02 | April | 2017 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: Apr 2, 2017

Mengapa Smartphone Android Rentan Terhadap Serangan Malware?

Ilustrasi virus android

Pertumbuhan aplikasi yang pesat dan besarnya kapasitas penyimpanan di perangkat membuat kesemrawutan digital (digital clutter). Sayangnya, pemeliharaan aplikasi yang buruk menyebabkan perangkat rentan terhadap ancaman keamanan.

Andrei Mochola (Head of Consumer Business di Kaspersky Lab) mengatakan peningkatan kesemrawutan digital menunjukkan pengguna terus mengabaikan pemeliharaan terhadap aplikasi.

“Kami mendesak pengguna untuk merapikan rumah digital mereka. Sama seperti, ruangan yang rapi dan bersih sehingga memberikan penyegaran ke rumah dan kehidupan Anda, dengan cara yang sama, komputer atau smartphone yang rapi berdampak pengalaman digital yang lebih menyenangkan dan tentu saja, aman,” katanya dalam siaran persnya, Minggu.

Kaspersky Lab mengungkapkan para pengguna Internet menginstal 12 aplikasi Android setiap bulannya tetapi menghapus 10 aplikasi saja, berarti ada penambahan dua aplikasi di perangkat mereka setiap bulannya.

Pengelolaan aplikasi sangat penting untuk mencegah kesemrawutan digital, menyusul semakin banyaknya aplikasi yang diinstal pada perangkat.

Sayangnya, hanya setengah atau 55 persen pengguna yang meng-update dan memperbaiki isi perangkat mereka secara rutin dan menghapus dokumen serta aplikasi yang tidak terpakai.

Survei itu juga menemukan seperempat kasus atau 28 persen pengguna hanya memperbarui aplikasi pada perangkat mereka ketika mereka dipaksa dan 10 persen pengguna tidak melakukannya sama sekali.

Kemudian, rata-rata pengguna memiliki 66 aplikasi di perangkat Android mereka. Selain itu, hanya 32 persen pengguna menolak untuk menginstal aplikasi ponsel jika mereka tidak puas dengan isi perjanjian lisensi.

Anak-anak Masa Kini Lebih Suka Main Internet Ketimbang Menonton TV

Ilustrasi anak-anak berselancar

Penggunaan media mobile dan Internet semakin merajai perilaku konsumsi digital anak-anak di Asia Tenggara. Hasil penelitian TotallyAwesome mengungkapkan tren penggunaan Internet di kalangan anak-anak Asia Tenggara telah melampaui TV, dengan durasi 24 menit lebih lama dibanding TV setiap harinya.

Penggunaan Internet tumbuh 11 persen dari tahun sebelumnya dan sebanyak 77 persen anak-anak lebih memilih Internet dibandingkan TV.

Sejak 2015, TotallyAwesome telah mengamati perilaku konsumsi media di kalangan anak-anak dari berbagai negara, membandingkan akses internet dan mobile, penggunaan dan pilihan menggunakan internet dibandingkan TV. Studi mengamati bahwa perilaku itu terus berubah dari waktu ke waktu, dalam berbagai kategori usia.

“Seiring dengan konsumsi media mobile dan online yang berkembang di kalangan anak-anak Asia Tenggara, anak-anak menggunakan media dan kebiasaan bisa berubah sesuai usia dan tayangan di berbagai media,” Quan Nguyen (CEO TotallyAwesome) dalam siaran persnya, Minggu.

Hasil studi TotallyAwesome mengungkapkan anak-anak di Asia Tenggara menghabiskan waktu lebih banyak di media online daripada TV dan iklan di media online semakin memegang peranan penting bagi anak-anak untuk mendapatkan informasi terbaru.

“Dari segi perangkat, anak-anak lebih sering menggunakan smartphone dan TV, dibandingkan perangkat lainnya. Anak-anak juga punya akses yang lebih mudah terhadap smartphone dibandingkan TV,” ujarnya.

Nguyen mengatakan strategi marketing yang paling efektif adalah memanfaatkan pendekatan kepada konsumen dengan multi channel, seperti melalui media TV dan digital, serta memaksimalkan peluang untuk berinteraksi dengan strategi yang lebih efektif.

“TotallyAwesome telah dipercaya oleh brand yang bekerjasama dengan kami untuk mencapai efektifitas interaksi dengan target market yang sesuai, melalui strategi yang tepat,” ujarnya.

TP-Link Archer C5: Wireless Router AC1200 yang Cukup Lengkap

Baik di kelas atas, menengah, maupun entry-level, TP-Link menyediakan beragam varian perangkat wireless router yang sudah mendukung koneksi 802.11ac dengan harga yang cukup terjangkau. Salah satunya adalah TP-Link Archer C5. Wireless router ini diposisikan di kelas menengah dengan tawaran koneksi nirkabel 802.11ac serta kecepatan maksimal 1.200 Mbps.

Wireless router TP-Link Archer C5 ini memiliki desain yang mirip dengan varian di atasnya, yaitu Archer C7 yang juga pernah kami bahas sebelumnya. Tampilannya cukup sederhana dengan material plastik yang cukup berkualitas di sebagian besar badannya. Di bagian depannya terdapat deretan lampu-lampu indikator. Lalu wireless router ini memiliki dua buah antena eksternal yang berukuran cukup besar. Keduanya bisa dilepas dan diganti jika diperlukan.

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, TP-Link Archer C5 ini mendukung koneksi nirkabel pita ganda 2,4 GHz dan 5 GHz. Kecepatan maksimal yang didukung pada pita 2,4 GHz adalah sebesar 300 Mbps. Sementara pada pita 5 GHz, kecepatan maksimalnya mencapai 867 Mbps.

Selain itu, wireless router ini juga memiliki empat buah port LAN untuk melayani koneksi via kabel. Baik empat buah port LAN maupun satu port WAN yang ada di bagian belakangnya telah mendukung kecepatan gigabit.

Dan sebagai tambahan, perangkat ini juga menyediakan dua buah port USB. Keduanya bisa digunakan untuk menghubungkan media simpan eksternal maupun printer. Namun sayang, kedua port tersebut masih merupakan port USB 2.0.

Dengan kecepatan maksimal 1.200 Mbps, wireless router TP-Link Archer C5 ini tampaknya sudah cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan transfer data berukuran besar seperti melakukan streaming konten berdefinisi tinggi secara nirkabel. Saat kami coba pun, wireless router ini mampu menghasilkan kinerja nirkabel yang terbilang baik. Pada pita 2,4 GHz, kami mampu mendapatkan kecepatan rata-rata sekitar 103 Mbps, sedangkan pada 5 GHz, kecepatan rata-ratanya adalah sekitar 408 Mbps. Kecepatan transfer data lewat port USB-nya tergolong lambat. Saat dicoba, wireless router ini hanya mampu mencatatkan kecepatan baca sebesar 12,5 Mbps dan kecepatan tulis sebesar 9,3 Mbps. Hal ini berlangsung saat kami melakukan transfer data ke sebuah media simpan USB.

Panel kontrolnya sendiri sudah menggunakan antarmuka baru yang juga digunakan oleh beberapa varian wireless router TP-Link lainnya. Pada panel kontrol ini terdapat beberapa opsi yang terbagi menjadi dua menu besar, Basic dan Advanced.

Tampilan panelnya terbagi menjadi beberapa bagian dengan tingkat pengaturan yang berbeda, Basic, dan Advanced.

 

TP-Link Archer C5 menyediakan dua buah port USB 2.0 di belakang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Plus: Kinerja cukup baik, LAN gigabit, konfigurasi mudah, ada port USB, antena bisa dilepas

Minus: Hanya port USB 2.0.

SpesifikasiTP-Link Archer C5
Standar 802.11b, 802.11g, 802.11n, 802.11ac
Konektor 4 x LAN 1 Gbps, 1 x WAN 1 Gbps
Kecepatan300 Mbps (2,4 GHz 802.11b/g/n) + 867 Mbps (5 GHz 802.11ac)
FiturDHCP Server, MAC Address Filter, QoS, Website filter, USB sharing
KelengkapanPower adapter, Manual, Kabel LAN
Mode operasiWireless router
Situs webwww.tp-link.co.id
Kisaran hargaRp1.500.000

Prolink PCU5081: Daya Cadangan di Perjalanan

Seringnya penggunaan smartphone untuk menangani aneka aktivitas pengguna merupakan faktor utama cepat habisnya daya baterai smartphone. Ini mungkin tidak akan menjadi masalah jika smartphone sering dipakai dalam ruangan. Namun, apa yang terjadi jika smartphone banyak dipakai di luar ruangan?

Untuk keperluan itulah produk seperti Prolink PCU5081 ini diciptakan. Produk buatan Prolink ini merupakan sebuah power bank dengan lima buat selot keluaran yang mampu mengisi daya lima produk sekaligus. Setiap selot mampu menyajikan arus maksimal sampai 2,4 ampere sehingga akan mampu mengisi ulang smartphone maupun komputer tablet. Produk dengan dimensi 98 x 60 x 26 milimeter ini memiliki bobot 172 gram sehingga akan bisa dibawa ke mana saja dengan mudah untuk menemani pengguna.

Produk ini juga dilengkapi dengan kabel daya untuk melakukan pengisian daya sepanjang 1,5 meter. Produk ini memang bisa diisi ulang secara langsung tanpa menggunakan charger eksternal lagi. Ini berbeda dari power bank lain yang masih membutuhkan charger eksternal. Selain itu, produk ini juga mendukung tegangan AC sebesar 100-240 volt dengan frekuensi 50/60 Hz serta arus 1,3 ampere.

Informasi:
Harga: Rp360.000
Kontak: Prolink Indonesia, (021) 34831777

Easy Duplicate Finder

Anda punya banyak folder dan ingin mencari file apa saja yang memiliki duplikat di dalamnya? Jika ya, Easy Duplicate Finder adalah salah satu aplikasi yang bisa membantu Anda melakukan hal tersebut dengan lebih mudah. Apalagi aplikasi ini punya banyak opsi pencarian termasuk menggunakan CRC32.

Easy Duplicate Finder adalah aplikasi berbayar. Versi penuhnya dihargai sebesar US$39,95 untuk satu komputer selama satu tahun. Versi trial dari Easy Duplicate Finder untuk Anda coba bisa diunduh di www.easyduplicatefinder.com. Versi trial ini akan membatasi banyaknya file duplikat yang bisa dihapus sampai sepuluh saja.

Sebelum melakukan pemindaian, Anda bisa memilih cara membandingkan aneka file yang ada. Selain CRC32 seperti yang telah disebutkan, Anda bisa juga memilih antara lain Byte-by-Byte Comparison, Filename Only (fast scan), Compare Music Tags, Emails, dan Dropbox Scan. Jika membutuhkan kecepatan, Filename Only (fast scan) bisa dipilih karena hanya membandingkan nama dari file, namun akurasinya tentu jauh lebih rendah. Easy Duplicate Finder juga menawarkan berbagai opsi lain seperti Skip Temporary Files, Skip Zero-Size Files, dan Do NOT scan Recycle Bin.

Jika setelah selesai memindai, Anda ingin memilih file mana yang akan dihapus di kemudian hari, Easy Duplicate Finder pun mendukung penyimpanan hasil pemindaian ini ke dalam file.

Infinix XE-02: Perangkat Audio untuk Musik dan Berbincang

Jika sering menggunakan smartphone, Anda tentu sering menggunakan headset atau headphone, baik untuk mendengarkan musik maupun untuk melakukan percakapan dengan orang lain. Menggunakan headset ini tentunya akan sangat menyenangkan khususnya jika Anda sedang berada di luar ruangan atau saat sedang menunggu sesuatu.

Salah satu produk yang bisa dipakai untuk keperluan ini adalah Infinix XE-02. Produk ini merupakan sebuah headset dengan kemampuan noise cancelling. Ini membuatnya akan sangat membantu Anda mendengar musik atau percakapan dengan baik. Tersedia sejak pertengahan tahun 2016, produk ini dilengkapi dengan mikrofon untuk melakukan percakapan. Sementara speaker-nya berdiameter 13,6 milimeter. Produk dengan colokan audio berukuran 3,5 milimeter ini memiliki rasio signal to noise mikrofon sebesar enam puluh desibel.

Selain itu, untuk membantu Anda mengenali kondisi/status produk ini, tersedia lampu indikator berbasis LED dengan warna merah, hijau, dan biru. Untuk mendayai lampu ini, tersedia baterai berkapasitas 105 mAh. Baterai ini mampu menghidupkan perangkat ini selama 2,5 jam secara terus-menerus, misalnya saat Anda menggunakannya untuk mendengarkan musik. Sementara waktu siaga (stand by) perangkat ini mencapai sepuluh jam.

Informasi:
Harga: Rp249.000
Kontak: www.lazada.co.id, (021) 80630200

MRRMRR

Swap face menjadi salah satu tren di media sosial yang cukup bikin ketagihan beberapa pengguna perangkat bergerak. Menggganti bagian wajah tertentu agar tampak lucu dan membagikannya ke relasi untuk seru-seruan memang hal yang menarik.

Salah satu keunggulan yang harus dimiliki oleh aplikasi untuk jenis kegiatan ini adalah hasil foto harus seolah-olah tampak nyata. MRRMRR mencoba masuk ke ranah aplikasi itu dan menghadirkan fitur merekam video animasi selfie yang bisa diberikan efek swap face atau mask.

Setelah video animasi dibuat, pengguna bisa membagikannya ke rekan lewat berbagai jejaring sosial seperti Facebook Messenger, WhatsApp, Instagram, Twitter, atau aplikasi pesan dan jejaring sosial lain yang digunakan oleh sang teman. Pengguna juga bisa mengambil foto dan menerapkan fitur efek agar selfie yang ada jadi lebih seru.

Odi Susilo Handoko Jadi Bos Baru Fujitsu Indonesia

Corporate Executive Officer, SVP and Head of Asia Region of Fujitsu Limited, Toshio Hirose, New Managing Director PT. Fujitsu Indonesia, Odi Susilo Handokod dan Managing Director PT. Fujitsu Indonesia, Achmad S. Sofwan (ki-ka)

Fujitsu Indonesia menunjuk Odi Susilo Handoko sebagai Managing Director PT. Fujitsu Indonesia yang baru. Odi juga akan bertanggung jawab terhadap akselerasi pertumbuhan perusahaan Fujitsu Indonesia dan mendukung kebutuhan seluruh klien.

Odi juga berkomitmen mewujudkan visi Fujitsu yang ingin membangun masyarakat Human Centric Intelligent Society.

Odi adalah veteran teknologi yang kaya pengalaman dan telah 27 tahun berkecimpung di sektor operasional, sales, client and key account management global di perusahaan-perusahaan bertaraf multinasional, khususnya di Jepang dan Indonesia.

Odi juga menjabat posisi tampuk manajemen bisnis di tingkat global sebagai Country Manager for Communication Sector di IBM Indonesia dan Key Account Director di Oracle Indonesia.

Sebelum menduduki posisi barunya sebagai Managing Director di PT. Fujitsu Indonesia, Odi berkiprah sebagai Director of Key Account di PT. Fujitsu Indonesia.

Toshio Hirose (Corporate Executive Officer, SVP and Head of Asia Region di Fujitsu Limited) mengatakan Fujitsu sangat bangga menyambut Odi Susilo Handoko di tampuk kepemimpinan Fujitsu di Indonesia.

“Pengalaman beliau yang panjang dan kepiawaiannya dalam memimpin terbukti membawa kesuksesan pada bisnis, pertumbuhan, serta laba bisnis yang tinggi,” katanya dalam siaran persnya, Minggu.

Odi Susilo Handoko (Managing Director di Fujitsu Indonesia) mengatakan Fujistu memiliki tantangan yang besar yaitu untuk melakukan transformasi digital, menjawab kebutuhan-kebutuhan layanan IT yang tangguh, berskalabilitas tinggi, dan membuat hemat biaya.

“Fujitsu sangat piawai dan telah berkecimpung di kancah pasar tersebut. Fujitsu sungguh-sungguh memahami apa yang menjadi tantangan-tantangan bisnis tersebut secara mendalam,” pungkasnya.

“Saya bangga dan terhormat dengan penunjukan saya pada posisi baru ini. Saya akan membawa perusahaan bersama-sama meraih pertumbuhan dan kesejahteraan lebih tinggi lagi,” tuturnya.

Inilah Para CEO Teknologi yang Jago Matematika

Ilustrasi Jago Matematika

Bagian sebagian siswa pelajaran matematika adalah momok yang menyeramkan. Namun, Kementerian Pendidikan Amerika Serikat, siswa yang belajar matematika atau sains memiliki peluang bekerja lebih tinggi.

Bahkan, National Math and Science Initiative mengungkapkan orang yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang matematika, sains, dan teknologi mempunyai kesempatan mendapatkan kerja 70 persen lebih tinggi dari lainnya. Orang yang lulusan fakultas matematika akan mendapat pekerjaan dengan bayaran lebih tinggi.

Dalam rangka memperingati bilangan “Pi” yang jatuh pada setiap 14 Maret, CNBC mengungkapkan CEO sukses yang memiliki latar belakang gelar matematika.

Bilangan “Pi” adalah bilangan irasional, yang berarti tidak dapat ditulis sebagai rasio dua bilangan bulat. Karena irasional, Pi memiliki digit bilangan desimal yang tak terhingga banyaknya. Bilangan “Pi” adalah rasio keliling lingkaran dengan diameternya sekitar 3.14, maka itu hari bilangan Pi diperingati setiap 14 Maret.

Berikut tiga CEO top yang jago matematika seperti dikutip CNBC:

Steve Ballmer

1. Steve Ballmer

Mantan CEO Microsoft dan pemilik klub basket NBA Los Angeles Clippers, Steve Ballmer dikenal sebagai kutu buku matematika. Pada 1977, Ballmer lulus dengan gelar magna cum laude dari Harvard University untuk bidang matematika terapan. Bahkan Ballmer menerima nilai sempurna 800.

Sergey Brin

2. Sergey Brin

Sergey Brin adalah Co-Founder Google dan Presiden di perusahaan induk Google, Alphabet. Brin mengambil dua jurusan sekaligus ketika kuliah di University of Maryland, Amerika Serikat yaitu jurusan matematika dan ilmu komputer. Nama Google sendiri terinspirasi dari istilah matematika “Googol” yang berarti sepuluh pangkat dari seratus.

Reed Hastings

3. Reed Hastings

Reed Hastings adalah CEO Netflix yang belajar matematika di Bowdoin College, Maine, Amerika Serikat. Setelah lulus, ia sempat menjadi guru matematika di sebuah SMA di negara Afrika, Swaziland pada 1983-1985. Setelah itu, ia melanjutkan kuliah di Stanford University untuk mengambil gelar master bidang ilmu komputer.

SonicGear Pandora Halo 2: Mendengarkan Musik secara Nirkabel

Jika sering mendengarkan musik bersama dengan teman atau sahabat, Anda tentunya akan merasakan betapa senangnya menikmati musik bersama-sama. Umumnya, mendengarkan musik ini dilakukan dengan memanfaatkan speaker phone pada smartphone. Cara ini memang praktis tapi akan sangat memboroskan baterai.

Alternatif lain yang bisa dipakai adalah menggunakan speaker eksternal baik yang disambungkan via port audio (berbasis kabel) maupun yang dihubungkan via Bluetooth (berbasis nirkabel). Jika Anda ingin menggunakan solusi speaker nirkabel, produk yang bisa dipilih adalah Pandora Halo 2. Produk buatan SonicGear ini memiliki ukuran driver sebesar empat puluh milimeter dengan impedansi driver sebesar empat ohm. Selain itu, produk dengan dua pilihan warna (hitam dan putih) ini juga memiliki daya keluaran sebesar lima watt, cukup keras untuk mereproduksi lagu di luar ruangan.

Produk ini juga dilengkapi dengan mikrofon dan fungsi penjawab panggilan. Baterai berkapasitas tiga ratus mAh ini bisa menghidupi perangkat ini selama empat jam dengan level volume lima puluh persen. Sementara untuk bercakap-cakap, produk ini akan mampu dipakai selama empat jam terus menerus dengan level volume lima puluh persen.

Informasi:
Harga: Rp120.000
Kontak: Leapfrog Indonesia, (021) 66604801

Review Smartphone