Berita Alibaba Investasi Rp200 Triliun untuk Riset Teknologi AI

Alibaba Investasi Rp200 Triliun untuk Riset Teknologi AI

Jack Ma, CEO Ali Baba

Alibaba Group Holding Ltd mengalokasikan anggaran senilai USD15 miliar atau Rp202 triliun untuk pengembangan bidang penelitian dan pengembangan (R&D) teknologi dalam tiga tahun ke depan.

Dengan anggaran itu, Alibaba akan mendirikan tujuh laboratorium penelitian dan mempekerjakan 100 ilmuwan di seluruh dunia untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Apalagi, Pemerintah Tiongkok bermimpi untuk menjadi pemimpin dunia dalam bidang kecerdasan buatan.

“Laboratorium ini akan mengembangkan seluruh lini bisnis Alibaba dan akan menjadi yang terdepan dalam mengembangkan teknologi generasi mendatang,” kata Jeff Zhang (Chief Technology Officer Alibaba Group) seperti dikutip Tech Crunch.

Alibaba akan mendirikan DAMO (Discovery, Adventure, Momentum, and Outlook) Academy yaitu laboratorium riset di Tiongkok, Amerika Serikat, Israel, dan Singapura yang berkolaborasi dengan sejumlah universitas.

Alibaba DAMO Academy merupakan program penelitian global yang dimiliki oleh Alibaba Group. Alibaba DAMO Academy jugamenggandeng beberapa universitas ternama yaitu University of California di Berkeley, Universitas Princeton, dan Universitas Harvard.

Saat ini Alibaba sudah memiliki 25 ribu staf insinyur dan ilmuwan untuk mengembangkan penelitian di bidang teknologi baru. Rata-rata Alibaba menghabiskan 3 miliar dolar AS per tahun untuk penelitian tersebut.

Comments

comments