Berita Kalah Populer, MP3 Ditinggalkan oleh Pembuatnya

Kalah Populer, MP3 Ditinggalkan oleh Pembuatnya

Seiring menjamurnya layanan streaming musik dan perkembangan teknologi, pilihan format untuk dokumen musik digital makin beragam. Dulu dan sampai sekarang, file MP3 memang sangat populer.

Tetapi, popularitas itu kian meredup karena banyak penikmat musik yang lebih menyukai format encoding audio lainnya, seperti AAC dan OGG, yang menawarkan kualitas suara lebih bagus dengan ukuran file yang tidak begitu besar.

Karena kalah populer dengan format audio lainnya, MP3 pun sekarang sudah ditinggalkan oleh pembuatnya.

Seperti dilansir CNBC, Fraunhofer Institute for Integrated Circuits, lembaga penelitian asal Jerman yang mendanai pengembangan teknologi MP3, telah menarik program lisensi untuk penggunaan beberapa hak paten terkait MP3.

Sebelumnya, program ini sudah berlangsung selama hampir dua puluh tahun, sejak MP3 pertama kali ditemukan pada tahun 1987.

Tim penemu teknologi MP3 dari Fraunhofer Institute, Jerman.

“MP3 memang masih populer digunakan konsumen, tetapi perkembangannya kalah cepat dengan codec audio lainnya yang lebih efisien dan canggih,” kata juru bicara Fraunhofer dalam keterangan pers.

“Layanan media hiburan seperti streaming atau stasiun TV dan radio sekarang lebih banyak memakai codec ISO-MPEG modern, seperti AAC dan MPEG-H. Format itu bisa menghasilkan kualitas audio yang lebih tinggi dengan bitrate lebih rendah ketimbang MP3,” paparnya.

Format codec audio AAC sendiri juga dikembangkan oleh Fraunhofer dan sudah umum digunakan pada perangkat dan layanan musik populer, misalnya iTunes, YouTube, Nintendo, dan Nokia.

Tertarik mengetahui sejarah MP3? Anda bisa membacanya di situs ini: https://www.mp3-history.com atau menonton video singkat ini:

Comments

comments