Berita Sinar Mas Land Mulai Pembangunan “Silicon Valley” Indonesia

Sinar Mas Land Mulai Pembangunan “Silicon Valley” Indonesia

Setelah beberapa waktu lalu sempat menggandeng beberapa perusahaan teknologi, startup, komunitas digital, hingga institusi pendidikan, Sinar Mas Land akhirnya menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking kawasan Digital Hub di BSD City.

Acara groundbreaking yang diselenggarakan Kamis (18/5) ini sekaligus menandakan secara simbolis dimulainya pembangunan kawasan Digital Hub seluas 25,86 Ha yang berlokasi tepat di bagian selatan Green Office Park, BSD City.

Digital Hub sendiri merupakan inovasi Sinar Mas Land untuk mewujudkan transformasi BSD City sebagai integrated smart digital city di Tanah Air. Kawasan yang didedikasikan sebagai ‘Silicon Valley’ Indonesia ini sekaligus sebagai jawaban akan kebutuhan masyarakat di era teknologi digital akan kawasan yang memiliki infrastruktur jaringan telekomunikasi yang andal, fasilitas lengkap, pun berlokasi strategis dan multi akses.

Michael Widjaja (Group CEO Sinar Mas Land) menyebutkan, Digital Hub ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri berbasis TI dan teknologi digital di tanah air. Apalagi saat ini, pemerintah juga tengah fokus mendorong pertumbuhan industri tersebut. Tak heran jika pada acara groundbreaking kemarin juga dihadiri pejabat penting pemerintah Indonesia.

Salah satu nilai tambah ‘rumah startup’ yang berada di selatan Jakarta ini adalah lokasi dan akses yang berdekatan dengan bandara internasional Soekarno-Hatta. Kemudahan akses wilayah BSD City ditunjang pula oleh dua jalur tol utama, yakni Tol Kebon Jeruk dan Tol Pondok Indah (Tol Jorr W2).

Keunggulan lainnya, kawasan Digital Hub ini dirancang khusus oleh NBBJ, konsultan arsitektur terkemuka dari Amerika Serikat. Alasan penunjukkan NBBJ sendiri ialah karena pengalamannya yang kerap mendesain sejumlah kantor perusahaan berbasis teknologi di dunia seperti Microsoft, Amazon dan kantor pusat Samsung di Silicon Valley, San Jose California Amerika Serikat.

Dengan konsultan arsitektur yang berpengalaman dan mumpuni, maka kawasan Digital Hub akan menjadi tempat yang nyaman bagi para pekerjanya dan dipastikan suasananya akan kental dengan nuansa teknologi. Tidak seperti nuansa lingkungan di tempat bekerja biasa.

Lebih dalam Michael Widjaja menerangkan bahwa kawasan Digital Hub akan menjadi tempat yang ideal bagi research center, institusi pendidikan di bidang engineering/technology/IT/science dan juga industri creative, serta beragam kegiatan yang berbasis TI dan Teknologi Digital seperti animasi, 3D. Apple bahkan sudah mengonfirmasi akan menempatkan pusat riset ketiganya di Digital Hub, BSD City.

Adapun pembangunan tahap pertama Digital Hub ini dijadwalkan selesai pada 2019. Sementara untuk keseluruhan pembangunan kawasan Digital Hub akan menelan biaya hingga Rp 7 trilun.

Comments

comments