Find Us On Social Media :

Begini Cara Amankan Akun Tokopedia Anda Supaya Tidak Diretas

By Adam Rizal, Senin, 4 Mei 2020 | 15:00 WIB

Tokopedia

Ada 91 juta akun Tokopedia bocor di Dark Web. Tokopedia menganjurkan pengguna untuk tetap mengganti password akun secara berkala demi keamanan dan kenyamanan.

Tokopedia juga menerapkan keamanan berlapis, termasuk dengan OTP yang hanya dapat diakses secara real time oleh pemilik akun.

Pakar keamanan siber dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya menganjurkan proteksi otomatis two factor authentication (TFA).

"Hal utama yang harus dilakukan adalah memastikan TFA Two Factor Authentication diaktifkan. Kalau bisa pakai Google Authenticator," ujar Alfons.

Dalam memanfaatkan metode TFA atau verifikasi dua langkah, Tokopedia memanfaatkan Google Authenticator.

Untuk mengaktifkannya, Google Authenticator dapat dilakukan dengan cara mengunduh aplikasinya di Google Play Store atau Apple App Store terlebih dahulu.

Kemudian, scan QR code di website Tokopedia, yang dapat ditemukan di pengaturan profil akun Anda.

Selanjutnya, Anda akan diberikan opsi untuk memilih metode verifikasi kode OTP lewat WhatsApp atau SMS. Lalu, Anda mendapatkan enam digit untuk masuk ke akun Tokopedia Anda.

"Ingat jangan pernah berikan kode verifikasi yang Anda terima melalui WhatsApp atau SMS kepada siapa pun, sekalipun dia mengaku dari Tokopedia," kata Alfons.

Selain itu, Alfons juga menyarankan untuk tidak menyimpan kartu kredit di layanan online.

"Meskipun memberikan kemudahan tidak usah repot-repot memasukkan data, tetapi kalau akun berhasil diretas data tersebut rentan disalahgunakan," ujar Alfons.

Dari pantauan Vaksin.com, menurut Alfons, data pengguna yang bocor bahkan melebihi dari angka tersebut, mencapai data 91 juta pengguna yang disebarkan dan dijual di dark web.

Tokopedia memastikan tidak ada kebocoran data pembayaran. Seluruh transaksi dengan semua metode pembayaran, termasuk informasi kartu debit, kartu kredit terjaga keamanannya.