Berita AWS re:Invent 2017: Hadirkan Banyak Layanan Baru

AWS re:Invent 2017: Hadirkan Banyak Layanan Baru

Andy Jassy (CEO, Amazon Web Services) saat menyampaikan keynote di AWS re:Invent 2017 pada tanggal 29 November 2017 lalu di Las Vegas Amerika Serikat

Las Vegas, InfoKomputer – AWS (Amazon Web Services) bertujuan untuk membantu menyelesaikan aneka permasalahan para konsumennya melalui berbagai layanan yang dihadirkannya. Tak heran bila pada AWS re:Invent 2017 lalu, AWS menghadirkan banyak layanan baru. Aneka layanan yang diumumkan pada acara yang berlangsung dari 27 November sampai 1 Desember 2017 ini, didasarkan pada berbagai masukan yang diterima AWS dari para konsumennya. Masukan tersebut bisa berupa kesulitan maupun keinginan yang belum teratasi atau terpenuhi dengan baik oleh layanan yang sudah ada.

“Seperti yang Anda lihat hari ini, kami terus-menerus mendengarkan apa yang para konsumen inginkan, dan melakukan inovasi, melakukan iterasi untuk kepentingan mereka. Tadi ada, saya pikir 22 peluncuran di keynote tersebut. Jadi, ada banyak yang kami hantarkan pada beberapa hari terakhir dan kami belum selesai,” jelas Andy Jassy (CEO, Amazon Web Services).

Memang tidak semua layanan baru itu sudah tersedia saat diumumkan. Sebagian layanan masih berupa preview maupun baru akan hadir pada tahun 2018. Meskipun begitu, banyaknya layanan baru tersebut tentu makin meneguhkan keyakinan AWS untuk terus menumbuhkan pangsa pasarnya di IaaS public cloud dunia. AWS menyakini bahwa fungsionalitas menjadi kunci kesuksesannya meninggalkan para pesaingnya sejauh ini. Setidaknya menurut Gartner, tahun 2016 lalu pangsa pasar AWS memang mengalami peningkatan menjadi 44,2%, naik dari 39,8% pada tahun sebelumnya.

Layanan baru yang diluncurkan pada AWS re:Invent yang keenam ini pun beragam. Mulai dari yang untuk compute seperti Amazon EC2 Spot Instances, untuk database semacam Amazon Aurora Multi-Master, untuk storage/data lake seperti Amazon S3 Select, produk untuk internet of things seperti Amazon FreeRTOS, sampai layanan untuk machine learning semacam Amazon SageMaker.

Dr. Matt Wood (GM, Artificial Intelligence, Amazon Web Services) memperagakan pemanfaatan DeepLens untuk aplikasi musik. Muka yang kurang senang menandakan bahwa Dr. Matt Wood kurang menyenangi album musik yang sedang dipegang dan DeepLens yang telah diprogram bisa mengenali hal tersebut.

Amazon EC2 Spot Instances adalah layanan yang memungkinkan kapasitas Amazon EC2 yang sedang tidak terpakai untuk digunakan dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga On-Demand. Namun, tatkala kapasitas compute tersebut diperlukan, kapasitas bersangkutan akan diambil dengan pemberitahuan terlebih dahulu. Amazon EC2 Spot Instances bisa digunakan untuk penggunaan yang memang sifatnya fleksibel terhadap kemampuan compute.

Amazon Aurora Multi-Master membolehkan read/write master instance pada beberapa data center di Availability Zone yang berbeda. Sebelumnya hal ini hanya bisa untuk read, tepatnya Read Replica. Dengan Amazon Aurora Multi-Master, bila ada node yang terganggu maupun Availability Zone yang terganggu, aplikasi tetap akan berfungsi alias tidak akan mengalami downtime.

Amazon S3 Select memampukan aplikasi untuk mengambil hanya data tertentu dari sebuah objek pada Amazon S3 bucket, misalnya untuk keperluan analisa. Karena yang diambil hanya data yang diperlukan, kinerja dari query diklaim AWS bisa meningkat. Dari contoh yang ditampilkan AWS, query dengan Amazon S3 Select hanya membutuhkan 1,8 detik, jauh lebih cepat dibandingkan query tanpa Amazon S3 Select yang membutuhkan 8 detik.

Amazon FreeRTOS adalah sistem operasi untuk perangkat yang ditenagai oleh microcontroller. Amazon FreeRTOS memungkinkan perangkat bersangkutan untuk menjadi perangkat internet of things. Dengan Amazon FreeRTOS, perangkat yang kompatibel bisa terkoneksi ke layanan cloud AWS seperti AWS IoT Core.

Amazon SageMaker adalah jawaban AWS atas kesulitan yang dihadapi pengembang dalam membuat, melatih, dan men-deploy model machine learning. Dengan Amazon SageMaker, para pengembang bisa melakukan aneka hal tersebut dengan mudah. Misalnya untuk melatih suatu model machine learning, Amazon SageMaker menawarkan One-click training.

Selain itu, sejalan dengan artificial intelligence sebagai fitur yang paling ditonjolkan AWS pada acara dengan peserta lebih dari 43 ribu ini, AWS juga mengumumkan DeepLens. AWS DeepLens adalah kamera video nirkabel yang dilengkapi dengan kemampuan deep learning. AWS DeepLens memungkinkan para pengembang untuk belajar machine learning dengan praktek secara langsung.

 

Comments

comments