Arsip Harian: Jul 5, 2017

Samsung akan Kalahkan Intel Sebagai Pabrikan Prosesor Terbesar Dunia

Samsung resmi memperkenalkan chip prosesor terbarunya Exynos 8895

Samsung akan menjadi pabrikan chip prosesor terbesar di dunia menyusul tingginya permintaan chip memori sekaligus mengalahkan dominasi Intel sebagai pemimpin pasar semi konduktor.

Pabrikan semikonduktor asal Amerika Serikat (AS) memimpin pasar chip prosesor sejak meluncurkan Intel Pentium untuk PC pada 1993. Saat itu posisi Samsung masih nomor tujuh.

Menurut Nomura Sekuritas, Samsung akan meraup pendapatan senilai US$15.1 miliar (17.2 triliun won) dari penjualan chip pada kuartal kedua tahun ini. Beda tipis dengan Intel yang meraih pendapatan US$14.4 miliar.

Jika ditotal, Nomura Sekuritas memprediksi pendapatan Samsung akan mencapai US$60.5 – 63.6 miliar. Hal itu disebabkan harga DRAM dan solid state drives (SSD) yang terus meningkat.

Biasanya, DRAM digunakan untuk komputer PC dan SSD sebagai pengganti hard disk seperti dikutip SCMP.

Lee Byung-Chul (Pendiri Samsung) membuat keputusan yang tepat dengan menanamkan investasi besar-besaran pada chip walaupun keputusan itu membuat perusahaan khawatir karena bisa membuat bangkrut.

Samsung membutuhkan satu dekade lebih untuk mengalah Intel sebagai pemimpin pasar.

Bocoran Spesifikasi Xiaomi Riva, Lebih Murah daripada Redmi 4A

Ilustrasi Xiaomi Riva

Pabrikan smartphone Xiaomi terus meluncurkan banyak smartphone terbarunya pada tahun ini, mulai dari smartphone terjangkau hingga premium. Tahun ini, Xiaomi telah menghadirkan Xiaomi Mi 5c dan smartphone dual-camera Xiaomi Mi 6 yang keduanya mendapatkan sambutan positif dari pasar.

Situs pengujian Geekbench membocorkan salah produk terbarunya Xiaomi dengan kode “Riva”. Xiaomi Riva mengusung prosesor Snapdragon 425 atau 427, RAM 3 GB dan sistem operasi Android 7.1.2 Nougat.

Jika melihat chipset prosesornya, kemungkinan besar smartphone itu menyasar pasar kelas menengah ke bawah seperti dikutip GSM Arena.

Hasil GeekBench Xiaomi Riva

Dalam pengujian single-core, Riva sukses mengumpulkan 560 poin dan pengujian multi-core-nya mencapai 916 poin. Hasil skornya masih kalah jauh dibanding Redmi 4A yang mencapai skor 670 poin untuk pengujian single-core dan 1.735 poin untuk pengujian 1.735 poin multi-core.

Jika dilihat dari hasil skornya, Xiaomi Riva akan jadi smartphone yang lebih murah dibandingkan Redmi 4A. Untuk saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Xiaomi.

Chatbot Buatan Microsoft Bikin Ulah Lagi, Kali Ini Hina Alquran

Microsoft kembali menghadapi masalah kontroversial gara-gara ulah chatbot buatannya. Setelah tahun lalu chatbot Tay dikritik karena melontarkan komentar rasis, sekarang giliran chatbot Zo yang diketahui menghina Alquran, kitab suci agama Islam.

Kejadian kontroversial ini pertama kali dilaporkan oleh Alex Kantrowitz, reporter senior BuzzFeed, yang sedang mencoba bercakap-cakap dengan Zo, chatbot yang pertama kali dirilis Microsoft pada Desember 2016.

Dalam salah satu percakapan, Alex menanyakan pendapat Zo mengenai layanan kesehatan. Entah apa alasannya, Zo memberikan jawaban yang tidak berhubungan dan justru menyinggung Alquran. “Kebanyakan orang melakukannya dengan damai tetapi quaran (Quran. red) sangat kejam,” tulis Zo.

Selain itu, Zo juga menjelaskan opininya ketika ditanya soal Osama bin Laden, pemimpin Al-Qaeda yang pernah menjadi buronan nomor satu Amerika Serikat.

Awalnya, Zo enggan mengomentari masalah politik. Tetapi, ia kemudian menjawab, “Pengumpulan informasi intelijen bertahun-tahun di bawah beberapa pemerintahan berujung pada penangkapannya (Osama bin Laden. red).”

Percakapan kontroversial chatbot Zo tentang Alquran dan Osama bin Laden. [Kredit: BuzzFeed]
Saat dikonfirmasi oleh BuzzFeed tentang peristiwa ini, Microsoft mengklaim bahwa sebetulnya mereka sudah memprogram Zo untuk menghindari pembicaraan soal agama dan politik. Namun, jawaban kontroversial itu tampaknya diberikan Zo agar orang tidak mau melanjutkan percakapan dengannya dan beralih ke topik lain.

Microsoft juga menyatakan telah memperbaiki program dan sistem kecerdasan buatan di balik Zo agar tidak mengulangi interaksi seperti itu lagi.

Hingga saat ini, Zo masih bisa digunakan oleh masyarakat melalui akses di zo.ai dan aplikasi Facebook Messenger dan Kik.

Mengulangi Masalah Tay

Langkah berbeda diambil Microsoft pada tahun lalu dengan menutup layanan chatbot Tay, hanya satu hari setelah diluncurkan.

Saat itu, sejumlah pengguna Twitter mengajari Tay secara masif dan terkoordinasi dengan kata-kata kasar serta menjurus ke arah rasisme dan seksisme (menghina suku bangsa dan jenis kelamin).

Microsoft pun menerbitkan pernyataan maaf secara resmi atas cuitan-cuitan tidak pantas yang dilontarkan Tay. Mereka menegaskan bahwa tindakan Tay sama sekali tidak mewakili prinsip dan nilai-nilai yang dipegang perusahaan yang bermarkas di Redmond, AS, itu.

Peter Lee (VP of Research, Microsoft) menyatakan, “Meskipun kami sudah mempersiapkan Tay untuk menghadapi banyak jenis penyalahgunaan sistem, kami terlalu menyepelekan serangan yang spesifik seperti ini. Akibatnya, Tay melontarkan kata-kata dan gambar yang tidak pantas.”

Delapan bulan setelah menutup Tay, Microsoft menghadirkan Zo, chatbot dengan teknologi mirip Tay tetapi dengan kepribadian yang lebih manusiawi berkat pembelajaran dan pelatihan data-data berbasis percakapan antarmanusia di dunia nyata.

Samsung Kembangkan Speaker Pintar Berbasis Bixby

Ilustrasi Samsung Bixby

Samsung akan membuat speaker pintar berbasis kecerdasan buatan Bixby sekaligus mengikuti perusahaan teknologi sebelumnya yang telah memperkenalkan speaker pintar seperti Google Home, Amazon Echo, dan Apple HomePod.

Wall Street Journal melaporkan Samsung sudah mengembangkan speaker pintar yang berkode “Vega” itu dengan memakai kecerdasan buatan milik Samsung, Bixby.

Sayangnya, Samsung belum mengungkapkan waktu peluncuran speaker pintarnya dan fitur-fitur di dalamnya.

Saat ini sudah ada 36 juta warga Amerika yang menggunakan smart speaker dan jumlahnya terus meningkat dari tahun lalu, seperti dikutip The Verge.

Amazon dengan lini produk Amazon Echo dan Echo Dot masih menguasai pangsa pasar speaker pintar sebesar 70 persen di AS.

Dengan speaker pintar, pengguna bisa mendapatkan informasi mengenai cuaca, skor pertandingan, bursa saham, dan musik yang terhubung ke aplikasi. Selain itu, pengguna juga dapat mengaktifkan dan mengontrol perangkat rumah tangga yang telah memiliki teknologi chipset.

Tidak hanya Apple dan Samsung, Microsoft juga akan meluncurkan produk speaker yang berbasis asisten pribadi pintar Cortana.

Nokia dan Xiaomi Sepakati Kerja Sama di Bidang Teknologi Mobile

Apa jadinya bila dua perusahaan dari benua berbeda, Nokia dan Xiaomi, bekerjasama? Hasilnya menarik untuk ditunggu. Namun, kerja sama mereka bukan untuk meluncurkan produk smartphone baru.

Seperti dilansir Reuters, Nokia dan Xiaomi telah menyetujui kesepakatan untuk berbagi lisensi atas hak paten milik kedua raksasa teknologi mobile asal Finlandia dan Tiongkok tersebut.

Nokia disebut akan menyediakan peralatan infrastruktur jaringan dan data center bagi Xiaomi. Selain itu, kedua pihak setuju mengembangkan solusi-solusi di bidang lainnya, antara lain internet of things, augmented reality, virtual reality, dan kecerdasan buatan.

“Xiaomi adalah salah satu pabrikan smartphone terdepan di dunia dan kami senang bisa menjalin kerja sama dengan mereka,” kata Rajeev Suri (CEO, Nokia).

Sebelumnya, kerja sama seperti ini sudah dijalankan Nokia bersama Apple dan Samsung. Xiaomi menjadi pabrikan asal Tiongkok pertama yang menjalin persetujuan serupa. Walhasil, Xiaomi sekarang dapat memanfaatkan teknologi-teknologi Nokia secara bebas.

“Kerja sama dengan Nokia memungkinkan kami untuk membangun jaringan berkinerja tinggi dan berskala luas serta layanan dan perangkat lunak yang bisa diandalkan. Kami akan membuat produk dan layanan terbaik bagi penggemar Mi di seluruh dunia,” ucap Lei Jun (Chairman dan CEO, Xiaomi).

Batu Loncatan

Seperti diketahui, setelah melepas bisnis ponselnya, Nokia fokus menggarap solusi infrastruktur jaringan dan telekomunikasi. Mereka juga memunyai katalog hak paten terkait komponen dan jaringan perangkat mobile, misalnya teknologi penghemat baterai dan penguat sinyal radio.

Xiaomi sendiri juga memiliki portofolio hak paten sekitar 4.000 buah dan hampir separuhnya didaftarkan di luar Tiongkok.

Dari sisi bisnis, sekitar 90 persen pemasukan Nokia memang masih berasal dari pemasaran solusi jaringan.

Akan tetapi, di tengah menurunnya kebutuhan infrastruktur dan meningkatnya persaingan di pasar smartphone, penjualan lisensi hak paten teknologi mobile diharapkan mampu memberi sokongan yang lebih besar bagi kocek Nokia.

Nokia pun dapat menjadikan Xiaomi selaku batu loncatan untuk memperluas aliansi di Tiongkok, khususnya mengincar vendor-vendor dari Negeri Tirai Bambu itu, seperti Oppo, Vivo, dan OnePlus.

Hadir di Indonesia, Endless OS Gandeng Asus dan Acer

Beberapa produk Asus yang menggunakan Endless OS

Biasanya saat ini komputer baik desktop maupun laptop dijual dengan dua pilihan. Yang pertama yang sudah dibundel dengan sistem operasi Microsoft Windows, dan yang satu lagi dijual dengan sistem operasi lain atau tanpa sistem operasi alias “kosongan”.

Komputer yang dijual dengan sistem operasi selain Windows biasanya menggunakan sistem operasi berbasis Linux seperti Linpus, Ubuntu, serta beberapa varian distro Linux lainnya.

Bersamaan dengan peluncuran sistem operasi Endless OS di Jakarta kemarin (4/7), Endless Computer juga mengumumkan kerjasama dengan dua produsen besar komputer yaitu Acer dan Asus.

Dianah, Head of Consumer Product, Acer Indonesia
Jajaran produk notebook Acer dengan Endless OS.

Dianah (Head of Consumer Product, Acer Indonesia) menyatakan bahwa Acer menyambut kehadiran Endless OS dengan tangan terbuka.

Ia mengatakan, dengan kemampuan Endless OS yang bisa diakses dimana saja kapan saja tanpa membutuhkan internet, sistem operasi tersebut bisa menjadi solusi dan partner yang tepat untuk melengkapi jajaran produk Acer untuk menghasilkan solusi teknologi yang mudah digunakan mudah diakses dan bisa menjawab kebutuhan teknologi di Indonesia.

Alistair Wu, Country Product Manager, Asus Indonesia

Alistair Wu (Country Product Manager, Asus Indonesia) menyatakan bahwa Asus merasa terhormat dan bersemangat dengan kerjasama bersama Endless Computer. Dengan kerja sama ini, Asus berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman komputasi yang optimal dengan menyediakan Endless OS pada seluruh lini komputernya, mulai dari entry-level hingga kelas atas, termasuk juga lini gaming Republic of Gamers.

Dengan kerja sama ini, Endless OS akan menggantikan FreeDOS yang biasanya ada pada perangkat komputer Asus atau Acer yang tidak dilengkapi dengan sistem operasi Windows.

Mengenai harga, komputer Asus dan Acer yang dibundel dengan Endless OS ini akan dijual dengan harga yang sama dengan varian FreeDOS sebelumnya, alias lebih terjangkau jika dibandingkan dengan varian dengan Windows.

Buang Sidik Jari, Apple Gunakan Pemindai Wajah pada iPhone 8

Bocoran desain iPhone 8 dengan layar nyaris tanpa bingkai.

Pemberitaan iPhone 8 memang layak ditunggu. Apple berencana membuang sensor pemindai sidik jari Touch ID pada iPhone 8 sekaligus menjadi iPhone generasi pertama yang tidak memiliki sensor pemindai sidik jari Touch ID.

Sebagai gantinya, Apple sedang melakukan pengujian sensor pengenalan wajah secara 3D sebagai sistem keamanan baru untuk membuka layar dan otorisasi pembayaran. iPhone 8 akan memiliki fitur pengenalan wajah yang berada di dalam kamera depan.

Tampaknya, Apple akan mengejar ketertinggalannya dalam hal face recogition di iPhone mendatang. iPhone generasi ke 10 itu menyertakan sensor kedalaman yang bisa memindai wajah Anda dengan tingkat akurasi dan kecepatan yang baik.

Fitur Pemindai wajah iPhone 8 dapat membuka perangkat Anda di dalam beberapa ratus milidetik bahkan di atas meja datar seperti dikutip The Next Web.

Apple menilai sistem keamanan melalui fitur pengenalan wajah jauh lebih aman karena sistem itu mengambil titik data lebih banyak dibandingkan dengan sensor pemindai sidik jari biasa.

Uniknya, Apple juga akan menyematkan chip khusus bernama Apple Neural Engine untuk menangani fitur ProMotion, tugas-tugas kecerdasan buatan (AI), dan meningkatkan penggunaan daya baterai.

Sebelumnya, Ming Chi-Kuo (Analis terkenal KGI Securities) memprediksi Apple akan menghilangkan sidik jari Touch ID dan menggantikannya dengan fitur pengenalan wajah sensor 3D pada iPhone 8.

Kuo juga mengkonfirmasi bahwa Apple bakal meluncurkan tiga model iPhone terbaru pada tahun ini yaitu iPhone 8, iPhone 7s dan iPhone 7 Plus. iPhone 8 akan hadir dengan desain kaca dan sasis stainless steel untuk menggantikan layar OLED 5,8 inci dengan area aktif berukuran 5,2 inci.

Sedangkan dua model lainnya bakal dilengkapi layar LCD 4,7 inci dan 5,5 inci dan desain yang mirip seperti iPhone yang ada di pasaran saat ini. Hanya saja untuk
materialnya bakal mengadopsi kaca di bagian belakang bodi dan bingkai aluminium.

Xiaomi Luncurkan Mi 6 Edisi Terbatas Versi Jackie Chan

IlustrasXiaomi Mi 6 Jackie Chan edisi terbatas

Pabrikan smartphone Xiaomi meluncurkan Xiaomi Mi 6 Jackie Chan edisi terbatas dalam rangka memperingati ulang tahun ke-40 pendirian tim pemeran pengganti (stunt team) Jackie Chan atau Jackie Chan Stunt Team.

Tentunya, kehadiran Xiaomi Mi 6 Jackie Chan adalah bentuk penghormatan Xiaomi kepada aktor bela diri legendaris asal Hongkong tersebut seperti dikutip Android Headlines.

Desain Mi 6 edisi Jackie Chan mirip dengan desain Xiaomi Mi 6 versi regulernya. Namun Xiaomi mengemas kotak perangkat itu dengan kotak hadiah dengan tanda tangan Chan di bagian mukanya dan bagian belakang Mi 6.

Aktor kawakan Jackie Chan ketika peluncuran Xiaomi Mi 6 edisi terbatas

Perusahaan besutan Lei Jun itu juga memberikan wallpaper dan tema khusus aktor yang berusia 63 tahun itu. Sementara untuk spesifikasinya tidak ada penambahan dari versi yang dirilis April lalu.

Sebagai informasi, Mi 6 merupakan flagship smartphone terbaru milik Xiaomi yang dirilis pertengahan April lalu di negara asalnya. Smartphone itu mengusung layar 5,15 inci dengan resolusi full HD dan desain four side 3D glass. Mi 6 juga merupakan smartphone Tiongkok pertama yang mengusung Snapdragon 835, RAM 6 GB.

Jackie Chan ketika menghadiri peluncuran Xiaomi Mi 6 Jackie Chan edisi terbatas

Xiaomi Mi 6 memiliki lubang audio 3,5 mm tetapi digantikan dengan penggunaan USB Type C untuk mendukung pengisian daya dan transfer data. Xiaomi Mi 6 mengusung baterai berkapasitas 3.350 mAh dan tahan terhadap cipratan air.

Di negara asalnya, Xiaomi Mi 6 dijual dengan harga Rp4,8 jutaan. Xiaomi belum mengungkapkan harga dan ketersediaan unit Mi 6 Jackie Chan.

Ternyata Proyek Bus “Ngangkang” di Atas Mobil Ini Hanyalah Hoax

Ilustrasi Bus TEB asal Tiongkok

Masih ingat berita tentang bus ngangkang di Tiongkok?. Bus yang bernama Transit Elevated Bus (TEB) itu menerima banyak pujian karena dapat mengurai kemacetan.

Sayangnya, proyek pengadaan bus TEB itu harus kandas dan berakhir tragis karena terbentur masalah keuangan bahkan kepolisian Beijing akan membuka penyelidikan atas dugaan penggalangan dana ilegal.

Bus dengan desain futuristik yang di Tiongkok disebut “batie” itu menjadi sensasi dunia maya tahun lalu setelah digadang-gadang bakal mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di Tiongkok. Bus “ngangkang” ini dirancang bertenaga listrik memiliki panjang 22 meter, lebar 7,8 meter, tinggi 4,8 meter, dan mampu mengangkut 300 orang penumpang.

Namun, banyak orang meragukan kepraktisan bus “ngangkang” yang menyisakan ruang di kolongnya untuk dilalui kendaran lain di jalan raya. Kolong bus ini memang bisa dilalui mobil-mobil kecil dan sedang tetapi terlalu rendah untuk dilalui truk.

Masalah lainnya yang menerpa proyek itu media Tiongkok menuding Bai Zhiming (Direktur Eksekutif Perusahaan Transit Elevated Bus) menggunakan teknologi itu sebagai sarana untuk memancing investor membeli produk finansial berbentuk pendanaan.

Menurut laporan, ada 72 investor yang telah mengajukan gugatan terhadap Huaying Kailai, perusahaan yang mengumpulkan dana dari investor individual untuk TEB. Pada Oktober 2016, perusahaan itu berhasil mengumpulkan 9,1 miliar yuan atau sekitar Rp17 triliun seperti dikutip Engadget.

Perusahaan perancang TEB, Autek masih berhutang banyak untuk pekerjaannya bus dan jalur tesnya telah terbengkalai berbulan-bulan setelah batas izinnya habis. Padahal, pengembang harusnya telah membersihkan jalan raya setelah uji coba.

Review Smartphone