Berita Berkat Robot, Supermarket Amazon Go Hanya Butuh 3 Pramuniaga

Berkat Robot, Supermarket Amazon Go Hanya Butuh 3 Pramuniaga

Ilustrasi Amazon Go

Amazon memiliki ambisi besar untuk terjun ke pasar retail offline, mengingat Amazon sudah menguasai pasar e-commerce Amerika Serikat (AS) yang notabene-nya bergerak dalam bidang online.

Karena itu, Amazon memperkenalkan supermarket Amazon Go yang mengusung konsep futuristis dan menawarkan inovasi yang berbeda. Di dalam Amazon Go, pengunjung tidak perlu mengantre dan membayar barang belanjaan dengan uang cash. Mereka cukup datang, memilih barang, dan bisa langsung keluar. Lantas, bagaimana dengan pembayarannya?

Nah, Amazon membenamkan teknologi robot, kecerdasan buatan, dan sensor di seluruh toko Amazon Go. Teknologi ini digunakan untuk mengenali profil konsumen yang datang, barang yang dibeli, dan memasukkan tagihan ke akun Amazon-nya.

Supermarket canggih itu akan menjual beberapa item seperti daging, buah, dan sayur segar, telur, sampai obat-obatan.

Bahkan, seorang sumber mengatakan Amazon akan membuat supermarket yang lebih besar lagi dan sanggup menampung hingga 4.000 item, jauh lebih besar dari Amazon Go.

Supermarket Amazon itu memiliki luas antara 929 – 3.716 m2 itu dan Amazon akan mempekerjakan pramuniaga robot di dalamnya. Hasilnya, supermarket itu hanya melayani pelanggan dengan hanya tiga orang dan maksimal 10 orang.

Amazon dan robot bukanlah hal asing lagi karena Amazon telah mempekerjakan 45 ribu robot di gudangnya. “Amazon akan memanfaatkan teknologi robot untuk meminimalkan tenaga kerja,” ujar seorang sumber seperti dilansir Digital Trends.

Saat ini, supermarket Amazon Go sudah hadir di Seattle, kota tempat markas Amazon berada, sejak akhir tahun lalu.

Comments

comments