Fitur Insan Medika, Startup yang Tawarkan Jasa Perawat Rumahan dan Pendampingan Manula

Insan Medika, Startup yang Tawarkan Jasa Perawat Rumahan dan Pendampingan Manula

Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, penduduk manusia berusia lanjut (manula) di Indonesia pada tahun 2014 diperkirakan berjumlah 20,24 juta jiwa dan pada tahun 2025 diperkirakan akan melonjak menjadi 36 juta jiwa.

Fakta ini lantas menjadikan Indonesia masuk ke dalam lima besar negara dengan jumlah manula terbanyak di dunia. Untuk kawasan regional, Asia menempati urutan pertama dengan jumlah manula terbesar, yaitu 508 juta atau sebanyak 56% dari populasi total manula di dunia.

Di sisi lain, setiap individu yang memasuki masa manula membutuhkan dukungan tidak hanya dari keluarga, tetapi juga dari lingkungan sekitar untuk dapat hidup produktif dan bahagia. Latar belakang inilah yang mendorong Try Wibowo memutuskan untuk membangun Insan Medika di tahun 2013 lalu.

“Kami ingin menyediakan perawat profesional yang dapat melayani dengan tulus dan memotivasi lansia agar dapat hidup mandiri,” tutur Try Wibowo (Founder dan CEO, Insan Medika).

Namun tidak hanya layanan merawat manula saja yang ditawarkan Insan Medika. Perusahaan yang memiliki kantor pemasaran di Jakarta Barat ini juga menyediakan beberapa fasilitas, di antaranya pendampingan orang sakit atau dalam masa pemulihan (caregiver), pendampingan anak-anak berkebutuhan khusus (fisioterapi), dan perawat ICU (perawatan pasien di rumah) yang semuanya bisa diakses melalui situs insanmedika.co.id.

Penghargaan Internasional

Usaha Try membangun layanan jasa perawat tidak sia-sia. Beberapa penghargaan baik lokal maupun internasional berhasil ia raih. Salah satunya adalah penghargaan internasional The 2016 Globals Over 50s Housing/Healthcare Awards yang berbasis di London, UK sebagai “The Most Outstanding Home Health Service in The World in 2016”.

The Globals Awards diklaim sebagai penghargaan yang paling bergengsi di bidang senior housing dan perawatan kesehatan bagi manula di seluruh dunia. Adapun penghargaan ini diberikan kepada individu dan perusahaan dunia yang berprestasi dalam membantu masyarakat berusia lebih dari lima puluh tahun.

“Kami senang sekali mewakili Indonesia mendapatkan penghargaan internasional. Untuk kami, ini semakin memacu Insan Medika untuk terus berusaha memberikan layanan profesional bagi masyarakat lanjut usia di Indonesia,” ujar Try.

Try Wibowo meraih penghargaan internasional The 2016 Globals Over 50s Housing/Healthcare Awards yang berbasis di London, UK sebagai “The Most Outstanding Home Health Service in The World in 2016”.

Sebelumnya, Try juga sempat menerima Anugerah Wirausaha Indonesia (AWI) 2016. Try mendapatkan penghargaan bersama 26 pengusaha UKM lainnya karena dianggap telah mampu, bukan hanya mengembangkan bisnisnya, melainkan juga bermanfaat bagi masyarakat luas dengan membuka lapangan pekerjaan.

Bukti konkretnya adalah Insan Medika mewadahi talenta-talenta keperawatan se-Indonesia untuk diarahkan menuju dunia kerja di bidang homecare khususnya SMK Kesehatan.

Terakhir, Try Wibowo berhasil masuk ke dalam daftar anak muda paling berbakat di bidang teknologi di Asia versi Forbes.

Hadir di Android

Selain menyediakan perawat yang berada selama 24 jam di rumah pasien, Insan Medika telah meluncurkan aplikasi on-demand homecare visit yang dapat diunduh dari Google Play Store. Layanan ini memfasilitasi pemesanan perawat untuk sekali kedatangan saja ke rumah pasien, misalnya untuk perawatan luka, penggantian NGT (Nasogastric tube), dan hal lainnya.

Smartphone telah menjadi bagian bagi masyarakat di Indonesia. Di Insan Medika, kami selalu berinovasi dalam memberikan akses layanan homecare bagi para konsumen di Indonesia dengan menyediakan perawat profesional medis dan nonmedis,” jelas Try.

Try menambahkan, melalui aplikasi Insan Medika yang dapat diunduh secara gratis, pihaknya ingin user dapat dengan mudah mendapatkan layanan homecare profesional secara on-demand di manapun mereka berada. Sebagai tambahan, melalui aplikasi Insan Medika, user juga dapat memesan layanan ambulans dan mengukur kadar gula darah.

Demi mampu berkompetisi, strategi Insan Medika ialah dengan menyediakan perawat profesional. Salah satu syaratnya adalah latar belakang pendidikan kesehatan mulai dari SMK Kesehatan hingga sarjana keperawatan (Ners). Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas dan profesionalitas tenaga kesehatan yang ditugasi merawat pasien baik medis maupun nonmedis.

Hingga artikel ini kami tulis, Insan Medika Persada mengklaim telah melayani lebih dari 2.000 keluarga dan telah menyalurkan lebih dari 1.200 perawat yang tersebar di seluruh Indonesia.

Comments

comments