Berita Tips Bikin Password Susah Ditembus Hacker

Tips Bikin Password Susah Ditembus Hacker

Ilustrasi password

Banyak pengguna komputer yang berbuat banyak kesalahan sama dengan menggunakan password serupa di banyak akun seperti menggunakan password perusahaan untuk akun pribadi.

Resikonya, apabila akun itu berhasil dibobol kata sandinya maka akan berakibat fatal karena password dengan kompleksitas rendah dapat dibobol dalam waktu kurang dari satu hari sedang password dengan kompleksitas medium dibutuhkan waktu kurang dari seminggu serta password dengan kompleksitas tinggi butuh waktu kurang dari sebulan.

Yudhi Kukuh (Technical Consultant PT Prosperita ESET Indonesia) mengatakan Penjahat digital bisa memperoleh akses langsung ke jaringan perusahaan dan mencuri semua informasi penting dan rahasia milik perusahaan.

“Pengguna komputer harus memahami bahwa sekarang bukan saatnya mengandalkan pada satu password semata. Satu akses yang dibajak dari karyawan sudah lebih dari cukup untuk meretas sistem perusahaan,” katanya dalam siaran persnya, Minggu.

Karena itu, perusahaan atau pengguna bisa menerapkan metode otentikasi dua faktor (Two-Factor Authentication/2FA) yang bisa menjadi jalan keluar bagi perusahaan-perusahaan untuk menekan faktor human error akibat penggunaan password yang buruk.

“Teknologi ini merupakan opsi keamanan ganda yang bisa membantu perusahaan dalam melindungi kebocoran data. Penggunaan password tanpa 2FA akan semakin meningkatkan keamanan akses,” ujarnya.

Menggunakan otentikasi dua faktor menjadi opsi pengamanan baru yang lebih aman dan eksklusif. Otentikasi dua faktor menggunakan dua elemen yaitu terdiri dari kata sandi pengguna dan OTP (One Time Password) yang dengan mudah diimplementasikan di ponsel pintar.

Teknologi itu dapat diimplementasikan dalam keperluan digital sehari hari seperti saat login komputer, login ke applikasi internal perusahaan, login ke Web Mail, login ke VPN dan Kode approval.

Menjawab kebutuhan ini, ESET memiliki solusi yang disebut ESET Secure Authentication (ESA) yang dapat diintegrasikan dengan Microsoft Active Directory ataupun metode authentikasi Radius atau langsung ke Database menggunakan SDK yang mensupport bahasa pemprograman Java, PHP ataupun Microsoft .NET.

Comments

comments