Arsip Harian: Jul 17, 2017

Mainframe IBM z14 Enkripsi Data 100 Persen, Lebih Tangguh Hadapi Serangan Siber

The IBM Z mainframe is a breakthrough in data protection technology designed to tackle the epidemic of data breaches. (Photo Credit: Connie Zhou for IBM)

Kurangnya perhatian terhadap keamanan data membuat banyak perusahaan jatuh menjadi korban serangan ransomware yang sempat melanda beberapa waktu lalu. Akibatnya, penyusup berhasil masuk ke dalam server dan menyandera data milik korban dengan modus enkripsi.

Becermin dari masalah itu, IBM ingin mengubah enkripsi dari kelemahan menjadi kekuatan bagi perusahaan. Caranya dengan meluncurkan IBM z14, produk teranyar dari lini mainframe IBM z Systems.

IBM z14 mengandalkan fitur perlindungan data yang paripurna dengan pendekatan pervasive encryption. Apa maksudnya?

Melalui pendekatan ini, IBM z14 akan mengenkripsi 100 persen data perusahaan, baik data di server perusahaan (data at rest) maupun data yang sedang bergerak dan digunakan pengguna (data in flight). Selain itu, IBM z14 menyimpan jutaan kunci enkripsi data-data ini ini di tempat terlindung yang akan otomatis menghancurkan diri sendiri apabila mendeteksi adanya serangan atau gangguan keamanan.

Menurut IBM, mainframe konvensional berbasis x86 yang tersedia di pasaran saat ini hanya mengenkripsi sebagian kecil dari data dan informasi yang disimpan. Alasannya karena sistem-sistem itu tidak memiliki cukup kekuatan komputasi untuk melakukan enkripsi data keseluruhan.

Sementara itu, IBM z14 diklaim memiliki kekuatan prosesor 18 kali lebih tinggi ketimbang para pesaingnya, menyematkan memori tiga kali lebih besar (32 TB), dan tiga kali input/output lebih cepat sehingga sanggup mengenkripsi data 100 persen.

Berbekal konfigurasi itu, IBM z14 akan dapat memproses 12 miliar transaksi terenkripsi setiap hari, 2 juta container Docker, dan 1.000 database NoSQL secara konkuren.

IBM z14.

Dengan pendekatan pervasive encryption, IBM pun yakin bisa mengurangi ancaman keamanan enterprise hingga 92 persen.

Terkait tren ekonomi digital, IBM berencana menjadikan IBM z14 sebagai mesin enkripsi dan basis dari data center IBM Cloud Blockchain di enam kota, New York, London, Frankfurt, Sao Paulo, Tokyo, dan Toronto. IBM juga telah menangani 87 persen dari total transaksi kartu kredit di seluruh dunia.

“Kami berpikir solusi ini akan diadaptasi secara luas oleh penyedia layanan keuangan, lembaga pemerintah, pebisnis retail, travel, dan transportasi,” kata Ross Mauri (General Manager, IBM Z Systems) seperti dikutip dari ZDNet.

“Sistem ini memungkinkan pelanggan untuk mengenkripsi seluruh data di dalam mainframe. Fitur ini sangat dibutuhkan di semua industri dan negara,” imbuhnya.

Alienware Raih Mahkota Merek Laptop Gaming Terbaik Tahun 2017

Daftar merek laptop gaming terbaik tahun 2017 versi Laptop Magazine.

Sejak tahun lalu, makin banyak vendor PC yang terjun ke industri gaming dengan menelurkan lini produk khusus PC gaming. Sebut saja Acer Predator, Lenovo Legion, dan HP Omen.

Namun, setelah melalui pengujian, vendor-vendor yang baru meluncurkan merek gaming itu masih belum mampu menggoyahkan kinerja vendor-vendor veteran yang sudah tahunan malang-melintang di industri gaming.

Hal ini terbukti dari daftar merek laptop gaming terbaik yang dirilis oleh Laptop Magazine. Tiga posisi teratas diisi oleh Dell/Alienware, MSI, dan Razer, sedangkan Acer, Lenovo, dan HP tertinggal di bawah.

Daftar merek laptop gaming terbaik itu disusun berdasarkan skor rata-rata yang diberikan Laptop Magazine pada delapan kriteria, meliputi: Desain, Skor Review, Keyboard, Layar, Software, Inovasi, Garansi, dan Opsi Kustomisasi/Varian Produk.

Dell/Alienware meraih mahkota sebagai merek laptop gaming terbaik karena sukses mencatatkan skor review tertinggi di antara para pesaingnya serta memiliki produk dengan layar, inovasi, dan pilihan produk terbaik. Sementara itu, MSI menduduki peringkat kedua karena variasi produknya, kekuatan komponen yang bertenaga, dan keyboard mekanik yang memuaskan.

Secara keseluruhan, daftar merek laptop gaming terbaik adalah sebagai berikut:

  1. Dell/Alienware (90/100). Dell/Alienware memiliki desain laptop gaming paling memukau, keyboard terkuat, dan layar terbaik di pasaran. Dell juga menawarkan sistem yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan pengguna serta menyediakan aneka utilitas yang memanjakan pengalaman gaming.
  2. MSI (85/100). MSI dikenal sebagai vendor yang pertama atau salah satu yang pertama dalam hal inovasi teknologi gaming. Banyak pilihan produk, desain yang bagus, keyboard cepat, dan software yang membantu para gamer. MSI juga satu-satunya vendor yang menawarkan proteksi gratis jika laptop rusak akibat kecelakaan.
  3. Razer (81/100). Laptop gaming Razer memunyai desain elegan, layar yang cantik, dan ide-ide inovatif. Software Synapse bawaannya adalah salah satu utilitas gaming terbaik saat ini. Sayangnya, keyboard Razer terlalu dangkal dan variasi produknya terbatas.
  4. Asus (78/100). Asus memiliki sejumlah model laptop gaming terbaik di pasaran dengan harga ekonomis. Asus juga cepat mengadopsi teknologi anyar, semacam Nvidia Max-Q dan AMD Ryzen. Namun, desain, keyboard, dan layar Asus tidak tergolong istimewa.
  5. Acer (76/100). Kekuatan laptop gaming Acer terletak pada keyboard yang responsif dan ide-ide inovatif, seperti layar lengkung 21 inci. Tetapi, kekurangannya terdapat pada layanan garansi yang mengecewakan dan software bawaan yang tidak menarik.
  6. Origin (75/100). Origin dijuluki sebagai raja kustomisasi laptop gaming. Pengguna bisa memesan laptop dengan konfigurasi dan warna laptop sesuai keinginan. Namun, software bawaannya biasa saja dan garansi kerusakan satu tahunnya tidak termasuk ongkos pengiriman.
  7. Aorus/Gigabyte (70/100). Gigabyte dan Aorus menawarkan varian laptop gaming yang cukup baik dengan desain penuh warna, keyboard cepat, dan software berguna. Tetapi, skor ulasan produk-produknya paling jelek di antara pemain lainnya.
  8. Lenovo (67/100). Beberapa model laptop gaming Lenovo memang layak dipuji. Namun, mereka terlihat seperti vendor yang baru coba-coba masuk ke pasar gaming. Mereka masih bermain aman dan kurang berani mengambil risiko, tecermin dari kurangnya penawaran fitur gaming serius, misalnya backlight pada keyboard dan kartu grafis papan atas Nvidia 1080.
  9. HP (59/100). Lini gaming HP Omen memang menuai sejumlah catatan positif. Tetapi, terlalu banyak kekurangan yang terdapat pada produk-produknya, contohnya keyboard dangkal, layar redup, dan desain chassis plastik yang membosankan. HP perlu menelurkan desain yang lebih menarik di masa depan.

Tumbuhkan Bisnis, Batik Air Gandeng Sabre untuk Distribusi Pemasaran Global

aviationnews-online.com

Penyedia teknologi untuk industri perjalanan global, Sabre Corporation mengumumkan kerja sama dalam Global Distribution System (GDS) dengan Batik Air.

Dengan terhubungnya sistem anak perusahaan Lion Group tersebut ke sistem distribusi global Sabre, Batik Air dapat memperluas jangkauan dan memperoleh kanal-kanal distribusi baru.

Sebagai salah satu travel market terbesar di dunia dengan perekonomian yang sedang tumbuh cukup pesat, Indonesia menjadi lanskap kompetitif bagi maskapai penerbangan lokal.

Menggandeng Sabre adalah bagian dari strategi pengembangan bisnis Batik Air yang telah memiliki 33 jalur penerbangan domestik, termasuk dua yang terbaru, yakni Jambi dan Manokwari. Selain destinasi domestik, Batik Air juga telah melayani rute regional ke Singapura, dan akan membuka rute penerbangan ke Australia, India, dan Malaysia.

Dengan bergabungnya Batik Air dalam sistem sistem distribusi global milik Sabre, agen perjalanan di seluruh dunia dapat menjual tiket Batik Air via GDS platform Sabre. Di sisi pelanggan, para pelancong akan memperoleh kenyamanan dan end-to-end service karena agen perjalanan dapat membantu mereka memesankan tiket Batik Air.

“Melalui kerja sama ini, kami dapat membantu Batik Air memperkuat keunggulan kompetitif Batik Air dengan membawa penawaran mereka kepada audiens global melalui jaringan agen perjalanan kami yang ekstensif di seluruh dunia,” kata Rakesh Narayanan (VP Supplier Commerce, Sabre Travel Network Asia Pacific).

Selanjutnya Rakesh berharap teknologi dan solusi Sabre dapat membantu meningkatkan performa komersial Batik Air dan menjadi motor dalam rencana ekspansi domestik maupun regional.

Sabre sebelumnya telah mendukung Lion Group dengan solusi customer sales & service SabreSonic yang terpasang di lima maskapainya, dan ditunjuk menjadi partner GDS pertama bagi Malindo Air dan Thai Lion.

“Kerja sama strategis jangka panjang antara Sabre dan Lion Group telah membantu bisnis kami tumbuh secara eksponensial sejak tahun 2013. Itulah mengapa kami memutuskan untuk memilih Sabre sebagai GDS partner pertama bagi Batik Air karena kami yakin mereka dapat memberikan kesuksesan yang sama untuk maskapai kami,” tukas Capt. Achmad Luthfie (CEO, Batik Air).

Tantang WhatsApp dan Telegram, Amazon Bikin Aplikasi Pesan Anytime

Ilustrasi Aplikasi Pesan Amazon Anytime

Meski sudah cukup banyak aplikasi perpesanan untuk platform mobile, seperti WhatsApp, Line, dan Telegram, Amazon tetap optimis bisa mendapatkan pasar tersendiri untuk platform terbarunya.

Saat ini Amazon sedang mengembangkan sebuah aplikasi pesan bernama Anytime yang akan tersedia untuk platform Android, iOS, dan desktop. Amazon Anytime pun akan menantang aplikasi pesan yang sudah eksis di pasar seperti WhatsApp, Line, Telegram, dan Messenger.

Aplikasi Anytime terlihat sebagai produk ambisius Amazon karena dirancang untuk menyaingi Facebook Messenger atau WhatsApp. Lalu apa keunikan Anytime dibanding para rivalnya ?.

Aplikasi Anytime cukup menggunakan sebuah nama untuk bisa saling berkounikasi. Berbeda, dengan aplikasi pesan sosial lainnya yang menggunakan nomor telepon sebagai penghubung antar kontaknya. Sepintas, fitur itu mirip dengan Twitter dengan style ‘@’, pengguna sudah bisa mengajak orang bercakap-cakap atau berbagi foto.

Selain itu, pengguna Anytime juga bisa menggunakan warna huruf berbeda-beda saat mengirimkan pesan dengan memanfaatkan kode warna. Mirip WhatsApp dan Telegram, Amazon Anytime juga memiliki fitu enkripsi yang tersedia dalam berbagai bentuk, baik berupa teks, suara, maupun video.

Dengan enkripsi, sistem keamanan pesan semakin terjamin karena hanya penerima yang berwenang untuk mendapatkan akses dan membaca pesan yang sudah dikirim.

Tak hanya itu, Anytime juga dapat mendengarkan musik dan memesan makanan seperti dikutip Engadget.

Pada awal tahun ini, perusahaan yang didirikan Jeff Bezos itu mengumumkan Chime, aplikasi konferensi video untuk pengguna bisnis. Chime dirancang untuk bersaing dengan layanan yang sudah populer, Skype for Business maupun WebEx.

Selain itu, Amazon belum lama ini menambahkan fitur messaging dan panggilan suara pada perangkat Alexa besutannya.

Penyebab Apple Siri Kehilangan Jutaan Pengguna

Ilustrasi Apple Siri

Saat ini ada dua teknologi asisten virtual paling laris di pasar yaitu Amazon Alexa dan Apple. Sayangnya, Apple Siri harus mengakui kehebatan Amazon Alexa karena Apple Siri telah kehilangan jutaan pengguna.

Padahal, Apple telah mengumpulkan pengguna Siri dalam beberapa tahun terakhir melalui iPhone, Mac dan iPad.

Hal itu terungkap dari Data Verto Analytics yang mencatat Siri telah kehilangan 7,3 juta pengguna bulanan menjadi 41,4 juta pengguna pada periode Mei 2016 – Mei 2017. Tahun lalu, pengguna Apple Siri mencapai 48,7 juta pengguna.

Sebaliknya, asisten vitual Amazon Alexa sukses merangkul 800 ribu pengguna pada Mei 2016 menjadi 2,6 juta pada tahun ini. Bahkan, pengguna lebih sering berinteraksi dengan Alexa pada tahun lalu.

“Mungkin ini alasan mengapa pengguna Apple tidak lagi menggunakan Siri selama setahun terakhir karena asisten virtual di rumah lebih bermanfaat ketimbang sekadar ngobrol (dengan Siri) di perjalanan,” tulis riset tersebut seperti dikutip Wareable.

Sementara itu, pasar speaker pintar mulai meningkat, menyusul beberapa produk speaker pintar yang membanjiri pasar. Amazon pun membenamkan asisten virtual pada speaker pintar Amazon Echo. Google pun meluncurkan produk Google Home.

Apple pun telah meluncurkan Apple HomePod untuk menandingi Amazon Alexa dan Apple Siri di pasar.

Xiaomi Segera Luncurkan MIUI 9, Kapan?

Ilustrasi Xiaomi MIUI 9

Xiaomi akan meluncurkan update terbaru MIUI 9 pada 16 Agustus di Tiongkok dan ada 14 tipe Xiaomi yang akan mendapatkan pembaruan MIUI 9 berbasis Android 7.0 Nougat dan Android 7.1 Nougat.

Pembaruan Xiaomi MIUI 9 akan memiliki fitur terbaru di dalamnya yaitu mode split-screen, picture-in-picture, dan peningkatan kinerja serta perbaikan bug untuk tiap-tipe smartphone Xiaomi.

Kehadiran fitur ini disebut tak lepas dari jajak pendapat para pengguna mengenai fitur tersebut. Berdasarkan polling mengenai fitur Split Screen di forum MIUI bulan lalu, hampir 80 persen dari 7.000 pengguna smartphone Xiaomi menginginkan fitur tersebut karena menarik.

Smartphone yang akan mendapatkan pembaruan MIUI 9 adalah Mi Max, Mi 5, Mi 5s, Mi 5s Plus, Mi 4c, Mi 4s, Mi Note 2, Mi Mix, Mi Note 4x, Mi 6, Mi Max 2, Mi 5C, dan Redmi 4X.

Selain itu, perangkat Xiaomi pertama yang akan mendapatkan MIUI 9 adalah flagship Mi 6, seperti dikutip Android Central. Sayangnya, Xiaomi belum mengungkapkan peluncurkan Xiaomi MIUI 9 untuk pasar global.

Cara Kerja Topi Telepati Buatan Mantan Bos Facebook

Ilustrasi Topi Telepati buatan mantan bos Facebook

Saat ini belum ada perangkat teknologi yang memiliki kemampuan untuk menghubungan dan membaca pikiran manusia atau telepati.

Mary Lou Jepsen (Mantan Bos Facebook) akan membuat topi telepati yang bisa berkomunikasi lewat pikiran dalam waktu dekat. Topi telepati akan menjadi alternatif komunikasi dan akan terjadi dalam delapan tahun ke depan.

“Saya pikir tidak sampai satu dekade. Mungkin, delapan tahun sampai hadirnya telepati,” kata Jepsen seperti dikutip CNBC.

Tahun lalu, Jepsen meletakan jabatannya sebagai pemimpin proyek teknologi layar perangkat virtual reality (VR) Oculus Facebook. Setelah itu, Jepsen mendirikan
Openwater, sebuah startup yang mengembangkan perangkat mesin MRI (Magnetic Resonance Imaging) ke dalam bentuk wearable ringan.

“Openwater menciptakan perangkat yang membuat kita daoat melihat jauh ke dalam otak atau tubuh kita secara detail. Perangkat ini dapat mendiagnosis dan menangani penyakit dan berkomunikasi dengan pikiran sendiri,” tulis startup tersebut dalam situs resminya.

Jepsen mengatakan ide dasar perangkat telepati itu adalah mengecilkan mesin MRI yang biasa ditemukan di rumah sakit ke dalam LCD fleksibel yang bisa dipasang di topi ski.

Openwater pun akan menggunakan sinar inframerah untuk melihat apa yang ada di dalam otak. Dengan alat yang Jepsen sebut sebagai “topi berpikir”, perangkat itu memungkinkan penggunanya berkomunikasi dengan orang lain bahkan komputer.

“Perangkat ini berpotensi meningkatkan kemampuan komunikasi manusia yang saat ini terbatas pada kemampuan berbicara atau mengetik pesan,” kata Jepsen yang menghabiskan waktu di Google X, MIT, dan Intel.

Sepintas ide Jepsen itu mirip dengan Neuralink dari Elon Musk, tapi Jepsen menegaskan pendekatannya tidak memerlukan penanaman atau injeksi nanobot pada otak ke dalam aliran darah.

Saingi AI

Jepsen yakin topi berpikir itu bisa membuat menyaingi kecerdasan buatan (artificial intellegence). Sebab, AI akan segera menjadi pendamping pengambilan keputusan di berbagai pekerjaan. Bahkan, ada kekhawatiran AI akan berbalik merugikan manusia itu sendiri.

Namun, Jepsen memiliki banyak tantangan dalam membuat topi telepatinya tersebut. Pertama, alat MRI otak memang bisa memecah beberapa kode visual dalam pikiran tetapi tingkat akurasinya belum seberapa.

Kedua, topi telepati itu belum bisa menyaring pikiran mana yang ingin disampaikan penggunanya ke orang lain dan mana yang tidak.

“Kami mencoba untuk menciptakan topi telepati yang hanya bekerja jika diinginkan pemakainya dan dapat melakukan filter untuk pikiran-pikiran yang tidak pantas dibagikan karena kemampuan telepati tanpa filter sangat menakutkan,” ucapnya.

Koleksi Buku Bacaan Bos Facebook yang Wajib Anda Punya

Ilustrasi Zuckerbeg membaca buku

Meskipun sempat tidak menamatkan bangku kuliahnya di Harvard, Mark Zuckerberg (CEO Facebook) tidak pernah putus untuk belajar dan menggali ilmu pengetahuan baru di luar.

Zuckerberg pun sangat menyukai membaca dan memiki beberapa koleksi buku yang menjadi favoritnya. Bahkan, ia memiliki target tersendiri yaitu membaca dan menghabiskan buku baru setiap dua minggu sekali.

Tak heran dengan kemampuannya saat ini, Facebook menjadi perusahaan teknologi ternama di dunia dan memiliki dua miliar pengguna aktif setiap bulannya.

Berikut daftar koleksi buku-buku Zuckerberg yang wajib Anda punya dan baca, seperti dikutip Business Insider.

Buka The Muqaddimah karya Ibnu Khaldun, salah satu buku favorit Mark Zuckerberg (Bos Facebook)

1. The Muqaddimah oleh Ibnu Khaldun

Seorang sejarawan muslim Ibnu Khaldun menulis The Muqaddimah yang berarti “Pembukaan” pada 1377. Ibnu Khaldun juga dikenal sebagai salah satu bapak sosiologi dan historiografi modern.

2. The New Jim Crow oleh Michelle Alexander

Alexander merupakan profesor hukum di Universitas Ohio dan salah satu advokat hak asasi manusia. Dalam buku itu, Crow membahas tentang budaya kekerasan yang terjadi pada warga kulit hitam di penjara dan perlakuan sebagai warga kelas dua selepas keluar.

3. Why Nations Fail oleh Daron Acemoglu dan James A. Robinson

Buku Why Nations Fail pertama kali dipublikasikan pada 2012 dan merupakan ikhtisar dari penelitian selama 15 tahun oleh kedua penulis. Melalui buku itu, penulis mengungkapkan pertumbuhan ekonomi tidak selalu menjadi faktor kesejahteraan dan kesuksesan sebuah negara untuk jangka panjang.

4. The Rational Optimist oleh Matt Ridley

Dalam buku The Rational Optimist, Matt Ridley menyimpulkan konsep pasar merupakan sumber kemajuan manusia dengan cara menjaga manusia sebebas mungkin.

5. Portofolio of the Poor oleh Darryl Collins, Jonathan Morduch, Stuart Rutherford, dan Orlanda Ruthven

Buku itu mengungkapkan kemiskinan tidak disebabkan dengan pendapatan kecil tetapi tidak adanya akses finansial untuk menyimpan uang mereka.

World Order karya Henry Kissinger

6. World Order oleh Henry Kissinger

Kissinger yang mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat menganalisis berbagai cara untuk memahami konsep kerjaan dan kekuasaan politik selama berabad-abad. Ia pun menganalisis cara ekonomi global modern mengarahkan hal tersebut.

7. The Varieties of Religious Experience oleh William James

Buku itu menyimpulkan agama sebagai sumber makna kehidupan yang membuatnya memiliki tujuan dan energi hidup.

8. Creativity oleh Ed Catmull

Buku itu menceritakan perjalanan Pixar hingga menjadi salah satu studio animasi terbaik saat ini. Kemudian, ada beberapa saran manajemen dan wirausaha.

9. Sapiens oleh Yuval Noah Harari

Buku yang merupakan tulisan sejarawan Universitas Yerusalem itu melacak perkembangan Homo Sapiens dari sosok pemburu menjadi sosok yang berdaya.

10. The Structure of Scientific Revolutions oleh Thomas S. Kuhn

Buku itu memperkenalkan istilah perubahan paradigma yaitu paradigma ilmu baru menggantikan paradigma ilmu lama.

Berikut daftar lengkap 23 buku milik Mark Zuckerberg:

1. The Muqaddimah oleh Ibnu Khaldun

2. The New Jim Crow oleh Michelle Alexander

3. Why Nations Fail oleh Daron Acemoglu dan James A. Robinson

4. The Rational Optimist oleh Matt Ridley

5. Portfolio of the Poor oleh Darryl Collins, Jonathan Morduch, Stuart Rutherford, dan Orlanda Ruthven

6. World Order oleh Henry Kissinger

7. The Varieties of Religious Experience oleh William James

8. Creativity oleh Ed Catmull

9. Sapiens oleh Yuval Noah Harari

10. The Structure of Scientific Revolutions oleh Thomas S. Kuhn

11. Dealing with China oleh Henry M. Paulson Jr.

12. The Beginning of Infinity oleh David Deutsch

13. The Better Angels of Our Nature oleh Steven Pinker

14. Genome oleh Matt Ridley

15. The End of Power oleh Moisés Naím

16. On Immunity oleh Eula Biss

17. The Idea Factory oleh Jon Gertner

18. The Three-Body Problem oleh Cixin Liu

19. Gang Leader for a Day oleh Sudhir Venkatesh

20. The Player of Games oleh Iain M. Banks

21. Orwell’s Revenge oleh Peter Huber

22. Energy: A Beginner’s Guide oleh Vaclav Smil

23. Rational Ritual oleh Suk-Young Chwe.

Gara-gara Fitur Ini, Path Makin Mirip Instagram

Tampilan terbaru Path yang mirip Instagram

Jejaring sosial Path meluncurkan update aplikasi terbarunya pekan lalu seiring pergantian musim. Pembaruan itu menyulap tampilan Path dan memberikan fitur terbaru yang unik serta menarik.

“Kami senang menyambut pertengahan tahun ini dengan mengeksplor momen-momen publik dari jutaan pengguna Path di seluruh dunia,” kata Path dalam blog resmi Path.

Path pun mengganti tab Activity dengan Explore. “Kami mengganti tab Activity karena kami tahu di luar sana terdapat banyak hal yang bisa dilihat melalui komunitas Path,” tulis Path dalam blognya.

Pembaruan itu juga membuat Path jadi mirip Instagram. Mirip Instagram, ketika Anda menggeser tab ke fitur Explore, Anda bisa menemukan berbagai foto yang diunggah pengguna Path lainnya di seluruh dunia.

Anda pun bisa memberikan emotion, komentar, hingga stiker pada salah satu foto pengguna lainnya. Selain itu, pengguna juga bisa melihat profil pengguna yang membagikan foto.

Jika tertarik dengan konten yang ditemukan di Explore, Anda bisa mengintip profil si pengguna lainnya dan memutuskan apakah ingin mem-follow akun itu sehingga konten-kontennya bisa tampil di linimasa utama.

Anda bisa update aplikasinya melalui Google Play Store atau Apple App Store.

Review Smartphone