Arsip Harian: Apr 28, 2017

Tangkis Berita Hoax, Pendiri Wikipedia Luncurkan Wikitribune

Jimmy Wales (Pendiri Wikileaks)

Berita hoax alias palsu telah menjadi musuh bersama masyarakat. Jimmy Wales (Pendiri Wikipedia) meluncurkan Wikitribune, sebuah portal berita berbasis komunitas yang berfungsi untuk menangkis berita-berita hoax.

“Saya telah memikirkan hal ini cukup lama. Saya sudah mengembangkan ide dan berbagai hal lainnya, tapi ini selalu menjadi proyek yang tertunda. Saya ingin memastikan Anda membaca artikel berbasis fakta yang memiliki dampak nyata dalam peristiwa lokal dan global,” kata Wales seperti dikutip Engadget.

Wikitribune akan memadukan portal berita tradisional, Wikipedia, dan ensiklopedia online.

“Wartawan profesional dan komunitas akan menulis dan mengedit konten berita di layanan ini. Mereka bekerja secara berdampingan,” ujar Wales.

Saat ini Wikitribune sedang kampanye mencari dana (crowdfunding) selama 30 hari untuk mengumpulkan uang guna mempekerjakan dan membayar jurnalis. Harapannya, Wikitribune akan mempekerjakan 10 jurnalis pada tahap awal.

Wales menegaskan Wikitribune akan fokus mengatasi berita hoax yang menjadi viral.

“Anda tidak bisa mengalahkan mereka (hoax) dalam permainan Anda sendiri. Anda harus melakukan sesuatu yang berbeda dan menarik,” ujarnya.

Pengguna Internet pun dapat mengajukan koreksi faktual dan penambahan, yang perubahannya akan ditinjau oleh relawan pemeriksa fakta. Wikitribune juga akan memposting transkrip penuh wawancara, begitu pula dengan video dan audio asli.

“Dibutuhkan jurnalisme berbasis standar profesional dan menggabungkan gagasan radikal dari dunia wiki bahwa komunitas sukarelawan dapat dan dengan andal melindungi integritas informasi,” kata Wales.

Wales pun menggaet Guy Kawasaki (penulis, pembicara, dan pengusaha), Jeff Jarvis (profesor, pembicara, jurnalis, kritikus), dan Lily Cole (model, aktris, dan pengusaha).

Wikipedia sendiri telah dituduh memberikan informasi yang menyesatkan dan tidak akurat. Pada 10 suntingan per detik, ensiklopedia Internet terkadang sulit melawan orang-orang yang dengan sengaja membuat klaim palsu.

Duel Ahok dan Anies Picu Naiknya Konsumsi Berita Politik di UC News

Kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat serta pasangan kandidat nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat debat kandidat program acara Rosi dan Kandidat Pemimpin yang di selenggarakan Kompas TV Jakarta di Djakarta Theater Ballroom, Jakarta, Kamis (15/12/2016).(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)

Sengitnya duel putaran kedua Pilkada DKI antara pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan – Sandiaga Uno terbukti mampu memikat perhatian publik. Bukan hanya warga Jakarta, melainkan juga masyarakat Indonesia yang menjadi tertarik mengikuti berita politik nasional.

Hal ini tecermin dalam laporan UC News, aplikasi agregasi berita dari UCWeb, yang menunjukkan peningkatan sebesar 53,6% pada konsumsi artikel politik di Indonesia pada bulan April 2017.

Kata kunci “Basuki Tjahaja Purnama”, atau Ahok, dan lawan politiknya “Anies Baswedan” telah mendominasi sebagian besar berita utama pada portal berita dengan 4 dari 10 artikel menyebutkan kedua nama pada judul utama artikel.

Selain itu, UC News melihat peningkatan konsumsi artikel politik oleh We-Media pada bulan April sebesar 133,5%. Sementara dari sisi kontributor, penulis We-Media untuk artikel politik telah meningkat sebanyak 40%.

Tren ini juga ditandai dengan bergabungnya Satrio Arismunandar, penulis dan editor politik senior, ke dalam platform We-Media.

[BACA: We-Media, Wadah Kreator Konten Lokal untuk Narsis]

Satrio Arismunandar adalah pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI) pada tahun 1994. Ia memiliki komitmen untuk memberdayakan jurnalis dan wartawan muda di tanah air.

Salah satu artikelnya di UC News yang berjudul “Kemenangan Anies dan “Gol Tangan Tuhan” Maradona”, berbicara mengenai pandangannya terhadap hasil pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua, 2 jam sebelum hasil hitung cepat resmi diumumkan dan telah menerima lebih dari 500 komentar.

Karena popularitas artikel-artikel karyanya, Satrio pun terpilih sebagai kontributor program Super 1000 pertama di Indonesia pada kategori konten Politik.

Sebagai informasi, We-Media merupakan media jurnalisme warga (citizen journalism) yang menerbitkan artikel-artikel tematik yang ditulis oleh para kontributor dan penulis pilihan. Sedangkan program Super 1000 yang diluncurkan pada pertengahan Maret 2017 memberi kesempatan kepada para penulis dan kontributor terpilih untuk memperoleh pendapatan minimal Rp10.000.000 per bulan.

“UC We-Media memiliki prinsip untuk meningkatkan fokus pada kategori konten tersegmentasi dan menekankan permintaan pembaca akan konten personal dalam kategori yang beragam. Dengan bantuan Big Data dan Artificial Intelligence, kami dapat mencocokkan konten kami berdasarkan minat pembaca untuk memenuhi kebutuhan mereka. Dengan kata lain, rekomendasi konten yang akurat dapat diaktifkan,” kata Bruce Zuo (Kepala UC News We-Media).

“Kami juga mencari konten yang mendalam sehingga yang kami cari adalah kontributor yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk menciptakan konten yang berkualitas, atau bahkan yang luar biasa,” tandas Bruce.

Jobplanet Rilis Aplikasi Android untuk Mudahkan Cari Informasi Kerja

Untuk mempermudah para pekerja di Indonesia untuk berbagi informasi pekerjaan dan mencari pekerjaan baru, Jobplanet baru-baru ini telah merilis aplikasi mobile di platform Android.

Sebagai informasi, Jobplanet merupakan situs yang menyediakan berbagai informasi tentang dunia kerja dan perusahaan, termasuk informasi gaji, review, dan lowongan kerja, serta tips karier.

“Indonesia merupakan mobile-first country, di mana perangkat mobile menjadi alat utama yang digunakan oleh masyarakat—tak terkecuali para pencari kerja—untuk menjelajah internet,” ujar Kemas Antonius (Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia) dalam siaran pers.

“Melalui aplikasi mobile ini, kami ingin memberikan kemudahan dan keleluasaan bagi pengguna kami, yakni para karyawan dan pencari kerja, untuk mengakses berbagai informasi tentang perusahaan di Jobplanet,” Kemas melanjutkan.

Sebagai langkah awal, aplikasi Jobplanet saat ini baru tersedia di Google Play Store. Versi iOS dijanjikan hadir dalam waktu dekat.

Jobplanet berasal dari Korea Selatan dan mulai beroperasi di Indonesia sejak Agustus 2015. Hingga pertengahan April 2017, Jobplanet sudah memiliki lebih dari 640.000 pengguna dan mengumpulkan lebih dari 300.000 konten dalam database-nya. Selain itu, lebih dari 43.500 perusahaan telah terdaftar di Jobplanet.

Waspada! Malware Ini Incar 500 Ribu Penyuka Game Android

Hacker tidak pernah kehabisan akal untuk mengincar korbannya. Kini para penjahat siber itu akan menanamkan malware ke dalam aplikasi pemandu game seperti panduan game populer seperti “FIFA” dan “Pokemon Go”. Hebatnya, para hacker menargetkan sebanyak 500 ribu pengguna Android untuk disusupi malware.

Hacker akan menyusupkan sebuah program berbahaya ke dalam aplikasi pemandu game yang dirilis di Google Play Store. Program ini bertujuan mengambil alih perangkat korban.

Ketika Anda telah menginstal aplikasi panduan game tersebut, tanpa Anda ketahui perangkat Anda akan mengunduh program malware.

Malware itu akan bersembunyi dan sangat sulit terlacak. Parahnya, aplikasi-aplikasi pemandu game sangat sering diunduh di Google Play Store, mulai dari 528 ribu hingga 1,8 juta kali unduhan.

Check Point melaporkan saat ini ada 40 aplikasi panduan game yang positif terjangkit serangan malware.

“Sangat sulit melacaknya karena aplikasi itu tidak mengandung kode yang berbahaya,” kata Daniel Padon di laman Check Point.

Sayangnya, penelitian itu mengungkapkan banyak aplikasi di dalam Play Store yang sudah menjadi korban sehingga jumlah perangkat yang menjadi korban malware akan terus bertambah.

Twitter Ingin Tayangkan Program Live Streaming 24 Jam

Ilustrasi live streaming Twitter

Twitter berencana meluncurkan program siaran langsung Twitter TV atau The Twitter Network selama 24 jam dalam 7 hari atau seminggu penuh pada aplikasi dan laman desktopnya.

Tayangan live streaming selama 800 jam itu akan dilaksanakan pada kuartal pertama tahun ini dan akan menayangkan berita-berita tentang olah raga, berita dan hiburan

“Kami tentu memiliki konten video 24/7. Tujuan kami, ketika Anda mendengar atau melihat sesuatu yang sedang terjadi, maka Anda akan mengunjungi Twitter,” kata Anthony Noto (COO dan CFO Twitter) kepada BuzzFeed News seperti dikutip CNBC.

Informasi ini muncul hanya beberapa minggu setelah Twitter kehilangan hak untuk melakukan penyiaran liga American football, NFL.

Meski Twitter harus merelakan kesepakatan tersebut ke Amazon, perusahaan yang didirikan CEO Jack Dorsey ini telah mengalami banyak pertumbuhan karena fungsi pengaliran video.

Sebenarnya, Twitter telah menyelenggarakan lebih dari 800 jam video langsung antara Januari dan Maret 2017 serta berhasil mencapai 45 juta pemirsa unik.

Harapannya, program video 24 jam selama 7 hari itu membuka kesempatan untuk menjual spot iklan lebih banyak. Iklan video berdurasi 15 sampai 30 detik itu juga tak dapat dilewati (unskipable).

Dengan penjualan iklan yang banyak, Twitter dapat memonetisasi layanan secara efektif. Noto mengatakan pendapatan Twitter yang terus meningkat karena iklan berbayar di konten video.

“Kami sedang mengerjakan banyak hal, banyak sekali, ada banyak rencana yang akan dirampungkan,” ucapnya.

Jack Dorsey (CEO Twitter) mengatakan Twitter sedang fokus menggabungkan penggunanya dengan minat dan topik yang mereka sukai.

Saat ini Twitter fokus mencocokkan orang-orang yang punya minat sama, termasuk menonton acara langsung di Twitter.

 

Genjot Produksi Layar OLED, Samsung Siap Dukung iPhone 8

ilustrasi iPhone 8

Samsung menggenjot produksi layar OLED tahun ini sekaligus menguatkan rumor bahwa Samsung memproduksi layar iPhone 8. Sebelumnya, beredar rumor iPhone 8 akan mengusung layar lengkung OLED, mirip Galaxy S8.

“Berkat OLED, pendapatan akan tumbuh tahun ini, menyusul peningkatan permintaan layar OLED pada kuartal dua,” ujar Samsung dalam laporan keuangannya, seperti dikutip Pocket-Lint.

[BACA: Inikah Wujud iPhone 8? Nyaris Tanpa Bingkai dan Kamera Depan]

iPhone 8 akan menjadi satu-satunya model premium tahun ini. Rumor lainnya menyebutkan iPhone 8 akan ditemani oleh iPhone 7s dan iPhone 7s Plus.

Sementara itu, Samsung pun akan meluncurkan satu kejutan lagi smartphone flagship pada kuartal kedua tahun ini yaitu Galaxy Note 8. Samsung pun sudah membuat layar OLED untuk pabrikan lainnya

Dari sisi pendapatan, Samsung sukses menjadi pemimpin pasar dalam sektor chip memory, smartphone, dan televisi pada kuartal pertama tahun ini.

[BACA: Didera Masalah, Laba Samsung Malah Bertambah]

Pemesanan smartphone Galaxy S8 pun sukses mencetak rekor baru dan melebihi ekspektasi pengamat sehingga memberikan secercah harapan ke Samsung, terkait insiden recall Galaxy Note 7.

Namun, pemasalahan kecil Galaxy S8 seperti layar berwarna merah-kemerahan dan koneksi WiFi membuat Samsung harus meluncurkan software untuk memperbaikinya.

“Memasuki kuartal kedua, Samsung mengharapkan pertumbuhan yang meningkat dari chip memory dan penjualan Galaxy S8 dan S8+,” ucap Samsung seperti dikutip Venture Beat.

Samsung pun dinobatkan sebagai perusahaan yang sangat bernilai di Asia dengan nilai kapitalisasi pasar senilai 9,9 triliun won atau US$8,75 miliar. Ini merupakan pencapaian tertinggi mereka sejak tahun 2013.

Meluruskan Persepsi Tentang Pelaku Serangan Siber

Dalam satu bulan terakhir, sedikitnya ada dua kasus serangan siber (cyber attack) yang menjadi buah bibir masyarakat. Pertama, peretasan situs Tiket.com oleh seorang pemuda 19 tahun lulusan SMP yang terungkap akhir bulan lalu. Kedua, pengubahan tampilan (deface) situs Telkomsel yang terjadi hari ini.

Berbicara isu serangan dan keamanan siber (cybersecurity) tentu saja tidak bisa dilepaskan dari faktor regulasi. Dalam hal ini, aturan hukumnya telah diuraikan pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang diterbitkan Pemerintah Indonesia sejak tahun 2008.

Beberapa pasal yang menyangkut kejahatan siber antara lain Pasal 27, 28, 29 (tentang konten ilegal dan penghinaan/pencemaran nama baik), Pasal 30 (akses ilegal), Pasal 31 (intersepsi/penyadapan ilegal), Pasal 32 (gangguan terhadap data), Pasal 33 (gangguan terhadap sistem), dan Pasal 34 (penyalahgunaan alat dan perangkat).

Kasus peretasan dan pengubahan wajah situs tergolong ke dalam kegiatan akses ilegal yang dicakup dalam Pasal 30. Isi pasal tersebut adalah sebagai berikut:

“Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik milik Orang lain dengan cara apa pun.”

Sedangkan pengertian sistem elektronik menurut Pasal 1 ayat 5 UU ITE adalah:

“serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarkan Informasi Elektronik.”

Siapa pun yang melanggar Pasal 30 tersebut diancam dengan sanksi pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp600 juta.

Meluruskan Persepsi

Sayangnya, persepsi sebagian masyarakat Indonesia terhadap penjahat siber masih keliru. Peretas dianggap sebagai orang berbakat yang harus direkrut Pemerintah, bukannya dihukum.

“Ini berbahaya,” ucap Edmon Makarim (Pakar Hukum Teknologi Informasi dan Dosen Universitas Indonesia). “Kalau kita terlalu glorify penjahat, orang lain akan tertarik untuk jadi penjahat juga,” lanjutnya.

Edmon Makarim (Pakar Hukum Teknologi Informasi dan Dosen Universitas Indonesia).

Selain itu, Edmon mengingatkan bahwa dalam kasus kejahatan siber, kesalahan bukan hanya berada di pihak pelaku serangan, terutama kalau melibatkan pencurian data. Di mata hukum, perusahaan yang dicuri datanya pun bisa saja digugat ke pengadilan. Apa sebabnya?

Edmon menjelaskan bahwa secara konstitusi, kaidah dasar sistem elektronik adalah tidak aman. Selaku penyelenggara sistem, perusahaan berkewajiban menyediakan teknologi yang membuat sistem itu menjadi aman. Apabila kewajiban itu tidak ditunaikan dengan baik, risiko keamanan bisa muncul dan membahayakan pengguna sistem. “Dan siapa yang menciptakan risiko terhadap pihak lain, dia yang bertanggungjawab atas konsekuensi risiko itu,” tukasnya.

Pada umumnya, tanggung jawab keamanan TI pada suatu perusahaan diemban oleh CIO atau CISO (Chief Information Security Officer). Oleh karena itu, seorang CIO dapat dituntut secara pidana atau perdata, misalnya jika ia mengetahui adanya lubang keamanan pada sistem atau software di perusahaan, tetapi tidak segera melaporkan dan menanganinya.

Keamanan Semu

Sebagian besar perusahaan yang telah mengeluarkan investasi sampai miliaran rupiah di bidang keamanan TI mungkin sudah merasa aman dari ancaman siber. Padahal, kenyataannya belum tentu.

Perusahaan tidak bisa bergantung begitu saja pada solusi sekuriti yang ditawarkan oleh berbagai vendor. Alih-alih memperkuat benteng pertahanan, penggunaan lebih dari enam produk keamanan pada saat bersamaan justru membuat celah keamanan kian besar. Manajemen sekuriti pun ikut bertambah rumit.

“Akar masalah itu sebenarnya kesadaran orang. Kebiasaan umum, kalau menemukan security warning, mereka akan klik continue. Bayangkan, hanya gara-gara satu klik, seluruh arsitektur keamanan yang luar biasa bisa bubar jalan,” tukas Gildas.

Gildas Deograt (Senior Information Security Consultant, XecureIT).

Gildas juga menyoroti para penyedia sistem dan teknologi yang kurang sigap merilis patch keamanan. Begitu tersedia, giliran perusahaan yang lambat dalam menerapkan patch tersebut.

“Banyak perusahaan bilang punya patch management, tetapi 98% critical patch-nya tidak di-update dalam satu bulan. Bahkan, rata-rata orang deploy patch baru itu setiap tiga bulan,” kata Gildas. “Sedangkan saat vendor merilis patch, penjahat bisa reverse engineering dua menit jadi dan bisa langsung mengeksploitasi [celah keamanan yang ditambal patch itu],” sambungnya.

Intinya, Gildas menekankan agar CIO dan penanggungjawab keamanan TI di perusahaan jangan lengah dan merasa percaya diri tidak bisa ditembus penjahat siber. “Karena di mindset para hacker, semua bisa! Tinggal soal waktu, biaya, dan usaha yang dibutuhkan untuk membobolnya,” tandas pendiri Komunitas Keamanan Informasi (KKI) ini.

Tips Memotret di Malam Hari dari Insinyur Google

Hasil memotret malam hari dengan Google Pixel oleh Florian Kainz.

Saat ini Google Pixel dan Nexus 6P adalah dua di antara beberapa smartphone dengan kamera terbaik di pasar.

Google pun menanamkan algoritma khusus pada kamera smartphone-nya sehingga hasilnya cukup memukau, terutama ketika mengambil gambar di kondisi cahaya yang redup. Hal ini diungkapkan oleh seorang insinyur Google dengan mengunggah beberapa foto hasil eksperimennya.

Florian Kainz (Insinyur Peranti Lunak Google Daydream) mengunggah beberapa foto dengan kamera smartphone Pixel dan 6P yang fokus mengambil foto long exposure di malam hari. Tujuannya adalah menciptakan sebuah gambar yang kualitasnya setara dengan kamera profesional DSLR, tetapi menggunakan sensor kamera Google.

Ia pun membuat aplikasi manual exposure yang memadukan pencahayaan, ISO, dan jarak fokus, seperti dikutip The Verge.

Foto Golden Gate di malam hari dengan kamera Google Nexus 6P karya Florian Kainz.

Kainz memotret suatu objek sebanyak 32 atau 62 kali selama dua detik dengan kamera smartphone yang sudah dipasangkan pada tripod dan menggunakan format DNG. Setelah itu, Kainz memindahkan foto-fotonya ke dalam komputer untuk diproses.

Kainz lalu memperbaiki beberapa error dan noise yang berasal dari foto asli, kemudian menggunakan cara manual untuk menyeimbangkan sedikit gerakan di antara frame. Hasilnya, ia bisa menciptakan hasil fotografi malam hari yang luar biasa.

Selain itu, Google Pixel sudah memiliki mode HDR yang bisa mengambil banyak gambar di dalam satu waktu dan mengombinasikannya ke dalam satu frame yang membuat tampilan gambarnya lebih jernih dan tajam. Teknik yang dipakai Kainz mampu meningkatkan jumlah pencahayaan yang masuk dan terserap pada gambar.

Lubang Keamanan Ini Bisa Jadi Penyebab Situs Telkomsel Dibajak

Kasus pembajakan situs Telkomsel bukanlah kejadian terkait keamanan siber (cybersecurity) pertama yang terjadi di Indonesia, terutama yang dilakukan dengan modus perubahan tampilan situs (deface). Beberapa situs perusahaan swasta ataupun lembaga pemerintahan juga pernah menjadi korban kejahatan yang sama.

[BACA: Pembajakan Situs Telkomsel Didukung Pengguna Media Sosial]

Apa yang menyebabkan sebuah situs bisa dibajak dan diubah wajahnya oleh pelaku serangan siber (cyber attack)?

Yudhi Kukuh (Technical Consultant, PT Prosperita-ESET Indonesia) mengungkapkan bahwa kejadian ini sudah bisa digolongkan ke dalam kasus peretasan (hacking). Pasalnya, pelaku serangan sudah bisa masuk ke dalam sistem dan mengubah konten situs.

Mengenai teknik peretasan, Yudhi belum dapat menjawab secara pasti karena peristiwa ini masih terlalu dini. “Dibutuhkan investigasi atau statement dari peretas. Biasanya, di underground, ilmu ini akan di-sharing [oleh peretas] untuk pembelajaran,” ucapnya melalui WhatsApp.

Tapi, Yudhi menyebut HTTP injection sebagai salah satu metode serangan yang paling umum. “Harus diakui, pelaku berani dan memiliki skill tersendiri, hanya sedikit vulgar dalam penyampaiannya. Biasanya [deface] hanya diselipi easter egg yang cukup mewakili untuk menunjukkan adanya kelemahan pada sebuah web,” ujarnya.

Yudhi kemudian menyebutkan kemungkinan terdapatnya lubang keamanan pada aplikasi web milik Telkomsel sehingga bisa dibobol.

“Untuk web sekelas ini, biasanya secara infrastruktur sudah sangat mumpuni. Namun, kelengahan karena terlambat melakukan patching aplikasi atau modul atau plugin yang digunakan pada web, bisa menjadi celah masuk,” ujarnya.

Yudhi Kukuh (Technical Consultant, PT Prosperita-ESET Indonesia).

Jika peretas ini sudah berhasil menerobos ke balik layar situs, bagaimana dengan keamanan data para pelanggan Telkomsel?

“Kalau itu static web (informasi), tidak ada data yang bisa diambil. Hanya bisa mengganti halaman (deface). Untuk kasus ini, kemungkinan [peretas hanya bisa] deface sebagai tempat keluh kesah pengguna,” jawabnya.

Pernyataan Yudhi itu terkait dengan isi tulisan yang dipasang peretas pada halaman muka situs Telkomsel. Pada intinya, ia meminta Telkomsel menurunkan harga paket data dan menyederhanakan skema kuota datanya.

Selanjutnya, Yudhi menganjurkan kepada para pengelola situs agar selalu mengantisipasi serangan siber dengan berbagai teknik.

Salah satu hal yang mesti rutin dilakukan dan dimasukkan ke dalam security checklist adalah pemeriksaan patching/upgrade pada komponen-komponen situs. “Contohnya, detail mengenai framework yang digunakan, plugin, dan faktor-faktor lainnya,” pungkasnya.

Kenapa Baterai Smartphone Makin Lama Makin Lemah?

Tips Hebat Baterai iPhone

Siapa pun yang mempunyai laptop atau smartphone tahu kapasitas baterainya akan berkurang seiring berjalannya waktu. Ketika Anda baru membeli perangkat elektronik Anda tentu tidak ada masalah. Namun, setelah dua tahun pemakaian, perangkat elektronik Anda membutuhkan waktu yang lebih lama untuk diisi dayanya.

Para peneliti dari Kementerian Energi Amerika Serikat telah menemukan mekanisme yang menyebabkan berkurangnya kapasitas muatan daya baterai seiring usia baterai.

Pada umumnya, baterai lithium ion memiliki larutan elektrolit yang mengandung ion yang bergerak di antara dua elektroda dan menciptakan aliran elektron yang menyalakan suatu perangkat.

Dengan kata lain, kapasitas baterai adalah sekumpulan lithium ion yang bergerak lalu lalang di antara dua elektroda selama pengisian daya listrik.

Dalam penelitiannya, para peneliti menemukan material yang membuat elektroda di dalam baterai bisa rusak seiring berjalannya waktu dan memungkinkan logam ion bernama mangan terlepas dan bergerak ke arah elektroda yang berlawanan di dalam baterai.

Hal itu membuat kumpulan lithium ion terkunci dan tidak bisa bergerak di dalam baterai sehingga kapasitas pengisian daya tidak maksimal dan mengurangi masa pakai baterai.

“Ada hubungan yang jelas bahwa mangan bisa bergerak ke anoda dan membuat sejumlah lithium terperangkap. Sekarang, setelah mengetahui mekanisme terjebaknya ion lithium, kami akan mencari metode untuk menyelesaikan masalah tersebut,” kata Daniel Abraham (Kepala Penelitian) seperti dikutip BGR.

 

Review Smartphone