Berita Dell Siap Gelontor US$1 Miliar untuk Bisnis IoT

Dell Siap Gelontor US$1 Miliar untuk Bisnis IoT

Michael Dell (CEO, Dell Technologies).

Dell Technologies siap menggelontor dana US$1 miliar untuk menggarap bisnis Internet of Things (IoT) selama tiga tahun ke depan. Keseriusan ini ditunjukkan dengan membentuk divisi anyar yang khusus menangani berbagai solusi berbasis IoT, dikepalai oleh Ray O’Farrell (CTO, VMware).

Tugas pertama O’Farrell adalah mengembangkan produk dan layanan IoT yang didasari oleh teknologi-teknologi besutan tujuh perusahaan di bawah naungan Dell Technologies, yakni Dell Inc., Dell EMC, VMware, Virtustream, Pivotal, RSA, dan SecureWorks.

Beberapa teknologi IoT yang saat ini sudah dimiliki oleh tujuh perusahaan itu antara lain Dell Edge Gateway, VMware Pulse IoT, Dell EMC PowerEdge C-Series, Dell EMC Isilon, dan Pivotal Cloud Foundry.

Sementara itu, teknologi IoT yang sedang dikembangkan adalah Project Nautilus (software pengolahan aliran data dari IoT gateway secara real-time), Project Fire (platform hyperconverged untuk aplikasi IoT), Project Iris (solusi keamanan di perangkat IoT), serta Project Worldwide Herd (analisis data yang tersebar di banyak tempat).

Tak hanya itu, Dell Technologies Capital akan berburu pelaku startup yang bergerak di bidang IoT, dengan portofolio investasi mencakup Edico Genome, FogHorn Systems, Graphcore, dan Zingbox.

Visi Dell Tentang IoT

Mengembangkan produk dan layanan IoT adalah upaya Dell Technologies untuk mengantisipasi tren teknologi di masa mendatang. Berdasarkan data ZDNet, IoT dan big data analytics merupakan dua komponen terpenting dalam rencana transformasi digital para CIO dan menjadi prioritas utama pada anggaran TI tahun 2018.

Dell memandang bahwa setiap perusahaan akan membutuhkan keseimbangan antara cloud computing dan edge computing. Tidak semua masalah dapat diproses di cloud karena membutuhkan biaya dan usaha yang besar, ditambah lagi latensi (jeda waktu) antara masuknya data dan tindakan yang harus dilakukan.

Untuk itu, Dell ingin memperkuat proses komputasi dan juga perlindungan keamanan di endpoint atau titik-titik masuknya data, dalam hal ini perangkat IoT, yang diprediksi berjumlah miliaran pada beberapa atahun ke depan.

Ray O’Farrell (CTO, VMware dan GM IoT Division, Dell Technologies).

“IoT dan AI (kecerdasan buatan) akan menciptakan suatu ekosistem yang saling bergantung, dari edge ke core dan ke cloud,” kata Michael Dell (CEO, Dell Technologies).

“Jika seekor rusa meloncat ke depan mobil swakemudi (self-driving car), kalau data itu harus dikirim dulu ke cloud, Anda mungkin bisa sekalian merencanakan makan malam dengan daging rusa,” tukas Dell memberi analogi tentang risiko keterlambatan reaksi yang bisa terjadi akibat latensi data.

“Beberapa aplikasi tidak bisa menunggu beberapa detik untuk terhubung ke public cloud, tetapi perlu pemrosesan yang bisa dilakukan secara lokal [di perangkat],” imbuh O’Farrell, seperti dilansir Fortune.

Comments

comments