Berita Mata Uang Bitcoin Akan Hancur

Mata Uang Bitcoin Akan Hancur

3d illustration of metal safe with bitcoins heap over black background

Mata uang digital Bitcoin diprediksi akan hancur karena tekanan regulasi dari pemerintah.

“Tebakan saya Bitcoin tidak akan bertahan lama. Teknologinya akan tetap ada, tetapi harganya akan anjlok” kata Kenneth Rogoff (Pengamat Ekonomi Harvard) seperti dikutip CNBC.

Nilai valuasi mata uang Bitcoin meningkat 365 persen dari tiga tahun lalu dan bulan ini sudah mencapai USD 4,638.07 atau sekitar Rp62 jutaan.

Mata uang digital beroperasi pada jaringan enkripsi bernama blockchain. Sayangnya, transaksi mata uang digital tidak transparan karena tidak ada lembaga khusus seperti bank sentral yang mengaturnya.

Rogoff meminta pemerintah harus berjuang keras mengatur mata uang digital karena bisa menyebabkan banyak spekulasi di pasar digital.

“Dalam sejarah, pihak swasta yang selalu berinovasi dan pemerintah yang mengeluarkan peraturan. Tetapi, saya tidak tahu prospek atau peluang Bictoin di masa depan,” kata Rogoff.

Selain Rogoff, Jamie Dimon (CEO JP Morgan) pernah mengatakan, “Mata uang digital adalah penipu dan berhubungan dengan bisnis ilegal.”

Bulan lalu, Tiongkok melarang penggunaan ICO (Initial Coin Offering) mata uang digital sehingga memengaruhi mata uang digital. Sebaliknya, Jepang menyambut kedatangan mata uang digital, bahkan ada 11 operator mata uang digital di Jepang.

Comments

comments