Arsip Harian: Apr 4, 2017

Ajaib! Teknologi Ini Bisa “Sulap” Lukisan Jadi Foto

Aplikasi Prisma sukses mencuri perhatian orang karena bisa mengubah sebuah foto menjadi karya seni atau lukisan.

Kini, peneliti dari UC Berkeley’s AI Research Lab (BAIR) menemukan teknologi untuk melakukan hal sebaliknya, yakni mengubah lukisan menjadi foto dengan teknik “image-to-image translation”. Teknik ini melibatkan pengenalan karakteristik-karakteristik istimewa dari sebuah gambar dan menerjemahkannya ke dalam gambar yang lain.

Dikutip dari Mashable, teknologi ini dijelaskan dalam sebuah jurnal ilmiah berjudul “Unpaired Image-to-Image Translation using Cycle-Consistent Adversarial Networks” yang dipublikasikan di GitHub.

Selain itu, teknologi ini bisa dipakai untuk mengubah foto menjadi lukisan, mirip Prisma, tetapi dengan beragam gaya dari pelukis-pelukis kenamaan, seperti Monet, Vincent van Gogh, dan Cezanne.

Kemungkinan lain yang dapat dilakukan adalah transfigurasi objek atau menyulap suatu benda di dalam foto menjadi benda lain yang bentuknya serupa, contohnya dari apel menjadi jeruk.

Tentunya, karena teknik itu masih dalam tahap pengembangan, hasilnya belum sepenuhnya sempurna.

WhatsApp Persiapkan Layanan Pembayaran dan Transfer Uang Mobile

WhatsApp dikabarkan sedang menyiapkan layanan pembayaran dan transfer uang mobile antarpengguna. India menjadi negara pertama yang dipilih untuk meluncurkan layanan ini karena statusnya sebagai basis pengguna terbesar WhatsApp sebesar lebih dari 200 juta orang.

Media lokal The Ken melaporkan bahwa rencana ini diketahui setelah menemukan lowongan kerja yang diunggah WhatsApp untuk posisi Digital Transactions Lead for India.

Posisi tersebut mensyaratkan seseorang yang paham cara kerja UPI (Unified Payments Interface), sistem transfer rekening antarbank resmi dari pemerintah lokal. Selain itu, kandidat harus mengerti skema Aadhar terkait identitas kependudukan dan aplikasi pembayaran Bharat Interface for Money (BHIM).

Diperkirakan, WhatsApp akan meluncurkan layanan pembayaran dan transfer uang ini dalam enam bulan ke depan.

“India adalah negara yang penting bagi WhatsApp dan kami sedang mempelajari cara berkontribusi lebih banyak terhadap visi Digital India. Kami sedang berdiskusi dengan beberapa perusahaan untuk mewujudkan visi ini dan terus mendengarkan umpan balik dari para pengguna,” kata juru bicara WhatsApp ketika dimintai konfirmasi oleh TechCrunch.

Sebelumnya, pada bulan Februari lalu, Brian Acton (Co-Founder WhatsApp) mengakui bahwa pihaknya sedang mencari cara terbaik untuk memasukkan layanan pembayaran ke dalam platform pesan instannya. Saat itu Brian sedang melakukan lawatan ke India dan berbicara dengan menteri teknologi informasi setempat.

Jika layanan ini terwujud, WhatsApp akan menjadi platform kedua milik Facebook yang dilengkapi fitur transfer uang antarpengguna, setelah Messenger.

Namun, WhatsApp jauh lebih populer daripada Messenger di sejumlah negara, termasuk India. Sehingga akan lebih efektif bagi Facebook apabila layanan keuangan nontunai disematkan pada WhatsApp. WhatsApp juga berniat membuat profil bisnis bagi perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan promosi di platform itu.

Di India, WhatsApp harus siap bersaing dengan aplikasi-aplikasi dengan fitur pembayaran nontunai yang lebih dulu hadir, seperti Truecaller, Hike, PayTM, FreeCharge, dan Mobikwik.

Mau Wisata ke Luar Angkasa? Coba Naik Kapsul Blue Origin Buatan Bos Amazon Ini

Selain itu, kapsul itu memiliki kursi enam penumpang dan masing-masing kursinya memiliki jendela

Perjalanan wisata ke luar angkasa akan menjadi booming di masa depan. Jeff Bezos (Bos Amazon) membentuk sebuah perusahaan Blue Origin yang fokus membawa manusia ke luar angkasa.

Tampaknya, Blue Origin akan bersaing dengan perusahaan pesawat luar angkasa komersial Virgin Galatic yang mengajak orang berwisata ke luar angkasa.

Bezos pun mempublikasi beberapa foto yang menunjukan ruang interior kapsul luar angkasa milik Blue Origin. Desain interior kapsul Blue Origin menawarkan ruangan yang cukup lega sehingga penumpang bisa melepaskan sabuk mereka serta merasakan pengalaman melayang di luar angkasa.

Selain itu, kapsul itu memiliki kursi enam penumpang dan masing-masing kursinya memiliki jendela seperti dikutip Digital Trends.

“Setiap tempat duduk menghadap jendela, dengan jendela terbesar yang pernah digunakan ke luar angkasa,” tulis Bezos dalam email tentang New Shepard. Foto dari bagian dalam New Shepard menunjukkan bahwa ia memiliki kursi berwarna hitam dengan garis berwarna biru.

Blue Origin akan meluncurkan kapsul luar angakasa itu melalui roket New Shepard. Setelah terpisah, kapsul itu akan tetap berada di luar angkasa dan kru di dalamnya mampu berwisata melakukan penjelajahan luar angkasa.

New Shepard adalah roket Blue Origin yang akan membawa turis ke penerbangan luar angkasa suborbital, membawa mereka ke pinggir luar angkasa dan membiarkan mereka melayang selama beberapa menit.

Misi Blue Origin adalah memiiki visi untuk membawa selamat para wisatawan yang ke luar negeri dan membuat roket itu dapat mendarat dengan selamat. Jika sebuah roket bisa mendarat dengan selamat, maka ia bisa digunakan lebih dari satu kali.

Blue Origin berencana untuk membawa konsumen pertama mereka ke luar angkasa pada tahun depan. Sayangnya, Blue Origin dia tidak menyebutkan berapa harga yang harus dibayar oleh orang yang ingin berwisata ke luar angkasa.

Program Partner Terbaru Dell EMC Lebih Untungkan Mitra Bisnis

Tian Beng Ng (Senior Vice President & General Manager Channels, Asia Pacific Japan Dell EMC)

Akuisisi Dell terhadap EMC sudah berjalan dua tahun. Proses unifikasi dua raksasa teknologi yang menyita cukup banyak perhatian pengamat dan pelaku bisnis teknolgi tersebut kini sudah mendekati tahap akhir. Di tahap final ini, Dell EMC mengumumkan peluncuran program terbaru untuk para channel partner.

“Program ini diluncurkan secara global pada bulan Februari lalu. Dan program terbaru ini kami rancang untuk memenuhi tiga prinsip: Simple, Predictable, dan Profitable,” jelas Tian Beng Ng (Senior Vice President & General Manager Channels, Asia Pacific Japan, Dell EMC) dalam sebuah wawancara eksklusif dengan majalah InfoKomputer.

[BACA: Kekuatan Baru Kombinasi Dell dan EMC]

Prinsip Simple diterapkan Dell EMC dengan menyediakan satu program tunggal untuk semua partner dan berlaku untuk semua produk. Untuk lebih memudahkan para mitranya, Dell EMC juga menyiapkan sebuah portal khusus yang dapat diakses oleh semua partner.

“Apakah Anda menjual desktop, notebook, server, storage, atau produk-produk lainya, Anda bisa sign-on di portal tersebut dan Anda dapat mengakses semua informasi dari portal tersebut,” jelas Tian Beng.

Penggabungan dua kekuatan raksasa teknologi tentu menghasilkan tidak saja organisasi yang besar, tetapi juga portofolio produk yang luas. Untuk memudahkan mitra bisnisnya, Dell EMC juga menyederhanakan kategori produknya dari semula 26 menjadi sembilan kategori.

Kemudahan juga diberikan melalui proses perpindahan status yang sangat gampang. “Kami menyebutnya status match. Selama mereka dapat memenuhi persyaratan tier sampai dengan tahun lalu, kami akan secara otomatis mencocokkannya dengan tier yang baru. Kami pun sudah melayangkan pemberitahuan jauh-jauh hari sebelumnya,” papar Tian Beng.

Misalnya, jika tahun lalu partner berada di tier Premier dan dapat memenuhi kriteria untuk tier tersebut, secara otomatis partner akan ditempatkan di tier Titanium dalam program terbaru ini. Premier adalah salah satu tier dalam program channel partner Dell sebelum digabung dengan EMC.

Prinsip kedua adalah Predictable. Tian Beng Ng mengklaim bahwa program baru ini akan lebih memudahkan bagi partner untuk memprediksi hasil yang akan mereka peroleh. “Lebih terprediksi karena jangka waktunya lebih panjang. Kami mengadopsi program EMC sebelumnya yang memberikan waktu enam bulan bagi partner untuk mencapai target,” jelasnya.

Untuk membantu partner memperkirakan hasil yang akan mereka raih, Dell EMC menyiapkan rebate calculator di portal partner. Dengan bantuan kalkulator tersebut, para mitra Dell EMC dapat menghitung dengan lebih baik berapa banyak kira-kira produk yang dapat mereka jual.

Dell EMC juga menggadang-gadang program baru ini akan lebih menguntungkan partner alias sesuai dengan prinsip ketiga, yaitu Profitable.

“Misalnya, sekarang partner dapat memperoleh rebate 1,5 sampai 8 kali lebih besar dari sebelumnya karena kami meningkatkan juga persentase rebate-nya,” ungkap Tian Beng. Ia juga menjelaskan bahwa Dell EMC telah menambah investasi global untuk rebate dan Market Development Fund sebesar US$150 juta.

Padukan Keunggulan Program Dell dan EMC

Membuat program untuk partner yang berasal dari dua entitas berbeda tentu bukan hal mudah. Dell EMC membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk menghadirkan program terbaik bagi para mitranya.

Prosesnya diawali dengan melakukan survei mendalam terhadap partner Dell dan EMC di seluruh dunia. “Kami melakukan survei mendalam untuk mencari tahu apa yang mereka sukai maupun yang tidak mereka sukai dari program sebelumnya, baik itu program dari Dell maupun EMC,” jelas Tian Beng.

Dari survei tersebut diperoleh feedback bahwa ada beberapa keunggulan dari setiap program. “Misalnya, program Dell sebelumnya disebut sangat fleksibel dan cukup menguntungkan bagi partner. Sementara partner kami juga menyukai program EMC yang menurut mereka lebih predictable. Partner kami juga menyukai program training dari EMC. Ini tentu feedback berharga dari para mitra kami,” ungkap Tian Beng.

Selain mencermati keunggulan program-program terdahulu, Dell EMC juga memperhitungkan lanskap kompetisi yang ada saat ini untuk “meracik” program channel partner terbaik.

Joe Tucci (kiri) dan Michael Dell (kanan) berjabat tangan dalam sebuah acara. Kerja sama antara EMC dan Dell sudah jauh dilakukan sebelum akuisisi terjadi.

Ekspansi ke Luar Jakarta

Channel partner adalah mata rantai penting dalam aktivitas pemasaran Dell EMC. Secara global, 50 persen dari bisnis Dell EMC dilakukan melalui channel partner. Adapun di kawasan Asia Pasifik dan Jepang, persentasenya malah lebih besar, yakni mencapai 70 persen. “Di Indonesia malah 100 persen!” tandas Tian Beng.

Dengan peluncuran program terbaru ini, Dell EMC optimis jumlah mitra bisnisnya akan bertambah. “Saat ini ada 600 partner kami di kawasan Asia Pasifik dan Jepang, dan kami ingin menambahnya hingga 1.200 di tahun depan,” ujar Tiang Beng.

Di luar 600 mitra yang termasuk kelompok Metal Tier Partner, Dell EMC juga bekerja sama dengan para reseller yang jumlahnya mencapai 30 ribu di Asia Pasifik dan Jepang.

Di Indonesia, Dell EMC akan memfokuskan program channel partner untuk memperluas pasar ke luar Jakarta. “Karena saat ini, 90 persen dari bisnis kami masih sangat terfokus ke Jakarta dan sekitarnya. Dalam beberapa bulan ke depan. kami akan melakukan ekspansi ke tier 2 cities, terutama Surabaya, Jogja, dan Makassar,” ungkap Catherine Lian (Managing Director, Dell EMC Indonesia).

Untuk itu, menurut Catherine, Dell EMC menargetkan penambahan jumlah mitra bisnisnya menjadi 200. “Kami juga mempunyai program lokal untuk memberi insentif kepada partner kami berupa pelatihan dan agar mereka dapat memanfaatkan rebate untuk reinvestasi dalam bentuk sumber daya, keahlian, atau untuk kebutuhan ekspansi ke luar Jakarta,” papar Catherine.

Pegasus, Aplikasi Mata-mata Paling Canggih di Android

Ilustrasi pencurian data mobile

Secara tidak sengaja, para peneliti menemukan sebuah aplikasi mata-mata paling canggih sekaligus berbahaya untuk sistem operasi Android, yaitu aplikasi Pegasus. Para peneliti mengetahuinya setelah aplikasi itu sukses menginfeksi puluhan handset Android.

Aplikasi Pegasus untuk Android dan iOS menawarkan platform mata-mata, bahkan aplikasi itu sukses menginfeksi iPhone milik politikus asal Uni Emirat Arab pada Agustus tahun lalu.

Para peneliti Google dan perusahaan keamanan Lookout mengatakan sistem keamanan Android yaitu Verify Apps sukses menemukan dan mengindikasikan bahwa Pegasus versi terbaru itu sudah menginfeksi tiga lusin smartphone Android.

“Pegasus untuk Android adalah contoh sebuah aplikasi mata-mata yang memiliki Advanced Persistent Threats (APT) dan mampu melacak target dari sisi dokumen hingga dunia virtual,” katanya seperti dikutip Ars Technica.

Aplikasi Pegasus untuk Android menawarkan fitur mata-mata seperti keylogging, menangkap screenshot layar, menangkap siaran audio dan video, mengendalikan malware dari jarak jauh dengan SMS, mencuri data percakapan dari WhatsApp, Skype, Facebook, Twitter, Viber, dan Kakao, mengintip jejak historikal peramban, mencuri e-mail dari aplikasi native Android, dan mencuri daftar kontak dan SMS.

Bisa Menghancurkan Diri

Hebatnya, aplikasi Pegasus untuk Android memiliki kemampuan untuk menghancurkan diri sendiri ketika tertangkap atau ada pihak lain yang ingin membukanya. Mekanisme self-destruct itu memiliki beberapa cara seperti jika penggabungan kode mobile negara dan membuat kartu SIM tidak valid.

Pemicu self-destruct lainnya adalah jika aplikasi mendeteksi ada file antidot atau penangkal yang eksis dalam folder /sdcard/MemosForNotes, jika aplikasi itu tidak bisa terhubung ke server peretas lebih dari 60 hari, dan jika aplikasi itu mendapatkan perintah langsung dari peretasnya.

“Jelas, malware ini dapat bekerja sangat senyap, tepat sasaran, dan canggih,” kata peneliti Lookout dalam blog-nya.

Pegasus for Android menggunakan teknik rooting yaitu Framaroot untuk mencari celah keamanan dan membukanya. Jika tidak bekerja, barulah Pegasus mencari cara untuk mencuri data.

Sementara itu, Pegasus untuk iOS menyerang target incarannya dengan menembus tiga celah kerentanan keamanan yang sangat rahasia. Celah itu hanya diketahui oleh Apple dan pakar keamanan,

Popularitas Pokemon Go Terus Pudar, Berapa Jumlah Penggunanya Sekarang?

Pokemon Go Indonesia

Pokemon Go sukses menjadi tren pada musim panas tahun lalu dan tidak ada yang bisa memprediksinya. Tahun ini, pengguna harian Pokemon Go terus berkurang.

Menurut laporan comScore, pengguna Pokemon Go di Amerika Serikat (AS) menyentuh 28.5 juta pengguna pada Juli 13 2016 dan menjadi aplikasi game paling sensasional mengalahkan aplikasi-aplikasi lainnya.

Akhir bulan lalu, jumlah pengguna Pokemon Go sebanyak 20 juta pengguna, berkurang 10 juta dari September tahun lalu. Pengguna harian Pokemon Go di AS pun sebanyak 5 juta pengguna seperti dikutip BGR.

Statistik pengguna Pokemon Go

Lalu timbul pertanyaan, Apakah Niatic menstabilkan Pokemon Go untuk jangka panjang?. Kebijakan Niantic yang menggulirkan Generation 2 Pokemon pada awal tahun ini mampu merayu jutaan pengguna untuk balik ke game tersebut.

Kehadiran Shiny Pokemon merupakan langkah cerdas tetapi para trainer Pokemon mengharapkan inovasi lebih dari Niantic.

Terakhir, Niantic meluncurkan fitur trading dan meningkatkan kemampuan gym battle yang membuat Pokemon Go lebih stabil dan menarik.

“Oath” Jadi Rumah Baru Yahoo dan AOL di Bawah Verizon

Oath, divisi media Verizon yang menaungi Yahoo dan AOL.

Akuisisi Verizon terhadap Yahoo diperkirakan akan segera rampung dalam waktu dekat. Pasca pembelian itu, Verizon akan menggabungkan Yahoo dengan AOL dan media-media lainnya di bawah bendera baru yang diberi nama Oath.

Pengumuman itu dilakukan oleh Tim Armstrong (CEO, AOL) melalui akun Twitter-nya. “Miliaran konsumen, lebih dari 20 merek, tim yang tidak terhentikan. #TakeTheOath. Musim panas 2017,” cuitnya sambil mengunggah logo Oath, A Verizon Company.

[BACA: Dampak Pembobolan Data, Harga Akuisisi Yahoo Didiskon Rp4,6 Triliun]

Menariknya, pengumuman itu sempat disalahtafsirkan oleh beberapa media internasional, seperti Business Insider dan The Week, yang mengira Verizon akan menghapus nama Yahoo dan AOL dan menggantikannya dengan Oath. Tetapi, Yahoo mengonfirmasi bahwa kabar itu keliru.

“Yahoo, merek media yang sudah dikenal banyak orang, tidak akan hilang. Oath hanya nama yang dipilih Verizon untuk divisi media yang berisi situs-situs media Yahoo, AOL (termasuk TechCrunch dan Engadget), serta Huffington Post,” tulis Daniel Roberts (wartawan Yahoo).

Sebagai analogi, hubungan antara Verizon, Oath, dan Yahoo sama halnya seperti Alphabet yang menaungi Google, pemilik layanan Gmail, Google Docs, Google Drive, dan Blogspot.

Dikutip dari CNBC, Oath nantinya akan dikepalai oleh Tim Armstrong yang membawahkan jajaran direksi hasil kombinasi antara eksekutif Yahoo dan AOL. Sedangkan Marissa Mayer (CEO, Yahoo) diyakini akan mengundurkan diri dan tidak melanjutkan kariernya bersama Yahoo, Oath, maupun Verizon.

Salah tafsir nama ini mirip dengan kejadian pada Januari lalu, ketika sejumlah media memberitakan bahwa Yahoo berganti nama menjadi Altaba. Padahal, yang dimaksud sebenarnya adalah pemisahan bisnis Yahoo antara media digital dan investasi saham.

Seperti diketahui, Yahoo memegang 15% saham di Alibaba, 35% saham di Yahoo Jepang, dan portofolio hak paten bernama Excalibur. Altaba merupakan nama entitas bisnis yang akan mengelola investasi dan hak paten itu, berbeda dengan entitas lain di bisnis media yang tetap membawa nama Yahoo.

Kalahkan Windows, Android Jadi Sistem Operasi Terbesar di Dunia

Ilustrasi pengguna Android vs Windows

Sistem operasi Android mencetak rekor baru dan menjadi sistem operasi paling populer di dunia saat ini dari segi pengguna internet.

Perusahaan analitik web StatCounter mengungkapkan mayoritas pengguna internet lebih memilih menggunakan Android daripada Windows untuk berselancar di dunia maya. Sebelumnya, Windows mendominasi pengguna internet sejak tahun 1980-an.

“Ini adalah pertama kalinya Microsoft tidak berada di posisi puncak dan menunjukkan perubahan perilaku pengguna dalam mengakses internet dan menandai perpindahan penggunaan perangkat dari PC ke mobile,” kata Aodhan Cullen (CEO, StatCounter), seperti dikutip BGR.

Keunggulan Android memang terbilang sangat tipis, sekitar 0,02 persen. Android unggul dalam pencapaian pangsa pasar sebesar 37,93 persen, sedangkan pangsa pasar Windows sekitar 37,91 persen.

“Ini adalah sebuah pencapaian baru dalam sejarah teknologi dan akhir dari sebuah era,” ujarnya.

“Sangat sulit bagi Microsoft untuk masuk ke pasar mobile,” pungkasnya.

Statistik Pengguna Internet berdasarkan sistem operasi

Data StatCounter itu berdasarkan perhitungan dari 2,5 juta situs yang ada di seluruh dunia dan menghimpun lebih dari 15 miliar pageview tiap bulannya.

Basis pengguna Android terbesar diketahui berasal dari negara-negara berkembang, khususnya Asia, mengingat pertumbuhan perangkat mobile sangat pesat di negara tersebut.

Namun, Windows masih menjadi sistem operasi paling populer di dunia untuk komputer desktop sebesar dengan penggunanya sebanyak 84 persen. Windows masih memimimpin di negara-negara Amerika Utara, Rusia dan sebagian besar Eropa.

Inilah 3 Perbedaan Antara Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+

Ilustrasi Samsung Galaxy S8 vs Galaxy S8+

Samsung langsung menggebrak pasar dengan meluncurkan dua smartphone sekaligus yaitu Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+.

Kemudian, apa saja perbedaan Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+? Manakah dari kedua smartphone flagship itu yang cocok untuk Anda?

Ada tiga perbedaan mendasar antara Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+yaitu ukuran layar, dimensi bodi dan kapasitas baterai.

Dari tampilan fisik, Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+ memiliki desain yang sama dan mengusung material metal serta kaca. Samsung pun mengusung konsep Infinity Display yang membuat layar kedua smartphone flagship itu tanpa bingkai alias bezelless.

Samsung Galaxy S8 mengusung ukuran layar 5,8 inci, sedangkan Galaxy S8+ 6,2 inci. Untuk dimensi, bodi Galaxy S8 berukuran 148,9 x 68,1 x 8 mm dan Galaxy S8+ berukuran 159,5 x 73,4 x 8,1 mm.

Untuk bobot, Galaxy S8 mengusung bobot 155 gram, sedangkan Galaxy S8+ memiliki bobot 173 gram. Selain itu, Galaxy S8 mengusung baterai berkapasitas 3000 mAh dan Galaxy S8+ menggunakan baterai 3500 mAh.

Selebihnya, tidak ada lagi perbedaan spesifikasi Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+, seperti dikutip Pocket-Lint.

Samsung Galaxy S8 dan S8+.

Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+mengusung teknologi kamera dual-pixel beresolusi 12 megapixel f1.7 dengan autofokus dan kemampuan 100 persen phase detection pixel.

Untuk kamera selfie-nya, kedua smartphone flagship itu mengusung kamera depan 8 megapixel dengan f1.7, autofokus, dan face recognition untuk selfie.

Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+ mengusung prosesor Exynos 8895 dengan ukuran fisik lebih tipis atau proses pabrikasi 10 nanometer, RAM 4 GB, dan memori internal 64 GB yang bisa ditingkatkan hingga 256 GB.

Pengguna pun bebas menyimpan semua file, foto, dan video secara lebih leluasa, menyusul memori internal yang luas. Dari sisi fitur keamanan, Galaxy S8 dan Galaxy S8+ mengusung fitur fingerprint scanner, face recognition, dan iris scanner.

Xiaomi Umumkan Harga Redmi Note 4 di Indonesia, Siap Rilis di Mi Fan Festival 2017

Mi Fan Festival 2017.

Dalam rangka ulang tahun ke-5, Xiaomi akan menggelar acara Mi Fan Festival 2017 di seluruh dunia pada hari Rabu, 5 April 2017. Salah satu negara yang ikut memeriahkan perayaan ulang tahun Xiaomi ini adalah Indonesia dan Xiaomi menjanjikan peluncuran perangkat baru dalam acara esok hari.

Acara Mi Fan Festival 2017 Indonesia bakal dihelat di The Hall, Kota Kasablanka, Jakarta, dengan tema “All Day Power” dan diisi dengan beragam kegiatan menarik, seperti karnaval, games, dan penampilan dari idol group JKT48.

Xiaomi juga sudah membocorkan salah satu perangkat yang akan dirilis di Indonesia besok, yaitu Redmi Note 4.

Sebagai informasi, Redmi Note 4 pertama kali diluncurkan di India pada Januari 2017. Spesifikasinya meliputi layar FHD 5,5 inci, prosesor Snapdragon 625, GPU Adreno 506, RAM2/3/4 GB, ROM 32/64 GB, kamera utama 13 MP, kamera depan 5 MP, dan sistem operasi MIUI 8 (Android). Ada pula dukungan VoLTE dan pemindai sidik jari.

Namun, keistimewaan Redmi Note 4 terletak pada kapasitas baterai yang besar, yaitu 4.100 mAh. Sepertinya, inilah yang membuat acara Mi Fan Festival 2017 Indonesia mengambil tema “All Day Power” karena akan menghadirkan perangkat baru dengan baterai yang tahan lama.

Di Indonesia, Xiaomi Redmi Note 4 akan dijual dengan harga Rp2.399.000, tetapi belum diketahui untuk varian RAM/ROM kapasitas berapa.

Harga Xiaomi Redmi Note 4 di Indonesia.

Selain Note 4, Xiaomi menjanjikan peluncuran perangkat anyar lainnya yang baru akan diungkapkan pada acara esok hari.

Rencananya, acara Mi Fan Festival 2017 Indonesia bakal disiarkan lewat live streaming di kanal YouTube Mi Indonesia. Sambil menunggu, konsumen bisa memainkan game “Tap Mi” berhadiah di situs Mi Fan Festival 2017 Indonesia.

Review Smartphone