Berita Ekspansi Bisnis Jadi Alasan Blibli.com Akuisisi Tiket.com

Ekspansi Bisnis Jadi Alasan Blibli.com Akuisisi Tiket.com

Mal online Blibli.com mengakuisisi salah satu Online Travel Agent (OTA) terbesar di Indonesia, Tiket.com. Penandatanganan dilakukan oleh Kusumo Martanto selaku CEO Blibli.com (kiri gambar) dan Gaery Undarsa (kanan gambar) selaku Co Founder sekaligus Chief Communications Officer Tiket.com di Jakarta.

Perusahaan e-commerce Blibli.com resmi mengakuisisi 100 persen portal pemesanan tiket online Tiket.com. Penggabungan kedua perusahaan ini menunjukkan ambisi Blibli.com di bidang jasa agen perjalanan online setelah sebelumnya meluncurkan produk kategori travel dengan nama Blibli Travel.

Saat ini Tiket.com memiliki banyak layanan travel, termasuk produk tiket, pesawat, hotel, kereta api, sewa mobil, dan tiket konser.

Tiket.com bekerjasama dengan lebih dari 35 maskapai penerbangan internasional dan domestik. Selain itu, Tiket.com juga bekerjasama dengan ribuan hotel domestik dan internasional.

Gaery Undarsa (Pendiri dan Chief Communication Officer, Tiket.com) mengatakan saat ini Blibli.com resmi membeli Tiket.com sepenuhnya atau sebesar 100 persen. Ia yakin sinergi kedua perusahaan akan memberikan dampak positif untuk pertumbuhan bisnis keduanya.

“Akuisisinya, kami sepakat menggunakan rupiah. Tapi soal jumlahnya, kami tidak bisa mengungkapnya. Kami sadar butuh investasi untuk meraih mimpi kami. Pas ketemu (Blibli.com) ada chemistry-nya, nyambung. Ke depan kita sama-sama ingin mewujudkan mimpi dan ini 100 persen Indonesia,” katanya di Jakarta, Kamis (15/6).

Blibli.com akan memberikan dukungan penuh untuk Tiket.com, baik dari sisi share inventory, program penjualan, promosi termasuk penetrasi ke media sosial, serta memperkuat tim atau sumber daya manusia. Tidak ada perubahan manajemen dengan adanya akuisisi ini, kecuali penunjukan George Hendrata sebagai CEO Tiket.com yang baru.

Blibli.com melihat bisnis travel online adalah salah satu bisnis online yang terbesar. Pembelian produk jasa travel online mencapai 35 persen dari total transaksi online per 2016.

Pengguna e-commerce sendiri diperkirakan mencapai 3,4 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Sedangkan, pengguna internet di Indonesia mencapai 132 juta orang.

Kusumo Martanto (CEO Blibli.com) mengatakan Tiket.com memiliki rekam jejak bisnis yang bagus dan menjadi salah satu pertimbangan untuk mengakuisisinya. Selain itu, kesamaan visi dan misi pun juga merupakan faktor pendukung.

“Tiket.com memiliki track record bisnis yang bagus, di mana dalam waktu relatif singkat tumbuh menjadi salah satu OTA (online travel agent) terbesar di Indonesia, sama-sama fokus pada kepuasan pelanggan dan konsisten menjalankan bisnisnya,” tuturnya.

Tampak pada gambar dari kanan ke kiri: CEO Blibli.com Kusumo Martanto (kanan), CEO Tiket.com baru George Hendrata (tengah), dan Co-founder sekaligus Chief Communications Officer Tiket.com Gaery Undarsa (kiri)

Kusumo melanjutkan sebesar 51 persen orang Indonesia memakai internet dan 34 persennya belanja online. Selain itu, 50 persen generasi milenial membelanjakan uangnya untuk traveling.

“Kami ingin menggarap pasar traveler muda yang butuh belanja online dan liburan. Tiket.com kuat di OTA dan Blibli.com kuat di belanja online,” ujarnya.

Customer base Blibli.com dan Tiket.com sangat powerful. Nggak cuma cari tiket pesawat atau hotel, kalau konsumen butuh perlengkapan traveling seperti kacamata renang, kita juga punya. Nggak ada waktu beli oleh-oleh, kita ada. User akan semakin dimanjakan,” ucap Kusumo.

Sementara itu George Hendrata (CEO Tiket.com) mengatakan Tiket.com akan fokus meningkatkan layanan untuk konsumen traveler.

“Kita fokus ke pelanggan, pasar cukup gede. Ada waktu buat analisis lebih dalam. Sinergi backend frontend. Pada waktunya, kita akan kasih tahu teman-teman,” ucapnya.

Blibli.com merupakan situs e-commerce yang didirikan pada Juli 2011 oleh PT Global Digital Niaga (GDN), yang merupakan anak perusahaan PT Global Digital Prima (GDP) milik Martin Hartono.

PT Global Digital Prima (GDP) sendiri merupakan bagian dari perusahaan rokok terbesar di Indonesia, Djarum Group. Selain itu, grup itu juga menjadi pemegang saham beberapa bisnis online seperti situs Kaskus, Beritagar.id, Dailysocial.id, dan inkubator Merah Putih Inc.

“Dengan adanya akuisisi ini tentunya akan menjadikan Blibli sebagai sebuah grup perusahaan e-commerce dengan pelayanan one-stop shop dan juga memberikan manfaat lebih bagi pelanggan,” tutup Kusumo.

Comments

comments