Find Us On Social Media :

Tokopedia Kolaborasi dengan Precious One Guna Mendukung Karya Difabel

By Rafki Fachrizal, Kamis, 16 April 2020 | 14:30 WIB

Tokopedia Kolaborasi dengan Precious One Guna Mendukung Karya Difabel.

Tokopedia resmi mengumumkan peluncuran Precious One Official Store di dalam plaformnya.

Peluncuran offcial store ini merupakan hasil kolaborasi Tokopedia dengan Precious One, sebuah lembaga yang membantu masyarakat difabel mendapatkan kesempatan berkarya dan bekerja.

Di dalam official store tersebut, pengguna Tokopedia bisa mendapatkan berbagai hasil kerajinan tangan berkualitas dari masyarakat difabel - seperti masker kain, tempat tisu, tas, boneka, bandana, mainan dan lain-lain - tanpa harus repot ke luar rumah.

David Kartono selaku AVP of Business Tokopedia mengungkapkan, “Kolaborasi kami dengan Precious One merupakan salah satu semangat dari kampanye #JagaEkonomiIndonesia, komitmen Tokopedia dalam mendorong lebih banyak lagi kreator lokal berani menciptakan peluang di ranah online agar roda ekonomi tetap berjalan di tengah pandemi seperti ini, tidak terkecuali teman-teman difabel.”

Lembaga Precious One sendiri telah berdiri sejak tahun 2004. Saat ini, sudah ada 28 difabel seperti tuna rungu dan tuna daksa yang bergabung dan diberikan berbagai pelatihan untuk memproduksi kerajinan tangan yang berkualitas. 

Ratnawati Sutedjo selaku Founder Precious One mengungkapkan, “Kami mengapresiasi dukungan Tokopedia terhadap pemberdayaan difabel, khususnya melalui produksi kerajinan tangan berkualitas. Kami berharap kolaborasi ini dapat membuka kesempatan lebih luas bagi siapa pun untuk menggerakkan roda perekonomian secara digital, terutama di tengah pandemi.”

Di sisi lain, Tokopedia sudah melakukan berbagai upaya melawan pandemi COVID-19 bersama para mitra strategis, baik pengguna, lembaga kemanusiaan, logistik, pemerintah dan institusi lain, hingga Nakama (karyawan Tokopedia).

“Salah satu contohnya, kami menerapkan kebijakan work from home kepada seluruh Nakama, tidak terkecuali bagi teman-teman difabel, yang sebelum pandemi ini, sehari-hari bekerja di Tokopedia Care Yogyakarta,” terang David.