01 | May | 2017 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: May 1, 2017

Maestro Pelukis Affandi Jadi Google Doodle Hari ini

Maestro Affandi di Google Doodle

Google hari ini mengenang dan merayakan ulang tahun salah satu legenda dan maestro pelukis Indonesia Affandi Koesoema yang ke-110. Desain Google doodle hari ini bergaya dengan lukisan Affandi yang beraliran ekspresionisme, bahkan ada wajah Affandi di tengahnya.

“Doodle hari ini mengenang Affandi dengan menerapkan gaya yang mirip,” tulis Google dalam lamannya.

Affandi Koesoema lahir di Cirebon pada 1 Mei 1907. Ia adalah putra dari R Koesoema, seorang mantri ukur di pabrik gula di Ciledug, Cirebon. Affandi memiliki pendidikan formal yang cukup tinggi tetapi bakat seninya lebih menonjol.

Sebelum menggeluti dunia lukis, Affandi pernah menjadi guru, tukang sobek karcis dan pembuat gambar reklame bioskop di Bandung. Cat dari sisa-sisa pekerjaan disimpannya untuk menyalurkan hobi melukis yang mulai ditekuni pada dekade 40-an.

Maestro Pelukis Affandi

Semasa hidupnya, ia telah menghasilkan lebih dari 2.000 karya lukis. Karya-karyanya yang dipamerkan ke berbagai negara di dunia, termasuk di wilayah Asia, Eropa, Amerika maupun Australia, selalu memukau pecinta seni lukis dunia. Tak heran, ia meraih gelar Doktor Honoris Causa dari University of Singapore pada 1974.

Ketika melukis, Affandi menumpahkan langsung cairan cat dari kaleng cat dan menyapukan cat itu dengan jari-jarinya.

“Garis-garisnya seperti guratan Affandi, luwes dan bersemangat, dengan warna-warna macam yang dulu biasa dipakainya,” tulis Google seperti dilansir dari berbagai sumber.

Selama berkarya, Affandi dikenal sebagai seorang pelukis yang menganut aliran ekspresionisme atau abstrak. Karena itu, lukisan Affandi sangat sulit dimengerti oleh orang lain terutama orang awam.

Di akhir dekade 40-an hingga awal 50-an, Affandi berkelana keliling dunia untuk melukis. Dia memamerkan karyanya di ibukota negara-negara Eropa, termasuk, Paris, London, dan Roma.

Sebagian karyanya, bisa Anda lihat di Museum Affandi di Yogyakarta. Affandi pun tutup usia pada 23 Mei 1990.

Tingkatkan Potensi Mahasiswa, Huawei Indonesia Gelar UGM – Huawei Tech Day

Perwakilan dari mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) yang turut aktif memberikan pendapat dalam kegiatan UGM-Huawei Tech Day bertemakan “Technology for Social Innovation” yang diselenggarakan di kampus Universitas Gajah Mada, Yogyakarta (29/4).

PT Huawei Tech Investment dan Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan UGM – Huawei Tech Day bertemakan “Technology for Social Innovation”.

Huawei mengunjungi berbagai universitas untuk berbagi pengetahuan tentang teknologi terkini di industri Teknologi Informasi and Komunikasi (TIK), solusi digital, serta gaya hidup dan tren masa depan yang berkaitan dengan teknologi.

Huawei Tech Day mengusung tema Technology for Social Innovation, mengingat teknologi TIK yang maju dapat meningkatkan potensi SDM Indonesia dan mendorong pengembangan ekonomi digital.

Paripurna P. Sugarda (Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni Universitas Gadjah Mada) mengatakan UGM menjawab tantangan dengan melakukan reorientasi akademik sebagai universitas pusat riset (research university). UGM akan mempersiapkan lulusan yang memenuhi standar industri dan mengetahui permasalahan industri lebih awal.

“Kami menyambut baik inisiatif Huawei untuk bekerja sama dengan UGM sebagai mitra di bidang pendidikan melalui Program SmartGen termasuk Tech Day 2017. Inisiatif  Huawei ini merupakan bentuk nyata dukungan industri terhadap upaya UGM untuk mewujudkan socio entrepreneur university,” katanya dalam siaran persnya, Senin.

Selina Wen (Director of Public Affairs and Communication, Huawei Indonesia) mengatakan program itu merupakan bukti nyata kami untuk melatih talenta TIK muda di Indonesia. Huawei berharap mahasiswa dapat pulang ke rumah dengan pengetahuan yang lebih banyak dan ide-ide cemerlang yang dapat dikembangkan dikemudian hari.

“Di Huawei, kami percaya bahwa TIK mendorong pembangunan ekonomi dan peningkatan standar kehidupan. Hanya dengan infrastruktur TIK dan sumber daya manusia yang kuat, dunia pintar masa depan akan dapat terwujud dan daya saing nasional akan meningkat,” ujarnya.

Program SmartGen merupakan inisiatif dari Huawei untuk mengembangkan kemampuan talenta muda Indonesia di bidang TIK melalui kerja sama dengan 7 universitas terkemuka di Indonesia, yaitu Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Telkom (Tel U), Universitas
Diponegoro (UNDIP), Universitas Padjadjaran (UNPAD), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk 5 program, yaitu Tech Day, Huawei Experience Day, Smart Campus Consultancy, Seeds for the Future, dan Student Internships.

“Huawei Indonesia juga akan merekrut talenta lokal terbaik untuk mengisi posisi penting di perusahaan. Kami sangat bangga berkolaborasi dengan UGM untuk membuka peluang melalui seleksi wawancara untuk program perekrutan dan magang,” ujar Dani K. Ristandi (Director of Human Resources, Huawei Indonesia).

WD Luncurkan HDD Ultrastar He12 Helium dengan Teknologi Mutakhir

Ilustrasi HDD Ultrastar He12 Helium

Western Digital Corp mulai mengirimkan hard disk berbasis helium generasi keempat dengan hard disk 12 TB bermerek HGST Ultrastar He12. Hard disk Ultrastar He12 12 TB merupakan perangkat penyimpanan kelas enterprise dengan teknologi HelioSeal.

Teknologi HelioSeal memberikan pelanggan sebuah solusi penyimpanan data yang menjawab kebutuhan manajemen informasi dan tuntutan kebutuhan performa pada perusahaan enterprise, cloud dan beban kerja berskala besar.

“Kami kembali menaikkan batas perangkat penyimpanan enterprise dengan solusi perangkat penyimpanan HDD helium berkapasitas tertinggi yang paling canggih dan hemat biaya,” kata Mark Grace (Senior Vice President of Devices, Western Digital) dalam siaran persnya, Senin.

Western Digital telah mengirimkan lebih dari 15 juta hard disk berkapasitas tinggi yang berbasis helium hingga saat ini dan terus mendukung para pelanggan kami dengan reliabilitas dan Quality of Service (QoS) yang terbaik.

“Portofolio data center kami dapat menjawab tuntutan data center yang terus berevolusi dan berubah-ubah,” pungkasnya.

HDD kelas enterprise Ultrastar He12 menonjolkan desain delapan disk pertama di industri. HDD itu menawarkan kapasitas 12 TB dengan menggunakan teknologi PMR pada sebuah form factor standar 3,5 inci. “Ini merupakan hard disk berkapasitas paling tinggi untuk beban kerja acak yang aktif,” ujarnya.

HDD Ultrastar He12 hadir dengan kapasitas tunggal 12 TB dan menawarkan antarmuka SATA atau SAS yang menggunakan Advanced Format.

Teknologi HelioSeal memanfaatkan helium dengan 1/7 kerapatan udara memungkinkan penggunaan disk yang lebih tipis sambil mempertahankan antarmuka perekaman yang stabil.

“HDD Ultrastar He12 sangatlah cocok untuk aplikasi apapun yang membutuhkan perangkat penyimpanan berkapasitas tinggi yang hemat biaya,” ucapnya.

Fitur dan Spesifikasi:

HDD Ultrastar He12 Helium

HelioSeal: Generasi keempat dari Western Digital, berdasarkan teknologi HelioSeal yang eksklusif, menghadirkan HDD berkapasitas tertinggi ke pasar jauh lebih cepat dibandingkan teknologi yang menyainginya.

· Desain 8 disk pertama di dunia, kapasitas 12TB, tersedia pada antarmuka 12Gb/s SAS atau 6Gb/s SATA.

· Keamanan Data: Instant Secure Erase, membersihkan dan secara aman bagi HDD menggunakan fitur Instant Secure Erase.

· Fitur SED: Membantu melindungi data end user dengan enkripsi (Self Encrypting Drive).

· Reliabilitas: Termasuk di antara perangkat dengan peringkat MTBF tertinggi industri, yaitu 2,5 juta jam.

Coolpad Cool Dual Tawarkan Kamera Ganda yang Canggih, Berapa Harganya?

Coolpad meluncurkan smartphone Cool Dual di Jakarta

Coolpad meluncurkan Cool Dual yang menawarkan kemampuan kamera terbaik dengan dua buah kamera beresolusi 13+13 megapixel dalam konfigurasi terbaik di kelasnya sekaligus menjadi smartphone pertama dari seri “Cool” yang menawarkan kamera ganda dengan banderol terjangkau.

Jeff Liu (Coolpad Group CEO) mengatakan saat ini pabrikan smartphone mampu menawarkan pengalaman fotografi yang berbeda di setiap produknya berkat inovasi pada perangkat lunaknya.

“Kehadiran teknologi kamera ganda dapat mengubah peta permainan industri ponsel selanjutnya adalah teknologi dual kamera. Teknologi ini akan menjadi sinyal kemana arah industri ponsel pintar berikutnya,” katanya dalam siaran persnya, Senin.

Liu mengatakan teknologi kamera ganda saat ini terdiri dari beberapa fitur seperti kombinasi optikal dan digital zoom, lensa untuk pengambilan gambar ultra-wide, selfie yang dapat memuat lebih banyak orang dan memaksimalkan efek bokeh demi meraih hasil foto seperti layaknya hasil karya fotografer professional.

Coolpad Cool Dual memiliki dua kamera belakang beresolusi 13 megapixel dengan kecepatan auto fokus 0.1 detik.

“Kedua lensanya memiliki fungsi yang berbeda. Satu kamera RGB untuk menghasilkan warna pada gambar, dan satu kamera lagi untuk gambar hitam putih atau monokrom. Lensa monokrom membantu lensa RGB dalam penangkapan detil gambar sembari menyerap lebih banyak cahaya ketika kondisi minim cahaya,” pungkasnya.

Coolpad menyematkan lampu flash dua warna dan memastikan cahaya yang cukup untuk menghasilkan foto terbaik. Teknologi dual kamera 2.0 pada Cool Dual meningkatkan kejelasan pada gambar sebesar 20 persen, membantu mengurangi noise pada gambar sebesar 8 persen dan meningkatkan kecerahan sebesar 20 persen.

“Dengan semua ini, kami berharap dual kamera yang nyata akan membawa kita ke arah smart framing dan lensa 6P nya memberikan pengguna kualitas terbaik dari gambar,” ujarnya.

Kamera Cool Dual memiliki efek bokeh layaknya kamera SLR. Bokeh adalah efek yang digunakan fotografer profesional untuk membantu mata agar lebih fokus pada satu subyek difoto dengan memburamkan latarnya.

“Dengan kamera tradisional, Anda bisa mendapatkan efek bokeh melalui berbagai cara, menggunakan apertur lebar, lensa zoom, sensor yang besar atau bahkan mendekati subyeknya, seperti dalam fotografi makro,” ucapnya.

Cool Dual dapat menghasilkan foto dengan efek bokeh, dan mampu mengubah fokus setelah mengklik fotonya. Hal itu dilakukan dengan mengklik banyak foto menggunakan kedua kamera, lalu memproses foto-foto ini dengan menggunakan perangkat lunak agar nantinya tergabung dalam satu foto.

Kamera selfie beresolusi 8 megapixel memiliki arsitektur PureCel pixel f/2.2 yang mampu mereproduksi foto selfie yang terang dan mendetil, dengan banyak pilihan untuk memainkan aplikasi kamera bawaan. Coolpad juga menambah fitur pemrosesan foto selfie tiga dimensi, sehingga foto selfie Anda terlihat lebih alami.

“Pengguna dapat menggunakan stiker untuk mempersonalisasi foto selfienya, atau bisa langsung menghasilkan foto dalam format GIF,” tuturnya.

Cool Dual mengusung prosesor Snapdragon 652 1.8GHz Octa-core serta Adreno 510 dan RAM 3G serta Android Marshmallow dengan tampilan antarmuka EUI 5.8 yang menawarkan sistem operasi baru bagi pengguna Android.

Desain antarmuka EUI menjadi menarik dengan tombol kapasitif di sisi kiri bawah yang bisa langsung membuka menu cepat. Dengan baterai berkapasitas 4000mAh, pengguna tidak perlu panik saat ketinggalan charger, karena waktu standby-nya Cool Dual bisa sampai 300 jam, bermain games sampai 24 jam, menonton film hingga 40 jam, dan mendengarkan musik selama 120 jam.

Selain itu, Cool Dual juga dapat berfungsi sebagai power bank yang dapat menyelamatkan “hidup” ponsel lainnya. Coolpad memasukkan port USB Tipe-C untuk mengisi daya, ini pertama kalinya dalam seri Coolpad. USB Tipe-C membawa banyak manfaat seperti mengisi daya serta memindahkan data dengan lebih cepat. Cool Dual akan ditawarkan pada harga Rp3,199,000.

Mayday Madness 2017 Tawarkan Pesta Diskon Online hingga 97 Persen

Seluruh Panitia Mayday Madness 2017 presented by BCA.

Menyambut hari buruh yang jatuh pada 1 Mei 2017, ada lebih dari 55 e-commerce menghadirkan program MayDay Madness 2017 yaitu sebuah pesta diskon online untuk memberikan apresiasi bagi seluruh kalangan pekerja di Indonesia.

Mayday Madness 2017 ini menghadirkan penawaran istimewa untuk berbagai jenis produk dari beragam kategori dengan diskon besar-besaran dan akan berlangsung selama 5 hari yaitu pada tanggal 1 – 5 Mei 2017.

Pradikta Dwi Anthony (Panitia Mayday Madness 2017) mengatakan bangga atas konsistensi teman-teman e-commerce dalam memberikan program terbaik kepada para konsumen. MayDay Madness 2017 memberikan penawaran untuk beragam promo produk dan jasa dengan harga terbaik dan bonus tambahan.

“Mayday Madness 2017 bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada para konsumen untuk dapat berbelanja berbagai produk kebutuhan dengan harga super murah tanpa harus mengantri di kasir toko,” katanya dalam siaran persnya, Senin.

Transaksi Mayday Madness 2017 pun sangat aman dan mudah melalui berbagai metode pembayaran seperti kartu kredit, kartu debit online, transfer via ATM, dan aneka pilihan metode pembayaran lainnya.

MayDay Madness 2017 sebagai ajang perhelatan online terbesar di tengah tahun ini akan membidik lebih dari 50 persen kenaikan omzet penjualan dari setiap e-commerce yang berpertisipasi.

Tahun ini, akan ada Midday Madness yang akan berlangsung mulai dari pagi hingga siang hari tepatnya pada jam 09.00 – 12.00 WIB selama 5 hari. Ada 3 tipe promo, yaitu Crazy Sale, Midday Madness, dan Crazy Coupons.

Crazy Sale

Promo utama dalam Mayday Madness 2017 yang menyuguhkan total discount up to 97% gabungan dari lebih 55 e-commerce. Anda dapat berburu produk idaman ataupun kebutuhan harian Anda sambil duduk menikmati secangkir kopi. Kategori produk yang ditawarkan dalam promo ini terbagi dalam 8 kategori, yaitu Baby & Education, Electronics & Lifestyle, Marketplace, Travel, Fashion & Beauty, Home & Living, Sports & Health dan Food & Drinks.

Midday Madness

Konsep promo yang kedua ini adalah berupa Flash Sale alias Limited Offers yang bisa Anda dapatkan di website itsmayday.com. Ada lebih dari 50 e-commerce turut ambil bagian dan memberikan diskon hingga 97 persen dalam program belanja yang hanya berlangsung 3 jam saja dari jam 09.00 – 12.00 WIB setiap harinya.

Crazy Coupons

Konsep promo yang ketiga adalah berupa e-voucher yang bisa digunakan di seluruh ecommerce yang berpartisipasi dalam promo ini. Nilai diskon e-voucher adalah Rp. 100.000 dengan kode “MAYDAY17” dan masa berlaku e-voucher tidak hanya selama event berlangsung, melainkan berlaku sejak 1 Mei hingga 30 Juni 2017.

Mayday Madness di tahun 2017 digelar dengan dukungan besar oleh BCA (Bank Central Asia) sebagai sponsor utama, serta didukung oleh sponsor lainnya yaitu GrabExpress, Lion & Lion Digital Marketing Agency, serta SpintAsia. Media Partner yang turut mendukung Mayday Madness 2017 ini antara lain TechInAsia, Flipit.com, AMG, DailySocial, DiskonAja.com, Involve Asia, Shopback, Smooth Radio 99.5 FM, serta Womentalk.com.

Panitia ajang online ini terdiri dari Bhinneka.com, Blibli.com, iwearzule.com, Rajakamar.com, Travelio.com, Fabelio.com, Zenrooms.com, Weshop.co.id, Gogobli.com, KliknKlik.com, Ruparupa.com, MUAHunter.com.

Solusi Akamai Supaya Video Streaming Tidak “Lemot”

Ali Hakim (Country Head, Akamai Indonesia).

Akamai Technologies, Inc menghadirkan kemampuan sistem Media Services Live generasi selanjutnya yang dapat mengirimkan video online 24 jam nonstop secara live/linear.

Sistem Media Services Live generasi terbaru mendukung penyedia layanan video, stasiun penyiaran, dan perusahaan telekomunikasi over-the-top (OTT) yang mengoperasikan atau meluncurkan saluran televisi secara online.

Media Services Live terbaru memiliki liveOriginTM yang dapat beroperasi bersama-sama untuk menghadirkan kualitas streaming video linear dari sistem televisi siaran tradisional.

Kemudian, Akamai membangun jaringan ingesti dengan menggunakan teknologi pemetaan perusahaan untuk mencocokkan encoder ke titik entri paling optimal.

Akamai juga memperkenalkan latensi 10 detik sebagai bagian dari Media Services Live untuk mengatasi kebutuhan konten online dan siaran pemutaran video.

“Fitur ini sangat penting untuk menyiarkan siaran olahraga langsung dan berita, yang dimana siaran tradisional biasanya terlambat 30 detik atau lebih antara sinyal siaran dan stream online,” kata Michael Fay (Vice President, Media Products and Operations, Akamai) dalam siaran persnya, Senin.

Akamai pun telah menggabungkan beberapa lapisan redundansi ke dalam Media Services Live sehingga konten dapat direplikasi ke berbagai lokasi di seluruh jaringan.  Media Services Live terbaru juga memberikan laporan secara real-time sehingga pelanggan mampu memperoleh wawasan penting tentang konten dan kinerja ingesti.

Kebanyakan solusi pendistribusian video siaran mengabaikan tautan paling penting dalam rantai video yaitu ingesti konten. Turunnya transmisi paket data atau kelumpuhan jaringan menyebabkan menurunnya kualitas atau terhentinya feed secara total.

“Krisis ini membuat tim operasional kelabakan untuk membuat konten kembali online dan pelanggan mencari sumber alternatif untuk melihat pertandingan langsung yang penting atau konten linear siaran pertama,” ujar Sam Rosen (Vice President ABI Research).

Media Services Live merupakan solusi yang bersifat khusus untuk mendukung tuntutan yang unik dan cermat dalam pendistribusian saluran langsung dan linear 24 jam nonstop secara online.

Mengubah Wajah Rumah Sakit dengan Teknologi Digital

Dr. Theryoto, M.Kes. memaparkan kisah sukses transformasi digital di RSUD Koja.

Jika ditanya apa yang paling ia benci, dr. Theryoto, MKes mungkin menjawab antrean. Namun, pemandangan antrean itulah yang harus ia saksikan ketika dua tahun lalu ditunjuk menjadi Direktur Utama RSUD Koja. Antrean di loket pendaftaran, antrean di dokter, sampai antrean untuk mendapatkan kamar inap adalah pemandangan yang umum terjadi.

Hal inilah yang kemudian ingin diubah oleh pria yang akrab dipanggil Dokter Therry ini. Ia pun mengubah sistem di RSUD Koja agar tidak ada lagi antrean.

Dan kini, kerja keras Dokter Therry perlahan terbentuk. Jika Anda sempat berkunjung ke RSUD Koja di Jakarta Utara, Anda akan melihat sebuah rumah sakit dengan sistem yang modern. “Cukup 15 detik untuk mendaftar menggunakan BPJS,” ungkap dokter Therry dengan nada bangga.

Cerita tersebut ia ceritakan pada acara InfoKomputer Executive Breakfast yang diadakan awal April lalu. Pada acara yang didukung Schneider Electric tersebut, InfoKomputer mengundang beberapa pemimpin rumah sakit di Jakarta untuk berdiskusi mengenai pemanfaatan teknologi informasi di rumah sakit. Selain Dokter Therry, hadir Agus Mutamakin (Chief Information Officer, RS Cipto Mangunkusumo/RSCM) yang berbagi mengenai cara RSCM melakukan transformasi digital.

Ingin Berikan Kepastian

Dengan 95% pasien adalah peserta BPJS, antrean panjang pun tak terelakkan di RSUD Koja. Umumnya ada tiga macam antrean yang harus dialami pasien: antrean rawat jalan, rawat inap, dan operasi. Oleh karena itu, menurut Dokter Therry, digitalisasi yang diterapkan di rumah sakit tersebut difokuskan pada upaya memberi kepastian layanan kepada pasien.

Kepastian memperoleh layanan rawat jalan diperoleh pasien melalui Anjungan Pendaftaran Mandiri di poliklinik rawat jalan. “Cukup 15 detik (untuk pendaftaran) dan pasien bisa memilih dokter serta waktu kunjungan,” cerita dr. Theryoto. Poliklinik pun dibekali dengan sistem informasi yang menampilkan jumlah pendaftar di setiap poliklinik dan berapa pasien yang sudah dilayani.

Selain itu, RSUD Koja juga mengimplementasikan sistem Bed Information dan Bed Management. Dengan sistem tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi real time tentang ketersediaan kamar rawat inap, via situs web maupun dashboard informasi yang tersedia di RSUD Koja.

Uniknya, ketersediaan kamar tersebut sudah disortir berdasarkan jenis kelamin pasien dan jenis penyakitnya. “Bed Information kami sudah masuk ke portal Jakarta Smart City dan juga sudah link ke BPJS,” jelas Dokter Therry.

Menurut dr. Theryoto, tidak ada kata akhir dalam penerapan teknologi informasi (TI) di rumah sakit. “TI perlu senantiasa dikembangkan dan disempurnakan demi kepentingan manajemen maupun pasien dalam rangka memberi kepastian, keakuratan, kecepatan, dan kepuasan untuk mutu yang lebih baik. Rumah sakit tanpa teknologi informasi akan sulit berkembang,” tandasnya lagi.

Tantangan Integrasi dan Akreditasi

Sebagai rumah sakit rujukan nasional, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menghadapi tantangan yang berbeda. Pertama tentu saja jumlah pasien yang membeludak setiap harinya dan datang dari berbagai kota.

Pasien rawat jalan yang datang ke RSCM mencapai lebih dari 3.000 orang, meningkat hampir 50 persen setelah Jaminan Kesehatan Nasional diberlakukan pada tahun 2014. Sementara itu jumlah pasien rawat inap yang sebelumnya sekitar 50 – 80 pasien per hari melonjak hingga 120 pasien setiap harinya.

Selain itu, RSCM pun harus pandai-pandai mengelola unit pelayanan yang tersebar di beberapa tempat. RSCM juga harus mengelola 1100 tempat dan pegawai yang mencapai 6000 orang (dengan 2000 di antaranya adalah dokter).

“Dengan cakupan layanan, banyaknya pegawai dan pasien itu, tentu kami tidak dapat mengelola dengan baik tanpa dukungan teknologi informasi,” cetus Agus Mutamakin (Chief Information Officer, RSCM).

Agus Mutamakin (Chief Information Officer, RSCM).

Sistem informasi sebenarnya sudah diimplementasikan RSCM sejak sebelum 2012, tapi sifatnya masih silo atau departmental. Walhasil, integrasi data pasien sulit dilakukan karena data tersebut tersimpan di tempat yang terpisah-pisah.

Sekitar pertengahan tahun 2012, menurut Agus, RSCM mulai menyusun roadmap untuk mengintegrasikan seluruh informasi dan sistem yang ada. “Dorongannya ketika itu adalah kami ingin memberi layanan yang integratif karena pasien biasanya datang tidak hanya ke satu klinik,” papar Agus.

RSCM membangun sistem informasinya dari bawah ke atas, diawali dengan membangun core system yang pengembangannya dilakukan secara in-house. Sistem ini mencakup patient administration dan layanan, seperti rawat jalan, rawat inap, serta UGD.

“Setelah aspek dasar terbangun baru kita masuk ke aspek clinical, seperti lab, radiologi, farmasi, operating room, dan bank darah. Sistem ini sebenarnya sudah ada sebelumnya, tapi baru kami integrasikan,” cerita Agus.

Bukan hanya memberi layanan terintegrasi, sistem berbasis TI dibutuhkan RSCM dalam rangka memenuhi standar akreditasi. Di antaranya adalah menyelenggarakan sistem Electronic Medical Record (EMR) yang nantinya akan mengarah pada Electronic Health Record (EHR) sehingga setiap orang akan memiliki satu rekam medis saja sepanjang hidupnya dan dapat memperoleh pelayanan kesehatan di mana saja.

Sistem berbasis teknologi yang juga diterapkan di RSCM adalah Computerized Physician Order Entry (CPOE) system. Dengan mengganti pencatatan order berbasis kertas, diharapkan tingkat kesalahan order, misalnya ke laboartorium atau radiologi, dapat dikurangi.

Sedangkan untuk mengakomodasi kebutuhan RSCM sebagai rumah sakit rujukan nasional, Agus dan tim saat ini sedang menyiapkan sistem komunikasi jarak jauh telemedicine. Melalui solusi ini, para dokter dari luar daerah bisa berkonsultasi bahkan bertatap muka dengan para koleganya di RSCM. “Tapi ini masih tahap awal,” jelas Agus.

Mengenai rencana ke depannya, Agus Mutamakin memaparkan bahwa RSCM masih akan memfokuskan pada peningkatan CDSS, mengembangkan sistem telemedicine jadi telemonitoring, dan healthcare analytics. “Karena data sudah banyak dan bisa diakses dari mana saja, security juga menjadi concern. Selain itu, sebagian data juga sudah ditempatkan di cloud agar bisa diakses dari mana saja,” ujarnya lagi.  

Strategi Menuju Rumah Sakit Modern

Berdasarkan dua cerita di RSUD Koja dan RSCM tersebut, kita bisa melihat bagaimana transformasi digital akan meningkatkan layanan serta efisiensi di industri rumah sakit. Meski begitu, tantangannya memang tidak mudah. Salah satu kendalanya adalah pendanaan.

“Masalah pembiayaan ini tidak cuma untuk rumah sakit yang sudah berdiri, namun juga rumah sakit yang baru akan dibangun,” ungkap Jean Baptiste Hazard (VP EcoBuilding East Asia and Japan, Schneider Electric) dalam perbincangan eksklusif dengan InfoKomputer.

Jean Baptiste Hazard (VP EcoBuilding East Asia and Japan, Schneider Electric).

Terkait masalah ini, Jean menawarkan solusi terkait Schneider Electric. “Rumah sakit bisa melakukan efisiensi di konsumsi energi sehingga mempercepat RoI (Return on Investment),” ungkap pria asal Perancis ini. Konsumsi energi adalah salah satu pos terbesar dari biaya operasional rumah sakit, namun seringkali luput dari perhatian.

Padahal dengan perangkat dan pengelolaan yang tepat, efisiensi energi bisa dilakukan. Contohnya lampu yang otomatis dimatikan saat tidak digunakan atau sistem pendingin ruangan yang bisa mendeteksi suhu optimal di tiap ruangan.

Dengan mengombinasikan sistem lighting, HVAC, sampai server room, rumah sakit bisa melakukan efisiensi energi sampai 30%. Hasil efisiensi inilah yang kemudian bisa dimanfaatkan untuk melakukan transformasi digital di sektor lain.

Jean sendiri menjanjikan, pendekatan di atas bisa dimanfaatkan rumah sakit baru maupun lama. Hal ini tidak terlepas dari tiga layer solusi yang Schneider tawarkan, mulai dari hardware, software, sampai analytics. Ketiga layer ini bisa diimplementasikan secara parsial atau keseluruhan, tergantung kebutuhan tiap rumah sakit.

Munculnya teknologi IoT (Internet of Things) juga membuka dimensi baru pemanfaatan teknologi di rumah sakit. Salah satunya adalah memanfaatkan IoT untuk meminimalkan risiko infeksi antarpasien. Contohnya dengan menempatkan menempatkan sensor untuk mendeteksi tingkat kebersihan sistem sirkulasi udara rumah sakit. Atau memasang RFID di tiap dokter dan perawat untuk memastikan mereka telah mencuci tangan ketika memeriksa pasien.

“Schneider Electriv memiliki banyak solusi yang bisa diimplementasikan untuk membuat pelayanan ke pasien lebih baik lagi,” tambah Jean.

Review Smartphone