Berita Facebook Kembangkan Teknologi untuk Membaca Pikiran Manusia

Facebook Kembangkan Teknologi untuk Membaca Pikiran Manusia

“Bagaimana jika Anda bisa mengetik langsung dari otak Anda?” tanya Regina Dugan di panggung F8 yang digelar di McEnery Convention Center, San Jose, AS, Rabu (19/4).

Ajang konferensi tahunan F8 kerap digunakan Facebook untuk memamerkan teknologi-teknologi paling mutakhir yang mereka kembangkan. Pada acara F8 tahun ini, Facebook mengungkapkan bahwa mereka sedang menggarap teknologi untuk membaca pikiran manusia dan menerjemahkannya ke dalam teks.

Regina Dugan (VP of Engineering and Building 8, Facebook) mengatakan bahwa sebuah tim berisi lebih dari 60 ilmuwan, insinyur, dan pakar lainnya sedang mengerjakan media komunikasi tanpa suara (silent speech communications). Teknologi ini diklaim mampu membaca kata-kata yang dipikirkan seseorang dan mengetikkannya dengan kecepatan 100 kata per menit.

“Bagaimana jika Anda bisa mengetik langsung dari otak Anda?” tanya Dugan di panggung F8 yang digelar di McEnery Convention Center, San Jose, AS, Rabu (19/4), seperti dikutip dari PC World.

“Dalam dua tahun ke depan, kami akan membangun sistem yang bisa menunjukkan kemampuan mengetik 100 kata per menit dengan menerjemahkan aktivitas saraf otak terkait kemampuan bicara,” lanjut Dugan. “Kedengarannya tidak mungkin, tetapi hal ini lebih dekat dengan kenyataan daripada perkiraan Anda,” sambungnya.

Facebook berharap sistem ini dapat menjadi alat bantu komunikasi bagi kaum tunawicara dan tunarungu atau orang-orang yang mengalami gangguan bicara dan pendengaran.

Alih-alih menanamkan chip atau elektroda di otak manusia, pendekatan yang diambil Facebook yaitu dengan mengembangkan sensor pencitraan optis yang bisa memetakan sinyal otak manusia. Sensor ini juga hanya akan menerjemahkan kata-kata yang memang ingin disampaikan oleh seseorang kepada orang lain, bukan hal-hal pribadi yang sedang dipikirkan orang tersebut.

Dugan menjelaskan bahwa otak manusia mampu mengalirkan data sebesar 1 terabit atau setara empat film High-Definition per detik, sedangkan kata-kata dikeluarkan lewat mulut hanya dengan kecepatan 40 – 60 bit per detik.

“Bicara adalah cara terbaik manusia menyampaikan informasi, tetapi kecepatannya hanya setara dengan modem tahun 1980-an,” imbuh Mark Zuckerberg (Pendiri dan CEO, Facebook).

Untuk jangka panjang, sistem ini juga bakal diterapkan Facebook dalam memperkaya teknologi augmented reality (AR) yang sedang mereka fokuskan dan menjadi topik besar dalam konferensi F8 tahun 2017. Jadi, pengguna tidak perlu lagi menyentuh ponsel untuk mengerjakan suatu aksi dan cukup memikirkannya di dalam otak.

“Sistem ini bisa mengetik lima kali lebih cepat daripada kecepatan Anda mengetik di smartphone hari ini,” tukas Dugan.

Dalam pengembangan sistem ini, Facebook akan bekerjasama dengan akademisi dari UC San Francisco, UC Berkeley, Johns Hopkins Medicine, Johns Hopkins University’s Applied Physics Laboratory, dan Washington University School of Medicine.

Comments

comments

NO COMMENTS

Leave a Reply