Arsip Harian: Mar 5, 2017

Kamera Mirrorless Canon EOS M6 Dijual di Indonesia dengan Harga Rp12 jutaan

Merry Harun (tengah) – Canon Division Director pt. Datascrip bersama Dai Kichiji (kiri)– Head of Marketing from Canon East, South and South East Asia Regional ICP Marketing Division, Canon Singapore Pte Ltd. dan Dean Fujioka – Aktor dan Musisi dari Jepang pada saat Press Conference “Peluncuran Canon EOS M6” di Jakarta, Kamis (2/3).

PT Datascrip sebagai distributor Canon di Indonesia meluncurkan kamera mirrorless EOS Canon EOS M6 yang menawarkan bodi yang ringkas dan kualitas jepretan foto yang bagus.

“Kamera mirrorless ini sangat cocok untuk memotret berbagai jenis bidikan termasuk pemotretan aksi cepat seperti fashion show atau sport,” kata Yase Defirsa Cory
(Marketing Manager of Canon Image Communication Product Div. PT. Datascrip) dalam siaran persnya, Minggu.

Canon EOS M6 memiliki teknologi mutakhir seperti sensor CMOS APS-C 24.2MP dengan dukungan prosesor gambar DIGIC 7 dan rentang ISO 100 hingga 25600. Canon juga menyematkan teknologi Dual Pixel CMOS AF terbaru untuk mencari titik fokus yang cepat.

Selain itu, teknologi Dual Pixel CMOS AF itu mencakup 80 persen area dari keseluruhan bidang fokus sehingga kamera dapat fokus dengan cepat dan akurat membidik subjek meskipun di bagian pinggir bingkai bidikan.

Tak hanya itu, Canon EOS M6 memiliki teknologi auto focus dengan presisi tinggi dan halus saat merekam subjek yang bergerak. Bahkan pengguna dapat memilih area fokus yang diinginkan hanya dengan menyentuhnya di layar kamera LCD.

Canon EOS M6 mengusung layar touchscreen berukuran 3 inci yang bisa ditekuk 180 derajat ke arah depan, sehingga layar menghadap pengguna untuk mempermudah pemotretan selfie.

Canon EOS M6 sudah mengusung koneksi Wi-Fi dan NFC yang memmudahkan transfer file antar perangkat seperti smartphone dan komputer tablet. Canon EOS M6 menawarkan pilihan warna Black Graphite dan Vintage Silver.

“Berbagai fitur yang menarik dengan teknologi mutakhir yang hadir di Canon EOS M6, dirancang agar dapat memenuhi kebutuhan berbagai kalangan fotografer baik pemula maupun profesional,” ujar Merry Harun, (Canon Division Director, PT Datascrip).

Canon EOS M6 dibanderol dengan body only Rp12,5 juta, dengan lensa EF-M 15-45mm Rp13,5 juta dan dengan lensa EF-M 18-150mm Rp17,5 juta.

“Target penjualan hingga akhir tahun ini 8.000 unit seri M5 dan M6 di seluruh Indonesia. Untuk mengejar target tersebut, kita akan dorong penjualan via toko online dan offline juga,” ujar Merry Harun.

Merry mengatakan toko offline seperti toko-toko Canon Image Square yang tersebar di seluruh daerah di Jakarta.

“Di toko offline, pembeli berkesempatan untuk mencoba berbagai kamera, aksesori, dan lensa yang tersedia untuk range kamera-kamera keluaran Canon,” ungkapnya.

Sepatu Pintar Ini Bisa Pesan Pizza Hut

Sepatu Pintar ini Bisa Pesan Pizza Hut

Tidak hanya ponsel pintar dan tablet yang pintar, kini sepatu pun ikut-ikutan pintar. Pizza Hut dan Shoe Surgeon mengembangkan sepatu basket Pie Tops yang memiliki sebuah tombol elektronik pada bagian lidah sepatu untuk memesan Pizza.

Sepatu itu mengusung teknologi bluetooth dan geolokasi untuk mendeteksi ke mana pizza harus diantar. Misalnya, ketika Anda menekan tombol pada sepatu tersebut, maka orderan akan langsung dibuat dan Pizza Hut segera mendeteksi tempat Anda berkat fitur geolokasi seperti dikutip Engadget.

Sayangnya, sepatu pintar itu dibuat secara terbatas dan tidak dijual. Sepatu itu hanya diproduksi 64 pasang sesuai dengan 64 tim yang ikut turnamen NCAA March Madness college basketball.

Sepatu pintar bisa jadi tidak terlalu dibutuhkan karena kita sudah terhubung dengan segala aplikasi yang ada di tangan. Desain sepatu pintar itu memang keren

Bocoran Spesifikasi Xiaomi Mi Mix 2, Tidak Ada Kamera Selfie

Xiaomi Mi Mix 2

Xiaomi menggebrak pasar dengan meluncurkan smartphone Xiaomi Mi Mix pada tahun lalu yang mengandalkan desain tanpa bingkai (bezel less) dan bodi yang terbuat dari keramik.

Tahun ini, Xiaomi siap meluncurkan smartphone Xiaomi Mi Mix 2 yang menawarkan tampilan depan penuh dengan layar atau full screen bahkan Xiaomi siap menghilangkan kamera selfie-nya dan memindahkannya ke bagian belakang.

Xiaomi Mi Mix 2 akan memiliki layar dengan rasio screen-to-body hingga 93 persen, berarti layar akan mendominasi tampang depannya dari atas sampai ke bawah. Sebagai perbandingan, Mi Mix generasi pertama menyodorkan rasio screen-to-body mencapai 84,16 persen. Terbukti, model itu sukses menyita perhatian banyak orang.

Xiaomi akan tetap menggunakan bodi keramik pada Mi Mix 2 mirip dengan generasi pertama. Rencananya, Xiaomi akan meluncurkan Xiaomi Mix 2 akan hadir pada pertengahan tahun ini.

Lei Jun (CEO Xiaomi) pernah mengatakan Xiaomi Mi Mix 2 akan kembali dirancang oleh desainer Prancis Phillip Starck seperti dikutip Phone Arena.

Bocoran lainnya, Xiaomi Mi Mix 2 akan memiliki pemindai jari yang terletak pada bagian layarnya dan menghilangkan tombol pemindai sidik jari yang berada di belakang.

Demi Jaringan 5G, ZTE Kucurkan Investasi Rp1,9 Triliun

Ilustrasi smartphone ZTE Gigabit Phone

ZTE Corporation akan menguji coba jaringan 5G pada kuartal ke-3 tahun 2018 untuk membantu operator membangun jaringan 5G. ZTE memperkirakan perangkat berbasis 5G mulai akan booming pada kuartal pertama pada 2019.

ZTE menjadi perusahaan pertama di dunia yang berhasi lolos seluruh bagian uji coba National 5G Tests di China. ZTE sukses merampungkan teknologi 5G Single-Point dan prototype verification dan masuk ke tahap solution verification serta Research and Development (R&D).

ZTE pun berinvestasi sebanyak RMB 1 miliar atau Rp1,9 triliun untuk penelitian dan pengembangan 5G.

Produk 5G

Dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona, Spanyol, ZTE juga memperkenalkan seri lengkap solusi mmWave dan sub-6GHz base stations (BTS). Solusi 5G terbaru itu mendukung antarmuka 5G New Radio (NR) lewat udara dari 3rd Generation Partnership Projects (3GPP) dan pita frekuensi 5G yang hadir dalam industri.

BTS 5G terbaru milik ZTE menggunakan Massive Multiple Input, Multiple Output (MIMO), Beam Tracking, Beam Forming, dan teknologi penting lainnya sesuai dengan ketentuan untuk penyebaran tahap pra-komersial.

Solusi Pre5G milik ZTE memungkinkan operator untuk menyamai performa jaringan 5G pada infrastruktur 4G LTE dan memberikan performa lebih dalam data throughput dan mengurangi latency. Solusi Pre5G milik ZTE dapat mudah di-upgrade ke 5G di masa depan, dan telah diterapkan pada lebih dari 40 jaringan di 30 negara di seluruh dunia.

Sebagai penyedia inovasi end-to-end untuk 5G, ZTE juga memimpin dalam pengembangan perangkat mobile dan terminal yang berpandangan jauh ke masa depan. Pada MWC 2017,

ZTE menunjukkan smartphone Gigabit pertama di dunia yang mendukung skala transmisi data mencapai 1 Gbps dalam siaran persnya, Minggu.

Sebagai pemimpin dalam teknologi 5G, ZTE telah menandatangani kerjasama strategis untuk pengembangan 5G dengan para operator telekomunikasi terkemuka di dunia seperti Deutsche Telekom, Telefonica, SoftBank, KT Group, China Mobile, China Telecom, dan China Unicom.

Sambut Teknologi 5G, Nokia Kenalkan Solusi 5G FIRST

Ilustrasi Nokia 5G

Nokia memperkenalkan solusi 5G First yang memungkinkan para operator untuk terhubung pada jaringan 5G. Nokia 5G First mencakup radio access network (RAN) Nokia, termasuk solusi-solusi Nokia AirScale massive MIMO Adaptive Antennas, packet core dan mobile transport, serta sebuah penawaran layanan lengkap yang menggunakan arsitektur Intel dan modem Intel 5G untuk pemanfaatan-pemanfaatan perdana pada 2017.

Samih Elhage (President of Mobile Networks, Nokia) mengataka Nokia akan memanfaatkan luasnya kepiawaian kami untuk menghadirkan sebuah solusi jaringan dan layanan 5G FIRST end-to-end yang sebenarnya.

“Nokia akan memanfaatkan teknologi tesebut untuk menjalin kerja sama dengan berbagai industri guna mengidentifikasi pemanfaatan- pemanfaatan baru dari teknologi 5G,” ujarnya.

Melalui peluncuran 5G FIRST, para operator akan memperoleh manfaat first-to-market berdasarkan spesifikasi-spesifikasi awal. Untuk memenuhi permintaan para pengadopsi awal tersebut, Nokia akan menghadirkan solusi end-to-end 5G FIRST komersial pada semester kedua tahun 2017.

Solusi 5G FIRST RAN terdiri dari Nokia massive MIMO Adaptive Antennas yang baru untuk frekuensi 3,5 GHz dan 28 GHz, AirScale System Module, serta teknologi dan software AirScale cloud RAN.

5G FIRST juga menggabungkan Cloud Packet Core Nokia yang multiakses dan Shared Data Layer Nokia sebagai bagian dari sebuah arsitektur inti cloud asli untuk
menghadirkan fleksibilitas, skalabilitas maksimal dan kinerja yang dibutuhkan para operator untuk menyajikan layanan-layanan 5G dengan cepat dan hemat.

Nokia akan bekerja sama dengan para operator guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan unik dari konsumen-konsumen mereka. Nokia telah memperluas 5G Acceleration Services mereka yang akan meliputi layanan konsultasi transformasi 5G, rancangan jaringan 5G tahap satu, serta arsitektur 5G lintas domain.

Malik Saadi (Managing Director and Vice President, Strategic Technology of ABI Research) mengatakan 5G FIRST Nokia menyajikan seluruh landasan pengembangan untuk mendapatkan memanfaatkan 5G.

“Teknologi ini memungkinkan para operator untuk melindungi dan memanfaatkan 5G,” katanya dalam siaran persnya, Minggu.

Nokia akan terus mengembangkan aplikasi-aplikasi fixed dan mobile 5G melalui kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di komunitas 5G yang mempersatukan perusahaan- perusahaan inovatif untuk berkolaborasi dalam menciptakan konsep-konsep solusi, model-model bisnis dan uji coba pasar.

Gandeng RAN, OLX Indonesia Luncurkan #BekasJadiPensi

Rayi Putra Raharjo (Rayi), Daniel Tumiwa Chief Executive Officer OLX Indonesia, Edward Kilian Chief Marketing Officer OLX Indonesia, Anindyo Baskoro (Nino) dan
Astono Andoko (Asta) berfoto bersama yang menandakan kampanye #BekasJadiPensi telah dibuka.

Pentas seni atau Pensi merupakan ajang bergengsi bagi para pelajar untuk berkreasi dan menunjukkan kreativitas. Melalui Pensi, para pelajar juga mendapat pengalaman dan pembelajaran dalam mengorganisir suatu kegiatan berskala besar.

Sayangnya, pendanaan menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dalam menyelenggarakan Pensi. Karena itu, OLX Indonesia menawarkan program #BekasJadiPensi bagi para pelajar yang ingin menggelar pensi

Daniel Tumiwa (CEO OLX Indonesia) mengatakan jika selama ini para pelajar mengandalkan sumbangan orangtua sebagai dana awal untuk menyelenggarakan Pensi.

Melalui #BekasJadiPensi, OLX menawarkan solusi berbeda. Lewat #BekasJadiPensi, OLX Indonesia mendorong pelajar untuk lebih mandiri dan kreatif dalam mengumpulkan dana untuk membiayai sebuah Pensi.

“Untuk membiayai Pensi, para pelajar bisa memulai dari diri mereka sendiri, tidak selalu harus mengandalkan orangtua atau pihak lain. Kami mengajak para pelajar untuk memanfaatkan barang-barang yang tidak terpakai untuk dijual melalui OLX. Hasil penjualannya bisa membiayai penyelenggaraan Pensi,” katanya dalam siaran persnya, Minggu.

OLX pun menggandeng RAN untuk meramaikan program #BekasJadiPensi. OLX memilih grup band ini, karena ketiga personilnya telah menjadi idola banyak pelajar SMA dan selalu tampil dalam ajang Pensi.

“Kami bangga bisa terlibat dalam program #BekasJadiPensi. Program ini memberi inspirasi kepada para pelajar untuk lebih mandiri dan kreatif dalam mendanai Pensi mereka,” ujar Rayi Putra Raharjo (Rayi) mewakili dua personil RAN yang lain, Astono Andoko (Asta) dan Anindyo Baskoro (Nino).

RAN akan tampil di sekolah yang paling kompak dan paling aktif mengikuti program #BekasJadiPensi. Sebagai apresiasi, OLX Indonesia juga akan memberikan tambahan budget sponsorship. OLX akan memberikan tambahan dana sebesar 50 juta rupiah bagi sekolah yang paling aktif.

“Dana ini akan membuat para pelajar semakin bersemangat dalam memanfaatkan program #BekasJadiPensi untuk mewujudkan Pensi impian mereka,” ujarnya.

OLX berharap #BekasJadiPensi dapat menginspirasi para pelajar dalam mengumpulkan dana. “Kami optimis, langkah yang ditawarkan #BekasJadiPensi dalam mengumpulkan dana untuk membiayai Pensinya, dapat dijadikan role model oleh para pelajar di masa mendatang,” tutup Daniel.

Review Smartphone