Arsip Harian: Apr 1, 2017

Sandal Jepit Pintar ini Terinspirasi Iklim Tropis di Indonesia

Ilustrasi Sandal Hari Mari

Sandal sudah ada sejak jaman Mesir kuno tetapi inovasi sandal jepit tidak banyak berubah. Hari Mari meluncurkan sandal berteknologi tinggi yang awet, menyusul sandal itu memiliki sebuah chip yang berfungsi mengumpulkan data dan perilaku penggunanya.

Data-data yang terkumpul dapat menginspirasi Hari Mari untuk menciptakan produk-produk terbaru di masa depan. Jeremy Texas dan Lila Stewart (Pendiri Hari Mari) terus memutar otak untuk menciptakan sandal yang terbaru penuh inovatif

Hari Mari menggandeng produsen sarung tangan base ball Nokona untuk membuat sandal yang terbuat dari bahan kulitas berkualitas tinggi. Kemudian, sandal Hari Mari itu akan dijual senilai $110 atau sekitar Rp1,5 jutaan di toko fashion pria seperti Huckberry, Hudson’s Hill, dan Sault.

Pelanggan yang membeli sandal itu bisa mengunduh aplikasi “Hari Mari x Nokona” sekaligus mendapatkan diskon khusus dan dapat berkomunikasi langsung dengan kedua brand tersebut.

Chip itu menggunakan teknologi near-field communication (NFC) yang memungkinkan Anda menempelkan sandal pintar kepada smartphone untuk mendapatkan penawaran khusus dari Hari Mari.

“Bagi kami ini adalah pengalaman baru. Kami harus melihat animo pelanggan terhadap aplikasi dan bagaimana kami menggaet banyak pelanggan dengan teknologi ini,” ujarnya seperti dikutip Fast Company.

Terinspirasi Indonesia

Kedua pendiri Hari Mari itu tinggal di Indonesia sebagai eskspatriat selama 20 tahun. Iklim tropis Indonesia pun menginspirasi mereka untuk membuat sandal yang kuat di pasar dan menjawab kebutuhan serta keinginan pasar.

“Selama dua tahun, kami mendesain sandal yang nyaman dan berkualitas tinggi seperti penambahan lapisan busa di pembatas jempol untuk mengurangi rasa sakit,” ujarnya.

Pada 2012, mereka meluncurkan sandal Hari Mari untuk pertama kalinya dan mendonasikan satu persen keuntungannya untuk kanker.

Selama lima tahun terakhir, Hari Mari tumbuh dengan cepat. Tidak hanya jualan online, Hari Mari juga memiliki toko ritel di seluruh dunia. Pada 2016, Hari Mari digandeng oleh Nordstrom, Gap, Omni Resorts, REI, dan Allen Edmonds pada tahun ini.

“Ketika seorang pelanggan membeli sebuah produk dari situs kami. Kami mendapatkan informasi yang berharga seperti alamat email, negara asal hingga kebiasaan pelanggan yang membeli barang,” ucapnya.

Sukses Pelajari Pakan Ikan, Startup asal Indonesia ini Masuk Pasar Bangladesh dan Thailand

Gibran Chuzaefah Amsi El Farizy (Pendiri dan CEO eFishery).

Perusahaan startup fintech eFishery asal Indonesia meluncurkan teknologi pintar pemberikan makan ikan secara otomatis di Bangladesh dan Thailand.

Startup asal Bandung itu menggandeng Kasetsart University (Thailand), Winrock International, dan USAID untuk mengimplementasikan pilot project tersebut.

Gibran Chuzaefah Amsi El Farizy (Pendiri dan CEO eFishery) mengatakan proyek ini masih awal untuk masuk pasar global.

“Proyek pilot ini adalah bukti kuat bahwa kami bisa membangun kerjasama dengan mitra lokal dan menjadi kesempatan kami untuk memperluas jangkauan bisnis ke luar negeri dalam beberapa tahun mendatang,” katanya seperti dikutip e27.com.

Dalam waktu bersamaan, eFishery telah memiliki lebih dari 300 pelanggan yang beternak ikan air tawar dan udang sawah di Jawa Barat dan Lampung.

Pemberian pakan ternak berlebihan adalah permasalahan petani di Indonesia yang mempengaruhi produksi ikan air tawar. eFishery pun ingin menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengontrol pakan ternak ikan berbasis Internet.

Saat ini eFishery juga mengembangkan teknologi yang dapat mendeteksi level “kekenyangan ikan” berdasarkan perilaku ikan.

“Jika ikan masih bergerak agresif berarti ikan itu masih lapar. Namun, jika gerakan ikan tidak agresif, berarti ikan sudah kenyang. Dari situ, kita belajar untuk berhenti memberi makanan,” pungkasnya.

eFishery memiliki jangka panjang untuk menekan transparan harga dengan menggunakan big data di sektor perikanan.

Gawat! Pasokan Galaxy S8 dan S8+ Bisa Telat Gara-gara Ini

Ilustrasi Layar Galaxy S8

Euforia Samsung Galaxy S8 dan S8+ akan berhenti sesaat lantaran terbentur permasalahan pasokan. The Korea Herald mengungkapkan Qualcomm sangat lambat dalam memproduksi dan mengirimkan chipset Snapdragon 835 yang membuat pasokan Galaxy S8 dan S8+ bermasalah.

“Qualcomm kewalahan memenuhi jadwal produksi pesanan chipset Samsung dan akan menimbulkan masalah dalam sebuah rantai produksi,” kata sumber internal seperti dikutip The Verge.

Setali tiga uang dengan Qualcomm, divisi Samsung yang memasok processor Exynos 8895 juga mengalami kendala dalam memenuhi order chipset tepat pada waktunya.

Hal itu akan mengancam jadwal pemasaran kedua smartphone flagship itu mundur dan membuat kepercayaan pelanggan kembali tercoreng lantaran masih trauma dengan recall Galaxy Note 7.

Samsung pun akan membenamkan dua jenis prosesor ke dalam Samsung Galaxy S8 dan S8+ yaitu chipset Snapdragon 835 untuk pasar Amerika Serikat (AS) dan Exynos 8895 untuk pasar Korea Selatan (Korsel) dan negara-negara Asia lainnya.

Seorang analis industri di Korea Selatan memprediksi pendapatan Samsung bisa turun karena gagal untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi.

Tantang Fitbit, Adidas Luncurkan Fitness Tracker Chameleon Heart Rate

Adidas Luncurkan Fitness Tracker Chameleon HR

Adidas memperkenalkan pelacak kebugaran (fitness tracker) Chameleon HR yang mengusung semua aplikasi kebugaran sekaligus menggoyang dominasi fitbit di pasar wearable. 

Adidas Chameleon HR mengusung sensor pengukur tekanan jantung dan layar matrix style LED serta sebuah tali strap, berbeda dengan fitness band Adidas sebelumnya yaitu miCoach Fit Smart.

Selain itu, Adidas Chameleon HR mengusung kustomisasi warna termasuk metallic finishes seperti dikutip Forbes.

Fitness Tracker Adidas Chameleon HR

Adidas Chameleon HR juga mengusung aplikasi All Day yang memberikan beberapa tips kesehatan seperti tips diet dan lagu untuk tidur. Adidas menggandeng American College of Sports Medicine dan Verily, serta ilmu dan kesehatan dari Alphabet untuk menyuguhkan informasi.

Adidas pun akan terus memperbarui Chameleon HR dengan 12 fitur terbaru. Kini, Adidas mulai merambah teknologi wearable. Pada 2014, Adidas menggandeng spesialis pengukur tekanan jantung Mio dan meluncurkan miCoach Smart Run GPS.

Pada 2015, Adidas telah mengakuisisi platform fitness Runtastic senilai €220 juta. Runtastic memiliki pengguna aktif sebanyak 70 juta dan menjadi pemimpin pasar dalam kesehetan dan pasar fitness.

Pada Februari 2017, Adidas berencana menghentikan ekosistem miCoach dan menggantikannya dengan Runtastic.

BSD City Jadi Pilihan Apple untuk Bangun Pusat Inovasi Pertama di Indonesia

Salah satu syarat agar smartphone 4G bisa dipasarkan di Indonesia adalah pihak produsen mesti memenuhi kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang telah ditetapkan pemerintah. Dalam memenuhi aturan TKDN ini, pihak produsen bisa memilih melalui berbagai cara.

Sebagai langkah untuk memasarkan produk terbarunya yaitu iPhone 7 dan iPhone 7 Plus di tanah air, akhirnya pihak Apple memilih untuk berinvestasi dengan membangun pusat inovasi pertamanya dengan nama Apple Innovation Center.

Dengan total investasi sebesar US$44 juta, Apple memilih gedung Green Office Park di BSD Tangerang sebagai lokasi yang nantinya akan fokus mengembangkan berbagai aplikasi.

Meski demikian, gedung ini masih bersifat sementara karena rencananya Apple akan menunggu proyek digital hub di BSD City rampung. Setelah rampung, barulah Apple akan membangun sendiri pusat inovasinya di BSD City yang rencananya akan memiliki konsep seperti Silicon Valley.

Apple sendiri dijadwalkan baru akan merampungkan pusat inovasi tersebut dan mulai beroperasi di akhir kuartal kedua 2017. Meski begitu, Apple ternyata sudah “diperbolehkan” menjual iPhone 7 dan iPhone 7 Plus di tanah air pada akhir Maret (31/3).

Menurut keterangan resmi dari Departemen Perindustrian, pemerintah percaya bahwa Apple akan menuntaskan komitmen investasinya tersebut sesuai dengan tenggat waktu yang dijanjikan. Asas kepercayaan ini juga dituangkan dalam sertifikasi pemenuhan TKDN yang diberikan pemerintah ke pihak Apple.

Dalam peraturan yang dikeluarkan pemerintah disebutkan bahwa produsen smartphone diizinkan untuk mengucurkan investasi secara bertahap hingga tiga tahun setelah komitmen dibuat. Untuk besaran TKDN sebesar 30%, produsen mesti mengucurkan investasi total diatas Rp 550 miliar sampai Rp 700 miliar.

iPhone 7 dan iPhone 7 Plus Resmi Dijual di Indonesia, Ini Harganya

Setelah sebelumnya diluncurkan di negara asalnya pada September 2016 lalu, akhirnya iPhone 7 dan iPhone 7 Plus resmi hadir di tanah air dengan menggandeng Erajaya serta Smartfren pada hari Jumat (31/3).

Sebelumnya, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus sudah bisa dipesan melalui sistem pre-order sejak 24 Maret lalu. Antusias para calon konsumen pun cukup tinggi yang dibuktikan dengan pre-order yang mencapai ribuan pemesan hanya dalam waktu satu minggu.

Saat ini kedua smartphone sudah tersedia di 223 toko Erafone dan 47 toko iBox. Sedangkan Smartfren memasarkannya melalui 25 galeri miliknya dengan metode pembayaran cash serta cicilan dengan kartu kredit tanpa bunga.

iPhone 7 dan iPhone 7 Plus hadir dengan ukuran layar 4,7 inch dan 5,5 inch. Keduanya dipersenjatai dengan chipset A10 Fusion serta GPU yang lebih baru dibanding generasi iPhone sebelumnya.

Untuk urusan kamera iPhone 7 memiliki kamera 12 MP dengan dua tone flash yang terdiri dari empat LED. Sedangkan iPhone 7 Plus memiliki dua kamera belakang yang berfungsi untuk menangkap gambar dengan mode wide angle.

Di Indonesia, iPhone 7 dibanderol dengan harga antara Rp 11 juta hingga Rp 15,59 juta, sedangkan iPhone 7 Plus memiliki rentang harga antara Rp 13,9 juta hingga Rp 17,6 juta.

Tips supaya Password Tidak Mudah Dibobol Hacker

Ilustrasi password

Baru-baru ini, Avast melakukan survei terhadap 700 orang Indonesia untuk menilai dan melindungi data di akun online mereka. Hasilnya, banyak orang Indonesia yang tanpa sadar menyebarkan informasi pribadi mereka di Internet.

Berdasarkan survey, sebanyak 47 persen orang Indonesia paling banyak menggunakan layanan email dan sebanyak 29 persen mengusung Facebook. Kemudian, sebanyak 97.6 persen orang Indonesia memiliki data berharga pada akun online mereka.

Penjahat siber pun mencuri informasi meliputi nama pengguna, kata sandi, kartu kredit melalui pembobolan keamanan serta menjual data senilai $2 atau tukar Bitcoin tersebut di pasar gelap.

Ondrej Vlcek (Executive Vice President and General Manager of the Consumer Business Avast Software) mengatakan, 97.6% orang Indonesia mengklaim memiliki data berharga pada akun online mereka.

“Penjahat siber dapat mencuri informasi akun meliputi nama pengguna, kata sandi dan rincian kartu kredit melalui pembobolan keamanan serta menjual data tersebut di darknet hanya seharga $2 atau kurang tergantung nilai tukar Bitcoin,” katanya di Jakarta, Kamis.

Sebanyak lebih dari 35 persen orang Indonesia tidak pernah mengganti kata sandi mereka meskipun telah diperingati tentang adanya pembobolan data dan 66.3 persen pengguna mengganti kata sandi pada website yang diretas namun tindakan serupa tidak dilakukan untuk website lain.

Hal itu dapat mengkhawatirkan karena penjahat siber sering menggunakan informasi pribadi yang didapatkan melalui pembobolan data ke akun lain dengan harapan akun lain tersebut menggunakan kata sandi yang sama.

“Pengguna pun tetap harus bertanggung jawab untuk mengamankan akun dan data yang tersimpan di dalamnya. Jika kata sandi yang bersifat sederhana, misalnya hanya berisi huruf, beberapa karakter dan tanpa karakter spesial atau nomor, hacker dapat dengan mudah menebak kata sandi tersebut,” ucapnya.

Password manager merupakan aplikasi yang dapat membantu Anda menghasilkan kata sandi yang kuat dan unik serta Anda harus mengganti kata sandi secara rutin. Sayangnya, hanya 3.2 persen dari responden yang menggunakan password manager untuk melindungi akun mereka.

Password manager merupakan aplikasi yang dapat membantu Anda dengan menghasilkan kata sandi yang kuat dan unik untuk semua akun Anda serta dengan mudah mengganti kata sandi secara rutin. Sayangnya, hanya 3.2 persen dari responden yang menggunakan password manager untuk melindungi akun mereka,” ujarnya.

Avast meluncurkan anti virus terbaru Avast 2017 dan AVG 2017 untuk PC dan smartphone pada tahun ini. Pendapatan Avast 2017 mencapai 700 juta dolar AS pada tahun dan melindungi sebanyak 400 juta perangkat di dunia. Di Indonesia, pengguna Avast 2017 mencapai 11,4 juta dan paling banyak menggunakan produk Avast melalui smartphone.

Telkomsel dan Singtel Hadirkan Solusi Kirim Uang dari Singapura ke Indonesia

Ilustrasi Singtel dan Telkomsel

PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan Singapore Telecommunications Limited (Singtel) meluncurkan layanan mobile remittance real-time untuk Indonesia yang memudahkan tenaga kerja Indonesia (TKI) mengirimkan uang ke Indonesia.

Kolaborasi itu merupakan kerjasama layanan keuangan mobile pertama Singtel dan Telkomsel untuk mendorong inovasi di pasar Indonesia dan Singapura.

Melalui kerja sama itu, para TKI di Singapura dapat mengirimkan uang ke Indonesia melalui aplikasi yang tertanam di telepon pintar. Sedangkan di Indonesia, kerabat penerima dapat mencairkan melalui WeselPOS Instan yang dimiliki PT Pos Indonesia.

“Dalam kerja sama ini, Telkomsel berperan sebagai Penyelenggara Transfer Dana (PTD) untuk koridor Singapura yang bisa dicairkan di 4.500 kantor pos di Indonesia,” kata (Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel) seperti dikutip e27.co.

Layanan mobile remittance real-time Telkomsel dan Singtel menawarkan layanan yang mudah karena pengiriman uang bisa melalui smartphone dan bisa dilakukan dimana saja.

“Untuk tarif transaksinya sebesar 9 SGD sekali pengiriman. Jadi ini lebih mudah, lebih cepat, lebih murah. Produk remittence yang sekarang kan TKI harus ke counter-counter kirim duit, baru dikirim ke sana,” ujarnya.

“Sekarang kita enhance. Di sini ada aplikasi singtel dash (dompet elektronik). Dengan aplikasi dash itu, Anda tidak perlu ke counter lagi. Dia bisa top up uangnya itu kayak di Sevel atau mitra-mitranya di sini. Jadi kapanpun kalau dia mau transfer ke keluarganya, dia pilih aplikasinya, terus dikirim,” ungkap Ririek.

Ririek mengungkapkan pihaknya saat ini Telkomsel sedang merampungkan pengembangan layanan remitansi yang lebih luas. Produk pengembangan disiapkan bersama Bank Rayat Indonesia dan Pos Indonesia. Dengan begitu, pengiriman uang dari luar negeri dapat dilayani oleh 100.000 titik layanan yang mencakup pusat pelayBanan pelanggan GraPARI, ritel modern, kantor pos, dan kantor perwakilan bank di seluruh Indonesia.

Saat ini Telkomsel telah memiliki izin dari Bank Indonesia sebagai Penyelenggara Transfer Dana. Telkomsel juga berkoordinasi secara aktif dengan pemerintah, dalam hal ini Kantor Staf Presiden (KSP) dan Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), untuk memberikan akses transfer dana kepada TKI di luar negeri secara mudah, murah, dan aman.

Aplikasi mobile Singtel Dash dirilis ulang pada Mei 2016. Jumlah pelangganya tumbuh mencapai 500 ribu. Volume transaksinya per bulan naik ganda selama enam bulan terakhir.

Review Smartphone