Berita Oculus Go, Headset VR Nirkabel dengan Harga Murah dari Facebook

Oculus Go, Headset VR Nirkabel dengan Harga Murah dari Facebook

Mark Zuckerberg (CEO, Facebook) meluncurkan headset VR Oculus Go dengan harga US$199 atau separuh Oculus Rift.

Facebook mengungkapkan target ambisius untuk menghimpun satu miliar pengguna VR di seluruh dunia, meski tidak menyebutkan rentang waktunya.

Demi mencapai tujuan itu, Facebook meluncurkan headset VR canggih dengan harga murah, Oculus Go, yang dibanderol US$199 (Rp2,6 jutaan) saja. Artinya, harga Oculus Go separuh lebih murah daripada Oculus Rift.

Hebatnya, Oculus Go mengusung kelebihan yang tidak dimiliki kakak kandungnya itu, yakni kemampuan nirkabel. Ya, pengguna Oculus Go tidak membutuhkan sambungan ke PC ataupun smartphone untuk menjalankan aplikasi VR.

Menurut Mark Zuckerberg (CEO, Facebook), Oculus Go bakal dipasarkan mulai tahun depan dan diharapkan bisa menjangkau lebih banyak orang ketimbang headset VR lainnya yang harganya masih mahal. “Inilah headset VR yang paling mudah diakses,” tukasnya.

Dikutip dari CNET, Oculus Go menggunakan kamera dan teknologi computer vision pada headset untuk melacak orientasi gerakan pengguna. Lensa kamera Go pun diklaim lebih canggih ketimbang Rift. Sedangkan desainnya lebih nyaman digunakan di wajah karena diliputi material kain yang lembut.

Hugo Barra (Head of VR, Facebook) menyatakan bahwa layar Oculus Go terbuat dari fast-switch LCD dengan resolusi WQHD 2.560 x 1.440 pixel, lebih tajam ketimbang OLED dan mampu menampilkan efek visual yang lebih cerah dan dramatis.

Selain itu, fitur spatial audio diklaim memberi pengalaman suara yang lebih terintegrasi karena driver audionya tertanam langsung di headset. Pengguna pun tidak perlu mengenakan headphone tambahan untuk mendengarkan suara.

Barra juga menyebutkan bahwa aplikasi VR pada Oculus Go kompatibel dengan aplikasi-aplikasi yang berjalan pada Samsung Gear VR.

Sementara itu, Facebook memperkenalkan pula program Oculus for Business yang memungkinkan perusahaan untuk membeli Oculus Rift dalam jumlah besar. “Program ini ditujukan bagi mereka yang ingin mengeksplorasi penggunaan VR di dalam alur kerja perusahaan,” kata Barra.

Video demonstrasi Oculus Go:

Comments

comments