06 | June | 2017 | InfoKomputer Online

Arsip Harian: Jun 6, 2017

Empat Langkah Amankan Voice Assistant Dari Aksi Peretasan

Saat ini fitur perintah suara atau voice assistant sudah dimiliki beberapa perusaahaan teknologi seperti Apple dengan Siri, Samsung dengan Bixby, Amazon dengan Echo, Google dengan Google Assistant, serta Microsoft dengan Cortana. Asisten virtual tersebut terintegrasi dengan smartphone, tablet atau komputer.

Adapun ftur yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan machine learning ini berkembang dengan pesat dan diperkirakan di masa depan fitur ini bisa melakukan tugas yang lebih kompleks.

Namun, dibalik semua kemudahan yang ditawarkan selalu ada celah keamanan yang kerap muncul di tempat yang tak terduga, termasuk juga di teknologi voice assistant. Bisa jadi kemungkinan pertama yang terlintas dalam pikiran Anda adalah bocornya data-data pribadi ataupun perusahaan.

Atau pernahkah Anda memerintahkan voice assistant untuk memasukkan nomor kartu kredit atau sandi ketika mengisi formulir di website? Hal ini akan dengan mudah dimanfaatkan oleh penjahat dunia maya untuk menghasilkan uang.

Celah keamanan

Teknologi asisten virtual memberikan kenyamanan dan nilai yang luar biasa bagi pengguna, tetapi perangkat ini memunculkan sebuah tantangan baru dalam hal keamanan dan privasi.

“Pada satu sisi, teknologi ini bisa saja disalahgunakan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk tujuan lain, seperti pada insiden yang baru-baru ini terjadi dengan botnet Mirai. Atau perangkat itu sendiri bisa dimanfaatkan untuk tujuan jahat lainnya, seperti mengumpulkan data-data pribadi dan sensitif, atau hanya sekedar untuk membuktikan adanya kerentanan,” ungkap Dony Koesmandarin (Territory Channel Manager Indonesia, Kaspersky Lab SEA).

Salah satu contoh nyata terjadi pada bulan Januari 2017 di San Diego, California. Saluran CW6 menyiarkan segmen berita yang menarik tentang kerentanan speaker Amazon Echo (yang dilengkapi dengan asisten virtual Alexa). Pembawa acara menjelaskan bahwa perangkat IoT ini tidak dapat membedakan orang melalui suaranya, yang berarti Alexa akan mengikuti perintah siapa saja yang ada disekitarnya.

Akibatnya, seorang anak kecil secara tidak sengaja berhasil memesan rumah boneka seharga USD 170 dan kue-kue kering melalui Alexa. Hal ini bisa terjadi dikarenakan teknologi voice assistant tidak memahami perbedaan suara orang tua ataupun anak kecil.

Dan di bulan yang sama, pada acara CES 2017 Las Vegas, hampir setiap perangkat cerdas yang ditampilkan – mulai dari mobil hingga lemari es, dilengkapi dengan voice assistant. Tren ini pasti akan menciptakan sebuah risiko keamanan yang baru baik dalam hal privasi, keamanan, dan bahkan keselamatan dari pengguna itu sendiri. Oleh karenanya, setiap pengembang perlu menjadikan keamanan pengguna sebagai prioritas utama.

Tip Kaspersky

Sementara bagi para pengguna, Kaspersky Lab memiliki beberapa tip mudah yang dapat membantu melindungi kehidupan Anda dari teknologi voice assistant ini:

  1. Matikan mikrofon di Amazon Echo dan Google speaker. Terdapat sebuah tombol untuk mematikan. Ini bukan cara yang efisien untuk memastikan privasi. Anda harus selalu ingat kapan saatnya untuk menyalakan atau mematikan voice assistant, tetapi setidaknya hal tersebut menjadi langkah pengamanan awal.
  2. Gunakan pengaturan akun voice assistant untuk melarang pembelian atau melindunginya dengan sandi.
  3. Gunakan perlindungan anti-virus bagi PC, tablet, dan smartphone untuk mengurangi risiko kebocoran data serta mencegah aksi dari penjahat siber.
  4. Ubah wake word, terutama di Amazon Echo, jika seseorang di rumah Anda memiliki nama yang sama dengan “Alexa”. Karena kalau tidak, bisa saja setiap pembicaraan di dekat perangkat berpotensi berubah menjadi hal yang cukup mengganggu.

“IoT menjadi suatu tren teknologi terbesar sejak smartphone, dan bisa dipastikan akan berkembang dengan pesat. Sayangnya, penjahat dunia maya melihat teknologi ini sebagai celah baru bagi mereka untuk menghasilkan uang baik dari ataupun melalui pemilik perangkat,” kata Dony.

“Maka akan lebih baik jika para pengembang teknologi ini bersama-sama dengan pakar keamanan dan perusahaan keamanan siber bekerja sama memperbaiki sisi keamanannya,” tutupnya.

Berantas Hoax, MUI Keluarkan Fatwa Haram untuk 5 Hal di Media Sosial

Ilustrasi 5 hal yang haram di media sosial

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang hukum dan pedoman bermuamalah di media sosial, mengingat banyak pihak yang menyalahgunakan media sosial untuk menyebarkan berita-berita hoax.

Ma’ruf Amin (Ketua Umum MUI) mengatakan fatwa itu berdasarkan kekhawatiran akan maraknya ujaran kebencian dan permusuhan melalui media sosial. Harapannya, fatwa MUI itu bisa mencegah penyebaran konten media sosial yang berisi berita bohong dan mengarah pada upaya adu domba di tengah masyarakat.

“Selain isinya jangan sampai berita bohong dan adu domba, dan yang sangat dirasakan sudah mengarah pada kebencian dan permusuhan. Jadi, yang dilarang oleh agama,” katanya.

Asrorun Ni’am Sholeh (Sekretaris Komisi Fatwa MUI) mengatakan media sosial bisa dimanfaatkan untuk hal positif dan negatif. Hal positif seperti kepentingan kehidupan sosial dan silaturahmi. Sisi negatifnya, media sosial dapat memicu pelanggaran hukum dan keresahan sosial.

“Fatwa ini merupakan dasar pemikiran berbagai pihak baik dari para ulama, pemerintah, dan masyarakat luas. Kami ingin memberikan landasan pemanfaatan medsos dengan baik melalui fatwa ini,” katanya ketika membacakan Fatwa Hukum Bermuamalah di Media Sosial, di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Senin.

Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informasi) mengapresiasi keputusan fatwa MUI itu sekaligus merekomendasi kepada pemerintah untuk menjaga dan meminimalisasi penyebaran konten-konten negatif di media sosial.

“Rekomendasi MUI ini bisa menjadi rujukan untuk mengelola dan memanajemen konten-konten negatif di sosmed,” ujar Rudiantara.

Di dalam fatwa tersebut, pengertian muamalah adalah proses interaksi antar individu atau kelompok yang terkait dengan hablun minannas (hubungan antar sesama manusia) meliputi pembuatan (produksi), penyebaran (distribusi), akses (konsumsi), dan penggunaan informasi dan komunikasi.

Di dalam Fatwa MUI No 24 Tahun 2017, setiap muslim yang bermuamalah melalui media sosial haram untuk :

– Melakukan ghibah, fitnah, namimah, dan penyebaran permusuhan.
– Melakukan bullying, ujaran kebencian, dan permusuhan atas dasar suku, agama, ras, atau antar golongan.
– Menyebarkan hoax serta informasi bohong meskipun dengan tujuan baik, seperti info tentang kematian orang yang masih hidup.
– Menyebarkan materi pornografi, kemaksiatan, dan segala hal yang terlarang secara syar’i.
– Menyebarkan konten yang benar tetapi tidak sesuai tempat dan/atau waktunya.

WWDC 2017: iMac Pro Dibanderol Rp66 Juta, Apa Saja Kecanggihannya?

Ilustrasi iMac Pro 1

Apple menggebrak Worldwide Developers Conference (WWDC) 2017 dengan menghadirkan produk-produk terbarunya. Tak hanya speaker HomePod dan iPad Pro terbaru, Apple juga meluncurkan komputer all-in-one terbarunya iMac Pro yang menawarkan spesifikasi paling “gahar” di kelasnya.

iMac Pro terbaru yang mengusung jargon “the most powerful Mac ever” menjadi penerus dari iMac sebelumnya yang belum mendapatkan perubahan sejak dua tahun lalu.

Apple menghadirkan empat varian iMac yaitu iMac, iMac Retina 4K, iMac Retina 5K, dan iMac Pro. Keempat iMac tersebut mengusung prosesor Intel Core generasi terbaru yaitu Kaby Lake.

Ilustrasi iMac Pro 2

iMac terbaru merupakan komputer yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para profesional. iMac mengusung monitor baru yang lebih baik dari versi sebelumnya dan mampu mereproduksi hingga 1 miliar warna seperti dikutip The Verge.

iMac versi standar memiliki RAM 64 GB dengan teknologi Fusion Drive yang 50 persen lebih kencang dari SSD. iMac mengusung Intel Iris Pro Graphics 640 dan telah memiliki port Thunderbolt 3.

Kemudian, iMac Retina 4K dan 5K merupakan versi upgrade dari iMac standar menawarkan kualitas layar retina yang lebih baik serta chip grafis AMD Radeon Pro yang jauh lebih kencang dari Intel Iris Pro dengan performa komputasi hingga 5,5 TFLOPS.

Sementara itu, iMac Pro yang merupakan versi paling tinggi mengusung prosesor Intel Xeon 18 core, chip grafis AMD Radeon Vega terbaru dan sistem pendinginan dua kipas yang lebih efektif untuk menurunkan suhu setiap komponennya sehingga memiliki performa hingga 22 TFLOPS.

iMac 3ro 2

Apple membanderol iMac standar senilai USD1099 atau sekitar Rp14,3 juta, iMac Retina 4K senilai USD1299 atau sekitar Rp17,2 juta, dan iMac Retina 5K senilai USD1799 atau sekitar Rp24 juta.

Terakhir, Apple membanderol iMac Pro senilai USD4999 atau sekitar Rp66,3 juta.

WWDC 2017: iPad Pro 10,5 Inci Lebih Ringan dan Bertenaga, Gantikan iPad Pro 9,7 Inci

Ilustrasi iPad Pro 3

Akhirnya, Apple resmi meluncurkan tablet iPad Pro 10,5 inci dan model 12,9 inci dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2017. Hal ini sesuai dengan prediksi Ming-Chi Kuo (analis KGI) yang pernah dilontarkan pada tahun lalu.

iPad Pro 12,9 inci merupakan update dari generasi pertama yang meluncur pada tahun 2015. Sedangkan, iPad Pro 10,5 inci merupakan versi update dari tablet 9,7 inci yang hadir Maret tahun lalu. Bersamaan dengan ini, Apple akan menghentikan pemasaran iPad Pro 9,7 inci di pasar.

Apple memangkas bezel iPad Pro 10,5 inci hingga 40 persen sehingga sangat ringan dan bobotnya sekitar 450 gram.

iPad terbaru itu mengusung layar 10,5 inci dengan teknologi True Tone yang menawarkan color gamut yang lebih luas, refleksi lebih rendah, mendukung video HDR, dan tingkat kecerahan 600 nit.

Untuk spesifikasi, iPad Pro 10,5 inci mengusung prosesor A10X 64-bit Fusion yang menawarkan performa 30 persen lebih cepat ketimbang A9X. Selain CPU, prosesor A10X 64-bit Fusion turut menawarkan kemampuan GPU 40 persen lebih baik daripada pendahulunya.

Ilustrasi iPad Pro 2

Apple mengklaim baterai iPad Pro 10,5 inci mampu bertahan hingga 10 jam penggunaan. iPad Pro 10,5 inci itu pun memiliki kamera utama 12 megapixel dengan OIS dan f/1.8 dan kamera depannya berukuran 7 megapixel.

iPad Pro terbaru itu menggunakan sistem operasi iOS 10 dan dapat diperbarui ke iOS 11. Sistem operasi Apple terbaru itu menawarkan sejumlah fitur baru termasuk multitasking split-screen yang lebih baik dan dukungan fungsi drag-and-drop antaraplikasi.

Selain itu, Apple juga meluncurkan sejumlah aksesoris baru untuk lini iPad Pro, termasuk kabel USB-C ke Lightning, SD card reader, dan adapter kamera USB, seperti dikutip CNBC.

Apple menyebut akan segera meluncurkan keyboard pintar berukuran penuh yang akan berbekal dukungan untuk 30 bahasa dan Leather Sleeve terbaru yang akan tersedia untuk kedua model itu dalam berbagai pilihan warna.

Ilustrasi iPad Pro 1

Harga iPad Pro 10,5 inch sendiri bergantung pada memori internalnya yaitu iPad Pro 10,5 64 GB dibanderol USD 649 (sekitar Rp8,6 juta), iPad Pro 10,5 256 GB dibanderol USD 749 (sekitar Rp9,9 juta), dan iPad Pro 10,5 512 GB dibanderol USD 949 (sekitar Rp12,6 juta).

Sementara itu, Apple membanderol iPad Pro 12,5 inci 64 GB senilai USD 799 (sekitar Rp10,6 juta), iPad Pro 12,5 256 GB senilai USD 899 (sekitar Rp11,9 juta), dan iPad Pro 12,5 512 GB senilai USD 1.099 (sekitar Rp14,6 juta).

Kedua iPad Pro terbaru itu mulai bisa dipesan pada 6 Juni 2017.

Inilah Sederet Fitur iOS 11, dari Siri, Augmented Reality, sampai Apple App Store Baru

iOS 11 untuk iPad dan iPhone.

Acara tahunan World Wide Developer Conference (WWDC) 2017 yang digelar Senin (5/6), mengungkapkan banyak sekali pengumuman produk dan sistem operasi baru dari Apple.

Selain menghadirkan speaker pintar HomePod, iMac Pro, dan iPad Pro 10,5 inci, Apple juga memamerkan versi preview dari iOS 11. Sistem operasi mobile itu rencananya akan resmi dirilis pada musim gugur tahun ini atau sekitar bulan September 2017, bersamaan dengan jadwal peluncuran iPhone generasi terbaru.

Di luar iPhone dan iPad generasi baru, iOS 11 akan kompatibel untuk model iPhone 5s sampai iPhone 7 Plus, iPad generasi ke-5, iPad Air dan iPad Air 2, iPad mini 2 sampai iPad mini 4, iPad Pro 9,7 inci, iPad Pro 10,5 inci, dan iPad Pro 12,9 inci, serta iPod Touch generasi ke-6.

Apa saja deretan fitur anyar dan pemutakhiran (update) yang diunggulkan Apple pada iOS 11? Inilah sebagian di antaranya.

Siri yang Makin Pintar

Siri pada iOS 11.

Siri diklaim sebagai asisten virtual paling populer di dunia dengan jumlah pengguna aktif lebih dari 375 juta di 36 negara. Siri pada iOS 11 akan memiliki vokal baru yang lebih alami dan mirip suara manusia serta tersedia dalam opsi suara perempuan dan laki-laki. Siri juga bisa langsung menerjemahkan bahasa Inggris ke lima bahasa lain, yaitu Tiongkok, Perancis, Jerman, Italia, dan Spanyol.

Di luar kemampuan suara, Siri bakal lebih cerdas dalam membaca perilaku pengguna pada beragam aplikasi berbeda. Misalnya, Siri mampu mengenali musik favorit pengguna yang sering diputar di Apple Music. Saat pengguna menyuruh “Play some music,” Siri akan memutar lagu-lagu sesuai selera pengguna. Atau ketika pengguna mengetik di Safari dan Messages, Siri dapat merekomendasikan alamat situs atau judul film yang baru-baru ini dicari pengguna.

Live Photos

Kamera pada iOS 11.

Pada iOS 11, pengguna akan bisa menambahkan beberapa efek pada Live Photos, seperti gerakan berulang (loop) mirip aplikasi Boomerang dari Instagram, memantul (bounce), dan mengalir (long exposure). Apple juga menambahkan fitur penstabil gambar (OIS), True Tone flash, dan HDR pada foto-foto dalam mode Portrait.

Untuk mengoptimalkan ruang memori, foto dan video dari iPhone 7 dan iPhone 7 Plus nantinya bakal disimpan dengan ukuran separuh aslinya berkat teknologi High Efficiency Image Format (HEIF) dan High Efficiency Video Recording (HEVR).

Augmented Reality

Augmented reality pada iOS 11.

Untuk pertama kalinya, Apple akan mendukung teknologi augmented reality (AR) secara native di seluruh perangkat iOS 11. Nantinya, pengguna iPhone dan iPad bisa mengarahkan kamera ke area tertentu untuk memunculkan objek digital dan berinteraksi dengannya. Apple telah meluncurkan ARKit, framework yang memungkinkan para pengembang untuk mengembangkan berbagai game dan aplikasi AR untuk iOS 11.

Wajah Baru Apple App Store

Wajah baru Apple App Store pada iOS 11.

Ini salah satu perubahan drastis yang bisa dilihat pada iOS 11. Sekarang App Store akan menampilkan desain yang mirip Apple News, meliputi tiga menu utama: Today yang berisi artikel, tips, dan dan rekomendasi aplikasi baru, Games yang berisi–tentu saja–aplikasi game pilihan, dan Apps yang berisi aplikasi non-game pilihan.

Sayangnya, desain ini kemungkinan besar lebih menguntungkan bagi aplikasi-aplikasi populer dan disorot oleh Apple, sedangkan aplikasi-aplikasi yang baru terbit makin sulit ditemukan.

Personalisasi Control Center

Control Center pada iOS 11.

Panel Control Center tampil dengan desain baru yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan setiap pengguna. Contohnya menambahkan ikon pengaturan Apple Music, koneksi nirkabel, menyalakan senter, stopwatch, kalkulator, dan bahkan lampu rumah dengan fitur Apple Home.

Apple Maps
Mode Do Not Disturb While Driving pada iOS 11.

Apple Maps menambahkan fitur-fitur yang sebetulnya sudah ada di Google Maps sejak lama, misalnya peta dalam ruangan (indoor map), navigasi berkendara yang lebih baik, dan pemberitahuan batas kecepatan. Namun, satu fitur menarik adalah mode Do Not Disturb While Driving yang otomatis memblokir semua notifikasi ketika iPhone dipasangkan pada dock di dashboard mobil.

Fitur Khusus untuk iPad

Fitur iOS 11 khusus iPad.

iOS 11 membawa sejumlah pembaruan fitur yang khusus dirancang untuk iPad. Contohnya, desain Dock (deretan aplikasi dan dokumen yang paling sering digunakan) dan app switcher terbaru untuk memudahkan multitasking, aplikasi Files terbaru untuk mengakses dan mengelola dokumen lokal dan cloud, serta fitur Drag and Drop untuk memindahkan objek di semua aplikasi.

iOS 11 juga memperkaya kemampuan Apple Pencil pada iPad Pro dengan dukungan inline drawing dan Instant Notes.

WWDC 2017: Apple Luncurkan Speaker Pintar HomePod, Tantang Amazon Echo

Ilustrasi HomePod 1

Apple resmi meluncurkan speaker pintar HomePod dalam ajang WWDC 2017 yang akan menjadi pesaing Amazon Echo dan Google Home. Hal itu menepis rumor yang beredar sebelumnya bahwa speaker pintar Apple bernama Siri Speaker.

HomePod memiliki ketinggian kurang dari 7 inci dengan perpaduan warna abu-abu dan putih. Apple mengklaim HomePod ada terobosan di dunia “home speaker” dan memberikan hasil audio yang terbaik di kelasnya.

HomePod mengusung 7 speaker di bagian bawah dan ada woofer berukuran 4 inci sehingga bisa memberikan suara yang memanjakan telinga pengguna.

Ilustrasi HomePod 2

Tim Cook (CEO Apple) mengatakan ada banyak pabrikan speaker pintar yang bisa mengeluarkan kualitas audio bagus tetapi tidak pintar. Sebaliknya, ada speaker pintar lain yang pintar tetapi kualitas suaranya yang buruk.

“Kami ingin menggabungkan semua ini,” ujar Cook seperti dikutip Apple.

Apple membenamkan prosesor A8 pada HomePod, prosesor yang digunakan pada iPhone. Hal itu membuat Apple Speaker dapat mendeteksi ukuran sehingga bisa mengatur audio berdasarkan ruangan tempat pengguna berada secara otomatis.

“Otak yang besar bagi speaker. HomePod akan mengubah bagaimana kita menikmati musik saat kita ada di rumah,” ujar Phil Schiller (SVP of Worldwide Marketing Apple).

Ilustrasi HomePod 3

HomePod mendukung AirPlay 2 dan dapat terintegrasi dengan Apple Music. Pengguna dapat mengakses daftar lagu di layanan streaming musik Apple secara wireless. Speaker itu memiliki enam microphone di sekeliling bodinya sehingga bisa mengakses Siri.

Anda dapat menggunakan HomePod dengan Siri, asisten virtual Apple yang bisa menerima kendali suara. Apple menyebutkan asisten virtualnya terlatih untuk dapat menjawab pertanyaan terkait musik dengan lebih baik. Misal, “Hey Siri, siapa pemain drum dalam lagu ini?”.

Selain berfungsi sebagai speaker, HomePod juga dapat menjadi asisten rumah. Jadi, Anda dapat memerintah Siri untuk menanyakan pengkonversian, berita, cuaca, lalu lintas, olahraga, membuat pengingat dan lainnya.

Ilustrasi HomePod 4

Apple membanderol HomePod senilai USD349 atau sekitar Rp4,6juta, jauh lebih mahal dari Google Home atau sekitar USD109 atau Rp1,5 juta dan Amazon Echo sekitar USD179 atau Rp2,4 juta.

Namun, harga HomePod masih lebih murah dari Sonos Play 5 senilai USD499 atau sekitar Rp6,6juta. HomePod akan tersedia di Amerika Serikat, Inggris dan Australia pada Desember 2017 dan di pasar lain pada 2018.

Resmi, Imigrasi AS Akan Periksa Media Sosial Orang Asing yang Masuk ke AS

Ilustrasi Imigrasi AS

Imigrasi Amerika Serikat (AS) mulai memberlakukan regulasi baru yang mengharuskan petugas imigrasi bandara untuk mengecek akun media sosial warga atau turis asing sebelum masuk ke AS.

Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa penambahan media sosial pada kuesioner sesuai dengan Nota Presiden Trump pada tanggal 6 Maret untuk meningkatkan skrining dan pemeriksaan pelamar untuk visa.

Peraturan visa yang ketat itu merupakan cara terbaru pemerintah AS mengontrol laju imigran. Regulasi itu mengharuskan para turis yang akan masuk AS harus memberikan akun media sosialnya sampai lima tahun ke belakang.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan peraturan baru itu juga memperbolehkan petugas bandara meminta informasi lain untuk mengonfirmasi atau memeriksa identitas demi keamanan nasional yang lebih ketat.

“Keamanan nasional adalah prioritas utama kami dengan mengajukan permohonan visa. Setiap calon pelancong ke Amerika Serikat menjalani pemeriksaan keamanan yang ekstensif,” kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya, para pengaju visa yang ingin berkunjung ke AS harus menuliskan kuesioner termasuk data atau informasi media sosial, sumber pendanaan dan riwayat perjalanan dalam kurun 15 tahun terakhir.

Selain itu, Departemen Luar Negeri akan terus meminta nomor telepon dan alamat email yang digunakan selama lima tahun terakhir, alamat dan nama serta tanggal lahir untuk semua anak, pasangan dan pasangan saat ini dan mantan, dan saudara kandung, bersama dengan semua nomor paspor dan negara yang ada sebelumnya dan negara.

“Kami terus berupaya menemukan perjalanan dan imigrasi yang sah ke Amerika Serikat sambil melindungi warga A.S,” pungkasnya.

Tentunya, regulasi itu mengundang banyak protes terutama dari sektor pendidikan dan riset. Mereka beranggapan pengecekan media sosial akan menghambat pelajar luar negeri datang ke AS dan menahan kedatangan peneliti serta mahasiswa yang ingin datang ke AS.

Kembali Rugi, Bos Keuangan Uber Mengundurkan Diri

Ilustrasi Uber 

Layanan ride-sharing Uber kembali mengumumkan kerugian senilai 708 juta dollar AS atau sekitar Rp9,44 triliun pada kuartal pertama 2017.

Angka kerugian itu belum termasuk kompensasi saham untuk pegawai dan hal-hal rinci lainnya. Kerugian itu masih lebih kecil dari pada kerugian pada kuartal empat 2016 yang mencapai 991 juta dollar AS atau Rp13,2 triliun.

Pendapatan Uber sendiri tercatat 3,4 miliar dolar AS atau Rp 44,2 triliun pada kuartal pertama, naik sebesar 18 persen dari kuartal keempat.

Namun, Uber masih optimis karena saat ini Uber masih memiliki uang sebesar 7,2 miliar dollar AS atau Rp96 triliun dan memiliki dana ekuitas serta pendanaan senilai 15 miliar dollar AS atau Rp200 triliun.

Sebagai perusahaan privat, Uber sebenarnya tak wajib melaporkan kinerja keuangannya ke publik. Namun mereka secara sukarela melaporkan angka-angka tersebut ke media massa.

Rapor keuangan perusahaan yang merah itu membuat Gautam Gupta (Head of Finance Uber) mengundurkan diri dari startup transportasi berbasis San Francisco itu. Gupta akan efektif meninggalkan Uber per-Juli 2017 dan akan pindah ke start-up lainnya yang juga berdomisili di San Francisco, AS.

“Saya sangat terinspirasi dengan pengoperasian Uber yang sangat baik,” kata Gupta seperti dikutip Forbes.

Sebelumnya, Gupta bergabung ke Uber sejak 2013 lalu sebagai Head of Financial.

Uber belum memberikan komentar mengenai kepergian kepala keuangannya. Mundurnya Gupta menambah daftar panjang petinggi-petinggi yang memutuskan untuk hengkang dari perusahaan tersebut.

Saat ini Uber sedang mencari seseorang untuk posisi Chief Operating Officer (COO). COO Uber sebelumnya, Jeff Jones, mengundurkan diri pada Maret lalu setelah baru enam bulan menjabat.

Pada Selasa (30/5), Uber telah memecat seorang ahli teknologi, Anthony Levandowski. Levandowski dinyatakan gagal mematuhi perintah pengadilan untuk menyerahkan dokumen di tengah perselisihan hukum antara Uber and Waymo, unit dari Alphabet Inc’s.

15 Bocoran Fitur Terbaru iPhone 8

Bocoran desain iPhone 8 dengan layar nyaris tanpa bingkai.

Seluruh penggemar Apple di seluruh dunia sedang menunggu kedatangan smartphone flagship terbaru iPhone 8 pada tahun. iPhone 8 adalah iPhone yang paling ditunggu sejak iPhone memulai debutnya pada 2007.

Ada tiga karyawan Foxconn yang membocorkan informasi iPhone 8 kepada Reddit. Berikut 15 fitur terbaru iPhone seperti dikutip Forbes:

1. iPhone terbaru memiliki panggilan “iPhone X” (belum jelas, apakah itu sebuah kode nama).
2. Dari dua tampilan gambar yang bocor, desain iPhone terbaru mirip versi menengah.
3. Ada dua kamera ganda di bagian belakang yang berbentuk vertikal, bukan horizontal seperti smartphone flagship saat ini.

Bocoran wujud bagian belakang iPhone 8. [Foto: BGR]

4. Desain bezel iPhone 8 terlihat sangat tipis pada bagian muka.
5. iPhone 8 juga memiliki Touch ID dibalik layar kacanya.
6. Tidak ada pemindai sidik jari di bagian belakang.
7. Apple sudah mengganti Touch ID besutan AuthenTech.
8. iPhone 8 akan memiliki pemindai wajah dan pemindai mata.
9. iPhone 8 juga memiliki modul kamera depan.
10. iPhone 8 memiliki RAM 3 GB mirip dengan iPhone 7 Plus
11. Apple mengganti bahan material alumunium bodi iPhone 8 dengan kaca komposit.
12. iPhone 8 itu memiliki charging wireless.
13. iPhone 8 akan memiliki sertifikasi anti air.
14. iPhone 8 tidak memiliki port USB-C.
15. Kemungkinan besar Apple akan menunda produksi iPhone 8.

Sumber internal Foxconn juga mengatakan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus terbaru tidak akan mengalami banyak peningkatan berarti seperti bodi tetap mengusung alumunium unibodi tanpa adanya fitur wireless charging.

Kedua smartphone itu juga akan memulai debutnya bersama dengan iPhone 8/iPhone X.

Review Smartphone