08 | May | 2017 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: May 8, 2017

Ungkap Potensi Big Data, Cybertrend Gelar Big Data Analytics 2017

PTCybertrendIntrabuana (Cybertrend) menggelar seminar Big Data Analytics 2017 di JS Luwansa Hotel and Convention Center.

PT. Cybertrend Intrabuana (Cybertrend) menggelar seminar Big Data Analytics 2017 di JS Luwansa Hotel and Convention Center dengan tema “Making Big Data and Analytics Work for You”.

Solusi big data menjadi salah satu solusi terpenting untuk perkembangan bisnis. Menurut lembaga riset Gartner, penggunaan data analytics pun akan meningkat 75 persen pada tahun 2020.

Bambang Susilo (CMO PT Cybertrend Intrabuana) mengatakan Big Data Analytics 2017 merupakan ajang diskusi antar para professional bisnis, TI, serta akademisi untuk saling bertukar pengetahuan dan praktek terbaik seputar big data.

“Pembahasan mengenai analisa big data, bagaimana menginisasi proyek big data, memberdayakan pemasaran melalui big data, hingga prediksi penggunaan big data akan dibahas tuntas oleh para ahli di bidang masing-masing,” katanya dalam siaran persnya, Senin.

Bambang mengatakan potensi big data yang besar harus dimaksimalkan dengan pengetahuan yang komprehensif.

“Kami berharap acara ini dapat menghubungkan banyak koneksi para professional bisnis, TI, pemerintah hingga akademisi sehingga sama-sama memajukan Indonesia melalui big data,” ujarnya.

Ajang Big Data Analytics 2017 itu menghadirkan sederet ahli dan praktisi bagaimana big data menghadirkan revolusi dalam industry mereka masing-masing, industry asuransi, multi-finance, banking, mining dan pakar big data dari teknologi partner dari PT Cybertrend Intrabuana.

Ajang ini pula dihadiri oleh lebih dari 250 profesional senior dari C-level hingga IT Head.

“Kami pun akan mengadakan acara ini secara rutin setiap tahunnya sehingga menciptakan dan mendukung ekosistem teknologi sehingga Indonesia dapat setara dengan negara- negara maju lainnya,” tutup Bambang Susilo.

Pertolongan Pertama terhadap Kebocoran Data Perusahaan

Ilustrasi kebocoran data

Hasil riset Accenture tahun 2016 mengungkapkan bahwa sebagian besar tim keamanan siber profesional yakin dapat melindungi perusahaan dari serangan siber.

Faktanya, 51 persen perusahaan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mendeteksi pelanggaran keamanan dan sepertiga dari semua pelanggaran tidak ditemukan sama sekali oleh tim keamanan terutama yang disebabkan oleh kejahatan dari dalam perusahaan.

Karena itu, perusahaan memerlukan model operasi yang kuat dan strategi manajemen risiko untuk mengatasi segala ancaman utama.

Perusahaan pun harus membangun sistem pertahanan dan keamanan data. Selain itu, perusahaan membangun program keamanan yang solid dan mencerminkan nilai-nilai organisasi, mengintegrasikan kebijakan dan prosedur keamanan perusahaan secara luas dan mengurangi risiko.

“Data hilang sebagian besar disebabkan oleh kerugian fisik oleh orang-orang dalam organisasi dan bukan peretas langsung,” kata Prosperita – ESET dalam siaran persnya, Senin.

Jika antivirus telah digunakan untuk menghadapi ancaman serangan dari luar, maka perusahaan perlu memiliki perangkat keamanan untuk melindungi diri dari serangan internal.

Safetica Data Leak Prevention (DLP) adalah teknologi yang berasal dari Republik Ceko, bertujuan untuk menghentikan kebocoran informasi sensitif yang sering terjadi di perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.

Dengan fokus pada konteks informasi saat disimpan (Context Based DLP), solusi itu dapat bereaksi sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan mencegah berbagai kebocoran informasi yang mungkin terjadi.

“DLP melindungi perusahaan dari konsekuensi kegiatan yang tidak diinginkan dari internal dan pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas usaha,” ucapnya.

Johar Alam Bercerita Soal Perjalanan 30 Tahun Internet Indonesia yang Luar Biasa

Johar Alam (Chairman, IDC Indonesia). [Foto: Abdul Aziz/InfoKomputer]
Masyarakat kerap mengeluhkan akses internet di Indonesia yang lambat dan mahal. Namun, Johar Alam siap melayani keluhan itu dengan aneka data dan fakta yang menunjukkan bahwa sebenarnya, perkembangan internet di Indonesia tergolong luar biasa.

Menurut Johar, Indonesia adalah satu dari sedikit negara di Asia Pasifik yang sudah punya local internet exchange, yaitu IIX (Indonesia Internet eXchange), yang dikelola APJII (Asosiasi Pengelola Jasa Internet Indonesia) sejak tahun 1996.

“Pertimbangan membuat local exchange itu harga. Di industri internet tahun 1994 – 1997, satu ISP berlangganan bandwidth 1 MB ke AS itu harganya US$88 ribu/bulan. Kalau Radnet mau kirim e-mail ke Indonet, harus lewat jalur luar negeri, baru kembali ke Indonesia. Jaraknya jauh, jadi lambat,” Johar berkisah.

“Kalau kita punya local exchange, Radnet ke Indonet nggak usah lewat luar negeri. Artinya, bisa hemat US$88 ribu. Kalau semua ISP di Indonesia tersambung ke exchange ini dengan traffic 3 MB saja, jadinya hemat US$270 ribuan per bulan,” lanjutnya.

Hingga sekarang, Singapura dan Australia belum punya, sedangkan Malaysia dan Filipina baru punya local exchange dalam 2 – 3 tahun terakhir. Itu pun dibantu oleh tim ahli dari Indonesia. “Jadi, kita bisa punya IIX itu achievement tersendiri yang negara lain pun belum bisa lakukan,” tukasnya.

Johar pun menceritakan proses lahirnya IIX. Di tengah rapat APJII, Johar dan dua rekannya, Marcellus Adiwinata dan Sentot, rehat ke toilet. Di ruang itu, mereka mengobrolkan konsep IIX yang ternyata sangat simpel. “Jadi, IIX itu lahirnya di WC pria kantor CBN, sambil merokok,” ucapnya sambil tergelak.

Pada perkembangannya, Johar dan rekan-rekan mendirikan OpenIXP, local exchange yang ditujukan agar pemilik jaringan non-ISP bisa ikut terhubung. OpenIXP diluncurkan tahun 2005 dan saat ini ada 722 jaringan yang tersambung di dalamnya, termasuk 90 ISP yang bergabung di IIX. Menurut data, OpenIXP adalah local exchange terbesar ketiga di dunia.

Hebatnya lagi, karena IIX dan OpenIXP dibangun dengan tujuan mulia untuk memperluas akses internet yang terjangkau, semua ISP dan pemilik jaringan yang terhubung tidak ditarik biaya sama sekali.

“Sekarang total traffic internet di Indonesia mencapai 1,277 TB per bulan. Kalau setiap 1 MB dihargai US$100, artinya negara ini kami ‘gratiskan’ akses internet senilai US$127 juta per bulan,” kata Johar.

Johar juga menyebutkan bahwa sejak tahun 1998, Indonesia termasuk satu dari lima negara di Asia Pasifik yang dianggap APNIC mampu mengatur IP address sendiri. Artinya, posisi Indonesia sejajar dengan Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan.

Tak lupa, Johar menyoroti pertumbuhan pengguna internet dan traffic yang terus melesat. “Pada tahun 2000, jumlah pengguna internet kita 500 ribu dengan traffic lokal 3 MB. Sedangkan pada 2016, pengguna internet 100 juta dan traffic lokal bisa mencapai 277 GB,” paparnya.

Pada akhirnya, Johar ingin menggarisbawahi bahwa perjalanan internet Indonesia, sejak diperkenalkan oleh Jos Luhukay dan Bagio Budiardjo pada tahun 1983 di Universitas Indonesia sampai era 4G saat ini, sangatlah patut diapresiasi.

“Sayang, orang Indonesia kurang bisa sedikit saja bangga atas apa yang sudah bangsa ini lakukan. Kita sudah take it for granted kalau akses internet lokal lebih cepat daripada ke luar negeri. Padahal, di balik itu, prosesnya panjang sekali,” pungkasnya.

Artikel ini merupakan bagian dari Cover Story spesial wawancara 30 tokoh TI nasional dalam rangka ulang tahun ke-30 InfoKomputer. Temukan artikel lengkapnya di sini dan di sini.

Tingkatkan Turis Tiongkok, Baidu Luncurkan Aplikasi Peta di Indonesia

Baidu Luncurkan Baidu Maps di Indonesia

Pada 2016, jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia sebesar 1.141.330 orang, meningkat 27,3 persen dari tahun sebelumnya. Hal itu mendorong Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menggandeng Baidu, perusahaan berbasis teknologi dan media terkemuka dari Tiongkok.

Tahun 2017 ini, Kementerian Pariwisata akan memanfaatkan dua platform tambahan yaitu Baidu Map dan OTP Qunar untuk melengkapi produk Baidu lainnya seperti Baidu Search Engine, Display Ads dan Baidu Travel.

Solusi itu sangat efektif untuk mengedukasi masyarakat Tiongkok tentang pesona pariwisata Indonesia, khususnya destinasi wisata unggulan, seperti Bali, Lombok, Banyuwangi, Jogja-Solo-Semarang, Manado dan Labuan Bajo.

Arief Yahya (Menteri Pariwisata Republik Indonesia) mengatakan jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia berhasil meningkat bahkan Bali mengalami peningkatan wisatawan sebesar 43,4 persen.

“Akses informasi pariwisata Indonesia yang terpublikasi di berbagai perjalanan wisata maupun di Baidu Travel mampu menarik minat lebih dari 320.000 pembaca dengan impresi di atas 1 juta,” katanya dalam siaran persnya, Senin.

Pencarian kata kunci “Bali Island” meningkat sebesar 45 persen dan pencarian kata kunci “Indo Travel” juga meningkat sebesar 11 persen. Dengan pemanfaatan Baidu Maps dan Qunar.

“Kami optimistis wisatawan Tiongkok akan semakin teredukasi tentang Indonesia dan semakin mudah menjangkau Indonesia,” ujar Arief Yahya.

Baidu Maps adalah peta digital yang menawarkan tampilan citra satelit, peta jalan dan peta dalam ruang yang canggih.

Aplikasi itu juga menyediakan rekomendasi akan beragam jenis transportasi terbaik yang dapat dipertimbangkan wisatawan dalam mencapai destinasi tujuan. Baidu Maps tersedia di smartphone dengan sistem operasi
Android maupun iOS.

Dengan pengguna aktif lebih dari 300 juta orang setiap bulannya, memiliki cakupan point of interest global sebanyak 140 juta dan mengelola permintaan lokasi sebanyak 72 miliar per harinya, Baidu Maps menjadi andalan lebih dari 25 persen wisatawan Tiongkok yang tengah melakukan lawatan ke luar negeri.

SpotX Tawarkan Program Video Programatik yang Transparan di Indonesia

Ilustrasi SpotX

Selama lebih dari 10 tahun, SpotX telah menawarkan teknologi yang memberikan kontrol penuh kepada para pemilik media untuk memonetisasikan konten mereka melalui iklan video di seluruh dunia.

Kini SpotX telah siap melayani permintaan pasar di Indonesia dan menawarkan solusi one-stop solution. SpotX hadir juga menyediakan berbagai alat yang dibutuhkan oleh para pemilik media untuk memaksimalkan pendapatan video mereka lewat desktop, mobile, dan connected TV.

Hebatnya, SpotX memberikan mereka kontrol penuh, transparansi, dan insight untuk mengatasi kecurangan dalam beriklan serta permasalahan mengenai kualitas di pasar.

Alex Merwin (Vice President International and Current Interim MD, SpotX JAPAC) mengatakan pertumbuhan industri iklan video di Indonesia mengalami kendala terkait isu quality control dan kurangnya transparansi

“Layanan iklan modern dan infrastruktur programatik dapat mengatasi isu yang dialami oleh para pemilik media. Kami mengharapkan adanya peningkatan signifikan dalam anggaran belanja iklan TV di Indonesia untuk bertransisi ke online video setelah faktor-faktor ini diatasi,” ucapnya dalam siaran persnya, Senin.

Selain itu para pemilik media di Indonesia dan penerbit online masih ragu untuk memasuki pasar programatik pada tahun lalu karena kurangnya transparansi dalam hal kualitas inventori. Meskipun, Indonesia merupakan “rumah” dari pasar mobile terbesar ke-4 di dunia dan telah lama dianggap sebagai negara mobile-first.

“Sebagian besar pemilik media tidak mendapat akses untuk memonitor iklan dan sebagian platform tidak dapat mengukur keterlihatannya,” ujarnya.

Para pemilik media di Indonesia memiliki kecepatan konektivitas paling rendah dibandingkan dengan negara Asia lainnya. Untungnya, pemerintah akan menanamkan investasi sebesar $1.5 miliar pada koneksi internet cepat dan mendorong para pemain telko untuk masuk ke era jaringan LTE.

Hasilnya, kecepatan dari video streaming akan meningkat, diikuti dengan pengeluaran dalam belanja iklan.

Berkat Aplikasi Digital, Pengajuan Asuransi Cigna Lebih Cepat dan Mudah

Cigna Indonesia

Cigna Indonesia meluncurkan aplikasi digital atau atau e-apps untuk memberikan perlindungan kepada nasabah dan meningkatkan efisiensi serta profesionalitas para agen.

Aplikasi itu akan membantu para agen mengenali dan menganalisa kebutuhan finansial nasabah sehingga dapat memberikan rekomendasi produk asuransi yang sesuai dengan tujuan keuangan nasabah.

Dengan aplikasi itu, nasabah dapat mengetahui ilustrasi produk yang akan mereka beli, termasuk jumlah premi dan benefitnya. Nasabah pun dapat melakukan proses pengajuan asuransi lewat aplikasi yang terintegrasi dengan sistem Cigna Indonesia.

“Lewat aplikasi elektronik ini, proses pengajuan asuransi unit linked hanya membutuhkan waktu dua hari. Nasabah akan memperoleh konfirmasi mengenai status pengajuan asuransinya melalui pesan singkat (SMS) maupun surat elektronik (email),” kata Herlin Sutanto (Direktur Cigna Indonesia) dalam siaran persnya, Senin.

Aplikasi elektronik itu juga memudahkan agen dalam mengelola data para nasabah maupun nasabah potensial sehingga agen dapat menjaga komunikasi dengan para nasabah untuk mengetahui dan melayani kebutuhan mereka.

Herlin mengatakan Cigna Indonesia telah melayani Indonesia selama 27 tahun. Salah satu kekuatan Cigna Indonesia terus berevolusi dan berinovasi seiring dengan perkembangan industri dan kebutuhan masyarakat.

“Aplikasi elektronik ini merupakan terobosan yang akan mendukung bisnis keagenan Cigna Indonesia,” pungkasnya.

Lenovo Vibe K5 Plus: Multimedia dan VR

Lenovo menawarkan solusi terjangkau bagi yang ingin merasakan sensasi tampilan virtual reality. Mirip dengan Lenovo Vibe K4 Note, Lenovo Vibe K5 Plus juga memiliki fitur Theater Max. Fitur ini akan mengubah konten biasa menjadi konten VR. Ini membuat pengguna bisa seolah menyaksikan sinema layar lebar atau mode VR (virtual reality) dengan bantuan headset VR dari Lenovo, yaitu AntVR.

Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna mesti masuk ke menu utama dengan menekan tombol power selama beberapa detik. Nanti pada menu tersebut, pengguna cukup memilih VR split screen mode. Selanjutnya, tampilan akan berubah menjadi dua bagian dan pengguna tinggal memasang headset VR untuk menyaksikan konten dengan cara yang berbeda.

Adapun maksud penggunaan kata “Plus” pada seri ini adalah untuk menyoroti hadirnya layar dengan resolusi full HD serta penggunaan prosesor dengan spesifikasi lebih tinggi dibanding seri K5. Layarnya sendiri memiliki ukuran 5 inci, berbeda dengan Vibe K4 Note yang memiliki layar lebih besar yaitu 5,5 inci. Sayangnya, karena layar yang lebih kecil ini, kenikmatan menyaksikan konten VR akan berkurang. Tampilan ala sinema layar lebar juga terasa menjadi tidak semantap layar yang berukuran lebih besar.

Smartphone ini sudah dilengkapi dengan gyroscope yang secara teori membuatnya mampu menjalankan konten berbasis VR atau video 360. Sayangnya saat InfoKomputer coba menjalankan konten bersangkutan menggunakan headset VR, tampilannya masih terlihat berbayang yang membuat mata pengguna cepat lelah dan mengakibatkan pusing.

Seri Vibe K5 Plus ternyata memiliki spesifikasi yang lebih rendah dibandingkan Vibe K4 Note. Hanya saja, Vibe K5 Plus menyematkan RAM sebesar tiga gigabyte. Ini membuatnya bisa menjalankan berbagai aplikasi secara multitasking dengan lancar.

Dengan spesifikasi yang dimilikinya, kinerja produk ini terbilang tidak terlalu istimewa. Namun, produk ini masih mampu menjalankan berbagai aplikasi secara lancar. Ini sesuai dengan SoC yang digunakannya. Sayangnya, saat mengaktifkan mode VR, baterai tampak lebih cepat panas dan juga membuat Lenovo Vibe K5 Plus membutuhkan daya yang lebih besar. Kapasitas baterai 2.750 mAh-nya memang tampak kurang besar. Hal ini khususnya berlaku jika pengguna sering menggunakan smartphone ini untuk menjalankan aneka aktivitas multimedia. Saat kami uji menggunakan PCMark, baterainya sanggup bertahan sampai 5 jam 50 menit.

Fitur Multimedia
Mengedepankan fitur multimedia, Vibe K5 Plus dilengkapi speaker stereo serta tata suara Dolby Atmos. Tujuannya, membantu meningkatkan kualitas suaranya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Spilt Screen
Untuk mengaktifkan mode VR, pengguna bisa masuk ke menu utama dengan menekan tombol power selama beberapa detik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil Uji

PengujianLenovo Vibe K5 Plus
Antutu Benchmark 6.2.030018
PCMark – Work Performance3198
3Dmark - Ice Storm 8989
3Dmark - Ice Storm Extreme5596
3Dmark - Ice Storm Unlimited7550
GeekBench 3 - Single Core 541
GeekBench 3 - Multi Core2291

PLUS: Desain ergonomis, layar full HD, fitur Theater Max, audio dengan dual speaker, ada Dolby Atmos, kapasitas RAM lega.

MINUS: Fitur gyroscope bekerja kurang maksimal, kamera kurang mumpuni pada kondisi indoor atau bercahaya minim, daya tahan baterai kurang lama.

Spesifikasi Lenovo Vibe K5 Plus
Chip prosesor Qualcomm MSM8939 Snapdragon 616 (quad core Cortex-A53 1,5 GHz & quad core Cortex-A53 1,2 GHz)
RAM 3 GB
Chip grafis Adreno 405
Selot SIM Dual SIM (micro)
Kapasitas memori internal 16 GB
Dukungan koneksi Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, Bluetooth 4.1, A2DP, LE, GPS, A-GPS, jack audio 3,5 mm, micro-USB, USB-OTG
Kamera Belakang: 16 MP, video 1080p. Depan: 5 MP, video 720p
Layar 5ʺ full HD 1.920 x 1.080 pixel @ 441 ppi
Kapasitas baterai Non-removable Lithium ion 2.750 mAh
Dimensi/bobot 14,2 x 7,1 x 0,8 cm/142 gr
Jaringan seluler GSM/HSPA/LTE
Sistem operasi Android 5.1.1 Lollipop (VibeUI)
Situs web www.lenovo.com
Garansi 1 tahun
HargaRp2.499.000

Review Smartphone