Berita Mitra Bisnis yang Ceroboh Rugikan Perusahaan Miliaran Rupiah

Mitra Bisnis yang Ceroboh Rugikan Perusahaan Miliaran Rupiah

Kaspersky Lab

Saat ini banyak perusahaan yang sudah melek dan berinvestasi pada keamanan siber dengan melibatkan pihak ketiga atau mitra bisnis. Sayangnya, pemilihan mitra bisnis yang salah dapat menjadi bumerang dan menyebabkan kerugian kepada perusahaan.

Sebuah penelitian Kaspersky Lab dan B2B International mengungkapkan penyebab insiden keamanan siber yang sangat merugikan adalah kegagalan atau kesalahan yang datang dari pihak ketiga.

“Perusahaan tidak hanya berinvestasi atas perlindungan diri mereka sendiri, tetapi juga harus memonitor mitra bisnis mereka,” kata Stephan Neumeier, Managing Director di Kaspersky Lab Asia Pacific dalam siaran persnya, Senin.

Bayangkan, UKM rata-rata membayar 87 ribu dolar AS atau sekitar Rp1 miliar perinsiden keamanan pada tahun ini. Dalam kasus organisasi berskala industri, manajemen keamanan siber yang tidak efektif dapat memberikan kerugian hingga 497 ribu dolar AS atau sekitar Rp5 miliaran pertahun.

Kerugian yang melibatkan pihak ketiga membuat UKM harus membayar hingga 140 ribu dolar AS atau sekitar Rp2 miliaran dan perusahaan kehilangan hampir dua juta dolar AS atau sekitar Rp26 miliaran akibat insiden yang mempengaruhi pihak ketiga untuk saling berbagi data. UKM juga rugi senilai 1.6 juta dolar AS atau sekitar Rp17 miliaran karena tingkat perlindungan dari penyedia Infrastructure-as-a-Service (IaaS) yang tidak cukup mumpuni.

“Isu ini sangat penting karena banyak pemerintah di dunia yang segera memperkenalkan undang-undang baru dan mengharuskan organisasi untuk memberikan informasi tentang bagaimana mereka berbagi dan melindungi data pribadi,” ujarnya.

Kaspersky Lab pun menawarkan solusi yang mencakup berbagai kebutuhan perusahaan mulai dari SMB dan korporasi yang terkait dengan perlindungan endpoint, perlindungan DDoS, keamanan cloud, pertahanan yang canggih terhadap ancaman dan layanan keamanan siber.

Karena itu, Kaspersky Lab memperkenalkan Kaspersky IT Security Calculator yang merupakan panduan utama untuk mengatasi biaya keamanan TI berdasarkan rata-rata anggaran yang dikeluarkan (berdasarkan wilayah, industri dan ukuran perusahaan), ukuran keamanan, vektor ancaman utama, kerugian kehilangan uang dan anjuran mengenai cara menghindari insiden keamanan.

Selain itu, Kaspersky Lab juga mengembangkan Kaspersky Industrial Cyber Security (KICS) untuk memenuhi persyaratan keamanan yang unik dari ranah industri.

“Kami berkomitmen untuk mengamankan bisnis tidak hanya dari berbagai ukuran bahkan infrastruktur paling kompleks sekalipun yang memiliki kepentingan publik,” ucapnya.

Comments

comments