Arsip Harian: Sep 21, 2017

Lintasarta Bikin Coworking Space untuk Startup Lokal

Co-Working Space ITS

Lintasarta sebagai ICT Total Solution Company menggandeng Badan Pengembangan dan Pengelolaan Usaha Institut Teknologi Sepuluh Nopember (BPPU ITS) membangun Co-Working Space di Gedung Research Center ITS.

Co-Working Space itu menawarkan high-speed Internet, cloud service, managed service dan para ahli yang akan memberikan mentoring kepada para start-up.

“Co-Working Space ini membuat ITS Research Center menjadi rumah yang lebih baik untuk pengembangan Start-Up,” kata I Ketut Gunarta (Ketua BPPU ITS) dalam siaran persnya, Kamis.

Selain itu, Lintasarta juga menggelar Lintasarta Appcelerate Program yaitu ajang kompetisi untuk membuat rencana bisnis dalam bentuk inovasi produk atau aplikasi digital seperti mobile application.

Inovasi itu harus memiliki nilai bisnis untuk berbagai sektor industri yaitu smart city, banking, financial, oil & gas, plantation, manufacture, e-health, logistic, transportation, maritim dan tourism.

Arya Damar (President Director Lintasarta) mengatakan Lintasarta Appcelerate adalah salah satu Program Corporate Social Responsibility di bidang pendidikan yang bekerja sama dengan BPPU ITS.

“Kerja sama ini bertujuan mendukung program pemerintah khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika yang gencar mendorong lembaga pendidikan untuk menghasilkan wirausahawan yang mampu memanfaatkan ekonomi digital,” katanya

Arya melihat Indonesia memiliki potensi bisnis digital yang besar seperti e-commerce dan para start-up Indonesia memiliki jumlah besar untuk mengembangkan berbagai macam aplikasi di berbagai industri.

“Indonesia memiliki peluang besar untuk menciptakan berbagai aplikasi digital seperti mobile application karena memiliki sumber daya manusia (SDM) dan kualitasnya tidak kalah dengan SDM negara-negara lain,” ujarnya.

Karena itu, Lintasarta selalu mendorong lahirnya berbagai aplikasi buatan dalam negeri untuk mendukung proses bisnis berbagai industri yang menjadi pelanggan Lintasarta.

Saat ini sudah terpilih 10 start-up binaan BPPU ITS yang masuk dalam masa inkubasi dan akselerasi Lintasarta Appcelerate.

Twitter Blokir 299 Ribu Akun Teroris pada Semester Pertama 2017

Ilustrasi Twitter Blokir Konten

Twitter telah menghapus akun sebanyak 299.649 yang mempromosikan terorisme pada semester pertama tahun ini secara global, menurun 20 persen dibandingkan enam bulan sebelumnya.

Bahkan, Twitter langsung tanggap menghapus konten terorisme tanpa permintaan pemerintah, menyusul permintaan penangguhan akun terorisme kurang dari 1 persen.

Sebelumnya, Pemerintah Amerika Serikat dan Eropa menekan perusahaan media sosial termasuk Twitter, Facebook Inc dan Alpahabet Inc untuk berusaha lebih keras lagi menghadapi radikalisasi di dunia maya.

Twitter mendefinisikan “promosi terorisme” adalah menghasut atau mempromosikan kekerasan secara aktif yang terkait dengan organisasi teroris yang dikenal secara internasional.

Rahasianya, Twitter telah memperbaiki alat otomasi spam-fighting untuk memblokir akun yang mempromosikan terorisme dan kekerasan. Perangkat internal milik Twitter menyumbang 95 persen dalam mengatasi konten radikal.

Alat itu mampu mengidentifikasi bahan kekerasan dalam jutaan pesan yang dikirim setiap hari secara manual. Saat ini Twitter memiliki pengguna sebanyak 328 juta pengguna dengan pengguna aktif bulanan di Amerika Serikat (AS) sebanyak 68 juta.

Amazon Bikin Kacamata Pintar Berteknologi Alexa

Ilustrasi Amazon Alexa

Amazon membuat wearable pertamanya kacamata pintar yang mengusung teknologi asisten digital Amazon Alexa, berdasarkan laporan The Financial Times.

Kacamata pintar Amazon itu memiliki desain yang biasa dan lubang audio pada tangkai kacamata pintarnya sehingga pengguna dapat mendengar Alexa tanpa harus memasang headphone pada telinga.

Sebelumnya, Alphabet pun memperkenalkan ulang perangkat kacamata wearable-nya Google Glass yang sempat berhenti produksi pada tahun lalu. Sayangnya, Amazon tidak ingin berkomentar banyak menanggapi laporan tersebut seperti dikutip cnet.

Amazon juga membuat kamera keamanan Echo Look dan perangkat rumah yang terpisah dari lini Echo. Menurut sumber anonim, satu atau kedua produk itu mungkin keluar tahun ini, bersama produk Echo terbaru.

Alexa menjadi amunisi utama Amazon di pasar smart home sekaligus mempererat hubungannya dengan mitra Amazon. Tablet Amazon Fire juga mengusung teknologi asisten digital Alexa yang memungkinkan penggunanya memutar lagu, film dan mengecek laporan cuaca melalui perintah suara.

Bos Apple: Meski Mahal, Harga iPhone X Sebanding dengan Teknologinya

Apple telah meluncurkan smartphone iPhone X pada 12 September lalu untuk merayakan eksistensi iPhone yang berusia 10 tahun. iPhone X mengusung layar tanpa bingkai (bezel-less) dengan banderol mencapai US$ 999 atau sekitar Rp13 jutaan untuk varian termurah atau dengan memori 64 GB.

Hal itu membuat iPhone X menjadi salah satu smartphone paling mahal yang pernah Apple luncurkan. Tak heran, banyak pihak mengkritiknya karena harganya yang terlalu mahal

Dalam wawancara terbaru dengan Good Morning America, Tim Cook (CEO Apple) mengatakan nilai atau teknologi yang ditawarkan iPhone X setara dengan harga jualnya.

“Saya pikir harga jual iPhone X sangat value price dan sepadan dengan teknologi yang Anda dapatkan,” kata Cook seperti dikutip zdnet.

Cook pun menyarankan para pengguna yang ingin memiliki iPhone X untuk membelinya melalui program yang ditawarkan operator seluler atau dengan cicilan bulanan selama 12 atau bahkan 24 bulan. Bahkan, Beberapa operator menghadirkan subsidi dan diskon untuk iPhone X.

“Kebanyakan orang membayar smartphone dalam jangka waktu yang lama. Jadi, sangat sedikit orang yang membeli smartphone dengan tunai,” ujarnya.

Laporan terpisah mengungkapkan harga produksi iPhone X hanya 412 dolar AS atau Rp5,4 juta, separuh harga dari harga iPhone X yang ada di pasar.

iPhone X mengusung layar OLED 5,8 inci dengan resolusi 2436 x 1125 pixel dan kerapatannya 456 ppi. iPhone X menawarkan bingkai tipis dan bodi alumunium serta teknologi Super Retina yang menawarkan kontras terbaik, resolusi tinggi, serta warna lebih beragam, kaya, dan akurat.

iPhone X menawarkan fitur Face ID, animoji, kamera ganda 12 megapixel dengan dual-OIS, prosesor Apple A11, anti-air dan anti-debu IP67, wireless charging, iOS 11, RAM 3 GB, memori 64 GB/256 GB, dan kamera selfie 7 megapixel.

WD Resmi Jual Kartu Memori MicroSD 400 GB, Berapa Harganya?

Kartu memori SanDisk 400 GB

Western Digital (WD) resmi meluncurkan kartu memori microSD SanDisk Ultra microSDXC UHS-I 400 GB sekaligus menjadi microSD berkapasitas terbesar di dunia.

WD baru menjual SanDisk Ultra microSDXC UHS-I card 400 GB di Indonesia pada November 2017 dan harganya Rp4,4 juta dengan garansi 10 tahun.

“Jika ada kerusakan, langsung ganti (produk baru),” kata Idris Effendi (Country Manager Client Solutions Western Digital Indonesia) dalam siaran persnya, Kamis.

Idris mengatakan saat ini kebutuhan media penyimpanan semakin besar, mengingat kamera sudah dapat mengambil gambar beresolusi besar dan video berkualitas lebih tinggi yaitu 8K.

Tak hanya smartphone dan kamera DSL-R, saat ini perangkat drone juga menggunakan kartu microSD sebagai media penyimpanan videonya. Video yang diambil pun rata-rata memiliki kualitas HD hingga 4K.

“Semakin tinggi kualitas video, maka akan memakan kapasitas memori yang besar. Satu video Full HD saja rata-rata butuh kapasitas 2 GB. Berarti 100 video Full HD sudah memakan 200 GB,” ujarnya.

WD menargetkan penggunaan kartu microSD dengan kapasitas terbesar di dunia itu untuk perangkat drone, kamera aksi, kamera 360, dan konsol game. Dengan kapasitas 400 GB, kartu memori itu dapat menyimpan video Full HD berdurasi hingga 40 jam dan kecepatan transfer supercepat hingga 100 MB perdetik yang dapat memindahkan 1.200 foto dalam 1 menit.

Selain itu, microSDXC Ultra UHS-1 400 GB sudah memenuhi spesifikasi A1 App Performance Class yang dapat memuat berbagai aplikasi dengan lebih cepat. Selain berukuran 400 GB, kartu microSD dengan sertifikasi A1 ini hadir dengan kapasitas 8 GB, 16 GB, 32 GB, 64 GB, 200 GB, dan 256 GB.

Uber Tersandung Skandal Suap Polisi di Indonesia

Ilustrasi Uber hentikan operasi di Denmark

Departemen Kehakiman Amerika Serikat menemukan Uber tersandung skandal suap penegak hukum di lima negara Asia yaitu Tiongkok, India, Indonesia, Malaysia dan Korea Selatan.

Tentunya, salah satu aktivitas mencurigakan adalah skandal suap yang dilakukan staf Uber di Indonesia. Pada akhir 2016, Uber bermasalah di Indonesia terkait lokasi kantor mereka karena lokasi kantornya berada di zona yang tidak diperuntukkan untuk bisnis.

Sumber Bloomberg mengungkapkan Uber Indonesia membahas sebuah perijinan sebuah kantor di wilayah Jakarta untuk mendukung mitra pengemudi lokal. Polisi pun menjelaskan bahwa perkantoran itu berada di luar zonasi aktivitas bisnis dan tidak boleh menjadi tempat usaha.

Karena itu, seorang karyawan Uber memberi sogokan ke polisi sehingga Uber tetap bisa beroperasi di lokasi tersebut. Anehnya, Uber mencantumkan uang sogokan itu ke dalam laporan pengeluaran Uber yang tertulis sebagai “Pembayaran untuk Pemerintah Daerah”.

Dari sumber yang sama, Uber pun lantas memecat karyawan yang bersangkutan. Alan Jiang (Bos Uber Indonesia) saat itu menyetujui laporan pengeluaran tersebut dan ia pun memutuskan untuk meninggalkan Uber seperti dikutip Reuters.

Kantor berita Reuters pun mengutip pernyataan seorang sumber terpercaya, dan memastikan bahwa apa yang dilaporkan Bloomberg itu adalah kabar yang akurat.

Sayangnya, Uber tidak melaporkan masalah itu ke pemerintah AS hingga Departemen Kehakiman AS Uber mengungkapkan kasus tersebut.

Tak hanya Indonesia, Uber juga terlibat kasus sebuah donasi korporat senilai puluhan ribu dolar AS di Malaysia pada Agustus 2016. Uber memberikan donasi itu ke Malaysian Global Initiative and Creativity Center, sebuah hub entrepreneur yang didukung pemerintah Malaysia.

Dalam waktu yang sama, pengelola dana pensiun Malaysia Kumpulan Wang mendadak jadi investor Uber dengan dana sebesar USD30 juta. Tak sampai setahun, pemerintah Malaysia pun menyetujui undang-undang terkait ride sharing yang menguntungkan Uber dan layanan lain yang sejenis.

Uber pun menggandeng firma hukum O’Melveny & Myers LLP untuk memeriksa catatan pembayaran di luar negeri dan mewawancarai karyawan, untuk mengungkap transaksi bisnis yang berpotensi bermasalah.

Pengacara dari O’Melveny & Myers bakal memfokuskan aktivitasnya di lima negara yang dicurigai terjadi suap oleh karyawan Uber kepada aparat penegak hukum di sana. Firma hukum itu akan mencari tahu jaringan pelaku suap yang mungkin terkait dengan pemerintah Malaysia dan telah mempengaruhi anggota parlemen di sana.

Dugaan transaksi suap di Tiongkok dan Korea Selatan sedang dikaji walaupun tidak jelas.

Review Smartphone