Arsip Harian: Aug 24, 2017

Mengapa Pesan Tiket.com Lebih Murah Lewat Aplikasi Mobile?

Pertumbuhan pengguna aplikasi mobile Tiket.com sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir, menyusul pertumbuhan smartphone yang kian merata di Indonesia. Para pengguna lebih memilih memesan produk-produk Tiket.com melalui aplikasi mobile-nya daripada melalui versi website-nya.

Gaery Undarsa (Chief Communication & Co-Founder, Tiket.com) melihat pertumbuhan transaksi Tiket.com akan terus bergeser ke channel aplikasi mobile daripada lewat website-nya.

“Tingkat instalasi aplikasi Tiket.com saat ini telah mencapai 3 juta pengguna dengan pertumbuhan 200 persen per tahunnya. Sampai saat ini transaksi melalui aplikasi sudah mencapai 47 persen dari total keseluruhan transaksi,” katanya di Jakarta, Kamis (24/8).

Lantas, apa yang membuat pengguna aplikasi mobile Tiket.com sangat banyak? Gaery mengatakan program pemasaran Tiket.com mulai beralih ke aplikasi mobile, menyusul penggunanya yang tinggi.

“Kenapa apps? Karena aplikasi jauh lebih murah. Dalam sebulan, promo di aplikasi bisa sampai 20 hari. Hampir ada promo terus,” ungkapnya.

Selain itu, pemesanan produk layanan Tiket.com melalui aplikasi jauh lebih simpel, ringkas, dan cepat daripada lewat website yang harus masih membuka laptop atau komputer PC.

“Jauh lebih simpel dan cepat lewat aplikasi. Pengguna pun lebih cepat mendapatkan perbandingan harga melalui smartphone,” pungkasnya.

Alasan Pemesanan Tiket Pesawat Sangat Laris di Tiket.com

Gaery Undarsa (Chief Communication & Co-Founder Tiket.com)

Tiket.com sebagai pionir online travel agent (OTA) memiliki produk perjalanan terlengkap untuk produk tiket pesawat, reservasi hotel, tiket kereta api, sewa mobil, hingga tiket event dan atraksi.

Tiket.com telah bekerjasama dengan lebih dari 50 maskapai penerbangan domestik maupun internasional, dan terhubung di lebih dari 180.000 jaringan hotel di seluruh dunia.

Dari sekian banyak produknya, ternyata tiket pemesanan pesawat terbang sangat laris di Tiket.com mengalahkan pemesanan tiket kereta api. Padahal, Tiket.com adalah OTA yang mengawali dan menginspirasi OTA lainnya untuk membuka pemesanan tiket kereta api.

Gaery Undarsa (Chief Communication & Co-Founder, Tiket.com) mengatakan pemesanan tiket pesawat terbang sangat tinggi di Indonesia karena kondisi wilayah Indonesia yang terdiri dari berbagai kepulauan sehingga sulit dijangkau kereta api.

“Mayoritas pesawat terbang karena Indonesia negara kepulauan dan itu tidak bisa diakomodir oleh kereta api,” katanya di Jakarta, Kamis (24/8).

Selain itu, rute perjalanan kereta api di Indonesia baru sebatas pulau Jawa. Hal itu yang membuat pemesanan tiket pesawat sangat membludak di Indonesia karena jangkauan pesawat terbang yang lebih luas.

Terkait destinasi pesawat terbang tujuan domestik masih mendominasi di Tiket.com sebesar 85 persen. Sedangkan, pemesanan Internasional hanya 15 persen.

“Destinasi pesawat terbang domestik masih Surabaya, Bali, Semarang, Yogyakarta, Medan, dan Makassar yang paling laris. Kalau Internasional, masih Singapura nomor satu,” ungkapnya.

Pemesanan tiket pesawat terbang juga mendongkrak pemesanan hotel dan rental mobil di tempat-tempat wisata. “Orang itu kalau jalan-jalan, setelah memesan pesawat terbang, pasti memesan hotel dan sewa mobil untuk jalan-jalan,” pungkasnya.

Kenapa Server HPE Gen10 Tidak Bisa Ditembus Hacker?

Chip HPE iLO 5 dengan pengamanan “silicon root of trust”.

Hewlett Packard Enterprise (HPE) telah meluncurkan lini server Gen10 di Indonesia, Rabu (23/8), yang diklaim sebagai server paling aman di dunia berdasarkan standar industri.

Salah satu keunggulan utama server terbaru ini adalah dari sisi keamanan. HPE bahkan mengklaim server ini kebal dari serangan siber dan tidak akan bisa ditembus hacker. Kenapa HPE bisa begitu yakin?

Rahasianya terletak pada teknologi keamanan yang baru diperkenalkan pada server HPE Gen10. Teknologi bernama “silicon root of trust” ini ditanamkan langsung pada chip custom iLO 5 yang dirancang dan diproduksi sendiri oleh HPE.

Perlu dicatat bahwa “silicon root of trust” berbeda dengan sistem “root of trust” yang dibesut Intel pada prosesor Xeon Scalable-nya karena mampu melindungi server lebih dalam, tidak hanya di level hardware tetapi sampai ke level firmware.

Rancangan sistem ini menciptakan sidik jari digital yang tidak bisa diubah (immutable) pada silikon.

Setiap periode tertentu, misalnya setiap hari atau tiga hari, sistem bakal menjalankan pemeriksaan terhadap seluruh firmware yang terpasang di server. Apabila sistem mendeteksi adanya firmware dengan sidik jari digital yang sudah dimodifikasi atau disusupi malware, otomatis kode firmware tidak akan dieksekusi dan server tidak dapat menyala.

HPE mengembangkan “silicon root of trust” karena berdasarkan temuan Information Systems Audit and Control Association (ISACA), pada tahun 2016 lebih dari 50 persen profesional keamanan siber pernah melaporkan sedikitnya satu kejadian firmware yang diinfeksi malware. Ini membuktikan modus serangan siber kian canggih dan menyasar celah keamanan pada firmware.

Peluncuran lini server HPE Gen10 di Indonesia.

Melindungi Sepanjang Siklus Hidup Server

Fitur keamanan pada server Gen10 tidak terbatas pada “silicon root of trust”, tetapi berlanjut sejak server dinyalakan sampai saatnya dimatikan/diganti server baru (end of life).

Sedikitnya terdapat enam metode pengamanan sepanjang siklus hidup server, seperti deteksi serangan saat server berjalan, identifikasi risiko berdasarkan keanehan perilaku, proteksi data di dalam server, mempercepat kepatuhan terhadap regulasi berstandar NIST, sampai menghapus data secara aman.

“Kami sudah bekerjasama dengan FBI, CIA, dan biro intelijen lain di banyak negara untuk membuktikan keamanan server ini,” kata Paul Haverfield (CTO – Datacenter & Hybrid Cloud Group, HPE Asia Pacific & Japan).

Pertama Kalinya, Drone Sukses Kirim Barang dalam 4 Menit Saja

Perusahaan penyedia jasa logistik akan menggunakan layanan drone di masa depan karena drone menawakan keunggulan pada efektivtas dan fleksibilitas.

Perusahaan Amazon, 7-Eleven, DoorDash berencana menggunakan kendaraan tanpa awak baik yang bisa terbang atau hanya berjalan di darat

“Kami akan mengirimkan secepat pelanggan membuat pesanan. Kami sangat senang bekerjasama dengan Aha untuk membuat pengiriman drone menjadi kenyataan di Reykajvik,” kata Yariv Bash (Pendiri dan CEO Flytrex) seperti dikutip Venture Beat.

Salah satu perusahaan e-commerce asal Islandia Aha berhasil menerbangkan drone pertama kalinya untuk urusan komersial. Aha pun menggandeng perusahaan drone asal Israel, Flytrex untuk mengirimkan pesanana makanan di Reykjavik.

Aha sebagai e-commerce nomor satu di Islandia pun telah memiliki kerjasama dengan restoran online, toko ritel dan toko groseris. Keunggulannya, Aha mampu meringkas waktunya dengan efisien.

Bayangkan!, Aha membutuhkan waktu selama 20 menit untuk pengiriman darat dengan mobil atau motor, menyusul ibukota Islandia Reykjavik dipisakan oleh teluk yang besar dan banyaknya jalan berliku-liku.

Dengan drone, Aha mampu mengirimkan barang ke tempat tujuan hanya dalam waktu 4 menit saja, lebih banyak waktu yang terhemat.

Meskipun tidak memberikan dampak keuntungan yang besar, tetapi pengiriman barang akan sangat cepat dan sangat penting untuk makanan yang baru matang. Pelanggan yang memesan makanan akan sangat mengapresiasi waktu karena makanan pesanannya masih hangat.

Saat ini Aha masih menggunakan satu drone yang beroperasi untuk pengiriman makanan atau barang tetapi Aha akan membuka banyak rute ke depannya.

Rasmus Lerdorf: Pencipta Bahasa PHP yang Benci Pemrograman

Rasmus Lerdorf (Pencipta PHP).

Internet takkan memiliki makna tanpa isi konten. Dan konten di internet tersebut barangkali juga tak akan semeriah sekarang ini tanpa aplikasi manajemen konten yang mumpuni. Saat berbicara tentang sistem manajement konten atau CMS (content management system), hampir semua pengisi konten di internet mengenal WordPress.

Ya, WordPress memang merupakan CMS paling populer saat ini, dengan market share sebesar 58,9 persen. Di belakang WordPress terdapat beberapa nama yang sebenarnya tak asing juga, seperti Joomla!, Drupal, dan Magento. Namun market share mereka tertinggal sangat jauh dari WordPress.

Terlepas dari itu, sebenarnya ada benang merah yang dapat ditarik dari keempat nama yang disebut di atas. Keempatnya dikembangkan menggunakan PHP, bahasa pemrograman web yang sangat populer. Saat ini, CMS berbasis bahasa PHP telah digunakan oleh lebih dari 9 juta situs internet, termasuk beberapa nama besar seperti Facebook, CurrencyFair, Wikipedia, Tumblr, Mailchimp, Flickr, Yahoo, dan Twitter.

Jadi aman kiranya untuk menyatakan bahwa tanpa PHP, internet tak akan semaju sekarang ini. Dan siapakah yang boleh berbangga karena namanya dicatat sebagai pencipta PHP? Dialah Rasmus Lerdorf, seorang programmer asal Denmark.

Lulusan Teknik Desain Sistem

Rasmus Lerdorf lahir pada tanggal 22 November 1968 di Qeqertarsuaq, Greenland. Secara administratif, Greenland merupakan bagian dari negara Denmark. Karena itu, Lerdorf sering disebut sebagai orang Denmark. Namun, bukan hanya itu. Faktanya, pada saat baru berusia tiga tahun, keluarganya memang berpindah dari Greenland ke Denmark.

Masa kecil Rasmus dihabiskan di salah satu negeri paling dekat dengan kutub utara tersebut. Pada tahun 1980, ketika Lerdorf berusia dua belas tahun, keluarganya berpindah dari Denmark ke Kanada. Kemudian mereka menetap di King City, Ontario (sebelah utara Toronto), sejak tahun 1983.

Lerdorf kemudian melanjutkan pendidikannya di Kanada dan masuk ke King City Secondary School (setingkat SMA) dan lulus pada tahun 1988. Dia langsung naik jenjang pendidikan dengan mengambil jurusan Teknik Desain Sistem (Systems Design Engineering) di University of Waterloo.

Pada tahun 1993, Lerdorf berhasil menamatkan studinya dan memperoleh gelar Sarjana Sains Terapan (Bachelor of Applied Science). Di Indonesia, gelar tersebut kurang lebih setara dengan gelar vokasi lulusan program Diploma IV yang juga disebut dengan Sarjana Sains Terapan.

Setelah lulus sarjana, Lerdorf sempat beberapa kali pindah tempat tinggal, bahkan hingga pindah negara. Lerdorf sempat tinggal di Brasil selama tiga tahun, kemudian pindah lagi ke North Carolina, sebelum akhirnya mendarat di San Fransisco, California. Lerdorf yang memiliki rasa humor tinggi selalu berkata bahwa dia adalah satu-satunya Latino Eskimo yang tinggal di California.

Mengembangkan Parser Sederhana

Ilmu yang dipelajarinya selama kuliah mau tidak mau membuat Lerdorf menguasai berbagai bahasa pemrograman yang populer pada zaman itu, seperti C dan CGI-Perl. CGI di sini adalah singkatan dari Common Gateway Interface, bukan Computer Generated Imagery. Jadi yang dikuasai Lerdorf adalah scripting (pembuatan skrip program), bukan pembuatan animasi.

Pada pertengahan dasawarsa 1990-an, Lerdorf banyak terlibat dalam proyek pembuatan halaman web. Dengan bermodalkan bahasa C dan Perl, Lerdorf merasa kewalahan dalam membangun halaman web karena membutuhkan waktu yang sangat panjang.

Opsi lain yang tersedia saat itu adalah membuat desain halaman web menggunakan pengolah kata seperti Microsoft Word, menyimpannya dalam format HTML, kemudian mengunggahnya menggunakan FTP.

Opsi kedua ini banyak memiliki keterbatasan. Salah satu di antaranya adalah terlalu statis. Halaman web yang dirancang tersebut tidak akan bisa secara dinamis “menyapa” pengunjung dengan ucapan selamat pagi, selamat siang, atau selamat malam sesuai waktu aksesnya, atau katakanlah menyapa “Bapak” atau “Ibu” sesuai jenis kelamin pengunjungnya.

Padahal pada saat itu, perancangan halaman web yang dinamis sudah menjadi kebutuhan yang mendesak, apalagi bagi perusahaan-perusahaan besar yang hendak menampilkan profil perusahaan.

Dari sisi kedinamisan, jelas penggunaan C dan Perl lebih cocok. Jadi Lerdorf tetap bertahan menggunakan kedua bahasa tersebut dalam membangun halaman dan aplikasi web. Namun lama kelamaan, Lerdorf menjadi bosan dan lelah karena untuk merancang halaman sederhana saja dia bisa membuat sampai tiga puluh skrip berbeda. Untunglah, Lerdorf tidak menyerah dan malahan menggabungkan puluhan skrip berbeda tersebut menjadi satu pustaka tunggal dalam bahasa C.

Selanjutnya, Lerdorf mengembangkan sebuah parser sederhana yang dapat menggantikan tag HTML berdasarkan output dari pustaka C tadi. Pustaka ini mula-mula diterapkannya dalam membangun web pribadinya serta beberapa proyek kecil lainnya.

Pustaka tersebut lama-kelamaan berkembang dengan memasukkan berbagai unsur pemrograman ke dalamnya, seperti pengenalan kondisi, pengulangan perintah, fungsi, dan lain-lain. Inilah yang kemudian menjadi cikal bakal PHP. Rasmus Lerdorf menamai pustaka buatannya tersebut dengan PHP karena merupakan singkatan dari Personal Home Page tools.

Peristiwa ini terjadi pada tahun 1995 sehingga tahun tersebut dinyatakan sebagai tahun lahirnya bahasa PHP.

Rasmus Lerdorf (Pencipta PHP).

Pada awal pengembangannya, PHP lebih banyak digunakan untuk melakukan pengolah form. Oleh karenanya, pada saat itu PHP sering disebut juga PHP/FI, dengan FI merupakan singkatan dari Form Interpreter.

Berhubung dilepas dengan lisensi open source, banyak pihak turut mengembangkan PHP/FI. Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend mengembangkan interpreter PHP yang lebih “bersih” dan lebih cepat. Interpreter baru ini kemudian dirilis sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP itu sendiri diubah menjadi singkatan rekursif yang kepanjangannya adalah PHP: Hypertext Preprocessor. Sekarang ini bisa dikatakan lebih banyak lagi yang terlibat dalam pengembangan PHP.

Tetap Rendah Hati

Meski bahasa PHP telah begitu populer dan digunakan oleh berbagai layanan internet ternama, Rasmus Lerdorf tidak menjadi besar kepala. Dia adalah seorang yang rendah hati dan selalu mengatakan bahwa dia bukanlah pengembang bahasa PHP yang kita kenal sekarang ini.

“Saya hanyalah orang yang mengembangkan PHP untuk pertama kalinya”, demikian katanya pada suatu kesempatan. “Dalam perjalanan selanjutnya, ada puluhan, bahkan ratusan orang yang turut serta mengembangkan PHP hingga menjadi seperti sekarang ini,” ujarnya merendah.

Lebih lanjut Lerdorf mengatakan bahwa PHP adalah sebuah proyek kolaboratif. “Bayangkan, bila Anda memiliki sebuah masalah dalam membangun web, Anda bisa saja pergi ke toko dan membeli sebuah produk yang masih ‘terbungkus plastik’, namun bisa saja kan produk tersebut tidak mampu membawa solusi bagi masalah Anda. Atau Anda bisa bergabung ke sebuah komunitas berisi ribuan orang yang mengalami masalah sama dengan Anda, kemudian mencari solusinya secara bersama-sama. Itulah PHP,” papar Lerdorf.

Bagi Lerdorf, mencari solusi secara kolaboratif adalah cara terbaik dalam membangun peranti lunak. Peranti lunak tersebut bahkan pada akhirnya bisa saja mengalahkan sebuah produk berbayar.

Rasmus Lerdorf tidak hanya berperan dalam pengembangan PHP. Dia juga memiliki kontribusi dalam pengembangan web server Apache serta menambahkan klausa LIMIT dalam bahasa MSQL. Berbagai peranti lunak database relasional berskala mainframe seperti Oracle telah memiliki klausa LIMIT namun ternyata belum tersedia pada peranti lunak database relasional skala PC.

Setelah ditambahkan oleh Lerdorf, akhirnya berbagai peranti lunak database relasional segera mengadaptasi penggunaan klausa LIMIT tersebut.

Benci Bahasa Pemrograman

Selain terus terlibat dalam pengembangan PHP, Lerdorf juga memiliki karier sebagai karyawan pada perusahaan besar.

Pada rentang September 2002 hingga November 2009, Lerdorf bekerja untuk Yahoo! Inc. sebagai arsitek infrastruktur. Pada tahun 2010, dia bergabung ke WePay untuk mengembangkan antarmuka aplikasi. Pada 22 Februari 2012, melalui akun Twitter-nya, Lerdorf mengumumkan bahwa dia bergabung ke Etsy. Pada bulan Juli 2013, Lerdorf bergabung ke Jelastic sebagai penasehat senior dalam proses pembuatan teknologi baru.

Lerdorf juga sering diundang untuk berbicara pada aneka ajang open source di berbagai belahan dunia.

Berkat prestasinya, Lerdorf pernah menerima penghargaan dari MIT pada sebuah ajang bernama T35. Ia digelari sebagai salah satu dari seratus orang penemu berbakat yang masih berusia kurang dari 35 tahun.

Yang menarik, pada berbagai kesempatan Lerdorf sering berkata bahwa sebenarnya dia membenci pemrograman. Yang dia sukai adalah proses pemecahan masalah. “Saya membangun PHP ini sebenarnya supaya saya lebih sedikit melakukan pemrograman karena tinggal menggunakan kode yang telah ada,” pungkasnya.

Wmotion Digitalindo Teknologi: Hadirkan Solusi Mobile untuk Industri Vertikal

Ariyandi Chaniago (Chief Operating Officer, Wmotion Digitalindo Teknologi). [Foto: Abdul Aziz/InfoKomputer]
Anda mungkin pernah melihat sebuah restoran dengan metode pemesanan menggunakan iPad.

Semua menu makanan dan minuman ada di iPad dan pengunjung cukup menentukan berapa porsi yang dipesan. Tidak cuma itu, iPad juga bisa digunakan untuk berfoto selfie dan wefie yang hasilnya bisa langsung dikirim ke e-mail pengunjung.

Konsep restoran unik ini adalah salah satu prototipe yang pernah dilakukan Wmotion. “Tujuannya adalah memberi experience yang berbeda sekaligus membuat proses order yang berbasis sistem,” ungkap Ariyandi Chaniago (Chief Operating Officer, Wmotion Digitalindo Teknologi).

Di sisi pengunjung, mereka mendapatkan pengalaman menyenangkan sejak proses pemesanan sampai selesai makan. Sementara di sisi restoran, setiap order dari pengunjung akan langsung masuk ke sistem di dapur dan kasir. Ini akan memudahkan manajer toko memonitor order pengunjung, antrean di dapur, sampai melacak informasi tagihan.

Lima Industri

Berdiri sejak pertengahan 2016, Wmotion adalah anak perusahaan Wahana Cipta Sinatria (WCS) yang telah lama dikenal sebagai penyedia solusi TI di Indonesia.

Wmotion berfokus kepada pengembangan sistem ERP dan CRM berbasis Microsoft Dynamics 365, khususnya pada industri restoran, sekolah, perumahan, peternakan, dan project. “Visi kami adalah menyediakan solusi yang mendorong transformasi digital di tiap industri tersebut,” tambah Ariyandi.

Ada alasan tersendiri mengapa Wmotion berfokus kepada lima industri ini. “Benang merah dari lima industri tersebut adalah semuanya services industry yang melibatkan manusia,” ungkap Ariyandi. Berbeda dengan industri manufaktur yang kini mengarah ke automasi, industri layanan tetap membutuhkan peran manusia. Namun agar performa dari setiap individu bisa optimal, dibutuhkan solusi yang mampu memudahkan pekerjaan mereka.

Karena terkait orang pula, titik berat solusi Wmotion adalah pada aplikasi mobile. “Karena sasaran kami adalah orang-orang di lapangan yang mobilitasnya tinggi,” tambah Ariyandi.

Salah satu contohnya adalah caretaker di industri peternakan. “Mereka ini tiap hari ke paddock untuk memberi makan dan memonitor ternak,” cerita Ariyandi.

Jika dibekali aplikasi mobile yang tepat, caretaker ini bisa memasukkan informasi setiap ternak ke dalam sistem dengan mudah dengan risiko kesalahan minim. Ketika informasi tersusun rapi, pengelola peternakan pun kemudian memiliki informasi yang mendetail dari setiap ternak yang berujung pada peningkatan produktivitas.

Sementara untuk industri sekolah, solusi Wmotion terkait kemudahan orang tua memantau perkembangan pendidikan anaknya. “Jadi orang tua bisa melihat hari ini anak mereka mendapat tugas apa, bagaimana perilaku mereka di sekolah, dan sebagainya,” ungkap Ariyandi. Solusi ini juga bisa dikaitkan dengan teknologi IoT (seperti smartwatch atau smartband) sehingga orang tua bisa melacak posisi sang anak secara real-time.

Wmotion berfokus kepada pengembangan sistem ERP dan CRM berbasis Microsoft Dynamics 365, khususnya pada industri restoran, sekolah, perumahan, peternakan, dan project.

Berbasis Cloud

Solusi Wmotion sendiri dibangun di atas platform Microsoft Dynamics 365. Mengingat WCS telah menjadi partner Microsoft sejak tahun 2004, mudah untuk memahami mengapa Wmotion memilih platform Dynamics 365.

Namun menurut Ariyandi, alasannya lebih dari itu. “Kalau dilihat dari blueprint-nya, Dynamics 365 menggabungkan ERP dan CRM,” tambah Ariyandi. Menurut Ariyandi, hal ini sesuai dengan keinginan customer yang menginginkan dua solusi ini disatukan sehingga menjadi end-to-end solution bagi perusahaan.

Sebagai sebuah Software-as-a-Services, Dynamics 365 sebenarnya sudah menawarkan solusi siap pakai bagi customer. Namun bagi Ariyandi, Wmotion tetap bisa menambahkan added-value di atas Dynamics 365. “Karena Dynamics 365 itu menawarkan solusi yang horizontal, jadi untuk semua industri dan semua perusahaan,” terang Ariyandi.

Sementara Wmotion menawarkan solusi vertikal yang disesuaikan dengan business process yang unik di lima industri yang telah disebut di atas. Dengan begitu, solusi yang ditawarkan Wmotion bisa lebih relevan dengan kebutuhan perusahaan di industri tersebut.

Dalam menyusun template solusi dari tiap industri, Wmotion berbekal pengalaman panjang WCS yang telah lama berkiprah di tanah air. “Jadi yang kami buat pada dasarnya adalah best practice dari pengalaman kami selama ini,” ungkap Ariyandi. Wmotion memang membuka kemungkinan untuk melakukan kustomisasi lebih jauh lagi, namun dengan batasan tertentu.

Hal ini untuk menjaga kepentingan customer agar tidak menghadapi masalah lebih pelik di kemudian hari. “Contohnya ketika ada upgrade version, kustomisasi ini bisa menjadi pain point tersendiri bagi customer,” ungkap Ariyandi. Belum lagi munculnya ketergantungan customer terhadap konsultan untuk menjaga kompatibilitas kustomisasi tersebut.

Delivery ideal solusi Wmotion sendiri adalah cloud. Namun juga bisa dilakukan dengan pendekatan on-premise dan hybrid. Variasi pilihan ini dimaksudkan untuk membuka lebih banyak opsi bagi customer. “Saat ini market memang sedang beralih ke cloud, namun masih banyak juga perusahaan yang belum percaya ke cloud,” jelas Ariyandi. Pendekatan hybrid juga sesuai untuk perusahaan yang sudah memiliki sistem sendiri.

“Misalnya perusahaan sudah punya sistem finance sendiri, namun ingin menggunakan sistem operasional Wmotion. Nah, dua sistem ini bisa diintegrasikan dengan pendekatan hybrid,” ungkap Ariyandi. Hal ini mungkin karena sejak awal Microsoft merancang Dynamics 365 sebagai open platform, yang bisa diintegrasikan dengan berbagai sistem lain.

Dalam menyusun template solusi dari tiap industri, Wmotion berbekal pengalaman panjang WCS yang telah lama berkiprah di tanah air. “Jadi yang kami buat pada dasarnya adalah best practice dari pengalaman selama ini,” ungkap Ariyandi.

Mimpi Besar

Dengan usia yang baru sekitar satu tahun, Wmotion mengaku sudah memiliki cukup banyak customer. Dari lima sektor sasaran Wmotion, hanya peternakan yang penetrasinya masih rendah. “Karena pemain di industri ini belum banyak yang menggunakan teknologi,” kata Ariyandi. Namun ia yakin, dalam dua tahun ke depan, industri peternakan akan mulai melihat value penggunaan teknologi di industri mereka.

Sementara di empat industri lain, prospeknya boleh dibilang cerah. Di industri pendidikan, misalnya, aktivitas tinggi dari anak sekolah zaman sekarang membentuk kebutuhan orang tua untuk memonitor perkembangan pendidikan anaknya. Sementara di sisi real estate, menyajikan informasi mendalam terkait properti yang akan dipasarkan kini menjadi kebutuhan mutlak.

Kalaupun ada tantangan, itu lebih kepada meyakinkan perusahaan Indonesia terkait konsep cloud. Namun dukungan total Microsoft dalam mengedukasi pasar membuat Ariyandi yakin tantangan ini akan bisa dijawab. “Microsoft selama ini ikut turun menyakinkan customer kalau solusi cloud itu secure, comply dengan semua regulasi, dan mengantongi berbagai sertifikasi,” Ariyandi mencontohkan hal-hal yang dilakukan Microsoft selama ini.

Ketika ditanya mimpi Wmotion di masa depan, Ariyandi dengan yakin berkata: menjadi perusahaan teknologi kelas regional. “Menurut saya orang Indonesia lebih inovatif dibanding negara lain, serta soal services juga lebih murah,” Ariyandi mengungkapkan alasannya.

Mimpi go-regional ini sudah mulai dirintis ketika beberapa waktu lalu solusi restoran Wmotion sudah masuk ke Malaysia dan Vietnam. Dan melihat sambutan positif pasar di dua negara tersebut, mimpi besar Wmotion ini bukan tidak mungkin akan terwujud.

Google Hadirkan Wi-Fi Publik, YouTube Go, dan Assistant Lokal di Indonesia

Tony Keusgen (Managing Director, Google Indonesia).

Google menggelar acara tahunan “Google 4 Indonesia” yang mengetengahkan berbagai inisiatif Google di Indonesia dalam mendukung penetrasi internet, pengembangan bisnis dan konten lokal, serta produktivitas masyarakat di tanah air.

Sejumlah pengumuman menarik disampaikan Google pada acara hari ini (24/8) di Ciputra Artpreneur, Jakarta.

Salah satunya peluncuran Google Station, fasilitas Wi-Fi publik yang memberi akses internet cepat, mudah, dan aman bagi masyarakat.

Google Station, fasilitas Wi-Fi publik yang memberi akses internet cepat, mudah, dan aman bagi masyarakat.

“Google percaya semua orang harus memiliki tiga hal: akses ke internet, produk dan sarana yang sesuai, dan platform untuk berkembang. Kami melihat adanya kebutuhan untuk sebuah produk yang cepat, sederhana, dan scalable. Maka, kami akan segera hadirkan Google Station di Indonesia,” ujar Tony Keusgen (Managing Director, Google Indonesia).

Inisiatif Google Station pertama kali dikenalkan Google di India pada tahun 2016 dan sudah menjangkau 3,5 juta orang setiap bulan.

Dalam menggelar Google Station di Indonesia, Google bekerjasama dengan CBN dan FiberStar selaku penyedia jaringan dan infrastruktur. Google menjanjikan pemasangan Google Station di seluruh pulau Jawa dan Bali, diawali di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Bandung.

Google Assistant dalam bahasa Indonesia.

Pengumuman lainnya adalah dirilisnya aplikasi Google Assistant dan Google Allo dalam bahasa Indonesia.

Melalui kedua aplikasi ini, para pengguna Android dapat bercakap-cakap lebih mudah dengan asisten pintar Google, bahkan bisa melontarkan lelucon dan bermain tebak-tebakan dengan bahasa lokal. Pengguna pun bisa menanyakan apa pun dalam satu halaman tanpa harus berganti aplikasi.

Selain itu, Google telah menggandeng RS Mitra Keluarga guna menyajikan informasi kesehatan yang lebih akurat dalam hasil pencariannya.

Waze mampu memberi rekomendasi perjalanan berdasarkan nomor polisi kendaraan terkait peraturan ganjil genap.

Produk Google lainnya, Waze, menjadi sorotan Google karena sudah digunakan secara aktif oleh 2 juta orang setiap bulan di Jakarta untuk berbagi informasi lalu lintas. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai negara kedua terbesar di Asia Pasifik dalam jumlah pengguna Waze.

Berkat data dari Waze, Google dapat mengetahui dampak positif dari peraturan ganjil genap di Jakarta, yakni mempersingkat rata-rata waktu tempuh hingga 19 persen pada setiap perjalanan.

Mulai hari ini, Waze pun mampu memberi rekomendasi perjalanan berdasarkan nomor polisi kendaraan pengguna terkait peraturan ganjil genap.

Terakhir, Google mengumumkan kehadiran aplikasi YouTube Go di Indonesia.

Aplikasi ini menawarkan fitur penghematan data dan optimalisasi konten yang lebih baik ketimbang YouTube standar. Pasalnya, aplikasi ini dirancang khusus bagi pengguna-pengguna di negara berkembang, setelah sebelumnya sukses diujicoba di India dan Nigeria.

Aplikasi YouTube Go menawarkan fitur penghematan data dan optimalisasi konten yang lebih baik ketimbang YouTube standar.

Melalui aplikasi YouTube Go, pengguna bisa menyaksikan preview video yang akan disaksikan sebelum memutuskan akan melanjutkan menonton atau tidak. Tersedia pula pilihan untuk mengunduh video dalam beberapa opsi berdasarkan resolusi dan ukuran file. Dengan begitu, pengguna tidak perlu menghabiskan banyak kuota data kalau ingin menonton video yang sama berulang-ulang.

“Lebih dari sembilan channel YouTube di Indonesia saat ini memiliki 1 juta subscriber, seperti Bayu Skak, Gen Halilintar, Ria Ricis, Cameo Project, dan Net Mediatama,” kata Zuber Muhammad (Head of YouTube Marketing for Next Billion Users, Google).

Google tidak menyebutkan jadwal resmi peluncuran YouTube Go di Indonesia. Tetapi, mereka memberikan alamat http://youtubego.com/signup bagi pengguna yang ingin mendaftar lebih dulu.

Ternyata Apple Bikin Mobil Tanpa Sopir untuk Antar Jemput Karyawan

Konsep Mobil Autonomous Apple 1

Apple berencana membuat mobil tanpa sopir yang benar-benar bisa berjalan otomatis atau level 5.

Menurut laporan New York Times, Apple sedang mengujicoba teknologi mobil tanpa sopir PAIL untuk antar jemput karyawannya dari kawasan perumahan di Palo Alto ke kantor Apple di Infinite Loop.

Nantinya, mobil antar jemput PAIL akan mengantarkan karyawan Apple dari kantor Apple yang sekarang ke markas Apple yang baru di Apple Park.

Sebelumnya, Apple menggelar “Project Titan” yang mempekerjakan ratusan insinyur untuk membuat mobil tanpa sopir. Proyek itu dimulai 2014 dan akan selesai pada 2019.

Sayangnya, banyak perbedaan pendapat di dalam tubuh internal Apple sendiri terkait visi mobil tanpa sopirnya. Steve Zadesky (Eksekutif Apple) yang sebelumnya bertanggung jawab dalam Project Titan ingin membuat mobil yang semiotomatis seperti Tesla.

Namun, Jony Ive (Kepala Eksekutif) menginginkan Apple membuat mobil tanpa sopir yang benar-benar otomatis walaupun hingga saat ini belum ada pabrikan teknologi dan otomotif yang berhasil mewujudkannya.

Apple juga akan mengintegrasikan semua sensor ke dalam mobil tanpa sopirnya untuk mencegah kecelakaan. Bahkan, Apple berencana merubah desain ban mobil tanpa sopirnya seperti dikutip Engadget.

Tampaknya, Apple akan menggunakan mobil pihak ketiga untuk menguji mobil antar jemput PAIL seperti Waymo yang menggunakan mobil Chrysler. Apple juga ketahuan sedang menguji mobil tanpa sopir Lexus yang memiliki teknologi RADAR dan LiDAR milik Velodyne.

Jika pengujian itu berjalan mulus, Apple bergabung dengan Intel, Waymo, Uber, dan perusahaan lainnya yang telah sukses mengujicoba mobil tanpa sopirnya.

7 Fitur Menggoda Samsung Galaxy Note 8

Samsung baru saja meluncurkan smartphone flagshipnya Galaxy Note 8 dengan segudang fitur canggih di New York, AS, Rabu waktu setempat. Berikut fitur-fitur unggulan Galaxy Note 8 seperti dikutip CNBC:

1. Kamera Ganda

Galaxy Note 8 menawarkan fitur kamera ganda, dual pixel, dual lens (wide dan tele), dan dual optical image stabilizer (OIS). Anda bisa mengubah titik fokus dan kedalaman foto (bokeh).

2. Apps Pair

Samsung menghadirkan fitur Apps Pair yang memungkinkan pengguna memasangkan dan membuka dua aplikasi sekaligus serta aplikasi akan tampil di layar secera bersamaan.

3. S Pen baru

Sebagai ciri khas, Galaxy Note. Samsung menghadirkan pena digital S Pen pada Galaxy Note 8 dengan sejumlah pembaruan seperti ujung pena yang lebih kecil dan tajam. Aplikasi Air Command yang bisa dibuka oleh S Pen juga bertambah dari 6 aplikasi menjadi 10 aplikasi.

4. Off Screen Memo baru

Jika seri Galaxy Note sebelumnya, fitur Off Screen Memo (menulis catatan dengan layar Galaxy Note tetap mati) hanya bisa menyimpan satu halaman, maka Galaxy note 8 kali ini bisa menyimpan hingga 100 halaman.

Kini pengguna juga bisa langsung menggunakan fitur Screen Off Memo walaupun S Pen tidak terpasang di tempatnya, menyusul varian Galaxy Note sebelumnya mengharuskan penggunanya memasang S Pen terlebih.

5. Live Message

Samsung juga menghadirkan fitur Live Message yang bisa diakses dari Air Command melalui S Pen. Fitur itu memungkinkan Anda untuk membalas aplikasi messaging dengan gambar bergerak GIF.

6. Full Screen

Galaxy Note 8 mengusung teknologi Infinity Display berukuran 6,3 inci dengan rasio aspek layar 18,5:9 sehingga Anda bisa menonton video bisa lebih puas dengan layar lebar yang penuh. Samsung juga ikut memangkas penggunaan tombol Home, Back dan multitasking yang ada di layar. Sebagai gantinya, Anda tetap bisa mengaksesnya secara virtual mirip Galaxy S8 dan S8+.

7. Bixby

Samsung juga membenamkan asisten virtual Bixby ke dalam Galaxy Note 8 sehingga pengguna bisa memberi instruksi via suara ke Bixby ketika sedang menggunakan aplikasi tertentu. Bixby merupakan gabungan antara Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dengan keseluruhan sistem dan Application Programming Interface (API) yang terbuka untuk pengembangan pihak ketiga.

Samsung Resmi Luncurkan Galaxy Note 8 dengan Kamera Ganda

Akhirnya, Samsung resmi meluncurkan smartphone flagshipnya Galaxy Note 8 dalam ajang Galaxy Unpacked 2017 di Park Avenue Armory, New York, Amerika Serikat, Rabu waktu setempat.

Samsung kembali mempertaruhkan reputasi dan nama besarnya pada Galaxy Note 8, menyusul insiden memalukan recall Galaxy Note 7 pada tahun lalu.

DJ Koh (President of Mobile Communication Business Samsung) mengatakan Galaxy Note 8 adalah smartphone dengan kamera terbaik saat ini dengan otentikasi biometrik terbaik, sertifikasi IP68, dan wireless charging.

“Yang tahun kemarin terjadi lupakan saja. Jadi, izinkan saya untuk mempersembahkan Galaxy Note terbaru untuk komunitas Galaxy Note di seluruh dunia,” katanya seperti dikutip The Verge.

Galaxy Note 8 mengusung layar Super AMOLED 6,3 inci dengan teknologi Infinity Display dan aspek rasio layar 18,5:9 yang membuat Anda sangat nyaman untuk menonton video streaming atau konten multimedia lainnya.

Galaxy Note 8 mengusung chipset Exynos 8895 untuk pasar Asia atau Snapdragon 835 untuk pengguna di kawasan Eropa dan Amerika Serikat. Kemudian, Galaxy Note 8 RAM 6GB dengan pilihan memori internal 64GB, 128GB, dan 256GB serta tambahan slot kartu microSD hingga 256GB.

Tak ketinggalan, Samsung juga memperkenalkan asisten virtual Bixby ke dalam Galaxy Note 8. Sudah terintegrasi dengan aplikasi-aplikasi lainnya, pengguna bisa memberi instruksi via suara ke Bixby ketika sedang menggunakan aplikasi tertentu.

Bixby merupakan gabungan antara Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dengan keseluruhan sistem dan Application Programming Interface (API) yang terbuka untuk pengembangan pihak ketiga.

Hebatnya, Galaxy Note 8 mengusung kamera ganda yang masing-masing 12 megapixel (satu lensa wide dengan aperture f1.7 dan lensa tele f2.4) dengan kemampuan optical zoom 2x dan digital zoom 10x. Untuk kamera depan, Samsung Galaxy Note 8 mengusung kamera depan berukuran 8 megapixel.

Kamera Galaxy Note 8 menawarkan fitur sensor dual pixel, dan dual Optical Image Stabilization (OIS) untuk kamera utamanya. Berkat teknologi Auto Focus (AF), kamera depan dan belakang smartphone dapat mampu melacak fokus dengan lebik baik.

“Foto yang ditangkap oleh kamera Galaxy Note 8 juga bisa diubah-ubah titik fokus dan kedalaman untuk foto bokeh. Anda bisa mengatur letak fokus dan tingkat blur yang bisa diubah-ubah,” ujar Koh.

Samsung juga menghadirkan fitur Selective Focus yang memungkinkan pengguna dapat mengambil fokus belakang atau depan sebagai hasil fotonya.

Sebagai ciri khas, Samsung juga menghadirkan S Pen dengan ukuran yang lebih ramping dan ujungnya lebih tajam sehingga dapat menulis atau menggambar tebal atau tidaknya goresan stylus di layar smartphone.

Review Smartphone