Berita Eset Ungkap Keunggulan Server Linux

Eset Ungkap Keunggulan Server Linux

Server yang mengemban tugas sebagai pengelola sistem keamanan seperti antivirus, firewall, dan enkripsi harus memiliki induk semang dengan kerentanan seminim mungkin untuk mengurangi peluang ancaman yang masuk, dan kriteria itu sangat sesuai dengan Linux.

Jika kita menilik hasil survei yang dilakukan oleh International Data Corporation (IDC) mengenai data penjualan hardware sepanjang 2017, kita pun dapat melihat bahwa sebanyak 28% pengguna menggunakan server yang berbasis Linux.

Di Indonesia bahkan penggunaan server berbasis Linux sudah lumayan tinggi. Hal ini berbanding terbalik dengan Unix yang mengalami penurunan. Yudhi Kukuh (Technical Consultant PT Prosperita, Eset Indonesia) menyebut jika perusahaan di Indonesia yang menggunakan Linux sebagai server mencapai 50 persen.

Hasil tersebut secara tak langsung menunjukkan bahwa banyak perusahaan yang mulai mengaplikasikan Linux sebagai platform untuk server mereka. Lantas apa saja keunggulan Linux sehingga layak untuk dipilih? Berikut ini beberapa keunggulan Linux yang dirangkum oleh vendor antivirus Eset.

  • Hemat Biaya. Minim budget menjadi alasan utama banyaknya perusahaan memilih Linux, sebab sebagai open source pengguna tidak perlu membayar lisensi untuk setiap komputer server yang diinstal.
  • Linux memiliki kerentanan yang minimalis terhadap virus. Ini menjadi fakta bahwa Linux juga kurang populer dan karena itu tidak menarik perhatian bagi pembuat virus. Namun sebagai open source, bila ada ancaman atau kerentanan, komunitas pengguna Linux dapat merespons dan memperbaikinya segera. Namun ini tidak bisa diartikan Linux bebas virus karena pada kenyataannya virus menyerang Linux tetap ada.
  • Linux memiliki keseimbangan dalam daya tahan dan kemampuan proses yang tinggi serta masih dapat dikembangkan
  • Hardware. Linux memiliki persyaratan yang jauh lebih rendah dalam penggunaan hardwar,e sehingga dapat berjalan pada komputer dengan spesifikasi rendah tanpa masalah sama sekali.

Comments

comments