08 | November | 2016 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: Nov 8, 2016

Status, Fitur Baru WhatsApp yang Mirip Snapchat

Fitur baru WhatsApp mirip Snapchat,
Fitur baru WhatsApp mirip Snapchat,

Pesona Snapchat memang tidak ada habisnya dan membuat kompetitornya kepincut untuk menjiplak fiturnya. Kali ini, WhatsApp akan memperkenalkan sebuah fitur terbaru Status untuk menampilkan video atau video singkat yang akan hilang sendiri dalam waktu tertentu dan pengguna dapat mengustomisasinya dengan emoji atau tulisan.

Sepintas fitur Status sangat mirip dengan Snapchat dan Instagram Stories.

Sebelumnya, Facebook telah merilis fitur Stories untuk Instagram dan foto dan video di dalam Stories akan otomatis terhapus setelah lewat dari 24 jam. Tak hanya itu, Facebook juga merilis fitur serupa yang bernama Messenger Day.

Beralih ke Snapchat, jumlah view Snapchat Stories yang hadir tiga tahun lalu telah mencapai 10 miliar kali per hari, seperti dilansir Mashable.

Dengan fitur itu, pengguna bisa memakainya untuk memamerkan foto atau video singkat yang akan hilang setelah 24 jam. Pengguna pun bisa mengedit foto dan video singkat sesuai keinginannya seperti menambahkan coretan dan membagikan kontaknya pada semua orang atau orang-orang tertentu.

Semua foto atau video tersebut akan tampil di dalam kolom Status yang terletak di antara kolom Calls dan Chats. Fitur itu baru diuji coba untuk beta tester bagi pengguna perangkat iOS maupun Android yang telah di-root.

ON1 Effects 10 Free

on1effects10free_resize
Anda kurang puas dengan hasil foto yang diambil? Jika ya, gunakan saja ON1 Effects 10 Free untuk membuatnya lebih menarik. Meski fiturnya tidak selengkap versi berbayarnya, aplikasi yang bisa diunduh di www.on1.com/apps/effects10free ini menyediakan cukup banyak filter dan pengaturan.

Anda misalnya bisa memilih dari berbagai Preset seperti Architecture, Cinematic, Film, Hipster, dan Weddings. Setiap Preset ini berisikan lagi sejumlah preset, misalnya pada Architecture ada Clean Lines, New York, dan Shanghai. Preset yang dipilih bisa pula diatur lebih lanjut seperti mengatur opacity, brightness, contrast, dan detailnya. Namun, tidak setiap preset akan memberikan opsi pengaturan yang sama.

Selain Preset, tersedia juga Filters yang berisikan aneka filter yang antara lain mencakup Adjustable Gradient, Borders, Glow, HDR Look, dan Vintage. Sama seperti preset, para filter itu pun bisa diatur lebih lanjut.

Jika sudah puas dengan hasil yang diperoleh, Anda kemudian bisa menyimpan hasil tersebut ke dalam file. Adapun format file yang digunakan sesuai dengan pilihan saat membuka file foto yang hendak diolah tadi. Di sini, ON1 Effects 10 Free akan meminta Anda untuk memilih format yang dikehendaki beserta color space, bit depth, dan resolusi.

Tech in Asia Jakarta 2016 Akan Tampilkan Tiga Bos Startup Lokal Papan Atas

Thomas Lembong (saat itu Menteri Perdagangan RI) menjadi pembicara di panggung Tech in Asia Jakarta 2015.
Thomas Lembong (saat itu Menteri Perdagangan RI) menjadi pembicara di panggung Tech in Asia Jakarta 2015.

Menjelang penghujung tahun, Tech in Asia kembali menggelar konferensi startup bergengsi Tech in Asia Jakarta 2016, tepatnya pada tanggal 16 – 17 November 2016 dan bertempat di Balai Kartini, Jakarta.

Sebelum tiba di Jakarta, rangkaian konferensi ini telah lebih dulu menyambangi Singapura, Tokyo, dan Bangalore.

Konferensi Tech in Asia Jakarta 2016 merupakan pagelaran kelima kalinya di ibukota Indonesia ini. Acara ini siap menghadirkan partisipasi lebih dari 5.500 peserta, lebih dari 60 pembicara, 6 panggung dengan topik menarik, dan berbagai agenda rutin lainnya.

Tech in Asia Jakarta 2016 bakal menjadi ajang yang pertama kalinya menghadirkan tiga CEO “kelas berat” dari tiga startup dengan nama besar di Indonesia. Mereka adalah Nadiem Makarim dari Go-Jek, William Tanuwijaya dari Tokopedia, dan Ferry Unardi dari Traveloka. Masing-masing akan menyajikan wawasan menarik dalam format fireside chat (semacam talkshow) di Main Stage.

Selain area Main Stage, peserta juga dapat menghadiri lima Expert Stage yang akan membahas sejumlah tren dan konten dengan lebih mendalam. Ada Developer Stage, Marketing Stage, Revenue Stage, Product Stage, dan Startup 101 Stage yang bisa dipilih sesuai minat peserta.

Pembicara yang mewakili berbagai brand terkemuka akan berbagi ilmu dan pengalaman di lima Expert Stage tersebut, antara lain perwakilan dari Facebook, Google, LINE, Edelman, App Annie, Hubspot, TechStars, KPMG, Qerja, Bukalapak, 500 Startups, Mozilla, Golden Gate Ventures, dan Venturra Capital. Daftar pembicara bisa dilihat di: http://events.techinasia.com/jakarta/speakers/.

Suasana Bootstrap Alley di Tech in Asia Jakarta 2015 yang menampilkan ratusan startup berpotensi.
Suasana Bootstrap Alley di Tech in Asia Jakarta 2015 yang menampilkan ratusan startup berpotensi.

Jangan lewatkan pula agenda menarik lainnya di Tech in Asia Jakarta 2016, yaitu:

  • Speed-Dating: Kesempatan bagi para startup untuk presentasi bisnis mereka di hadapan para investor terkemuka dari berbagai negara. Di setiap konferensi Tech in Asia, puluhan VC yang ikut berpartisipasi di Speed Dating memiliki gabungan modal sebesar US$1 miliar (sekitar Rp13 triliun). Diperkirakan akan ada 800 pitch selama dua hari Tech in Asia Jakarta 2016 berlangsung.
  • Bootstrap Alley: Sebanyak 250 startup asal Indonesia dan mancanegara yang telah melalui proses kurasi akan memamerkan produk mereka yang siap digunakan. Ini waktunya bagi mereka untuk menunjukkan ide, menjalin kerja sama, dan berburu kesempatan untuk mendapatkan pendanaan.
  • Roundtables: Sebuah sesi untuk para peserta agar dapat selangkah lebih dekat dengan para veteran industri yang sudah berpengalaman. Satu sesi Roundtable dibuka secara terbatas dalam kelompok kecil untuk memberikan ruang diskusi dan interaksi yang lebih fokus.
  • Arena pitch battle: Tujuh startup yang menjadi finalis akan presentasi di hadapan para juri dan peserta Tech in Asia Jakarta 2016 untuk memenangkan hadiah puluhan juta rupiah. Startup yang menjadi finalis juga berkesempatan untuk mendapat ekspos di hadapan investor, media, dan pemuka industri startup teknologi.
  • Sesi networking after-party: Setelah hari konferensi yang panjang, para peserta Tech in Asia Jakarta 2016 bisa bersantai di Nightcrawl, sesi after-party Tech in Asia Jakarta 2016 yang memberikan kesempatan networking dengan suasana berbeda.

Untuk mengetahui agenda lengkap dan informasi lebih lanjut, silakan kunjungi laman acara di http://events.techinasia.com/jakarta/agenda/.

A Weather Way

aweatherway
Aplikasi cuaca dengan icon lucu ini mencoba memberikan pengalaman berbeda dari aplikasi sejenis. Setidaknya dari sisi tampilan yang memberikan beberapa detail berbeda.

A Weather Way, sesuai namanya menghadirkan tampilan landscape dengan detail jam dan keterangan cuaca tiap hari, layaknya seperti kita sedang berjalan menyusuri hari tertentu. Anda bahkan bisa mengubah icon selaras dengan kegiatan yang akan atau rutin Anda lakukan. Misalnya jam tertentu dilengkapi dengan icon naik motor. Penambahan atau customization tersedia secara in app purchase.

Jika tidak ingin mengubah icon atau menambah daily routine, Anda tetap bisa menggunakan aplikasi ini dan mendapatkan informasi cuaca, keterangan suhu, dan kelembaban setiap jam. Icon yang ada tidak bisa diubah dalam versi gratisnya melainkan hanya menggunakan contoh icon.

Tampilan warna yang unik serta customization yang dihadirkan (meski berbayar) memberikan warna dan keunikan tersendiri aplikasi ini. Animasinya juga memikat saat membaca informasi cuaca dan sekaligus tidak membosankan.

Facebook Akan Hadirkan Fitur Pencarian Kerja

facebook_jobs-620x388

Sudah sejak lama Facebook digunakan perusahaan untuk melihat-lihat profil pelamar kerja atau calon karyawan. Dalam waktu dekat, Facebook juga dapat membantu para penggunanya untuk mencari dan melamar kerja.

Facebook mengonfirmasi bahwa sejak hari Senin (7/11), mereka sedang mengujicoba fitur Jobs yang memungkinkan administrator sebuah laman bisnis (business page) untuk mengumumkan lowongan kerja, sekaligus menerima surat lamaran dari para pencari kerja.

Seperti dilansir TechCrunch, fitur Jobs ini dapat menjadi faktor penarik bagi para pemilik laman bisnis untuk mengundang para pengguna ke lamannya, di samping untuk melakukan pemasaran produk. Facebook juga dapat diuntungkan dari biaya tertentu yang mesti dibayarkan pelamar kerja untuk tampil lebih menonjol dibanding pelamar-pelamar lainnya.

Dengan model bisnis seperti ini, Facebook mungkin saja mengancam posisi LinkedIn yang saat ini masih menjadi pilihan utama para pemilik perusahaan dalam merekrut karyawan baru.

Contoh fitur Jobs di Facebook. [Kredit: TechCrunc]
Contoh fitur Jobs di Facebook. [Kredit: TechCrunch]
“Berdasarkan perilaku yang kami lihat di Facebook, banyak pebisnis kecil dan UKM yang membuka lowongan kerja di laman mereka. Oleh karena itu, kami menjalankan uji coba supaya admin bisa membuat posting lowongan kerja dan menerima lamaran kerja,” kata juru bicara Facebook.

Ini bukan pertama kalinya Facebook mengembangkan fitur baru berdasarkan analisis kebiasaan dan perilaku pengguna. Pada Oktober lalu, Facebook telah merilis fitur Marketplace yang dibuat setelah melihat banyaknya pemasangan iklan dan transaksi jual beli online yang terjadi di grup-grup Facebook.

Kini WhatsApp Dukung Format GIF untuk iOS

WhatsApp hadir di iOS
WhatsApp hadir di iOS

WhatsApp mengumumkan ketersediaan fitur gambar Graphics Interchange Format (GIF) untuk aplikasi WhatsApp versi iOS. Sebelumnya, WhatsApp telah menghadirkan aplikasi gambar GIF di WhatsApp versi Android.

Selain gambar GIF yang tersimpan di penyimpanan internal iPhone, pengguna juga bisa langsung mengakses database Giphy untuk mencari gambar bergerak yang diinginkan.

Caranya, pilihlah Contact yang ingin dikirimkan gambar GIF. Kemudian klik tombol “+”, pilih “Photo & Video Library”.

Setelah itu, lihat di bagian kiri bawah bertuliskan “GIF”, klik tombol itu, dan pengguna akan langsung disajikan berbagai gambar GIF. Sekadar catatan, Giphy merupakan salah satu situs terbesar berisikan berbagai gambar GIF.

Tidak hanya itu, pengguna WhatsApp versi iOS juga bisa mengedit GIF tersebut dengan menambahkan caption, sticker, bahkan menggambar sendiri ke foto. Selain itu, pengguna juga bisa menentukan durasi dari GIF tersebut.

WhatsApp versi terbaru itu juga mengizinkan penggunanya untuk mengubah video dan Live Photo dengan durasi hingga 6 detik menjadi gambar GIF. WhatsApp pun menyuguhkan tombol khusus dan opsi berbagi GIF saat pengguna memilih video atau Live Photo.

“Anda bisa membuat GIF dari video apapun berdurasi kurang dari enam detik. Jika durasi video yang Anda punya terlalu panjang, Anda bisa mengeditnya terlebih dulu dengan memilih frame tertentu dan memotongnya,” kata WhatsApp seperti dilansir The Next Web.

Pembaruan WhatsApp itu juga memungkinkan pengguna memilih durasi video untuk diedit (slider kuning di kiri atas), menambahkan teks, emoticon, gambar (tengah), dan opsi untuk mengirimkannya sebagai video atau GIF (kanan).

Pembaruan itu dilakukan ketika Facebook tengah fokus berkompetisi dengan Snapchat. Untuk memenangi persaingan ini, Facebook melakukan pembaruan di seluruh platform miliknya, baik Facebook itu sendiri (yang sekarang sudah mendukung GIF untuk foto profil), Messenger (Messenger Day), Instagram (dengan Instagram Story), maupun WhatsApp.

WhatsApp sebenarnya cukup telat memberikan dukungan itu karena aplikasi lainnya sudah memiliki fitur ini sejak lama. Tapi, belum diketahui kapan fitur ini bisa dinikmati juga oleh pengguna Android.

Setelah Note 7, Giliran Samsung Galaxy J5 yang Dilaporkan Terbakar

Samsung Galaxy J5.
Samsung Galaxy J5.

Samsung benar-benar dibuat repot dengan kasus malfungsi produk-produknya dalam beberapa bulan terakhir. Setelah insiden baterai meledak pada Galaxy Note 7, sekarang giliran smartphone kelas menengahnya, Galaxy J5, yang dilaporkan terbakar.

Kasus ini mencuat setelah Lamya Bouyirdane, seorang perempuan asal kota Pau, Perancis, melaporkan terbakarnya Samsung Galaxy J5 miliknya pada hari Minggu (6/11) lalu.

Dikutip dari Associated Press, Lamya merasakan suhu yang sangat panas ketika menerima ponsel Galaxy J5 itu dari tangan anak laki-lakinya, ketika berada dalam sebuah acara keluarga. Lamya pun langsung melemparkan ponsel itu setelah menyadari bagian belakangnya sudah rusak dan mengeluarkan asap.

“Saya panik saat melihat asap sehingga secara refleks melemparkan ponsel itu,” tukas Lamya.

Tak lama setelah itu, ponsel Galaxy J5 itu terbakar dan bagian belakangnya meledak. Untungnya, suami Lamya dengan cepat memadamkan api yang keluar dari ponsel tersebut.

Akibat dari kejadian ini, Lamya berniat untuk menuntut Samsung.

Samsung sendiri telah merilis pernyataan resmi mengenai insiden tersebut. “Kami tidak dapat berkomentar tentang insiden spesifik ini sebelum kami bisa mendapatkan dan memeriksa barang buktinya,” tulis juru bicara Samsung.

“Keselamatan pelanggan adalah prioritas tertinggi kami dan kami ingin bekerjasama dengan semua pelanggan yang mengalami masalah dengan produk Samsung untuk menginvestigasi masalahnya,” lanjutnya, sambil menampik keterkaitan kasus ini dengan insiden Galaxy Note 7.

Malang bagi Samsung, kejadian ini muncul hanya satu pekan setelah Samsung harus menarik 2,8 juta mesin cucinya karena masalah komponen elektronik yang bisa mengakibatkan getaran berlebihan dan tutup mesin cuci terlempar saat mesin bekerja.

Netgear WN203: Untuk Bisnis Skala Kecil Hingga Menengah

netgear-1-min

Setelah berkesempatan menguji access point WNAP210 pada beberapa bulan yang lalu, kali ini kami kedatangan kembali satu buah access point kelas bisnis dari Netgear. Netgear WN203 ini hadir sebagai salah salah satu perangkat jaringan nirkabel untuk memenuhi kebutuhan bisnis skala kecil hingga menengah.

Dari sisi tampilan fisik, Netgear WN203 ini memiliki dimensi yang terbilang ringkas. Selain bisa diposisikan horizontal, Netgear juga bisa diposisikan secara vertikal menggunakan dudukan yang disediakan. Jika Anda ingin memasangnya pada tembok atau plafon pun, perangkat ini memiliki lubang dudukannya beserta aksesori tambahan yang disertakan dalam paketnya.

Netgear WN203 ini memiliki spesifikasi yang lebih tinggi jika dibandingkan WNAP201. Untuk koneksi nirkabelnya, access point ini memiliki dukungan koneksi nirkabel pita tunggal 2,4 GHz 802.11b/g/n. Kecepatan maksimal yang didukung adalah sebesar tiga ratus megabit. Untuk menjamin daya pancar sinyal maksimal, access point ini juga memiliki dua buah antena eksternal berukuran besar yang menurut kami agak kurang proporsional dengan dimensi bodinya yang terbilang ringkas. Di bagian belakangnya terdapat dua buah port LAN. Satu port ini merupakan port jaringan biasa dan yang satu lagi bisa digunakan untuk pengaturan via konsol.

Saat kami mencoba menggunakan access point ini, fitur DHCP server tidak diaktifkan secara default. Begitu pula dengan enkripsi koneksi nirkabelnya. Netgear WN203 ini memiliki dukungan terhadap delapan profil SSID yang bisa diaktifkan sesuai kebutuhan.

Tampilan panel kontrolnya juga terbilang sederhana tanpa terlalu banyak menu yang berbelit. Namun tampilannya mungkin agak sedikit membingungkan jika Anda menggunakan layar dengan resolusi besar karena peletakan tombol yang bisa tersebar cukup jauh.

Dari sisi kinerjanya, Netgear WN203 ini memiliki kinerja yang cukup baik untuk ukuran sebuah access point 2,4 GHz dengan koneksi 802.11b/g/n. Selama pengujian, access point ini mampu menghasilkan kecepatan rata-rata sekitar 100 hingga 110 Mbps dengan tingkat kestabilan yang lumayan baik. Meskipun begitu, fluktuasi sinyal serta penurunan kecepatan juga sempat kami alami pada beberapa kondisi.

Antenanya yang berukuran besar membuatnya terlihat kurang proporsional.
Antenanya yang berukuran besar membuatnya terlihat kurang proporsional.

 

Tampilan panel kontrol webnya terbilang sederhana tanpa terlalu banyak menu.
Tampilan panel kontrol webnya terbilang sederhana tanpa terlalu banyak menu.

Plus: Dimensi ringkas, antena besar

Minus: Throughput kadang fluktuatif, desain kurang proporsional

SpesifikasiNetgear WN203
Standar 802.11b, 802.11g, 802.11n
Konektor 1 x LAN 1 Gbps, 1 x Console RJ45
Kecepatan300 Mbps
FiturMAC Address Filter, Multiple SSID, VLAN
KelengkapanPower adapter, Manual
Garansi Seumur hidup
Situs webwww.netgear.com
Kisaran hargaRp2.175.000

Onefootball

onestop
Anda penggemar sepak bola? Jika ya, aplikasi Onefootball ini pasti cocok buat Anda. Dengan memiliki aplikasi Onefootball di gadget Android, Anda tak bakal lagi ketinggalan berita mengenai sepak bola.

Saat pertama kali dijalankan, Anda dipersilakan memilih tim favorit. Bila sudah, pilih juga kompetisi tempat tim favorit tadi terlibat. Nantinya fitur tertentu akan diprioritaskan untuk menampilkan informasi mengenai tim favorit Anda dan jadwal tandingnya di kompetisi yang telah dipilih.

Salah satu fitur yang diprioritaskan untuk tim favorit adalah jadwal tanding terdekat yang ditampilkan di bagian atas aplikasi. Onefootball juga menyediakan fitur push notification bila ada hal menarik berkenaan dengan tim favorit, misalnya adanya transfer pemain dan fakta-fakta terkini tentang tim tersebut. Push notification tersebut juga bisa berisi notifikasi tentang waktu kick off, bila terjadi gol, atau bila ada pemain yang terkena hukuman kartu merah.

Selain berisi berita terhangat baik dari dalam maupun luar lapangan, termasuk hasil pertandingan, Onefootball menawarkan kemampuan untuk berdiskusi dengan teman melalui fasilitas Friends. Dengan Friends, Anda dapat melakukan chatting dengan seorang teman maupun membuat grup diskusi.

Berita atau hasil pertandingan juga dapat di-share melalui aplikasi lain seperti halnya WhatsApp, Twitter, dan e-mail.

Inikah Bocoran Terbaru Microsoft Surface Phone?

Ilustrasi Surface Phone versi Blass
Ilustrasi Surface Phone versi Blass

Saat ini Microsoft sedang mengerjakan Surface Phone yang akan berbasis Windows 10, bukan Windows 10 Mobile seperti yang ada di perangkat Lumia. Sebelumnya, beredar spekulasi Microsoft akan meluncurkan Surface Phone bersamaan dengan peluncuran Surface Book i7 dan Surface Studio.

Seorang wartawan teknologi kawakan Evan Blass membagi sebuah gambar smartphone berbasis Windows 10 di akun Twitter-nya. Evan Blass memang kerap membagikan bocoran smartphone terbaru dan terbukti tepat informasinya.

Belum jelas, apakah itu smartphone Microsoft Surface Phone atau Windows Phone Dell. Blass pun telah mengonfirmasi kepada Tom Warren dari The Verge bahwa smartphone itu bukanlah sekadar konsep.

Belum ada informasi terbaru yang bisa dibagikan, tetapi banyak pihak memprediksi Surface Phone akan menggunakan prosesor Intel.

Sedangkan situs Tech Times mencoba mengonfirmasi bahwa gambar yang dibagikan oleh Evan Blass itu bukanlah Surface Phone, melainkan rancangan smartphone Dell yang sempat dikembangkan beberapa waktu lalu. Tapi, proyek itu batal dilanjutkan.

Review Smartphone