Berita Gawat! Ternyata Ada 3 Miliar Pengguna Yahoo yang Dicuri Datanya

Gawat! Ternyata Ada 3 Miliar Pengguna Yahoo yang Dicuri Datanya

Laporan terbaru dari Yahoo mengungkapkan bahwa insiden pembobolan data besar-besaran pada tahun 2013 lalu ternyata berdampak lebih besar daripada yang diperkirakan.

Pada Desember 2016, Yahoo menyatakan bahwa 1 miliar data pengguna mereka telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Data-data yang dicuri antara lain nama, alamat e-mail, nomor telepon, tanggal lahir, dan password yang terenkripsi.

Akibat peristiwa itu, harga jual Yahoo pun didiskon dari kesepakatan awal US$4,83 miliar menjadi US$4,48 miliar ketika dibeli oleh Verizon.

Namun, Selasa (3/10) kemarin, Yahoo melaporkan bahwa peretasan yang terjadi empat tahun lalu tersebut memakan korban data milik seluruh pengguna mereka sebanyak 3 miliar alias tiga kali lipat ketimbang estimasi semula.

Laporan ini pun diperkirakan bakal membuat jumlah tuntutan hukum kepada Verizon, induk perusahaan Yahoo sekarang, meningkat. Sejauh ini, Yahoo sudah menghadapi sedikitnya 41 gugatan hukum di beberapa pengadilan negara bagian di AS dari pemegang saham dan pemilik akun Yahoo.

John Yanchunis, pengacara dari sejumlah pengguna Yahoo yang mengajukan gugatan, mengatakan kepada Reuters bahwa bukti baru ini akan memperkuat posisi para penggugat di mata hukum. “Saya pikir kami sudah memiliki bukti-bukti yang lebih kuat sekarang,” tukasnya.

Sebagai tindak lanjut pencurian data pengguna itu, Yahoo telah menggelar penyelidikan dan menuduh dua orang mata-mata Rusia sebagai dalang di balik serangan siber tersebut.

Comments

comments