12 | April | 2017 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: Apr 12, 2017

Pencarian Gambar di Google Bikin Belanja Online Lebih Mudah

Fitur Similar Images pada mesin pencari gambar Google.

Google mempermudah para pengguna internet untuk belanja produk-produk yang dikenakan selebritas dan figur publik dunia secara online. Caranya dengan menambahkan fitur Similar Items pada mesin pencarian gambar (Google Image Search).

Fitur Similar Items dibekali dengan sistem pengenalan gambar berbasis mesin (machine vision) yang mampu mendeteksi barang-barang yang dipakai oleh objek di dalam foto. Setelah itu, Google akan menampilkan daftar produk yang mirip dengan barang-barang itu dan bisa dibeli online.

[BACA: Google Maps Uji Coba Fitur Informasi Tempat Parkir]

Contohnya, dalam hasil pencarian gambar di Google, Anda menemukan foto aktris Reese Witherspoon yang sedang mengenakan kacamata hitam, tas tangan berwarna krem, dan sepatu hak tinggi berwarna emas. Di bawah foto itu, Google akan menyertakan boks “Similar Items” yang berisi daftar produk sejenis, merek, harga, dan alamat situs belanja online yang menyediakannya.

Saat ini, fitur tersebut masih dalam tahap penyempurnaan. Pengguna baru bisa mencobanya di dalam situs pencarian mobile dan aplikasi pencarian Android.

Jenis produk yang bisa dikenali juga masih sangat terbatas pada kacamata, tas tangan, dan sepatu. Tetapi, Google berjanji akan mengembangkan fitur ini dan menambahkan varian produk lainnya ke dalam Similar Items, seperti pakaian dan perkakas rumah tangga.

Google juga mengajak para pemilik situs belanja online untuk memasukkan produk-produknya ke dalam koleksi Similar Items. Mereka cukup menambahkan metadata produk schema.org dan referensi gambar pada situsnya agar dapat ditelusuri oleh mesin pencari Google.

Boikot YouTube Bikin Penghasilan Berkurang, PewDiePie “Pindah” ke Twitch

Felix Kjellberg alias PewDiePie, pemilik kanal video terpopuler di YouTube.

Jika Anda gemar menonton YouTube, mestinya tidak asing lagi dengan PewDiePie. Pemuda Swedia dengan nama asli Felix Kjellberg itu ialah salah satu pemilik kanal video YouTube terpopuler yang dilanggani 54,3 juta orang dan ditonton 14,7 miliar kali.

Namun, baru-baru ini PewDiePie mengejutkan banyak penggemarnya dengan meluncurkan serial video mingguan di Twitch, platform streaming video pesaing utama YouTube. Serial itu berjudul “Best Club” dan langsung meraup 90.000 pengikut pada tayangan pertamanya, Minggu (10/4).

[BACA: Inilah 10 YouTuber Paling Populer yang Jadi Miliuner]

Menariknya, sebelum membuat acara baru di Twitch, PewDiePie sempat merilis video di kanal YouTube-nya dengan judul “YOUTUBEISOVERPARTY”. Dalam video tersebut, ia membahas pendapatannya yang menurun drastis akibat aksi boikot YouTube yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar dan pemasang iklan di AS dan Inggris.

Memang pada bulan lalu, sejumlah perusahaan dan pemasang iklan, seperti PepsiCo, Walmart, dan Starbucks, ramai-ramai menarik iklannya dari jaringan YouTube dan Google karena tidak sudi melihat iklan mereka ditayangkan pada video-video bermuatan rasis dan propaganda ekstremis.

Dampaknya dirasakan oleh banyak pemilik kanal video di YouTube yang bergantung pada penayangan iklan sebagai sumber penghasilan, tidak terkecuali seorang PewDiePie yang sebetulnya sudah meraup jutaan dolar AS dari kanal YouTube-nya.

[BACA: Pemasang Iklan Ramai-ramai Boikot YouTube, Ada Apa?]

Namun, PewDiePie juga mengkritik aksi boikot yang dilakukan perusahaan dan pemasang iklan karena dianggap terlalu reaktif dan berlebihan.

“Sekarang ini ada sekitar sembilan miliar video di YouTube. Dan orang-orang khawatir karena lima [konten rasis]? Saya setuju, itu memang sebuah masalah. Tapi, apakah semua orang di platform ini [YouTube] harus terkena dampak dari lima orang rasis?” ujar PewDiePie pada videonya, seperti dilansir Eurogamer.

“Saya berharap agar orang-orang yang memiliki kanal video kecil [yang masih punya sedikit pelanggan] bisa bertahan dalam kondisi ini. Bulan ini, kemungkinan besar para pembuat video ini tidak akan memperoleh bayaran [dari iklan YouTube],” lanjutnya.

PewDiePie sendiri sebenarnya tidak luput dari kesalahan berbau rasisme. Belum lama ini, ia pernah membuat video yang dirasa menyinggung kaum Yahudi. Akibatnya, ia dipecat dari jaringan pembuat video Maker Studios.

Video YOUTUBEISOVERPARTY dari PewDiePie:

https://www.youtube.com/watch?v=7MeFId_k1LA

Hebat! Komponen Pesawat Boeing 787 Dreamliner Dibuat dengan Printer 3D

Boeing 787 Dreamliner.

Printer 3D memang belum banyak kita gunakan sehari-hari. Tetapi, dalam sejumlah sektor industri, printer 3D sudah mulai dipakai untuk membuat benda-benda penting yang dapat memberi manfaat, misalnya mempermudah operasi atau menghemat pengeluaran.

[BACA: Inilah 6 Benda Menakjubkan yang Dibuat dengan Printer 3D]

Salah satu buktinya adalah Boeing, perusahaan pembuat pesawat terbang, yang baru-baru ini memercayakan Norsk Titanium untuk memasok komponen pesawat berbahan titanium yang dicetak dengan printer 3D. Boeing akan menggunakan komponen-komponen itu dalam perakitan pesawat tipe Boeing 787 Dreamliner.

Boeing tidak ragu untuk mempergunakan komponen hasil cetakan printer 3D pada model pesawat terbaiknya karena Norsk Titanium sudah memperoleh izin dan persetujuan dari FAA (Administrasi Penerbangan Federal AS).

Dilaporkan The Verge, Norsk memiliki teknologi pencetakan 3D bernama Rapid Plasma Deposition (RPD) yang dapat melebur kabel titanium dengan bantuan gas argon, lalu membentuknya menjadi komponen pesawat yang diinginkan. Teknik ini diklaim bisa menurunkan biaya bahan mentah dan penggunaan energi.

Rencananya, proses pencetakan komponen dengan printer 3D ini bakal dimulai tahun ini di pabrik Norsk di Norwegia. Namun, Norsk ingin menambah sembilan lini produksi baru hingga akhir tahun ini di pabrik seluas 6.220 meter per segi di New York, AS.

Bisa Hemat Jutaan Dolar AS

Apa tujuan utama Boeing menggunakan komponen pesawat hasil cetakan 3D? Diketahui bahwa selama ini, ongkos pembuatan satu unit 787 Dreamliner mencapai US$265 juta (sekitar Rp3,5 triliun) dan pembelian komponen titanium berkontribusi US$17 juta di antaranya.

Alih-alih memakai metode pencetakan konvensional, pencetakan 3D dapat menghemat biaya tersebut hingga US$2 – 3 juta.

Boeing mampu menghasilkan 144 unit Dreamliner setiap tahun yang masih mencatat kerugian sampai US$29 miliar karena biaya produksi yang mahal. Namun, produksi Dreamliner akhirnya bisa meraup laba pada tahun lalu. Dengan penghematan lebih banyak, diharapkan keuntungan Boeing dari Dreamliner dapat terus bertambah.

Sebagai informasi, titanium merupakan material logam yang berharga tujuh kali lebih mahal daripada aluminium. Tetapi, Boeing memilih penggunaan titanium untuk pesawat Dreamliner karena lebih kuat, ringan, dan membantu pesawat terbang dengan konsumsi bahan bakar lebih irit.

Fokus Garap Pasar VR dan AR, AMD Akuisisi Nitero

Ilustrasi VR

Baru-baru ini, AMD mengakuisisi perusahaan Nitero yang bergerak dalam bidang virtual reality (VR) dan augmented reality (AR). Nitero merupakan salah satu perusahaan ternama dalam pengembangan teknologi chip nirkabel 60GHz untuk perangkat VR dan AR.

AMD pun akan menguasai manajemen Nitero dan memiliki kekayaan intelektual serta kemampuan rekayasa yang menjadi kunci kesuksesan startup tersebut. Hal itu akan berdampak kepada rencana AMD yang serius mengembangkan teknologi headset VR terbaru.

Keunggulan teknologi headset Nitero VR terletak pada kemampuan low latency-nya yang membuat gerakan seseorang dengan apa yang terlihat di layar lebih nyata dan tak ada banyak penundaan.

Latency yang rendah sangat penting untuk menghadirkan pengalaman VR terbaik karena terlalu banyak penundaan dapat menyebabkan sakit kepala dan mual.

Tak hanya itu, bobot headset yang berat tetap menjadi hambatan yang signifikan untuk mendorong adopsi VR. Nitero memunyai teknologi yang bisa membuat headset VR nirkabel sehingga pengguna lebih leluasa bergerak.

Dengan menghubungkan headset VR secara nirkabel ke PC, AMD juga bisa menjual lebih banyak prosesor dan kartu grafis komputer.

Saat ini rata-rata headset VR populer, seperti Oculus Rift dan HTC Vive, masih harus terhubung dengan konsol atau perangkat tertentu, kecuali Microsoft HoloLens yang harganya sangat mahal.

“AMD memerlukan perangkat headset VR yang bagus untuk memenuhi syarat di atas,” ujar Mark Papermaster (Pimpinan Bidang Teknologi dan Wakil Presiden Senior, di AMD) seperti dikutip SlashGear.

Investasi teknologi jangka panjang AMD itu juga bertujuan untuk mengembangkan teknologi komputasi dan grafis kinerja tinggi yang menciptakan pengalaman komputasi yang lebih mendalam.

Skor AnTuTu Xiaomi Mi 6 Tembus 17.000 Poin, Seberapa Canggih?

Bocoran desain Xiaomi Mi6 Plus

Xiaomi akan meluncurkan smartphone flagshipnya Xiaomi Mi6 pada bulan ini. Xiaomi Mi6 menawarkan spesifikasi yang cukup menggiurkan di kelas smartphone high-end atau kelas papan atas.

Laman Benchmark AnTuTu telah menguji kemampuan Xiaomi Mi6 dan memberikan skor 17.000, meningkat dari Xiaomi Mi 5S yang hanya mampu mencetak skor benchmark sekitar 131 ribu poin saja.

AnTuTu pun membocorkan spesifikasi Xiaomi Mi6 yaitu prosesor Qualcomm Snapdragon 835 GPU dan Adreno 540, layar OLED FHD 1080p, RAM 4GB dan memori internal 64GB, tanpa kehadiran slot microSD untuk ekspansi memori eksternal.

Xiaomi Mi6 mengusung sensor kamera utama 12 megapixel dan kamera depan 8 megapixel.

Smartphone itu juga sudah konektivitas dan jaringan lengkap seperti sensor sidik jari, 4G LTE, USB Type-C, Bluetooth, 3G HSPA, WiFi, GPS, dan NFC (Near Field Communications).

Untuk keamanan, Mi6 juga menawarkan teknologi sensor sidik jari yang ampuh dan baterai kapasitas 3200 mAh.

Smartphone itu pun akan mengusung sistem operasi Android 7.1.1 Nougat dan antar muka MIUI 8 seperti dikutip SlashGear.

Berdasarkan informasi dari salah seorang pengguna Weibo, Mi6 ini akan dibanderol CNY2,199 atau setara Rp4,2 jutaan. Sedangkan, Xiaomi Mi6 Plus akan dibanderol CNY2,599 atau Rp4,9 jutaan.

Xiaomi akan meluncurkan Xiaomi Mi6 pada 19 April bulan ini.

Bocoran Spesifikasi OnePlus 5, Usung Snapdragon 835 dan RAM 8 GB

OnePlus bersiap luncurkan smartphone flagship OnePlus 5

OnePlus akan kembali meluncurkan smartphone flagshipnya OnePlus 5 pada tahun ini sekaligus menjadi penerus dari OnePlus 3. OnePlus tidak akan menggunakan kata OnePlus 4 karena kata 4 merupakan angka sial di Tiongkok.

OnePlus 5 akan menggunakan layar 5,5 inci dengan resolusi 1440 x 2560 pixel, chipset prosesor Snapdragon 835, GPU Adreno 540 dan RAM 8 GB. Cukup tangguh untuk ukuran sebuah smartphone masa kini. OnePlus memang terkenal menggunakan RAM yang tinggi pada smartphonenya.

Sebelumnya, OnePlus 3T menggunakan RAM 6 GB walaupun pabrikan smartphone lainnya masih jarang yang menggunakan RAM 6 GB seperti dikutip BGR.

Untuk kameranya, OnePlus 5 akan menggunakan kamera ganda berukuran 23 megapixel dengan optical-zoom dan optical image stabilization (OIS) sekaligus mengikut tren smartphone flagship saat ini.

OnePlus 5 pun tidak akan memiliki tombol home button dan mempunyai pemindai sidik jari yang terdapat di belakang bodinya. Smartphone flagship itu memiliki baterai berkapasitas 3,000 mAh dan ketebalan bodi hanya 7 mm.

Di pasar, OnePlus 5 akan menantang smartphone flagship lainnya yaitu iPhone 8, Galaxy S8 dan LG G6.

Rencananya, OnePlus 5 akan hadir pada paruh kedua 2017 dengan banderol USD 500 atau sekitar Rp6,7 jutaan.

Demi Layar untuk Pixel 2, Google Kucurkan Rp11 Triliun ke LG Display

Google Pixel

Google akan mengucurkan dana senilai USD 880 juta atau sekitar Rp 11,706 triliun ke LG Display untuk ‘mengamankan’ suplai panel layar organic light-emitting diode (OLED) Pixel generasi kedua.

Namun, Google masih menunggu keputusan LG, apakah mau menerima kerjasama dan suntikan dana tersebut. Google bersedia menambah jumlah investasinya sesuai dengan kontrak yang LG tawarkan.

Samsung Electronics sudah menggunakan layar OLED untuk flagship seri Galaxy dan Apple berencana menggunakannya layar OLED untuk iPhone generasi terbaru seperti dikutip IB Times.

Ilustrasi Google Pixel

Sebelumnya, Google telah menggunakan layar AMOLED Samsung untuk Pixel dan Pixel XL. Namun, Google ingin beralih menggunakan panel layar dari pabrikan lainnya.

Karena itu, banyak pihak berpendapat, alasan Google beralih menggunakan panel layar LG karena Apple telah menandatangani kontrak dengan Samsung untuk menyuplai sekitar 70 juta unit panel OLED untuk iPhone 8.

Hingga saat ini belum terungkap pabrikan smartphone mana yang akan memproduksi Pixel 2. Pixel generasi pertama diproduksi oleh HTC. Tahun ini, ponsel pintar keluaran terbaru akan menggunakan layar OLED. Ya, selamat tinggal layar LCD.

Review Smartphone