengan mudah.

“GIO Box Enterprise tersedia dengan harga yang terjangkau sehingga perusahaan dapat fokus pada kegiatan operasional tanpa harus khawatir akan tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk sistem pegaturan data oleh departemen TI,” ujarnya.

Aneka Fitur GIO Box Enterprise

Dirancang untuk memberikan dukungan TI terbaik untuk perusahaan, GIO Box Enterprise menawarkan berbagai keunggulan untuk memastikan data penting dapat dikelola dan dibagi dengan aman. GIO Box Enterprise juga menawarkan fitur-fitur seperti layanan dedicated, aplikasi desktop, aplikasi mobile, koneksi yang aman, dan enkripsi.

GIO Box Enterprise juga menghadirkan fitur Calendar dan Contacts yang dapat menyimpan, sync, dan sharing data. Pengguna dapat dengan mudah berbagi Calendar dengan pengguna GIO Box Enterprise lainnya.

Ada juga Fitur Activity Feed and Notifications yang memungkinkan pengguna mengetahui tentang update data mereka karena layanan GIO Box Enterprise menghadirkan feed yang aktif. Pengguna dapat melihat siapa saja yang mengirimkan file atau kapan file tersebut dibuat, direvisi, dihapus, ditambahkan komen atau ditandai dengan tag.

Untuk sistem operasi, GIO Box Enterprise dapat digunakan pada OS mobile yaitu Android, iOS dan Windows, dan Mac dan Linux untuk desktop. OS mobile dapat secara otomatis mengunggah gambar atau video yang diambil oleh pengguna dan disinkronisasikan dengan folder dan file tertentu.

 

Nokia 216 Dual SIM Dibanderol Rp400 Ribuan

Nokia 216 Dual Slim
Nokia 216 Dual Slim

Microsoft memperkenalkan feature phone Nokia 216 Dual SIM yang menawarkan beragam aplikasi dan games. Feature phone itu baru akan tersedia di Indonesia dalam beberapa minggu ke depan dan dibanderol dengan harga US$29 sebelum pajak atau sekitar Rp400 ribuan.

“Sebagai bagian dari keluarga baru feature phone Microsoft, Nokia 216 Dual SIM menyediakan konektivitas terjangkau dengan fitur-fitur hiburan yang pengguna inginkan,” kata Mark Trundle (Microsoft Mobile Device Segment Lead untuk Indonesia, Philippines, Singapore, dan Thailand) dalam siaran persnya, Rabu (21/9).

Nokia 216 Dual SIM mengusung dua kamera dengan lampu LED-Flash untuk mengabadikan dan membagikan momen spesial para pengguna. Lampu LED ini dapat digunakan sebagai lampu senter yang dapat dinyalakan dalam berbagai situasi.

Nokia 216 Dual SIM hadir dengan FM Radio, pemutar MP3 dan Video serta koneksi Bluetooth audio untuk headset. Selain itu, feature phone ini juga dapat menyimpan hingga 2.000 kontak dan memiliki memory card hingga 32 GB.

Nokia 216 Dual Slim
Nokia 216 Dual Slim

Pengguna juga dapat menemukan ratusan aplikasi dan games di Opera Mobile Store seperti mengunduh satu game gratis dari Gameloft setiap bulannya dan menikmati aneka game kenamaan seperti “GT Racing” dan “Little Big City”.

Nokia 216 Dual SIM hadir dalam balutan warna hitam, abu-abu, dan biru. Nokia 216 Dual SIM memiliki bodi yang terbuat dari polikarbonat sehingga tahan lama dan kapasitas baterai besar yang memperpanjang waktu bicara dan siaga pengguna.

Mark mengatakan Nokia 216 Dual SIM menyasar pengguna yang memiliki tingkat mobilitas tinggi agar selalu terkoneksi dan melakukan lebih banyak hal. “Feature phone ini sangat fungsional, tahan lama, dan desainnya yang cantik dapat memberikan pengguna lebih banyak kemudahan dengan harga yang terjangkau,” ucapnya.

Review Smartphone