Arsip Harian: Aug 8, 2017

AMD Ryzen Threadripper Siap Gebrak Pasar 10 Agustus 2017

AMD akan segera menjual prosesor Ryzen Threadripper 16-core 1950X dan 12-core 1920X pada 10 Agustus sekaligus menggairahkan pasar high-end desktop (HEDT) yang sempat redup.

AMD pun memenuhi janjinya untuk menambah core dan thread Ryzen Threadripper hingga 60 persen core lebih banyak dibandingkan prosesor1 HEDT generasi sebelumnya, termasuk keunggulan bandwith I/O.

AMD Ryzen Threadripper didesain untuk memberikan inovasi dan performa tanpa kompromi. Prosesor itu juga menyuguhkan fitur yang lebih canggih, efisiensi dan performa.

“Dengan prosesor Ryzen 7, 5, dan 3, AMD merubah kompetisi yang ada dan memastikan pengguna dari setiap segmen pasar mendapatkan teknologi, harga, dan pengalaman menyeluruh yang paling baik,” kata Jim Anderson (Senior Vice President dan General Manager, Computing and Graphics Group, AMD) dalam siaran persnya, Selasa.

“Ryzen Threadripper menempatkan AMD di tempat terdepan dalam pasar PC berperforma tinggi,” ucapnya.

AMD juga mengumumkan prosesor Ryzen Threadripper 8-core 1900X dengan base clock 3,8 GHz, dan boost clock sejumlah 4.0 GHz. Seluruh prosesor AMD Ryzen Threadripper didukung oleh ekosistem penuh platform X399.

Chipset platform X399 itu menawarkan jalur PCIe yang berdedikasi untuk USB, grafik, data, dan I/O lainnya serta memberikan pengalaman komputer yang bertenaga.

Gandeng INTI, Net1 Indonesia Perluas Jaringan LTE Frekuensi 450Mhz

Larry Ridwan, CEO Sampoerna Telekomunikasi Indonesia dan Darman Mappangara, CEO PT INTI, menunjukkan perangkat-perangkat telekomunikasi yang diproduksi PT INTI untuk mendukung layanan Net1 di Indonesia

Net1 Indonesia yang merupakan nama merek dagang dari PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) akan menggunakan produk 4G LTE frekuensi 450Mhz milik PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak diwakili oleh Larry Ridwan selaku CEO STI dan Darman Mappangara selaku CEO PT INTI.

“Kami yakini MoU ini akan membawa business opportunity yang menjanjikan bagi Net1 Indonesia dan PT INTI,” kata Larry Ridwan (Chief Executive Officer STI) dalam siaran persnya, Selasa.

Dukungan PT INTI itu akan memperlancar distribusi Net1 Indonesia terutama dalam hal penyediaan perangkat 4G LTE dan peranti pendukungnya kepada pelanggan STI, khususnya kategori pelanggan Business to Business (B2B).

Dalam kerja samanya, STI dan PT INTI akan memasarkan produk dan koneksi internet menjadi sebuah solusi telekomunikasi secara bersama-sama. Larry mengatakan jaringan kabel atau nirkabel merupakan salah satu komponen penting dalam konektivitas Internet untuk mendorong berkembangnya era Internet of Things (IoT).

“Kami bangga dipercaya oleh Sampoerna Telekomunikasi Indonesia untuk memproduksi perangkat 4G LTE yang mendukung frekuensi 450Mhz. Kerja sama ini merupakan sebuah langkah besar untuk mendorong perkembangan ekosistem IoT di Indonesia sehingga bisa memajukan industri dalam negeri secara keseluruhan,” ujar Darman Mappangara (CEO PT INTI).

PT INTI juga mampu memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah. Sesuai dengan Peraturan Menkominfo, TKDN yang harus dipenuhi oleh para Vendor Pembuat Alat dan Perangkat Telekomunikasi adalah 20 persen bagi Subscriber Station (SS) dan 30 persen bagi Base Station (BS).

Kerja sama itu juga akan membuka peluang dan membangun roadmap business model, mengembangkan inovasi serta berkolaborasi untuk kerja sama strategis lainnya di masa mendatang.

Sebagai satu-satunya pemain telpon nirkabel yang bergerak di jaringan 450 Mhz, STI akan terus berupaya untuk memberikan solusi alternatif berinternet dengan harga terjangkau.

STI meyakini jaringan 4G LTE 450MHz cocok untuk digunakan di negara kepulauan seperti Indonesia. Jaringan Net1 Indonesia diharapkan bisa menyediakan
jangkauan yang luas bagi 260 juta penduduk Indonesia di lebih dari 14.000 pulau.

Bocoran Spesifikasi Xiaomi Mi Note 3

Xiaomi Mi Note 3

Xiaomi akan mempercepat peluncuran smartphone terbarunya Xiaomi Mi Note 3 pada akhir bulan ini atau September tahun ini, mengingat Xiaomi telah meluncurkan Mi Note 2 pada November.

Xiaomi Mi Note 3 akan mengusung layar sentuh Super AMOLED buatan Samsung dengan resolusi QHD 1440 x 2560 pixel, Qualcomm Snapdragon 835 dan RAM 6 GB serta kamera utama 23 megapixel.

Smartphone itu memiliki desain bingkai yang lebih tipis pada bagian atas dan bawah layar. Kemudian ada penempatan modul kamera dari bagian tengah ke sudut kiri atas serta tampil kamera depan layaknya mendukung kamera ganda.

Tentunya, Xiaomi akan membenamkan antarmuka MIUI 9.0 seperti dikutip GSM Arena.

Selain Xiaomi Mi Note 3, ada ponsel Xiaomi lainnya yang tak kalah keren yaitu Xiaomi Mi MIX 2 atau Mi MIX 2017 yang menawarkan spesifikasi bandel dan desain menawan.

Takut Diretas, Inggris Minta Sistem Perlindungan Siber Mobil Tanpa Sopir Harus Canggih

Mobil swakemudi Pacifica hasil kerja sama Waymo dan Fiat Chrysler.

Ancaman serangan siber sangat merajalela dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi, era teknologi akan memasuki Internet of Things (IoT) yang menghubungkan setiap perangkat dengan Internet tak terkecuali mobil tanpa sopir.

Pemerintah Inggris pun meminta para pabrikan mobil tanpa sopir (autonomous car) untuk meningkatkan perlindungan siber dan keamanan mobil tanpa sopirnya dari ancaman tangan-tangan nakal para peretas.

Para peretas bisa saja meng-hack mobil tanpa sopir pelanggan untuk mencuri data-data pribadi yang bersifat rahasia, mencuri mobil dengan sistem kunci digital dan memanfaatkan teknologi mobil tanpa sopir itu untuk berbuat kejahatan.

Martin Callanan (Menteri Transportasi Inggris) mengatakan peraturan baru itu akan meminta para teknisi mobil tanpa sopir untuk sangat memperhatikan keamanan siber dalam pengembangan mobil tanpa sopirnya dan menjamin keamanan para pelanggannya.

“Apakah kita akan mengubah mobil menjadi sumber WiFi atau memiliki jutaan kode program sehingga bisa jalan sendiri?. Yang jelas, mobil tanpa sopir harus memiliki sistem keamanan dan perlindungan yang canggih supaya terhindar dari serangan siber,” katanya seperti dikutip Reuters.

Dalam peraturan baru tersebut, sistem mobil tanpa sopir itu harus sanggup mempertahankan diri dari perintah-perintah yang sifatnya merusak atau ketika dikirimi data yang mencurigakan dan memungkinkan pengguna kendaraan untuk menghapus data pribadi mereka dari sistem di kendaraan.

Pemerintah Inggris juga merencanakan undang-undang baru yang mengatur asuransi mobil tanpa sopir.

Urusan asuransi menjadi salah satu penghalang terbesar mobil tanpa sopir karena perusahaan asuransi dan regulator masih merumuskan siapa yang harus bertanggungjawab saat terjadi kecelakaan.

Setelah Pixel dan Google Home, Chrome Akan Punya Google Assistant

Ilustrasi Google Assistant

Google akan mulai membenamkan layanan asisten virtual Google Assistant ke dalam layanannya. Setelah Pixel dan Google Home, Google akan membenamkan Google Assistant pada platform situs web Chrome.

Google mengharapkan jumlah basis pengguna Google Assistant terus bertambah dan Chrome adalah salah satu peramban paling dominan dengan pangsa pasar sebesar 50 persen secara global.

Tentunya, kehadiran Google Assistant pada Chrome akan membuat browser tersebut menjadi semakin dominan seperti dikutip Ubergizmo.

Sebelumnya, Google juga mengumumkan Google Assistant ini akan menyambangi perangkat iOS dalam ajang gelaran Google I/O di Mountain View, Amerika Serikat (AS).

Gummi Hafsteinsson (Product Management Director Google) mengatakan kehadiran Google Assistant pada perangkat kompetitor seperti iOS untuk menyediakan alternatif asisten virtual kepada pengguna iOS.

“Salah satu keunggulan produk kami yang paling unik—seperti Google Assistant—adalah tersedia untuk miliaran pengguna Android. Karena itu, kami ingin produk ini juga dirasakan manfaatnya oleh pengguna iOS,” katanya.

Apple Menyerah Bikin Sensor Sidik Jari di Balik Layar iPhone 8

ilustrasi iPhone 8

Inovasi teknologi sensor sidik jari dibalik layar akan menjadi fenomenal di industri smartphone pada masa depan. Sayangnya, banyak perusahaan smartphone yang menyerah mengembangkan teknologi tersebut.

Selain Samsung, Apple pun menyerah mengembangkan teknologi sensor sidik jari dibalik layar atau Touch ID. Bahkan, Samsung akan menempatkan sensor sidik jari di belakang layar pada smartphone flagship-nya Galaxy Note 8 yang akah hadir bulan depan.

Informasi itu terungkap dari Ming-Chi Kuo (Pengamat Industri Smartphone dan Apple). Biasanya, informasi Kuo selalu tepat mengenai bocoran spesifikasi iPhone terbaru.

Kuo mengatakan Apple telah membatalkan rencana pembuatan sensor sidik jari dibalik layar pada iPhone 8, menyusul mepetnya waktu peluncuran iPhone 8 pada bulan depan. Jika tidak cepat rampung, maka waktu peluncuran iPhone 8 akan molor beberapa bulan lagi.

Informasi lainnya, Apple akan menggantikan Touch ID dengan dengan pemindai wajah atau Face ID yang akan melakukan pemindaian wajah secara tiga dimensi untuk mengaktifkan fitur tersbut.

Kehadiran fitur Face ID lebih masuk akal karena Apple telah memperkenalkan teknologi itu pada lini produk laptop mereka MacBook Pro seperti dikutip Ubergizmo.

Bocoran lainnya, iPhone 8 akan memiliki kamera utama yang bisa merekam video berkualitas 4K dengan 60 frame per second (fps). Apple akan meluncurkan iPhone 8, iPhone 7s dan 7s Plus pada September 2017. iPhone 8 akan dijual satu atau dua bulan setelahnya.

Di Indonesia, Masih Banyak Perusahaan Belum Terapkan Enkripsi

Di Indonesia masih banyak perusahaan yang belum mengimplementasikan enkripsi sebagai bagian dari sistem keamanan mereka.

Padahal enkripsi diperlukan untuk mengamankan dan melindungi data yang disimpan di laptop atau komputer desktop, media removable, PDA, server e-mail, jaringan perusahaan, termasuk melindungi data dalam transfer seperti e-mail.

Melihat kenyataan tersebut, tidak mengherankan jika Kementerian Komunikasi dan Informatika yang didukung Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, mengatakan bahwa hampir setiap hari Indonesia menerima 1.225 juta serangan siber dari berbagai negara, seperti dalam kasus WannaCry, Fireball hingga Petya.

Ironisnya, kondisi di tanah air bertolak belakang dengan fakta yang terjadi secara global. Adopsi enkripsi di berbagai perusahaan secara global justru dikatakan meningkat lebih dari dua kali lipat dalam satu dekade terakhir.

Penelitian yang dilakukan Ponemon Institut saja menyebutkan bahwa jumlah perusahaan yang menerapkan enkripsi meningkat dari 15 persen menjadi 37 persen antara tahun 2015-2016.

Technical Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia, Yudhi Kukuh pun menyarankan agar Indonesia segera memperhitungkan teknologi enkripsi untuk menjawab kebutuhan keamanan perusahaan demi melindungi data yang tersebar di beberapa perangkat perusahaan.

“Enkripsi akan melindungi data yang dicuri atau hilang agar tidak mungkin dibaca karena dikodekan oleh mekanisme enkripsi,” pungkas Yudhi.

Tahun Depan, Pebisnis Tanah Air Wajib Terapkan Enkripsi

Uni Eropa akan menetapkan General Data Protection Regulation (GDPR) bulan Mei 2018 mendatang. Ketentuan tersebut berlaku untuk semua entitas bisnis di Eropa yang menggunakan enkripsi sebagai syarat perlindungan data.

Hal ini sejalan dengan semakin tingginya angka ancaman siber setiap tahunnya. Ironisnya kesalahan karyawan menempati urutan pertama sebagai ancaman utama terhadap data penting dan rahasia, diikuti kerusakan sistem dan peretas.

Tak ayal, kesepakatan tersebut pun turut berimbas kepada pebisnis di tanah air untuk menerapkan enkripsi jika ingin berbisnis atau mempertahankan jalinan usaha mereka dengan negara-negara eropa. Terlebih lagi jika perusahaan milik mereka menjalin hubungan bisnis atau memiliki cabang usaha di negara-negara Eropa.

“Indonesia harus segera memperhitungkan teknologi enkripsi untuk menjawab kebutuhan keamanan perusahaan, melindungi data seperti di laptop atau komputer desktop, media penyimpanan removable, PDA, server e-mail, atau jaringan perusahaan, termasuk melindungi data dalam transfer seperti e-mail,” jelas Yudhi Kukuh (Technical Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia).

Lebih dari itu, dunia bisnis tentu sudah menyadari bahwa mengamankan data merupakan prioritas paling utama. Pasalnya konsekuensinya akan sangat fatal apabila data berharga yang dimiliki hilang atau dicuri. Enkripsi pun menjadi mekanisme keamanan untuk melindungi informasi rahasia yang paling efektif di antaranya banyaknya pilihan.

Review Smartphone