Berita Uber Jual Saham Rp135 Triliun ke SoftBank

Uber Jual Saham Rp135 Triliun ke SoftBank

Ilustrasi kantor Uber. [Foto: Elliott Brown/Flickr]

Penyedia layanan ride-sharing asal Amerika Serikat (AS), Uber akan menjual sahamnya senilai USD 10 Miliar atau Rp135 triliun kepada perusahaan telekomunikasi dan internet Jepang, SoftBank Group.

Sebelumnya, SoftBank juga telah menanamkan investasi di perusahaan ride-hailing lainnya seperti Didi Chuxing di Tiongkok, Ola di India, Grab di Asia Tenggara, dan 99 di Brasil.

Konsorsium investor yang dipimpin SoftBank itu akan membeli 14 persen saham yang terdiri dari saham yang sudah ada dan saham yang baru. Softbank akan membeli saham Uber dengan cara tender offer dan membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk selesai.

“Kami percaya kesepakatan ini menunjukan Uber memiliki potensi bisnis jangka panjang yang cerah. Suntikan dana ini akan membantu kami untuk melakukan ekspansi pasar di di dalam dan luar negeri,” kata Matt Kallman (Juru Bicara Uber) seperti dikutip Tech Crunch.

Kesepakatan itu merupakan kelanjutan dari hasil pertemuan dewan direksi Uber pada 3 Oktober lalu. Saat itu para petinggi Uber memberikan suara untuk melangkah maju terkait investasi dari SoftBank.

Sebagai bagian dari kesepakatan, direksi Uber sepakat untuk mengubah manajemen perusahaan termasuk mengurangi pengaruh Travis Kalanick (Pendiri dan Mantan CEO Uber).

Investasi perusahaan asal Jepang yang dipimpin Masayoshi Son itu dapat membantu Uber untuk bersaing dengan para pesaingnya secara global. Apalagi, Uber telah meninggalkan pasar Tiongkok pada 2016 karena gagal bersaing dengan Didi dan menjual operasinya ke perusahaan transportasi online asal Tiongkok tersebut.

“Investasi ini juga akan menjadi modal besar kami untuk mewujudkan rencana IPO pada 2019,” ujarnya.

Comments

comments