Diretas, Bursa Bitcoin ini Rugi Rp914 Miliar

Bitcoin

Siapapun bisa menjadi korban keganasan serangan siber, tidak terkecuali Marketplace Penambangan Mata Uang Digital dari Slovenia NiceHash.

Hacker berhasil merampok 4700 bitcoin milik NiceHash senilai USD64 juta atau sekitar Rp914 miliar. Sejauh ini NiceHash mempertemukan orang yang ingin menawarkan waktu pemrosesan di komputernya yang diberi imbalan bitcoin.

Insiden itu membuktikan transaksi Bitcoin tidak sepenuhnya aman dari incaran hacker. Nilai tukar Bitcoin yang terus meroket menjadi salah satu alasan mengapa cryptocurrency itu sangat banyak diminati dan diburu.

“Hacker membajak identitas salah seorang karyawan mereka. Kemungkinan besar serangan ini datang dari alamat IP yang berasal dari luar Uni Eropa,” kata Andrej Skraba (Kepala Tim Pemasaran NiceHash) kepada Reuters.

NiceHash mengetahui kasus pembobolan itu setelah melakukan maintenance terhadap layanannya selama 12 jam. Kejadian ini juga membuat seluruh layanan NiceHash ditutup selama 24 jam ke depan untuk dilakukan investigasi.

NiceHash sudah bekerjasama dengan pihak berwenang untuk menangani kasus ini. Sayangnya, hingga saat ini belum pernah ada kasus pencurian bitcoin yang berakhir dengan berita baik.

NiceHash adalah salah satu marketplace dan layanan penambangan terbesar di dunia. Jika Anda memiliki akun di NiceHash, sebaiknya Anda mengganti password setelah layanannya kembali pulih.

Sekedar informasi, ada tiga lusin pencurian di bursa jual beli mata uang digital sejak tahun 2011. Salah satunya yang menyebabkan bangkrutnya Mt. Gox di tahun 2014 yang sempat menjadi bursa bitcoin terbesar dunia.

Comments

comments